5 Cara Membersihkan Talenan Kayu yang Berbau Amis Daging

1 day ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Membersihkan peralatan dapur sering kali membutuhkan perhatian khusus, terutama jika digunakan untuk mengolah ikan atau bahan makanan berbau tajam. Salah satu yang paling sering bermasalah adalah talenan kayu. Benda ini mudah menyerap cairan dan aroma sehingga baunya bisa menetap cukup lama. Jika Anda sedang mencari cara membersihkan talenan kayu yang berbau amis, ada beberapa langkah sederhana yang bisa Anda lakukan di rumah menggunakan bahan yang sudah ada di dapur.

Dengan mengetahui cara membersihkan talenan kayu yang berbau amis, Anda tidak perlu langsung membuang talenan yang masih layak pakai. Bau amis umumnya muncul karena sisa cairan ikan dan daging yang meresap ke pori kayu. Melalui teknik yang tepat, talenan bisa kembali bersih, tidak bau, dan aman digunakan kembali.

Berikut beberapa cara untuk menghilangkan bau amis pada talenan kayu yang telah dirangkum dar berbagai sumber oleh Liputan6.com, Kamis (8/1/2026).

1. Cuci talenan kayu dengan lemon dan garam

Tidak hanya menyegarkan aroma, kombinasi lemon dan garam juga membantu menghilangkan noda membandel pada talenan. Anda bisa menaburkan garam secara merata ke permukaan talenan, lalu gosok menggunakan potongan lemon. Asam dari lemon bekerja memecah sisa lemak ikan, sementara garam berperan sebagai scrub alami.

Biarkan campuran lemon dan garam menempel selama beberapa menit sebelum dibilas. Selain menghilangkan bau amis, cara ini juga membantu mencerahkan warna talenan yang kusam.

Penggunaan lemon dan garam banyak direkomendasikan sebagai cara membersihkan talenan kayu yang berbau amis tanpa bahan kimia keras. Aroma lemon yang segar akan membuat talenan terasa lebih bersih dan siap digunakan kembali.

2. Cuci talenan dengan air panas

Metode ini sering menjadi langkah pertama saat mencari cara membersihkan talenan kayu yang berbau amis. Air panas membantu melonggarkan pori-pori kayu sehingga sisa minyak dan bau dapat keluar lebih mudah.

Anda dapat menuangkan air mendidih langsung ke permukaan talenan atau merendamnya beberapa menit. Proses ini membantu mengurangi bakteri penyebab bau tak sedap.

Setelah disiram air panas, gosok permukaan talenan dengan spons lembut. Hindari penggunaan sikat kawat karena bisa merusak serat kayu. Kemudian keringkan talenan dengan berdiri tegak agar udara mengalir di kedua sisinya.

Pengeringan yang benar penting agar talenan tidak lembap dan tidak memicu bau amis muncul kembali. Langkah ini sederhana tetapi efektif sebagai cara membersihkan talenan kayu yang berbau amis.

3. Gosok dengan garam

Garam saja sebenarnya sudah cukup efektif sebagai bahan pembersih alami. Tekstur garam membantu mengangkat kotoran yang tersangkut di serat kayu. Taburkan garam secara merata di atas talenan yang sudah dibasahi terlebih dahulu, lalu gosok perlahan menggunakan spons atau kain bersih.

Metode ini membantu mengurangi bau amis sekaligus menghilangkan lendir yang berasal dari ikan atau daging. Setelah digosok, bilas dengan air mengalir hingga tidak ada sisa garam yang menempel.

Menggosok dengan garam dapat menjadi salah satu cara membersihkan talenan kayu yang berbau amis yang praktis, terutama jika Anda tidak memiliki bahan lain di rumah.

4. Bersihkan talenan kayu dengan baking soda

Baking soda dikenal efektif menyerap bau pada berbagai permukaan, termasuk talenan kayu. Anda dapat menaburkan baking soda secara merata, kemudian menambahkan sedikit air hingga membentuk pasta. Oleskan pasta tersebut ke seluruh permukaan talenan dan diamkan beberapa menit agar bekerja maksimal.

Setelah itu, gosok dengan sikat lembut lalu bilas sampai bersih. Baking soda mampu menetralkan bau amis yang sudah lama menempel dan sulit hilang.

Teknik ini sering dipilih sebagai cara membersihkan talenan kayu yang berbau amis karena hasilnya terasa cepat dan talenan kembali netral aromanya. Selain itu, baking soda aman digunakan pada peralatan dapur yang kontak langsung dengan makanan.

5. Rendam dengan air cuka

Cuka memiliki sifat antibakteri alami yang sangat membantu saat talenan sudah mulai berbau kuat. Anda bisa mencampurkan cuka dengan air lalu merendam talenan selama beberapa menit. Perendaman ini membantu membunuh bakteri penyebab bau dan membersihkan sisa lemak hewani.

Setelah direndam, bilas talenan dengan air bersih lalu keringkan di tempat terbuka. Jangan merendam terlalu lama agar kayu tidak menjadi terlalu lembap.

Metode ini banyak direkomendasikan sebagai cara membersihkan talenan kayu yang berbau amis karena cuka mampu mengurangi bau secara signifikan tanpa merusak talenan. Jika dilakukan rutin, talenan kayu akan tetap higienis dan tidak menyimpan aroma tak sedap.

Cara Mencegah Talenan Bau Amis

Untuk mencegah bau muncul kembali, langkah pencegahan sama pentingnya dengan pembersihan. Biasakan mencuci talenan segera setelah digunakan, terutama setelah mengolah ikan atau daging, agar cairan dan lendir tidak sempat meresap ke dalam pori-pori kayu. Membersihkan talenan selagi baru dipakai akan membuat proses pencucian lebih mudah dan mengurangi risiko bau menetap.

Setelah dicuci, pastikan talenan benar-benar kering sebelum disimpan. Letakkan di tempat dengan sirkulasi udara yang baik atau posisikan berdiri agar kedua sisinya mendapatkan aliran udara.

Hindari menumpuk talenan yang masih lembap bersama peralatan dapur lainnya karena kelembapan dapat memicu bau dan jamur. Anda juga bisa memisahkan talenan khusus untuk daging serta talenan untuk sayuran agar aroma tidak bercampur. Dengan kebiasaan sederhana ini, talenan akan tetap bersih, higienis, dan tidak mudah berbau amis.

Pertanyaan dan Jawaban

Talenan kayu, plastik, dan stainless mana yang lebih tahan bau?

Talenan stainless paling tahan bau karena tidak berpori, disusul plastik. Talenan kayu cenderung lebih mudah menyerap bau karena memiliki pori alami.

Apa penyebab talenan kayu mudah amis?

Bau amis muncul karena cairan ikan dan daging meresap ke pori-pori kayu, kemudian bercampur dengan kelembapan yang membuat bakteri berkembang. Kurang bersih saat dicuci juga memperparah bau.

Kapan talenan kayu perlu diganti?

Talenan kayu sebaiknya diganti saat mulai retak, berjamur, atau banyak goresan dalam yang sulit dibersihkan. Kondisi tersebut bisa menyimpan bakteri dan membuat talenan tidak higienis lagi.

Apakah larutan cuka aman untuk talenan kayu?

Larutan cuka aman digunakan sesekali untuk membantu menghilangkan bau dan bakteri pada talenan kayu. Namun jangan direndam terlalu lama agar kayu tidak menjadi rapuh atau cepat retak.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|