Liputan6.com, Jakarta - Membuka usaha kuliner tidak selalu membutuhkan modal besar. Faktanya, dengan menargetkan pasar yang tepat seperti anak sekolah, Anda bisa memulai bisnis dengan modal kecil dan berpotensi cepat balik modal. Strategi ini menjadi pilihan menarik bagi banyak pebisnis pemula yang ingin meraih keuntungan signifikan tanpa risiko finansial yang tinggi.
Salah satu ide jualan yang sedang diminati adalah menjual nasi dengan harga sekitar Rp 2.000-an dalam porsi 'bocil' yang mengenyangkan namun tetap terjangkau. Konsep ini sangat cocok untuk dititipkan di kantin sekolah atau warung sekitar karena memiliki permintaan pasar yang tinggi dan perputaran penjualan yang cepat.
Dengan variasi menu yang kreatif dan mengenyangkan, usaha ini tidak hanya mudah dijalankan dari rumah, tetapi juga menjanjikan keuntungan yang stabil. Berikut adalah 5 inspirasi ide jualan nasi Rp 2000an yang sudah terbukti hitung-hitungannya dan bisa menjadi peluang usaha menjanjikan, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (1/1/2025).
Nasi Ayam Suwir Balado, Gurih dan Ramah Anak
Konsep nasi ini menggabungkan nasi butter yang gurih dengan topping ayam suwir balado yang rasanya disesuaikan agar ramah anak. Nasi bocil seharga Rp 2.000-an seperti ini dijamin memiliki banyak peminat, terutama di kalangan anak-anak sekolah.
Untuk resep ini, bahan-bahan penting meliputi 500 gram beras, 2 siung bawang putih, kaldu bubuk, garam, dan air untuk nasi butter. Sementara itu, ayam suwir balado membutuhkan 400 gram ayam suwir, cabai merah keriting (jumlah disesuaikan agar tidak terlalu pedas), bawang merah, bawang putih, daun jeruk, kaldu bubuk, garam, gula pasir, kecap manis, dan daun bawang.
Keunikan dari menu ini terletak pada rasa gurih nasi butter yang berpadu dengan manis-gurih dari ayam suwir balado yang tidak pedas, sehingga sangat cocok untuk lidah anak-anak. Rasa nasinya yang gurih dan ayam suwirnya yang tidak terlalu pedas membuatnya menjadi pilihan favorit.
Estimasi keuntungan untuk satu resep ini cukup menjanjikan, dengan total modal sekitar Rp 35.000. Resep ini dapat menghasilkan 25 porsi, dan jika dijual seharga Rp 2.000 per cup, omset yang didapatkan adalah Rp 50.000, menghasilkan keuntungan bersih sebesar Rp 15.000 per resep.
Nasi Kotak Sosis Asam Manis Daun Jeruk, Aroma Menggoda
Menu ini menawarkan konsep nasi putih yang diaron dengan bawang goreng dan irisan daun jeruk, kemudian dipadukan dengan sosis tusuk saus asam manis. Nasi kotak bocil ini juga laris manis di kantin sekolah dan bisa dijual seharga Rp 2.500-an per kotak.
Bahan-bahan penting yang dibutuhkan antara lain 350 gram beras, bawang putih, daun jeruk, dan cabai merah keriting (opsional) untuk nasi daun jeruk. Untuk sosis asam manis, diperlukan 7 buah sosis, bawang putih, saus tomat, dan saus sambal.
Keunikan dari menu ini adalah aroma daun jeruk yang wangi pada nasi, serta sosis tusuk yang menarik perhatian anak-anak. Kombinasi rasa sosis yang enak dengan nasi gurih beraroma daun jeruk menciptakan perpaduan yang sangat cocok.
Perkiraan keuntungan untuk resep ini juga sangat menarik. Dengan total modal sekitar Rp 25.600, satu resep dapat menghasilkan 21 porsi. Jika dijual seharga Rp 2.500 per kotak, omset yang didapatkan adalah Rp 52.500, dengan keuntungan bersih sebesar Rp 26.900 per resep.
Nasi Rambut Mie & Telur Asam Manis, Kreasi Visual yang Menarik
Menu ini menawarkan konsep nasi dengan dekorasi mie goreng sebagai 'rambut' dan topping telur orak-arik saus asam manis, menjadikannya sangat visual dan menarik bagi anak-anak. Ide jualan untuk sarapan pagi ini sangat mudah dibuat dan menghasilkan banyak porsi.
Bahan-bahan utama yang diperlukan meliputi 420 gram beras, 2 bungkus mie instan goreng, 4 butir telur, bawang putih, daun bawang, tomat, saus sambal, saus tomat, saus tiram, kaldu bubuk, dan garam.
Keunikan utama dari menu ini adalah penyajiannya yang kreatif menyerupai wajah dengan saus dan nori sebagai mata dan mulut, yang sangat disukai anak-anak. Selain itu, ada dua varian lauk dalam satu kemasan, yaitu mie goreng dan telur asam manis.
Dengan total modal sekitar Rp 30.610, satu resep ini dapat menghasilkan 32 mika. Jika dijual seharga Rp 2.000 per mika, omset yang didapatkan adalah Rp 64.000, dengan keuntungan sebesar Rp 33.390 per resep.
Rice Bowl Chicken Bites Saus Mayo, Lauk Homemade Berkualitas
Konsep menu ini adalah nasi dalam cup dengan topping nugget ayam homemade (chicken bites) yang diberi saus dan mayones. Ide jualan rice bowl Rp 2.000-an ini sangat cocok untuk anak sekolah yang tidak sempat sarapan.
Bahan-bahan penting untuk membuat chicken bites meliputi 50 gram ayam tanpa tulang yang dipotong kecil-kecil, 250 gram tepung terigu, garam, merica bubuk, sejumput baking soda, air, dan minyak untuk menggoreng. Pelengkapnya adalah saus dan mayones.
Keunikan dari menu ini adalah penggunaan lauk chicken bites buatan sendiri yang lebih hemat dan terjamin kualitasnya. Rasa renyah dan gurih dari chicken bites sangat disukai anak-anak, menjadikannya alternatif jualan yang bagus.
Sebagai tips, chicken bites dapat dibuat dalam jumlah banyak dan digoreng saat akan dijual agar tetap renyah dan hangat. Menu ini disajikan dalam cup ukuran 100 ml, memastikan porsi yang pas untuk anak-anak.
Nasi Mix & Match Isi Sederhana, Fleksibilitas Modal Minim
Konsep menu ini adalah nasi dengan kombinasi lauk paling ekonomis dan mudah, yang bisa disesuaikan dengan stok bahan yang tersedia. Ini adalah ide jualan nasi kekinian dengan modal receh yang berpotensi omset ratusan ribu per hari.
Beberapa ide kombinasi lauk yang bisa diterapkan antara lain Nasi + Telur Dadar/Iris + Sosis Iris + Selada, Nasi + Mie Goreng Sederhana + Jagung Rebus, atau Nasi + Tumis Buncis Wortel Sosis. Pilihan ini memungkinkan fleksibilitas dalam menyesuaikan menu dengan ketersediaan bahan dan selera pasar.
Keunikan dari menu ini adalah fleksibilitasnya; Anda bisa beradaptasi dengan harga bahan di pasar dan ketersediaan stok. Ini sangat cocok untuk pemula yang ingin mencoba-coba ide jualan dengan modal yang sangat minim, karena proses produksinya cepat dan tidak menguras tenaga.
Memulai ide jualan nasi Rp 2000an adalah langkah cerdas untuk masuk ke dunia usaha kuliner dengan modal kecil. Risikonya minim, pasarannya jelas (anak sekolah), dan potensi balik modal bisa cepat jika Anda konsisten dalam rasa, kebersihan, dan pelayanan. Pilih satu dari 5 konsep di atas yang paling sesuai dengan kemampuan dan sumber bahan di sekitar Anda. Lakukan uji coba kecil-kecilan dulu, minta feedback dari anak-anak, lalu kembangkan! Selamat berbisnis dan semoga sukses!
FAQ
Q: Benarkah dengan harga jual Rp 2.000 masih bisa untung?
A: Sangat bisa! Kuncinya ada di efisiensi bahan dan volume penjualan yang tinggi. Satu resep dirancang untuk menghasilkan puluhan porsi sekaligus (20-30 porsi). Dengan membeli bahan dalam ukuran grosir/kiloan dan mengatur porsi yang tepat, margin keuntungan per porsi tetap ada. Keuntungan didapat dari jumlah penjualan yang banyak.
Q: Di mana tempat terbaik untuk menjual nasi Rp 2000-an ini?
A: Titik penjualan terbaik adalah kantin sekolah (SD, SMP) karena merupakan target pasar langsung. Selain itu, warung-warung di dekat sekolah atau area ramai anak muda juga menjadi pilihan yang baik untuk dititipkan atau konsinyasi.
Q: Apa rahasia agar nasi dalam kemasan tidak cepat basi atau keras?
A: Salah satu rahasianya adalah teknik memasak dan pengadukan nasi. Saat nasi matang, aduklah hingga rata agar tidak menggumpal atau menjadi keras saat dingin, sehingga kualitas tetap terjaga.
Q: Bagaimana cara menghitung modal dan harga jual yang akurat?
A: Untuk menghitung modal dan harga jual yang akurat, catat semua bahan, termasuk bumbu, kemasan, dan estimasi biaya operasional. Hitung harga bahan per gram/ml, lalu tentukan berapa porsi yang dihasilkan. Bagi total modal dengan jumlah porsi untuk mendapatkan Harga Pokok Produksi (HPP) per porsi. Tambahkan margin keuntungan (misal 40-60%) ke HPP untuk menentukan harga jual yang kompetitif.

9 hours ago
4
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5321659/original/003930200_1755677673-20250816AA_Persita_Tangerang_vs_Persebaya_Surabaya-31.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5457738/original/029233400_1767024543-20251229IQ_Persija_vs_Bhayankara_FC-10.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5460633/original/004515200_1767261079-IMG_0480.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460621/original/058715300_1767260151-model_cincin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429809/original/092733700_1764645012-000_32RQ793.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460608/original/003971100_1767259572-Gemini_Generated_Image_t5w6smt5w6smt5w6_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460578/original/095180900_1767258462-kolam_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354183/original/007818500_1758201833-cesar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460530/original/052201400_1767256059-Gemini_Generated_Image_an4014an4014an40_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460693/original/009350000_1767267600-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_BIG_MATCH__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453421/original/028351900_1766478156-frozen_nugget__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460490/original/052114600_1767253538-Gemini_Generated_Image_4kiykk4kiykk4kiy_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460544/original/012952900_1767257018-063_1498828068.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460472/original/045771400_1767252695-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5442650/original/014883100_1765550561-20251212BL_Timnas_Indonesia_U-22_Vs_Myanmar_SEA_Games_2025-56.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460458/original/047154400_1767252016-Gemini_Generated_Image_fo0qebfo0qebfo0q_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445361/original/063467000_1765852696-kebun_bayam_kangkung_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454226/original/014679600_1766553657-Menanam_Cabai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460591/original/068061200_1767258710-ChatGPT_Image_1_Jan_2026__16.09.23.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5400184/original/044015200_1762068222-InShot_20251102_134540718.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5304794/original/092866600_1754286031-gaya_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5346547/original/050266700_1757611715-1000212638.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347915/original/009314600_1757745786-ChatGPT_Image_Sep_13__2025__01_41_07_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5338264/original/048399000_1756968798-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5339933/original/067743600_1757137253-unnamed_-_2025-09-06T122212.122.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363741/original/074425700_1758961497-Gemini_Generated_Image_5iwydt5iwydt5iwy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352448/original/090606500_1758098726-Gemini_Generated_Image_zhur86zhur86zhur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5339299/original/025399500_1757052533-unnamed_-_2025-09-05T125024.466.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345226/original/041083400_1757522822-WhatsApp_Image_2025-09-10_at_21.04.13.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5338093/original/002133400_1756964690-Gemini_Generated_Image_e2yjtbe2yjtbe2yj.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5339676/original/014879200_1757081736-20250904AA_Timnas_Indonesia_vs_China_Taipei-07.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5339336/original/027918600_1757053950-Gemini_Generated_Image_g2jz1pg2jz1pg2jz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363626/original/003041100_1758954707-unnamed__32_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362760/original/090638300_1758873977-Gemini_Generated_Image_cqeijycqeijycqei.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4958566/original/092051000_1727865780-Mees.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5337693/original/019292600_1756953990-Gemini_Generated_Image_50x1oc50x1oc50x1.jpg)