15 Perlengkapan Rumah Murah yang Berguna Saat Mati Listrik, Wajib Ada di Rumah

6 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Pemadaman listrik sering datang tanpa pemberitahuan, baik pada siang hari maupun tengah malam. Situasi seperti ini mengganggu berbagai aktivitas penting di dalam rumah, mulai dari penerangan, komunikasi, hingga kebutuhan penyimpanan makanan. Oleh sebab itu, menyiapkan perlengkapan rumah murah yang berguna saat mati listrik menjadi langkah sederhana, untuk mengurangi dampak ketidaknyamanan saat aliran listrik terhenti sementara.

Banyak orang beranggapan bahwa persiapan menghadapi pemadaman memerlukan biaya besar. Padahal, terdapat berbagai perlengkapan rumah murah yang berguna saat mati listrik dan bisa diperoleh melalui toko terdekat maupun marketplace online. Kehadiran peralatan sederhana ini mampu membantu penghuni rumah tetap beraktivitas secara lebih aman, ketika kondisi sekitar berubah gelap atau sejumlah perangkat elektronik tidak dapat digunakan.

Memiliki perlengkapan rumah murah yang berguna saat mati listrik juga membantu menciptakan rasa tenang bagi seluruh anggota keluarga. Ketika pemadaman berlangsung lebih lama dari perkiraan, keberadaan alat-alat pendukung tersebut mampu menjaga kenyamanan penghuni rumah dalam menjalankan berbagai keperluan dasar. Persiapan sejak dini menjadi pilihan bijak, agar setiap situasi tak terduga dapat dihadapi secara lebih siap dan terkendali.

Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (20/6/2026).

1. Lampu Darurat LED Isi Ulang

Lampu darurat LED rechargeable menjadi perlengkapan paling penting saat listrik padam. Lampu ini mampu memberikan penerangan selama beberapa jam tanpa harus bergantung pada jaringan listrik.

Saat memilih lampu darurat, pastikan kapasitas baterainya cukup besar agar dapat digunakan semalaman ketika pemadaman berlangsung lama.

2. Senter Kepala (Headlamp)

Berbeda dengan senter biasa, headlamp memungkinkan kedua tangan tetap bebas digunakan. Peralatan ini sangat membantu saat mencari barang, memperbaiki instalasi listrik sederhana, atau memasak dalam kondisi gelap.

Ukurannya yang ringkas juga membuat headlamp mudah disimpan di laci atau tas darurat keluarga.

3. Lampu Tenaga Surya Portabel

Lampu tenaga surya menjadi alternatif hemat energi yang semakin populer. Pada siang hari lampu dapat diisi menggunakan sinar matahari, lalu digunakan sebagai sumber penerangan saat malam hari ketika listrik mati.

Perlengkapan ini cocok untuk daerah yang sering mengalami pemadaman listrik berkala.

4. Power Bank Kapasitas Besar

Ponsel menjadi alat komunikasi utama saat keadaan darurat. Karena itu, power bank berkapasitas besar sangat berguna untuk menjaga baterai ponsel tetap terisi.

Selain smartphone, power bank juga bisa digunakan untuk menghidupkan kipas USB atau lampu LED portabel.

5. Kipas Angin USB

Cuaca panas saat listrik padam sering membuat penghuni rumah merasa tidak nyaman. Kipas angin USB dapat menjadi solusi sederhana karena bisa dihubungkan ke power bank.

Konsumsi dayanya yang rendah membuat kipas jenis ini dapat digunakan selama berjam-jam.

6. Radio Portable Bertenaga Baterai

Ketika jaringan internet terganggu atau baterai ponsel hampir habis, radio portable masih menjadi sumber informasi yang dapat diandalkan.

Radio dapat membantu keluarga memperoleh informasi cuaca, kondisi darurat, atau pengumuman penting dari pemerintah setempat.

7. Korek Api Panjang dan Lilin Darurat

Meski teknologi penerangan semakin modern, lilin tetap menjadi perlengkapan darurat yang murah dan mudah ditemukan.

Simpan lilin dalam wadah tahan air bersama korek api panjang agar tetap aman digunakan saat dibutuhkan.

8. Baterai Isi Ulang dan Charger

Banyak perangkat rumah tangga masih menggunakan baterai AA atau AAA, seperti senter dan radio portable.

Memiliki baterai isi ulang beserta chargernya dapat menghemat biaya sekaligus memastikan perangkat penting selalu siap digunakan.

9. Kompor Gas Portable

Pemadaman listrik yang berlangsung berjam-jam bahkan berhari-hari dapat mengganggu aktivitas memasak.

Kompor gas portable menjadi solusi praktis untuk menyiapkan makanan atau merebus air tanpa harus bergantung pada listrik.

10. Power Station Mini

Power station mini cocok digunakan untuk kebutuhan perangkat elektronik ringan seperti lampu, ponsel, atau laptop.

Meski harganya lebih mahal dibanding power bank biasa, perangkat ini memiliki kapasitas daya yang jauh lebih besar.

11. Bohlam Rechargeable

Lampu bohlam rechargeable memiliki baterai internal yang akan otomatis menyala saat listrik padam.

Jenis lampu ini cukup populer karena pemasangannya sama seperti bohlam biasa sehingga tidak membutuhkan instalasi tambahan.

12. Cooler Box

Saat listrik mati dalam waktu lama, bahan makanan di kulkas berisiko cepat rusak.

Cooler box dapat membantu menjaga suhu dingin makanan dan minuman untuk sementara waktu, terutama jika ditambah es batu atau ice gel.

13. Lampu Gantung Camping Isi Ulang

Lampu gantung camping menawarkan pencahayaan yang lebih merata dibanding senter.

Peralatan ini cocok digunakan di ruang keluarga, teras, atau area makan saat rumah sedang gelap gulita.

Barang Bekas yang Bisa Dijadikan Perlengkapan Darurat Saat Mati Listrik

Tidak semua perlengkapan darurat harus dibeli baru. Beberapa barang bekas yang sering dianggap sampah ternyata dapat dimanfaatkan kembali dengan biaya minim.

Botol Plastik Bekas Menjadi Lampu Darurat

Botol plastik bekas dapat diubah menjadi lampu darurat sederhana dengan bantuan lampu LED kecil atau lampu tenaga surya mini.

Cara ini cukup populer karena murah dan mudah dibuat menggunakan bahan yang tersedia di rumah.

Botol Galon Bekas untuk Cadangan Air

Ketika listrik padam, pompa air sering kali ikut berhenti bekerja. Botol atau galon bekas dapat digunakan sebagai tempat penyimpanan air cadangan untuk kebutuhan mandi, mencuci, atau memasak.

Menyediakan beberapa galon air cadangan menjadi langkah antisipasi yang banyak dilakukan keluarga Indonesia.

Ide Barang Bekas Lain yang Bermanfaat

Selain botol plastik dan galon bekas, ada beberapa barang lain yang dapat dimanfaatkan saat listrik mati:

  • Botol kaca bekas sebagai lampu minyak tradisional dengan sumbu sederhana.
  • Toples kaca bekas yang diubah menjadi lentera darurat menggunakan lilin.
  • Kaleng bekas sebagai tempat lilin yang lebih aman dan stabil.
  • Kardus bekas untuk menyimpan perlengkapan darurat dalam satu tempat agar mudah ditemukan saat dibutuhkan.

Dengan menyiapkan perlengkapan sederhana tersebut, rumah akan lebih siap menghadapi pemadaman listrik mendadak tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Pertanyaan Seputar Perlengkapan Rumah Saat Mati Listrik

Apa saja perlengkapan rumah murah yang sebaiknya dimiliki untuk menghadapi mati listrik?

Beberapa perlengkapan yang sebaiknya tersedia di rumah antara lain senter, lampu darurat isi ulang, power bank, lilin, korek api, headlamp, kipas angin portabel, radio portable, baterai cadangan, serta ember atau wadah penampung air.

Mengapa senter menjadi perlengkapan yang paling penting saat listrik padam?

Senter dapat memberikan penerangan secara instan ketika lampu rumah tidak berfungsi. Alat ini juga mudah digunakan untuk membantu mobilitas penghuni rumah dalam kondisi gelap.

Berapa harga senter yang cocok untuk kebutuhan darurat rumah tangga?

Senter sederhana umumnya dijual mulai Rp20.000 hingga Rp50.000, sedangkan model yang lebih terang dan tahan lama dapat mencapai Rp150.000 atau lebih.

Apa keuntungan menggunakan headlamp dibandingkan senter biasa?

Headlamp membuat kedua tangan tetap bebas bergerak sehingga lebih praktis saat mencari barang, memperbaiki peralatan, atau memeriksa area tertentu ketika listrik mati.

Apakah lilin masih relevan digunakan saat pemadaman listrik?

Ya. Lilin masih menjadi sumber penerangan cadangan yang murah dan mudah ditemukan. Meskipun begitu, penggunaannya harus diawasi untuk mencegah risiko kebakaran.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|