Liputan6.com, Jakarta - Pertanian tradisional di pedesaan masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan pangan harian. Salah satu kegiatan bercocok tanam yang masih banyak dilakukan warga desa adalah menanam kacang merah memakai metode sederhana, berdasarkan pengalaman turun-temurun dari orang tua terdahulu. Proses budidaya ini biasanya dilakukan setelah musim hujan mulai turun, supaya kondisi tanah tetap lembap dan benih bisa tumbuh lebih cepat sejak awal penanaman dilakukan.
Dalam praktik lapangan, petani tidak hanya memahami proses menanam secara dasar, tetapi juga mengetahui pola perawatan tanaman hingga tahap panen. Pengetahuan tersebut umumnya diperoleh melalui pengalaman bertahun-tahun selama mengolah lahan pertanian keluarga. Pada pembahasan mengenai cara menanam kacang merah, banyak petani masih mempertahankan sistem tanam tradisional seperti penanaman di sela tanaman jagung agar lahan bisa dimanfaatkan secara lebih efisien.
“Kacang merah biasanya ditanam waktu musim hujan mulai datang, kadang juga ditanam bersamaan dengan jagung di sela-selanya supaya lahan itu tidak kosong,” ujar Mariana Ety saat menceritakan pengalaman berkebun di kampung halamannya.
Selain memperhatikan musim tanam, masyarakat desa juga sangat memperhatikan proses perawatan lahan selama tanaman mulai bertumbuh. Rumput liar di sekitar tanaman biasanya rutin dibersihkan, agar kacang merah dapat memperoleh nutrisi tanah secara maksimal tanpa gangguan gulma. Dalam praktik cara menanam kacang merah, kebersihan area tanam menjadi salah satu faktor penting agar pertumbuhan batang dan buah dapat berkembang lebih baik sampai masa panen tiba.
“Kalau rumput dibiarkan terlalu banyak, kacang bisa lambat tumbuh, jadi harus sering dibersihkan supaya tanaman tetap sehat,” jelas Mariana Ety saat dihubungi tim Liputan6.com pada Jumat (29/5/2026). Tidak sedikit petani juga menyimpan sebagian hasil panen untuk dijadikan bibit pada musim tanam berikutnya. Lantas seperti apa proses menanamnya? Berikut ulasan lengkap di bawah ini.
1. Memilih Waktu Tanam Kacang Merah yang Tepat
Salah satu hal penting dalam budidaya kacang merah adalah menentukan waktu tanam yang sesuai. Berdasarkan pengalaman petani tradisional, musim hujan menjadi waktu paling ideal untuk mulai menanam. Tanah yang lembap membantu biji kacang lebih cepat berkecambah dan mempermudah pertumbuhan akar pada tahap awal.
Kondisi cuaca yang mendukung juga membuat tanaman tidak mudah layu akibat kekurangan air. Meskipun demikian, lahan tetap perlu diperhatikan agar tidak terlalu becek karena genangan air berlebihan dapat menghambat pertumbuhan tanaman dan memicu pembusukan akar.
Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh narasumber dalam sesi wawancara yang dilakukan, di mana beliau menegaskan bahwa "kacang merah itu kalau sudah musim hujan, langsung saja ditanam. Tanahnya jadi lembap, jadi biji cepat berkecambah dan akarnya cepat keluar."
2. Cara Menanam Kacang Merah di Lahan
Dalam rangkaian proses penanaman yang dilakukan di lapangan, para petani pada umumnya memasukkan sekitar tiga butir biji kacang merah ke dalam satu lubang tanam yang telah dipersiapkan sebelumnya. Narasumber menjelaskan secara langsung mengenai praktik ini, "tanam tiga-tiga biji dalam satu lubang. Sama seperti kacang hijau juga begitu caranya tiga-tiga biji per lubang, mau itu jagung, kacang, padi selalu 3 biji per lubang," tuturnya lagi.
Metode dan cara seperti ini secara sengaja diterapkan dengan tujuan agar peluang dan probabilitas biji untuk berhasil tumbuh menjadi tanaman yang sehat menjadi jauh lebih besar, serta agar tanaman yang dihasilkan dapat berkembang dengan lebih kokoh dan lebih kuat. Teknik serupa yang memiliki prinsip dan filosofi yang sama juga kerap diterapkan pada berbagai jenis tanaman kacang-kacangan lainnya, seperti halnya pada budidaya kacang hijau.
Pengaturan jarak tanam menjadi faktor penting berikutnya yang tidak kalah krusialnya untuk diperhatikan. Berdasarkan hasil wawancara mendalam yang telah dilakukan, Mariana menyebutkan bahwa "jarak tanam bisa bermacam-macam. Kadang bisa sampai setengah meter kalau lahannya luas. Tapi kadang juga lebih dekat lima cm sampai sepuluh cm begitu, tergantung kondisi lahannya."
Dengan demikian, jarak antar satu tanaman dengan tanaman lainnya dapat disesuaikan dan diatur secara fleksibel mengikuti kondisi aktual lahan yang tersedia. Tujuan utama dari pengaturan jarak tanam yang tepat ini adalah agar setiap tanaman tidak perlu bersaing secara keras dan tidak perlu saling berebut dalam mendapatkan pasokan nutrisi yang tersedia di dalam tanah, ketersediaan air, maupun intensitas cahaya matahari yang dibutuhkan untuk fotosintesis.
3. Perawatan Kacang Merah agar Cepat Tumbuh
Dalam sesi wawancara yang dilakukan, narasumber menjelaskan secara tegas bahwa "rumput itu kalau sudah banyak, dia ambil air dan nutrisi yang seharusnya untuk tanaman kita. Jadi tanaman kita jadi kekurangan, tumbuhnya lambat, buahnya sedikit, bahkan bisa bikin tanaman jadi mati pelan-pelan." Kehadiran rumput liar yang tidak dikendalikan dengan demikian bisa mengakibatkan laju pertumbuhan tanaman kacang menjadi sangat lambat, bahkan dalam kondisi yang lebih parah dapat menyebabkan tanaman menjadi mudah rusak dan mengalami penurunan vitalitas yang signifikan.
Kegiatan pembersihan gulma pada umumnya dilaksanakan secara manual dengan cara mencabut rumput-rumput yang tumbuh di sekitar tanaman menggunakan tangan atau alat sederhana. Seperti yang dituturkan petani desa berusia 48 tahun ini, "biasanya dicabut langsung pakai tangan saja. Cabut rumput-rumput yang tumbuh di sekitar batang kacang. Kalau sudah bersih, tanaman jadi lebih leluasa menyerap air dan nutrisi dari tanah."
Langkah preventif dan kuratif ini memberikan kontribusi yang sangat nyata dalam membantu tanaman kacang merah untuk bertumbuh dengan lebih cepat dan lebih sehat dari sebelumnya. Semakin bersih dan bebas gangguan area pertanaman yang dikelola, maka akan semakin optimal dan semakin baik pula perkembangan batang, pertumbuhan daun, serta kualitas buah yang berhasil dihasilkan pada akhir musim tanam.
Selain rutinitas membersihkan rumput dan gulma liar, para petani juga senantiasa memperhatikan dan memantau kondisi fisik tanaman secara menyeluruh selama periode masa pertumbuhan berlangsung. Ketika tanaman mulai memasuki fase usia tua, batang dan dedaunan biasanya akan perlahan-lahan mengering yang menandakan bahwa buah kacang merah telah matang sempurna dan sudah siap untuk dipanen.
4. Sistem Tumpang Sari Kacang Merah dan Jagung
Salah satu teknik tradisional yang masih banyak digunakan sampai sekarang adalah sistem tumpang sari antara kacang merah dan jagung. Dalam metode ini, jagung ditanam lebih dahulu, kemudian kacang merah ditanam di sampingnya setelah jagung mulai tumbuh.
Batang jagung nantinya berfungsi sebagai penyangga alami tempat kacang merambat. Cara ini dinilai sangat efisien karena tidak membutuhkan banyak tiang tambahan untuk rambatan. Selain menghemat lahan, sistem ini juga membantu meningkatkan produktivitas kebun dalam satu musim tanam.
"Jagung ditanam dulu, tunggu jagung sudah mulai tumbuh dan batangnya sudah agak besar, baru kacang merah ditanam di sebelahnya." Batang tanaman jagung yang tumbuh tegak dan kokoh pada akhirnya akan berfungsi sebagai penyangga alami yang menjadi tempat merambatnya tanaman kacang merah. Cara ini dinilai sangat efisien dan sangat ekonomis sebagaimana yang disampaikan narasumber, "jadi batang jagung itu nanti berfungsi sebagai tempat merambat kacang merahnya. Jadi tidak perlu bikin tiang-tiang rambatan lagi. Hemat tenaga dan hemat bahan juga" tambahnya lagi.
Teknik tumpang sari juga membuat area pertanian terlihat lebih hijau dan padat tanaman tanpa mengurangi kualitas hasil panen. Tidak heran jika metode seperti ini masih dipertahankan oleh banyak petani tradisional di berbagai daerah.
5. Proses Panen dan Penyimpanan Bibit
Pada saat tanaman kacang merah mulai memperlihatkan tanda-tanda pengeringan secara alami, para petani biasanya mulai melaksanakan kegiatan pemanenan secara bertahap dan terencana sesuai dengan tingkat kematangan masing-masing tanaman. Setelah proses pemanenan selesai dilakukan, biji-biji kacang yang terkumpul kemudian disortir dan dipisahkan secara teliti berdasarkan tingkat kualitasnya.
"Habis panen biasanya kita pilih yang bagus-bagus, pisahkan dari yang kurang bagus. Yang bagus itu disimpan dalam botol aqua kecil 1 untuk dijadikan bibit musim tanam berikutnya. Jadi tidak perlu beli bibit lagi." Proses seleksi dan pemilahan ini memiliki arti penting yang sangat besar agar benih yang akan digunakan untuk penanaman pada musim berikutnya, supaya tetap terjaga kualitasnya pada tingkat yang paling optimal.
Benih-benih pilihan terbaik yang telah melalui proses seleksi biasanya disimpan di tempat yang kering dan terhindar dari kelembaban, menggunakan wadah-wadah sederhana yang mudah diperoleh seperti botol plastik berukuran kecil atau berbagai jenis wadah tertutup lainnya yang tersedia. Penyimpanan yang dilakukan dengan cara yang tepat ini bertujuan supaya benih tetap terlindungi dengan baik, dari paparan kelembaban yang berlebihan sehingga bisa dimanfaatkan kembali pada musim tanam yang akan datang.
Sementara itu, sebagian dari hasil panen yang diperoleh dimanfaatkan sebagai bahan pangan untuk konsumsi sehari-hari keluarga petani. Dalam wawancara yang dilakukan, Mariana Ety menyebutkan bahwa "sisanya itu bisa dicampur dengan jagung untuk dimasak. Jadi bahan makanan sehari-hari. Di sini memang biasa masak kacang merah sama jagung bersama-sama." Hal ini mencerminkan kuatnya tradisi kuliner berbasis hasil kebun sendiri yang telah lama mengakar dalam kehidupan masyarakat pedesaan.
Pertanyaan Seputar Cara Menanam Kacang Merah ala Petani Desa
Apa saja yang perlu disiapkan sebelum menanam kacang merah?
Persiapan meliputi pemilihan benih berkualitas, lahan atau media tanam yang subur dengan drainase baik, serta pengolahan tanah yang tepat.
Kapan waktu yang ideal untuk menanam kacang merah?
Waktu tanam ideal adalah pada bulan Maret dan Agustus, saat curah hujan sedang dan mendukung pertumbuhan tanaman.
Bagaimana cara mengetahui kacang merah siap panen?
Kacang merah siap panen saat polong mengering, berwarna cokelat kehitaman, kulit polong kasar, biji tidak menonjol, dan daun tanaman menguning.
Mengapa kacang merah baik untuk kesehatan?
Kacang merah kaya protein, serat, vitamin, dan mineral yang bermanfaat untuk kesehatan jantung, pencernaan, dan mengontrol gula darah.

9 hours ago
7
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7161325/original/006303100_1779950840-4025007356894746999.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7254983/original/081701700_1780041085-Rumah_Semi_Kayu_Tropis_-_Tampak_Depan_Pagi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7254057/original/086609900_1780040242-Untitled3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7253348/original/059991800_1780039482-Gemini_Generated_Image_t9dghat9dghat9dg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6459021/original/031671300_1779322349-ini-kemudahan-yang-diklaim-polisi-bikin-layanan-sim-lebih-mudah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7254147/original/013967600_1780040296-kebun_yakon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7247674/original/040364700_1780033270-Gemini_Generated_Image_ubo69ubo69ubo69u.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7255742/original/017084700_1780041811-Pohon_Buah_yang_Cocok_untuk_Halaman_Full_Cor_Beton_2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5340251/original/073630500_1757162230-20250904AA_Timnas_Indonessia_Vs_China_Taipei-029.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7244260/original/030410600_1780030057-penyiraman22222.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5284685/original/018516200_1752644645-Depositphotos_43660183_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6604149/original/020180100_1779439726-Rumah_dengan_Material_Alami__Kayu__Bambu__Batu_Alam_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539833/original/090201100_1774627160-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7245162/original/036489300_1780030769-Gemini_Generated_Image_y11tapy11tapy11t.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320476/original/073984200_1755596315-bussiness-people-working-team-office.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6408880/original/050395100_1779281251-keceriaan-bocah-di-bahrain-belajar-baca-alquran.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4944782/original/052979500_1726398849-64f19e7805427.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7240553/original/009848900_1780025531-pexels-ai25studio-8278873.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7081273/original/056441800_1779861808-Gemini_Generated_Image_2fvdf42fvdf42fvd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7243297/original/008039400_1780028817-2350092004300823469.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5482943/original/058250300_1769302357-54cb0e1a-9b5f-43ac-b9d3-4f7a7bd14f4c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500419/original/020749000_1770864866-Model_Ruang_Tamu_Open_Space.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485935/original/098401900_1769570166-kambing.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490835/original/086889800_1770026577-1000761221.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467303/original/064555300_1767869802-fl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495693/original/051356400_1770394579-WhatsApp_Image_2026-02-06_at_10.19.48_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311585/original/019819800_1754888475-SnapInsta.to_529962176_18519690463037072_163690177429814441_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5207890/original/044419100_1746284199-Ilustrasi_-_Maarten_Paes_copy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5290596/original/029365500_1753150307-unnamed__88_.jpg)