Liputan6.com, Jakarta - Pohon kelengkeng (Dimocarpus longan) banyak dipilih untuk ditanam di pekarangan rumah karena buahnya yang manis dan tajuknya yang rindang. Namun, kekhawatiran sering muncul terkait akar pohon buah yang dianggap dapat merusak struktur bangunan seperti lantai atau pondasi.
Akar tunggang kelengkeng memiliki sifat kuat dan dapat menyebar luas untuk menopang tanaman serta menyerap nutrisi dari tanah. Meski demikian, tidak semua varietas kelengkeng memiliki akar yang agresif atau berpotensi merusak bangunan di sekitarnya.
Beberapa jenis kelengkeng justru memiliki pertumbuhan yang lebih ringkas dengan sistem perakaran yang lebih aman. Karena itu, pemilihan varietas yang tepat memungkinkan kelengkeng tetap ditanam di lahan terbatas atau dekat bangunan dengan risiko kerusakan yang rendah. Berikut jenis kelengkeng yang akarnya tidak merusak lantai, dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber pada Selasa (19/5).
Varietas Kelengkeng Unggulan dengan Akar Aman
Bagi Anda yang ingin menanam kelengkeng di pekarangan atau dalam pot tanpa khawatir akarnya merusak struktur, ada beberapa varietas unggulan yang bisa menjadi pilihan. Varietas ini dikenal memiliki sistem perakaran yang lebih terkontrol dan ukuran pohon yang relatif lebih kecil, sehingga cocok untuk lingkungan perkotaan atau lahan terbatas.
1. Kelengkeng Mini / Kelengkeng Kerdil
Varietas ini memiliki sistem perakaran yang tidak agresif dan ukuran pohon yang kecil, sehingga aman untuk lahan terbatas. Sangat cocok untuk tabulampot (tanaman buah dalam pot besar) dan tetap dapat menghasilkan buah meskipun ditanam di pot.
2. Kelengkeng Matalada
Kelengkeng ini bersifat genjah atau cepat berbuah dengan ukuran pohon yang relatif pendek. Rasanya sangat manis, cocok untuk tabulampot, dan bibitnya mudah ditemukan di pasaran.
3. Kelengkeng Pingpong
Ciri khasnya adalah buah berukuran besar menyerupai bola pingpong. Varietas ini cukup adaptif, dapat ditanam di pot kecil dengan sinar matahari cukup, serta cocok untuk dataran rendah.
4. Kelengkeng New Kristal
Dikenal cepat berbuah dalam sistem tabulampot jika dirawat dengan baik. Dapat tumbuh optimal di pot kecil dengan media tanam yang gembur dan kaya unsur hara serta memiliki produktivitas tinggi.
5. Kelengkeng Diamond River
Varietas genjah dengan tajuk rimbun dan banyak cabang yang melebar ke samping. Cocok ditanam di halaman maupun pot dan sesuai untuk dataran rendah.
6. Kelengkeng Itoh
Cepat berbuah dengan perawatan yang relatif mudah, terutama melalui pemupukan dan pemangkasan rutin. Menghasilkan buah berdaging tebal dengan biji kecil serta cocok untuk daerah dataran panas.
Memahami Karakteristik Akar Pohon Kelengkeng
Pohon kelengkeng memiliki sistem perakaran yang unik dan penting untuk dipahami, terutama saat mempertimbangkan penanamannya di dekat bangunan. Secara umum, kelengkeng memiliki akar tunggang yang tersebar luas namun tidak terlalu dalam. Akar tunggang ini berfungsi krusial untuk memperkokoh tanaman agar tidak mudah roboh, sekaligus menyerap air dan unsur hara dari dalam tanah secara efisien.
Meskipun pohon kelengkeng dapat tumbuh hingga ketinggian 30-40 meter dengan diameter batang mencapai 80 cm, sistem perakarannya yang luas dan kuat membuatnya tahan terhadap kekeringan. Karakteristik ini juga menjadi alasan mengapa kelengkeng tidak mudah roboh. Penting untuk dicatat bahwa akar pohon kelengkeng secara umum dianggap tidak terlalu agresif. Ini berarti, dengan pemilihan varietas dan metode penanaman yang tepat, kelengkeng dapat tumbuh dengan baik di sekitar rumah tanpa menimbulkan risiko kerusakan serius pada pondasi atau lantai.
Tips Menanam Kelengkeng agar Akar Tidak Merusak Bangunan
Menanam kelengkeng di pekarangan rumah atau dalam pot memerlukan strategi khusus agar pertumbuhan akar tidak mengganggu struktur bangunan. Dengan perencanaan yang baik, Anda dapat menikmati keindahan dan hasil buah kelengkeng tanpa khawatir akan kerusakan.
1. Pilih varietas yang tepat
Pilih kelengkeng mini atau varietas tabulampot seperti Matalada, Pingpong, New Kristal, Diamond River, atau Itoh karena memiliki perakaran lebih terkontrol.
2. Menanam dalam pot (tabulampot)
Gunakan pot sebagai solusi lahan terbatas untuk mengendalikan pertumbuhan akar dan mengurangi risiko gangguan pada struktur bangunan.
3. Pastikan drainase pot baik
Gunakan pot dengan lubang drainase yang cukup agar air tidak menggenang dan mencegah akar busuk.
4. Atur jarak tanam jika di tanah
Tanam kelengkeng dengan jarak aman dari pondasi, lantai, atau bangunan agar akar tidak mengganggu struktur.
5. Gunakan pembatas akar
Pasang pembatas akar untuk mengarahkan pertumbuhan akar agar tidak menyebar ke area bangunan.
6. Lakukan pemangkasan akar secara berkala
Pemangkasan membantu mengontrol pertumbuhan akar dan menjaga ukuran tanaman tetap ideal.
7. Gunakan media tanam yang subur
Pakai tanah yang gembur dan kaya unsur hara untuk mendukung pertumbuhan optimal, terutama pada tanaman dalam pot.
8. Pastikan drainase tanah baik (untuk tanaman di lahan)
Hindari genangan air agar akar tetap sehat dan tidak mudah membusuk.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Jenis Kelengkeng yang Akarnya Tidak Merusak Lantai
1. Mengapa penting memilih jenis kelengkeng yang akarnya tidak merusak lantai?
Memilih jenis kelengkeng yang akarnya tidak merusak lantai penting untuk mencegah kerusakan pada struktur bangunan seperti pondasi atau paving, terutama jika ditanam di pekarangan atau lahan terbatas.
2. Jenis kelengkeng apa saja yang direkomendasikan karena akarnya tidak agresif?
Jenis kelengkeng yang direkomendasikan karena akarnya tidak agresif antara lain Kelengkeng Mini, Matalada, Pingpong, New Kristal, Diamond River, dan Itoh. Varietas ini cocok untuk ditanam dalam pot atau dekat bangunan.
3. Bagaimana cara menanam kelengkeng agar akarnya tidak merusak bangunan?
Cara menanam kelengkeng agar akarnya tidak merusak bangunan meliputi pemilihan varietas yang tepat, penanaman dalam pot, menjaga jarak tanam aman, menggunakan pembatas akar, serta melakukan pemangkasan akar dan perawatan media tanam yang baik.
4. Apakah semua pohon kelengkeng memiliki sistem perakaran yang merusak?
Tidak semua pohon kelengkeng memiliki sistem perakaran yang merusak. Meskipun kelengkeng memiliki akar tunggang yang kuat, beberapa varietas memiliki pertumbuhan akar yang lebih ringkas dan tidak agresif, terutama jika ditanam dengan metode yang tepat.
5. Apa keuntungan menanam kelengkeng dalam pot?
Menanam kelengkeng dalam pot memiliki keuntungan untuk mengendalikan pertumbuhan akar agar tidak merusak struktur bangunan, cocok untuk lahan terbatas, serta memudahkan perawatan dan pemindahan tanaman.

1 hour ago
1
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6285478/original/090736400_1779160302-Mengendalikan_Pertumbuhan_agar_Tidak_Merambat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6285630/original/004791000_1779160477-Desain_Fasad_Rumah_Batu_Alam_Terbaru_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6283057/original/093835700_1779157934-keong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6281978/original/013298700_1779156785-HL_keong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548567/original/014378300_1775544413-Gemini_Generated_Image_m5huggm5huggm5hu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6280623/original/030430200_1779155536-minyak_goreng_semut.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6282595/original/063539500_1779157503-unnamed__40_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6213590/original/019125200_1779091316-Cara_Membuat_Kebun_Vertikal_Timun.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6212552/original/049809400_1779090435-Gemini_Generated_Image_lg8u9ilg8u9ilg8u.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539768/original/090171200_1774619709-033A9450.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6206446/original/043577400_1779085057-Untitledw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547262/original/059313200_1775452315-1000112164.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6197167/original/003318000_1779076618-kandang_ayam_kampung_anti_bau_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5312155/original/068813000_1754906267-1000195601.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6202765/original/030351500_1779081726-Screenshot_2026-05-18_122019.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6142766/original/061447200_1779025640-Semangat_terus_dipompa_sepanjang_babak_pertama._Satu_gol_pembuka_telah_tercipta._Terus_berjuang_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5384015/original/057909900_1760710023-Persita_vs_PSIM_-21.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6225328/original/030465600_1779102096-ChatGPT_Image_May_18__2026__06_00_30_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4739297/original/023236100_1707495939-WhatsApp_Image_2024-02-09_at_19.39.38.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5482943/original/058250300_1769302357-54cb0e1a-9b5f-43ac-b9d3-4f7a7bd14f4c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500419/original/020749000_1770864866-Model_Ruang_Tamu_Open_Space.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486588/original/012358000_1769591525-Tips_Mengatasi_Kucing_Garuk_Sofa_Terus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482519/original/004242000_1769226806-pelaku_usaha_UMKM_Bantul_Rifqi_Rozanah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485935/original/098401900_1769570166-kambing.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467303/original/064555300_1767869802-fl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490835/original/086889800_1770026577-1000761221.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482632/original/065966700_1769234277-buah_bisbul.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311585/original/019819800_1754888475-SnapInsta.to_529962176_18519690463037072_163690177429814441_n.jpg)