8 Cara Menata Dapur Belakang Rumah Sempit agar Tidak Becek Saat Hujan Deras, Cocok untuk Pemilik Rumah Subsidi KPR

6 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Cara menata dapur belakang rumah sempit wajib diketahui para pemilik rumah tipe subsidi KPR ketika musim hujan tiba. Umumnya, hunian jenis ini memiliki ukuran yang kecil, sempit dan minimalis, sehingga area dapur yang berada di bagian belakang rumah sering menjadi tempat masuknya air hujan sehingga lantai mudah basah dan membahayakan. Kondisi tersebut dapat terjadi apabila penataan ruang belum memperhatikan aliran air, hingga tempias hujan masuk melalui celah.

Masalah dapur belakang yang becek hingga menjadi kotor sebenarnya dapat dikurangi melalui penataan ruang yang disesuaikan dengan kebutuhan rumah berukuran sempit. Langkah tersebut tidak selalu membutuhkan biaya besar maupun perubahan bangunan secara menyeluruh. Sebagian besar dapat dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan ruang yang sudah tersedia.

Sebagai gambarannya, di kesempatan ini Liputan6 akan membahas 8 cara menata dapur belakang rumah sempit agar tidak becek saat hujan deras. Simak setiap langkahnya yang mudah diterapkan oleh pemilik rumah subsidi KPR sehingga dapur tetap dapat digunakan dengan nyaman ketika curah hujan meningkat, Sabtu (20/6).

1. Atur Jalur Air agar Tidak Mengarah ke Area Dapur

Cara menata dapur belakang rumah sempit dimulai dengan memperhatikan arah aliran air saat hujan turun. Periksa apakah air dari halaman, talang, atau halaman samping mengalir menuju pintu dapur. Jika kondisi tersebut terjadi, ubah arah aliran air menggunakan saluran sederhana sehingga air bergerak menuju tempat pembuangan dan tidak masuk ke dalam ruangan.

Selain itu, hindari menumpuk barang pada jalur air karena dapat menghambat aliran dan menyebabkan genangan. Area di sekitar pintu belakang juga perlu dibersihkan secara rutin agar tidak dipenuhi daun maupun sampah yang menghambat saluran.

Sebagai langkah tambahan, buat kebiasaan memeriksa kondisi saluran sebelum musim hujan datang. Pemeriksaan rutin membantu mengurangi risiko air meluap ke dalam dapur sehingga aktivitas memasak dapat berlangsung tanpa terganggu.

2. Gunakan Rak agar Barang Tidak Menyentuh Lantai

Cara menata dapur belakang rumah sempit berikutnya adalah menyimpan perlengkapan menggunakan rak sehingga tidak langsung diletakkan di lantai. Saat hujan deras terjadi, lantai yang terkena cipratan air tidak langsung membasahi peralatan memasak maupun bahan makanan.

Rak dapat ditempatkan mengikuti sisi dinding sehingga ruang gerak tetap tersedia. Susunan barang juga menjadi lebih mudah ditemukan karena setiap perlengkapan memiliki tempat penyimpanan yang jelas sesuai kebutuhan sehari-hari.

Langkah ini membantu menjaga kebersihan dapur tanpa harus melakukan perubahan besar pada bangunan. Penataan barang yang rapi juga memudahkan proses membersihkan lantai setelah hujan selesai.

3. Sisakan Ruang di Dekat Pintu Belakang

Cara menata dapur belakang rumah sempit juga perlu memperhatikan area dekat pintu belakang. Hindari memenuhi bagian tersebut dengan meja, rak, atau peralatan lain karena dapat menghambat aliran air keluar ketika terjadi cipratan dari luar rumah.

Ruang yang tersedia dapat dimanfaatkan sebagai jalur keluar masuk sekaligus memudahkan proses membersihkan lantai setelah hujan. Air yang masuk tidak akan tertahan oleh barang sehingga lebih mudah diarahkan menuju saluran pembuangan.

Pemilik rumah subsidi KPR dapat menerapkan cara ini tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Penataan sederhana sering memberikan hasil yang lebih baik dibanding memenuhi seluruh ruang dengan perabot.

4. Pisahkan Area Basah dan Area Memasak

Cara menata dapur belakang rumah sempit dapat dilakukan dengan membagi fungsi ruang menjadi dua bagian. Area untuk mencuci perlengkapan sebaiknya ditempatkan dekat saluran air, sedangkan kompor dan tempat mengolah makanan berada pada bagian yang lebih jauh dari pintu belakang.

Pembagian tersebut membantu mengurangi penyebaran air ke seluruh lantai dapur. Ketika hujan turun, aktivitas mencuci tetap berlangsung tanpa membuat area memasak menjadi basah.

Gunakan pembatas sederhana melalui susunan meja atau rak agar kedua area memiliki fungsi yang berbeda. Cara ini membuat penggunaan ruang menjadi lebih teratur setiap hari.

5. Jaga Saluran Pembuangan Tetap Bersih

Cara menata dapur belakang rumah sempit tidak akan memberikan hasil jika saluran pembuangan sering tersumbat. Air hujan maupun air bekas mencuci akan lebih mudah menggenang apabila saluran dipenuhi sampah atau sisa makanan.

Luangkan waktu untuk membersihkan saluran secara berkala. Kegiatan tersebut dapat dilakukan sebelum musim hujan maupun setelah hujan deras sehingga aliran air tetap berjalan tanpa hambatan.

Biasakan membuang sisa makanan ke tempat sampah sebelum mencuci peralatan dapur. Kebiasaan sederhana ini membantu menjaga saluran tetap berfungsi dalam jangka waktu panjang.

6. Letakkan Keset pada Titik Masuk Air

Cara menata dapur belakang rumah sempit berikutnya adalah menempatkan keset di bagian pintu belakang. Keset membantu mengurangi air yang terbawa masuk melalui alas kaki sehingga lantai tidak cepat basah saat penghuni keluar masuk rumah.

Pilih ukuran keset yang sesuai dengan lebar pintu agar seluruh bagian pijakan dapat digunakan. Keset juga perlu dibersihkan secara berkala supaya tidak menjadi tempat berkumpulnya lumpur maupun kotoran.

Langkah sederhana tersebut dapat membantu menjaga kebersihan dapur setiap hari, terutama ketika hujan turun dalam waktu yang cukup lama.

7. Simpan Barang Sesuai Frekuensi Penggunaan

Cara menata dapur belakang rumah sempit dapat dilakukan dengan menyusun perlengkapan berdasarkan kebutuhan harian. Barang yang sering digunakan ditempatkan pada bagian yang mudah dijangkau, sedangkan perlengkapan lain disimpan di rak bagian atas atau lemari penyimpanan.

Penyusunan tersebut mengurangi perpindahan barang dari satu tempat ke tempat lain ketika lantai sedang basah akibat hujan. Aktivitas memasak menjadi lebih mudah karena semua perlengkapan tersedia pada posisi yang sudah ditentukan.

Selain menjaga keteraturan, kebiasaan ini membantu mengurangi risiko barang terkena air yang masuk dari bagian belakang rumah.

8. Lakukan Pemeriksaan Sebelum Musim Hujan

Cara menata dapur belakang rumah sempit akan lebih bermanfaat apabila disertai pemeriksaan secara berkala. Periksa kondisi pintu belakang, saluran air, talang, dan area sekitar dapur sebelum curah hujan meningkat.

Jika ditemukan genangan kecil atau aliran air yang berubah arah, segera lakukan penataan kembali agar masalah tidak berkembang menjadi lebih besar. Pemeriksaan rutin juga membantu mengetahui bagian rumah yang memerlukan perhatian lebih awal.

Dengan langkah sederhana tersebut, pemilik rumah subsidi KPR dapat menjaga dapur tetap berfungsi saat hujan deras. Penataan yang dilakukan secara bertahap juga memudahkan penghuni mempertahankan kebersihan dan kenyamanan ruang setiap hari.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Bagaimana cara agar dapur belakang tidak becek saat hujan?

Pastikan aliran air tidak mengarah ke dapur, bersihkan saluran pembuangan secara rutin, gunakan keset di pintu belakang, dan atur penempatan barang agar lantai mudah dibersihkan.

2. Apa penyebab dapur belakang rumah sering tergenang air?

Penyebab yang sering terjadi adalah saluran air tersumbat, arah aliran air menuju dapur, talang tidak berfungsi, atau halaman belakang memiliki genangan saat hujan.

3. Bagaimana menata dapur rumah subsidi yang sempit?

Gunakan rak penyimpanan, manfaatkan dinding, pisahkan area mencuci dan memasak, serta hindari menempatkan terlalu banyak perabot agar ruang tetap mudah digunakan.

4. Apa yang harus dilakukan sebelum musim hujan agar dapur tetap bersih?

Periksa saluran air, bersihkan talang, rapikan barang, dan pastikan tidak ada hambatan pada jalur pembuangan air sehingga genangan dapat dicegah.

5. Apakah dapur belakang rumah subsidi perlu dibersihkan setiap hari?

Ya. Membersihkan lantai, saluran air, dan area pintu belakang setiap hari membantu mengurangi penumpukan kotoran sekaligus menjaga dapur tetap siap digunakan saat hujan turun.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|