Liputan6.com, Jakarta - Banyak orang mungkin melihat area samping rumah sebagai ruang yang seringkali tidak terpakai atau hanya menjadi tempat penyimpanan barang. Namun, dengan sedikit kreativitas dan perencanaan yang tepat, lahan kosong di samping rumah sebenarnya menyimpan potensi ekonomi yang sangat besar. Area ini dapat diubah menjadi sumber penghasilan tambahan yang menjanjikan, bahkan dengan modal yang relatif minim.
Artikel ini akan mengulas lebih dari 18 inspirasi ide usaha memanfaatkan lahan kosong di samping rumah yang praktis dan bisa dimulai dengan investasi kecil. Mulai dari pertanian perkotaan hingga layanan jasa, setiap ide menawarkan peluang unik untuk menghasilkan keuntungan. Mari jelajahi berbagai kemungkinan untuk mengubah lahan yang tidak produktif menjadi aset berharga.
Memanfaatkan setiap jengkal properti secara efisien menjadi kunci dalam mengembangkan potensi ekonomi rumah tangga. Dengan memilih jenis usaha yang sesuai dengan kondisi lahan dan minat pribadi, Anda dapat memulai perjalanan kewirausahaan dari rumah sendiri. Jadi simak ide selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (1/1/2026).
Usaha Hijau & Pertanian Urban
Memanfaatkan lahan kosong di samping rumah untuk usaha hijau dan pertanian urban adalah pilihan cerdas yang tidak hanya menghasilkan keuntungan finansial, tetapi juga berkontribusi pada lingkungan yang lebih sehat. Tren gaya hidup sehat dan kembali ke alam membuat permintaan akan produk-produk segar, organik, dan tanaman hias terus meningkat. Ide-ide ini memungkinkan Anda untuk memulai bisnis dengan modal relatif kecil, memanfaatkan ruang terbatas, dan bahkan bisa menjadi hobi yang menghasilkan.
1. Kebun Sayur Vertikal (Vertikultur/Hidroponik)
Kebun sayur vertikal atau hidroponik menawarkan solusi inovatif untuk menanam sayuran di lahan minimal. Sistem ini memungkinkan penanaman secara bertingkat, memanfaatkan ruang vertikal yang sering terabaikan. Tanaman yang cocok untuk sistem ini antara lain sayuran yang cepat panen seperti tomat, cabai, selada, kangkung, bayam, atau tanaman herbal.
Modal awal untuk pertanian vertikultur bisa berkisar antara Rp5 juta hingga Rp15 juta, tergantung pada jenis struktur dan jumlah tanaman. Potensi keuntungan dari usaha ini bisa mencapai Rp10 juta hingga Rp30 juta per bulan. Dengan sistem hidroponik, penggunaan tanah dapat dikurangi dan media tanam yang lebih efisien dapat dipilih.
2. Apotek Hidup & Kebun Rempah
Membuat apotek hidup atau kebun rempah di lahan kosong adalah pilihan yang sangat menjanjikan, mengingat tingginya permintaan akan obat-obatan alami dan bumbu dapur segar. Anda bisa menanam berbagai jenis rempah seperti jahe, kunyit, lengkuas, serai, basil, mint, peterseli, atau curcuma. Hasil panen dapat dijual dalam bentuk segar, kering, atau diolah menjadi bubuk rempah.
Modal awal untuk kebun rempah bisa dimulai dengan investasi sekitar Rp2 juta hingga Rp5 juta untuk pembelian pot, tanah, dan bibit. Potensi keuntungan dari penjualan rempah segar atau produk rempah instan bisa mencapai Rp5 juta hingga Rp15 juta per bulan. Pemasaran produk dapat dilakukan melalui internet atau media sosial untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
3. Budidaya Jamur Tiram
Budidaya jamur tiram merupakan ide usaha yang cocok untuk lahan sempit, terutama di area yang teduh dan lembap. Jamur tiram membutuhkan sedikit cahaya dan tumbuh baik di tempat yang lembap serta suhu stabil. Proses budidayanya relatif mudah, permintaan pasar stabil, dan siklus panennya cepat, kurang dari dua bulan.
Modal awal untuk budidaya jamur bisa berkisar antara Rp3 juta hingga Rp10 juta. Potensi keuntungannya bisa mencapai Rp15 juta per bulan. Media tanam yang umum digunakan adalah serbuk gergaji kayu keras yang kaya selulosa.
4. Pembuatan Pupuk Kompos
Dengan meningkatnya tren menanam tumbuhan di rumah, produksi pupuk kompos menjadi peluang usaha yang menarik. Lahan kosong di samping rumah dapat dimanfaatkan sebagai tempat pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi pupuk kompos. Pupuk kompos organik selalu dicari oleh para pekebun urban yang peduli lingkungan.
Harga pupuk kompos di pasaran berkisar Rp10.000 per kg. Jika ada pemesanan dalam jumlah banyak, harganya bisa lebih murah, dan pemesanan bisa mencapai puluhan, ratusan, bahkan ribuan kilogram. Usaha ini tidak hanya menghasilkan keuntungan, tetapi juga membantu mengurangi limbah rumah tangga.
5. Nursery Tanaman Hias & Sukulen
Bisnis tanaman hias dan sukulen memiliki potensi keuntungan yang besar, terutama karena semakin banyak orang yang bekerja dari rumah dan mencari cara untuk mempercantik hunian mereka. Anda bisa memperbanyak tanaman hias favorit dalam pot kecil, seperti sansevieria, sirih gading, kaktus, monstera, atau sukulen yang sangat digemari untuk dekorasi.
Modal awal untuk bisnis tanaman hias relatif terjangkau, mulai dari Rp3 juta, yang mencakup biaya pembelian bibit sekitar Rp2 juta dan peralatan sekitar Rp1 juta. Potensi keuntungan bisa mencapai jutaan rupiah, bahkan ada kisah sukses yang meraup omzet hingga Rp40 juta per bulan. Pemasaran dapat dilakukan melalui media sosial untuk menjangkau pelanggan lebih luas.
Peternakan & Perikanan Mini
Sektor peternakan dan perikanan mini menawarkan peluang usaha yang menarik untuk lahan kosong di samping rumah, terutama dengan inovasi teknologi yang memungkinkan budidaya di ruang terbatas. Bisnis ini dapat memenuhi kebutuhan pasar akan protein hewani dan pakan ternak, serta memberikan keuntungan yang stabil. Dengan perencanaan yang tepat, Anda bisa memulai usaha ini tanpa memerlukan lahan yang luas.
6. Budidaya Ikan Lele dalam Kolam Terpal
Budidaya ikan lele dalam kolam terpal atau ember adalah cara efektif memanfaatkan ruang terbatas untuk menghasilkan protein hewani. Sistem ini memungkinkan panen cepat, dalam waktu 2-3 bulan. Ikan lele membutuhkan air bersih dan pakan yang relatif murah untuk tumbuh optimal.
Modal awal untuk ternak ikan lele dalam kolam terpal atau ember bisa berkisar antara Rp2 juta hingga Rp5 juta. Potensi keuntungan dari panen lele bisa mencapai Rp25 juta hingga Rp50 juta per siklus panen dalam waktu 3 bulan. Usaha ini sangat cocok untuk pemula yang ingin mengembangkan usaha ternak dengan lahan terbatas.
7. Ternak Maggot BSF
Ternak maggot atau larva lalat Black Soldier Fly (BSF) merupakan usaha di lahan sempit yang efisien dan ramah lingkungan. Budidaya maggot sangat efisien karena mereka dapat membantu mengolah sampah organik menjadi bahan yang berguna. Maggot yang sudah berkembang dapat dipanen sebagai pakan bernilai tinggi untuk ikan, unggas, dan reptil.
Modal awal ternak maggot bisa berkisar antara Rp3 juta hingga Rp7 juta. Potensi keuntungan mencapai Rp10 juta per bulan, terutama dari pengolahan sampah organik dan penjualan maggot. Usaha ini tidak memerlukan banyak ruang dan dapat dilakukan menggunakan wadah kecil seperti kotak plastik.
8. Ternak Burung Puyuh
Ternak burung puyuh dapat menjadi pilihan usaha yang menguntungkan di lahan sempit karena burung ini dapat dipelihara dalam kandang bertingkat yang hemat ruang. Fokus utama usaha ini adalah produksi telur, meskipun daging puyuh juga banyak dicari pasar.
Modal awal ternak burung puyuh bisa berkisar antara Rp3 juta hingga Rp8 juta untuk membeli kandang, pakan, dan bibit. Keuntungannya bisa mencapai Rp5 juta hingga Rp40 juta, tergantung pada skala usaha yang dijalankan. Puyuh cepat berkembang biak dan membutuhkan perawatan yang relatif mudah.
9. Kolam Ikan Hias Mini
Lahan kosong di samping rumah juga bisa dimanfaatkan untuk membuat kolam ikan hias mini, membudidayakan ikan seperti koi, koki, atau cupang berkualitas. Ikan hias memiliki nilai jual tinggi, terutama untuk ikan dengan bentuk dan warna unik. Selain sebagai bisnis, kolam ikan juga bisa menciptakan suasana yang asri di rumah.
Anda bisa menambahkan pancuran sebagai sirkulasi air kolam dan lampu taman di sekitarnya untuk mempercantik tampilan. Budidaya ikan hias umumnya membutuhkan investasi awal untuk pembuatan kolam, filter, dan pembelian bibit ikan, dengan potensi keuntungan dari penjualan ikan yang sudah besar atau memiliki kualitas unggul.
Jasa & Penyewaan
Sektor jasa dan penyewaan menawarkan potensi besar untuk memanfaatkan lahan kosong di samping rumah, terutama di area perkotaan atau padat penduduk. Dengan modal yang bervariasi, Anda bisa menyediakan layanan yang dibutuhkan oleh masyarakat sekitar, mengubah lahan yang tidak produktif menjadi sumber pendapatan pasif yang stabil.
10. Gudang Penyimpanan Mini
Lahan kosong di samping rumah dapat diubah menjadi gudang penyimpanan mini yang disewakan. Kebutuhan akan ruang penyimpanan tambahan terus meningkat, baik untuk individu maupun pelaku usaha kecil. Anda bisa menyewakan ruang tertutup untuk menyimpan barang tetangga, dokumen, peralatan, atau stok barang dagangan.
Menyewa gudang menawarkan efisiensi biaya operasional bagi penyewa, karena lebih ekonomis daripada menyewa ruang komersial besar. Bagi pemilik lahan, ini bisa menjadi sumber pendapatan pasif. Keuntungan menyewakan ruang penyimpanan umumnya didasarkan pada ukuran dan durasi sewa.
11. Laundry Area Berbayar
Bisnis laundry menjadi sangat populer karena kebutuhan akan kebersihan pakaian terus meningkat, terutama di kota-kota besar dengan gaya hidup sibuk. Anda bisa menyediakan mesin cuci dan jemuran untuk disewakan per jam atau per hari bagi tetangga yang tidak memiliki fasilitas atau waktu untuk mencuci.
Modal awal untuk usaha laundry rumahan bisa berkisar antara Rp15 juta hingga Rp50 juta, tergantung skala dan jenis layanan. Jika Anda sudah memiliki tempat atau membukanya di rumah, modal bisa lebih hemat. Potensi keuntungan bersih per bulan bisa mencapai Rp10.950.000 dengan pendapatan kotor bulanan Rp18.000.000, serta dapat balik modal dalam 6 bulan hingga 1 tahun.
12. Area Parkir Berlangganan
Jika lahan kosong Anda berada di lokasi strategis, seperti dekat kantor, ruko, kampus, atau area padat penduduk, menjadikannya area parkir berbayar adalah ide yang sangat menguntungkan. Sempitnya lahan berbanding terbalik dengan jumlah kendaraan yang semakin banyak, sehingga area parkir amat berharga. Anda bisa menawarkan slot parkir harian, bulanan, atau bahkan kerja sama dengan aplikasi parkir digital.
Investasi awal untuk bisnis parkir bisa mulai dari ratusan juta hingga miliaran rupiah, tergantung jumlah akses dan properti yang dipakai. Namun, untuk skala rumahan, modal bisa lebih kecil. Bisnis parkir di Jakarta diperkirakan mencapai Rp1,8 triliun per tahun, dan jika dikelola dengan baik, bisnis ini bisa mencapai titik impas (BEP) dalam 2,5 hingga 3 tahun.
13. Penyewaan Alat Pesta atau Kegiatan Outdoor
Kebutuhan akan peralatan untuk acara hajatan, pesta, atau kegiatan outdoor seringkali tinggi, namun banyak orang tidak ingin membeli karena hanya digunakan sesekali. Ini membuka peluang usaha penyewaan alat pesta. Anda bisa mengumpulkan tenda, kursi plastik, meja, dan peralatan makan untuk disewakan.
Modal awal untuk bisnis sewa alat pesta relatif rendah dibandingkan bisnis lain, memungkinkan Anda memulai dengan skala kecil dan mengembangkannya secara bertahap. Bisnis ini memiliki potensi keuntungan yang tinggi. Contohnya, penyewaan alat masak untuk BBQ bisa menghasilkan omzet kotor hingga Rp5 juta per bulan.
Kuliner & Ruang Komunal
Lahan kosong di samping rumah juga dapat diubah menjadi ruang yang menarik untuk usaha kuliner atau kegiatan komunal. Konsep ini memanfaatkan suasana outdoor dan menciptakan tempat berkumpul yang nyaman, menarik pelanggan dengan pengalaman yang berbeda dari tempat makan atau hiburan biasa.
14. Warung Kopi atau Angkringan Sederhana
Membuka warung kopi atau angkringan sederhana di lahan kosong dapat menjadi ide usaha yang menjanjikan, terutama jika Anda menciptakan spot nongkrong yang hangat dengan suasana outdoor. Anda bisa menawarkan kopi, teh, dan camilan khas rumahan yang lezat dan terjangkau.
Modal awal untuk usaha angkringan sederhana berkisar antara Rp3 juta hingga Rp5 juta, tergantung lokasi dan menu yang disajikan. Beberapa sumber menyebutkan modal awal sekitar Rp5 juta di luar biaya sewa tempat. Usaha ini memiliki potensi keuntungan besar dan bisa balik modal dalam 3 bulan.
15. Area BBQ Pribadi/Sewa
Lahan kosong dapat ditata dengan baik dan dilengkapi dengan peralatan BBQ untuk dinikmati keluarga atau disewakan untuk acara gathering kecil. Anda bisa menghiasnya dengan rumput palsu dan sofa, serta menambahkan lampu tumblr LED untuk menciptakan suasana yang menarik di malam hari.
Bisnis penyewaan alat BBQ menjadi tren, bahkan dengan modal kecil bisa meraup omzet jutaan rupiah. Satu set alat BBQ yang disewakan bisa terdiri dari kompor portable, gas kaleng, pan grill, capitan, dan kuas, dengan tarif sewa mulai dari Rp50.000 hingga Rp70.000.
16. Workshop atau Kelas Mini
Jika Anda memiliki keahlian khusus seperti merajut, membuat kerajinan tangan, berkebun, atau memasak, lahan kosong di samping rumah dapat dimanfaatkan sebagai lokasi workshop atau kelas mini. Ini adalah cara untuk memonetisasi keahlian Anda dengan menawarkan sesi pelatihan kepada peserta terbatas. Konsep ini mirip dengan edukasi pertanian yang disebutkan sebagai ide usaha di kampung.
Modal yang dibutuhkan umumnya mencakup biaya persiapan tempat, bahan baku untuk workshop, dan promosi. Keuntungan berasal dari biaya pendaftaran peserta.
Solusi Fungsional Bernilai Ekonomi
Selain ide-ide bisnis yang berorientasi langsung pada penjualan produk atau jasa, lahan kosong di samping rumah juga bisa dimanfaatkan untuk solusi fungsional yang memiliki nilai ekonomi. Ini melibatkan penyediaan fasilitas atau layanan yang mendukung kebutuhan sehari-hari, seringkali dengan sentuhan personal atau tambahan yang meningkatkan nilai.
17. Area Servis (Cuci & Jemur) Plus
Area samping rumah dapat dioptimalkan sebagai area servis untuk mencuci dan menjemur pakaian pribadi. Lebih dari itu, Anda bisa menawarkan jasa penjemuran khusus untuk barang-barang besar seperti karpet, boneka besar, atau barang lainnya yang sulit dijemur di dalam rumah atau apartemen. Memisahkan area servis dari bagian utama rumah akan membuat hunian terasa lebih rapi.
Untuk area ini, Anda bisa memasang atap kanopi transparan agar terlindung dari hujan namun tetap mendapatkan sinar matahari yang cukup untuk mengeringkan pakaian. Modal yang dibutuhkan adalah untuk persiapan tempat dan mungkin peralatan tambahan seperti gantungan khusus. Keuntungan berasal dari biaya jasa penjemuran per item.
18. Kandang & Penitipan Hewan Peliharaan Kecil
Jika Anda memiliki kecintaan pada hewan dan lahan yang memadai, menyediakan kandang dan jasa penitipan hewan peliharaan kecil seperti kucing, kelinci, atau hamster bisa menjadi ide usaha yang menguntungkan. Banyak pemilik hewan peliharaan membutuhkan tempat penitipan yang aman dan nyaman saat mereka bepergian.
Bisnis penitipan hewan peliharaan adalah salah satu usaha rumahan yang menguntungkan dan menjanjikan, bahkan bisa menghasilkan omzet puluhan juta rupiah saat musim liburan (peak season). Modal yang dibutuhkan tidak terlalu besar, dan Anda bisa memulainya dengan menyediakan kandang yang nyaman dan memastikan hewan dalam kondisi sehat.
Memanfaatkan lahan kosong di samping rumah bukan sekadar menghilangkan kesan nganggur, tetapi merupakan langkah cerdas menciptakan aset produktif. Kunci keberhasilannya adalah memilih ide usaha memanfaatkan lahan kosong di samping rumah yang sesuai dengan minat, kondisi lahan, dan pasar di sekitar Anda. Mulailah dari skala kecil, pelajari ilmunya, dan konsisten dalam menjalankannya. Siapa tahu, lahan sempit di samping rumah ini justru menjadi awal dari bisnis yang besar dan menguntungkan di kemudian hari.
FAQ
Q: Ide usaha apa yang paling cocok untuk pemula dengan modal sangat terbatas?
A: Mulailah dengan usaha yang memanfaatkan sumber daya yang sudah ada, seperti pembuatan pupuk kompos atau kebun rempah dalam pot. Usaha jasa seperti laundry area juga bisa dimulai dengan peralatan yang ada di rumah.
Q: Bagaimana mengatasi masalah bau atau kebisingan dari usaha peternakan mini?
A: Pilih sistem yang tertutup dan modern, seperti budidaya maggot dalam kotak terkontrol atau ternak puyuh dengan kandang baterai yang bersih. Pastikan sirkulasi udara baik, lakukan pembersihan rutin, dan gunakan bahan penyerap bau alami.
Q: Apakah perlu izin usaha untuk memulai bisnis di lahan samping rumah?
A: Untuk skala rumahan dan belum melibatkan banyak karyawan, biasanya belum memerlukan izin formal. Namun, pastikan aktivitas usaha tidak mengganggu ketertiban umum. Jika usaha berkembang, disarankan mengurus surat keterangan usaha atau izin yang relevan.
Q: Bagaimana cara memasarkan produk atau jasa dari usaha rumahan ini?
A: Manfaatkan jaringan terdekat seperti tetangga dan komunitas. Gunakan media sosial seperti WhatsApp Business, Instagram, atau Facebook untuk promosi visual. Anda juga bisa berkolaborasi dengan bisnis lokal lain.
Q: Lahan samping rumah saya sangat sempit dan hanya berupa lorong. Masih bisakah dimanfaatkan?
A: Sangat bisa! Fokus pada usaha yang memanfaatkan ruang vertikal, seperti taman vertikal untuk tanaman hias atau rak vertikultur untuk sayuran. Gudang penyimpanan vertikal atau area jemuran tinggi juga bisa menjadi solusi untuk lorong sempit.

23 hours ago
7
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460947/original/089328700_1767328515-Batang_Kecombrang__Wikimedia_Commons_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2752731/original/038080600_1552704493-shutterstock_724191844.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2806176/original/006638200_1557907833-20190515-Petani-Kangkung-di-Banjir-Kanal-Timur-IMAM-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460928/original/003883700_1767327681-model_kebun_rumah_dengan_pijakan_batu__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460887/original/026876900_1767325572-Terong.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460813/original/018976000_1767321694-Takjil_Ramadhan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460866/original/074094500_1767325456-Pembuatan_Pola_Pot__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460877/original/092630300_1767325562-model_pagar_rumah_minimalis_anti_intip__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460850/original/090443500_1767324172-Jualan_minuman__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460846/original/021666000_1767324111-ide_jualan__11_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460806/original/015950800_1767321540-HL.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460545/original/051726600_1767257018-000_32WF7MJ.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460788/original/046422300_1767315993-Tanaman_di_Ruang_Makan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459586/original/033997900_1767165825-ilustrasi_kangkung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5312155/original/068813000_1754906267-1000195601.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5321659/original/003930200_1755677673-20250816AA_Persita_Tangerang_vs_Persebaya_Surabaya-31.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5457738/original/029233400_1767024543-20251229IQ_Persija_vs_Bhayankara_FC-10.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5460633/original/004515200_1767261079-IMG_0480.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460621/original/058715300_1767260151-model_cincin.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5304794/original/092866600_1754286031-gaya_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5346547/original/050266700_1757611715-1000212638.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347915/original/009314600_1757745786-ChatGPT_Image_Sep_13__2025__01_41_07_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5338264/original/048399000_1756968798-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5339933/original/067743600_1757137253-unnamed_-_2025-09-06T122212.122.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363741/original/074425700_1758961497-Gemini_Generated_Image_5iwydt5iwydt5iwy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352448/original/090606500_1758098726-Gemini_Generated_Image_zhur86zhur86zhur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5339299/original/025399500_1757052533-unnamed_-_2025-09-05T125024.466.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345226/original/041083400_1757522822-WhatsApp_Image_2025-09-10_at_21.04.13.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5338093/original/002133400_1756964690-Gemini_Generated_Image_e2yjtbe2yjtbe2yj.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5339676/original/014879200_1757081736-20250904AA_Timnas_Indonesia_vs_China_Taipei-07.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5339336/original/027918600_1757053950-Gemini_Generated_Image_g2jz1pg2jz1pg2jz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363626/original/003041100_1758954707-unnamed__32_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362760/original/090638300_1758873977-Gemini_Generated_Image_cqeijycqeijycqei.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4958566/original/092051000_1727865780-Mees.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363066/original/023100900_1758880541-Gemini_Generated_Image_eomtuqeomtuqeomt.jpg)