Liputan6.com, Jakarta - Masalah kucing yang buang air sembarangan di kasur seringkali menjadi tantangan besar bagi para pemilik hewan peliharaan. Untuk itu, diperlukan trik membersihkan kasur yang dikencingi kucing yang tidak bisa sembarangan, sebab urin kucing mengandung senyawa asam urat yang sangat sulit dihilangkan dengan metode pembersihan konvensional. Jika tidak ditangani secara tepat, bau tidak sedap akan bertahan lama dan bahkan dapat memancing kucing untuk kembali buang air di tempat yang sama.
Banyak orang melakukan kesalahan fatal saat mencoba trik membersihkan kasur yang dikencingi kucing dengan hanya mengandalkan air dan sabun biasa. Metode ini terbukti tidak efektif karena tidak mampu memecah kristal asam urat yang merupakan sumber utama bau menyengat. Akibatnya, meskipun secara visual kasur terlihat bersih, bau tetap tercium dan kucing akan menganggap area tersebut sebagai toilet pribadinya.
Berikut ini telah Liputan6 ulas secara mendalam trik membersihkan kasur yang dikencingi kucing yang terbukti ampuh menghilangkan bau dan noda secara tuntas, pada Sabtu (7/2). Dengan memanfaatkan bahan-bahan rumah tangga yang mudah ditemukan seperti cuka putih, baking soda, serta teknik khusus yang tepat, panduan ini akan membantu mengembalikan kondisi kasur Anda seperti semula tanpa meninggalkan jejak bau yang mengganggu.
1. Langkah Darurat Penyerapan Cairan
Tindakan cepat dalam beberapa menit pertama setelah kucing mengompol sangat menentukan tingkat keberhasilan pembersihan secara keseluruhan. Semakin cepat cairan diserap, semakin sedikit urin yang meresap ke dalam lapisan kasur yang lebih dalam dan sulit dijangkau.
Teknik Penyerapan yang Benar
Kesalahan paling umum yang dilakukan adalah mengusap atau menggosok area yang basah. Tindakan ini justru akan mendorong urin masuk lebih dalam ke serat kasur dan memperluas area kontaminasi. Teknik yang benar adalah dengan menekan area basah menggunakan bahan penyerap yang tepat.
Langkah-langkah Penyerapan Darurat:
- Persiapan Alat Penyerap: Siapkan handuk bekas yang tebal atau tumpukan tisu dapur yang bersih dan kering. Sediakan beberapa handuk cadangan untuk penggantian.
- Teknik Menekan yang Efektif: Letakkan handuk di atas area yang basah. Tekan dengan kuat menggunakan kedua tangan selama 10-15 detik. Angkat handuk dan periksa tingkat penyerapan, lalu ganti dengan handuk kering dan ulangi proses.
- Penyerapan Maksimal: Lanjutkan proses menekan dengan handuk kering sampai tidak ada lagi cairan yang berpindah. Periksa area sekitar untuk memastikan tidak ada rembesan dan buang semua handuk yang sudah terkontaminasi.
2. Mengidentifikasi Area yang Terkontaminasi
Urin kucing seringkali menyebar lebih luas di bagian dalam kasur dibandingkan yang terlihat di permukaan. Untuk memastikan semua area terkontaminasi teridentifikasi, periksa dengan meraba area sekitar yang mungkin terasa sedikit lembap atau berbau. Area pembersihan harus mencakup radius yang lebih luas dari noda yang terlihat untuk memastikan tidak ada sisa urin yang tertinggal.
3. Netralisasi dengan Larutan Cuka Putih
Setelah penyerapan darurat selesai, langkah selanjutnya adalah memecah kristal asam urat menggunakan larutan cuka putih. Cuka putih memiliki sifat asam yang dapat melarutkan deposit asam urat dan menghilangkan bau amonia secara efektif.
Persiapan dan Aplikasi Larutan Cuka
Larutan cuka yang optimal untuk membersihkan urin kucing adalah campuran cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1. Konsentrasi ini cukup kuat untuk memecah asam urat, namun tidak merusak serat kasur. Gunakan botol semprot untuk aplikasi yang merata dan terkontrol.
Proses Aplikasi yang Tepat:
- Pembuatan Larutan: Campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1 dalam botol semprot. Aduk hingga tercampur rata.
- Aplikasi Larutan: Semprotkan larutan secara melimpah ke area bekas ompol. Pastikan area yang disemprot lebih luas dari noda yang terlihat dan larutan meresap hingga benar-benar membasahi area tersebut.
- Waktu Reaksi Optimal: Biarkan larutan bereaksi selama 10-15 menit. Selama waktu ini, asam asetat dalam cuka akan memecah kristal asam urat. Jangan mengeringkan area ini sebelum waktu reaksi selesai.
Memahami Proses Kimia yang Terjadi
Selama periode 10-15 menit, asam asetat dalam cuka putih akan bereaksi dengan asam urat dan mengubahnya menjadi senyawa yang lebih mudah larut dalam air. Proses ini juga membantu menghilangkan bau amonia yang menyengat. Reaksi kimia ini memerlukan waktu yang cukup untuk berlangsung sempurna, sehingga penting untuk tidak terburu-buru ke tahap berikutnya.
4. Penyerapan Bau dengan Baking Soda
Setelah proses netralisasi dengan cuka selesai, tahap selanjutnya adalah menggunakan baking soda untuk menyerap sisa kelembapan dan bau yang masih tertinggal. Baking soda memiliki sifat menyerap bau yang sangat baik dan dapat bekerja secara mendalam pada serat kasur.
Teknik Aplikasi Baking Soda yang Efektif
Kunci keberhasilan penggunaan baking soda adalah aplikasi yang generous dan waktu kontak yang cukup lama. Jangan terlalu pelit dalam menaburkan baking soda, karena semakin tebal lapisan yang ditaburkan, semakin efektif proses penyerapan yang terjadi.
Langkah-langkah Penggunaan Baking Soda:
- Persiapan Baking Soda: Pastikan menggunakan baking soda yang masih segar. Siapkan jumlah yang cukup untuk menutupi area dengan tebal, dan gunakan saringan halus jika ingin aplikasi yang lebih merata.
- Proses Penaburan: Taburkan baking soda secara tebal di atas area yang masih basah oleh cuka. Pastikan seluruh area tertutup dengan lapisan baking soda yang tebal, sedikit lebih luas dari area yang disemprot cuka.
- Waktu Kontak Optimal: Biarkan baking soda bekerja minimal 8 jam atau semalaman. Selama waktu ini, baking soda akan menyerap kelembapan dan bau, dan akan berubah menjadi gumpalan basah saat menyerap cairan.
Proses Penyerapan dan Perubahan Fisik
Selama periode kontak, baking soda tidak hanya menyerap kelembapan, tetapi juga mengikat molekul-molekul penyebab bau. Perubahan fisik baking soda dari bubuk kering menjadi gumpalan basah merupakan indikator bahwa proses penyerapan sedang berlangsung. Semakin banyak kelembapan dan bau yang diserap, semakin basah dan menggumpal baking soda tersebut.
5. Pembersihan Final dan Penanganan Lanjutan
Tahap akhir pembersihan melibatkan pengangkatan sisa baking soda dan aplikasi pembersih enzimatik jika diperlukan. Langkah ini penting untuk memastikan tidak ada residu yang tertinggal dan memberikan perlindungan tambahan terhadap kemungkinan bau yang masih tersisa.
Pengangkatan Baking Soda
Setelah baking soda dibiarkan bekerja semalaman, langkah pertama adalah mengangkat semua residu dengan vacuum cleaner. Proses ini harus dilakukan dengan teliti untuk memastikan tidak ada bubuk yang tertinggal di serat kasur.
Proses Pembersihan Final:
- Vacuum Cleaning: Gunakan vacuum cleaner dengan daya hisap yang baik untuk membersihkan seluruh area yang ditaburi baking soda. Pastikan tidak ada residu bubuk yang tertinggal.
- Evaluasi Tingkat Kebersihan: Cium area yang sudah dibersihkan untuk memastikan tidak ada bau. Periksa secara visual apakah masih ada noda yang terlihat dan raba permukaan untuk memastikan tekstur normal.
- Penanganan Lanjutan Jika Diperlukan: Jika masih ada bau tersisa, aplikasikan pembersih enzimatik. Semprotkan pembersih enzimatik dan biarkan kering secara alami tanpa dibilas, karena harus tetap aktif.
Penggunaan Pembersih Enzimatik
Pembersih enzimatik bekerja dengan cara yang berbeda dari cuka dan baking soda. Produk ini mengandung enzim dan bakteri baik yang secara biologis 'memakan' protein dan senyawa organik dalam urin kucing.
Proses ini berlangsung secara perlahan dan memerlukan waktu untuk bekerja secara optimal. Pembersih enzimatik sangat efektif untuk membersihkan permukaan seperti karpet, sofa, atau kasur, memastikan bau benar-benar hilang hingga ke tingkat molekuler.
6. Pengeringan dan Perlindungan Jangka Panjang
Langkah terakhir dalam proses pembersihan adalah memastikan kasur benar-benar kering sebelum digunakan kembali. Kelembapan yang tersisa dapat menyebabkan pertumbuhan jamur dan bakteri, serta dapat menghidupkan kembali bau yang sudah dihilangkan.
Teknik Pengeringan yang Efektif
Pengeringan yang optimal memerlukan kombinasi sirkulasi udara dan panas. Metode terbaik adalah menggunakan kipas angin yang diarahkan langsung ke area yang dibersihkan, dikombinasikan dengan hair dryer untuk pengeringan yang lebih cepat.
Langkah-langkah Pengeringan:
- Pengeringan dengan Alat: Arahkan kipas angin langsung ke area yang dibersihkan. Gunakan hair dryer dengan pengaturan suhu sedang untuk mempercepat proses. Pastikan sirkulasi udara yang baik di ruangan.
- Pengeringan Alami: Jika memungkinkan, pindahkan kasur ke area yang terkena sinar matahari. Sinar UV membantu membunuh bakteri dan menghilangkan bau. Biarkan kasur mengering sempurna sebelum dipasangi sprei.
Strategi Pencegahan Jangka Panjang
Setelah kasur berhasil dibersihkan, penting untuk mengambil langkah-langkah pencegahan agar masalah tidak terulang. Ini termasuk memahami mengapa kucing mengompol di kasur dan mengatasi akar masalahnya, serta memberikan perlindungan fisik pada kasur. Kucing yang kencing sembarangan bisa disebabkan oleh kotak pasir yang kurang bersih, sulit dijangkau, stres, atau masalah kesehatan.
Pertimbangkan menggunakan mattress protector kedap air untuk perlindungan fisik. Lakukan pelatihan toilet untuk kucing agar tidak mengulangi kebiasaan. Monitor area sekitar kasur untuk tanda-tanda kucing akan mengompol lagi. Pastikan kotak pasir selalu bersih dan mudah diakses, serta sediakan lebih banyak kotak pasir jika diperlukan. Hindari pembersih dengan kandungan amonia atau wangi menyengat guna mencegah kucing kembali buang air di tempat yang sama.
Questions & Answers (QnA)
Q: Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membersihkan kasur yang dikencingi kucing secara tuntas?
A: Proses pembersihan memerlukan waktu sekitar 12-24 jam dari awal hingga kasur benar-benar kering dan siap digunakan. Tahap penyerapan darurat memerlukan 15-30 menit, aplikasi cuka butuh 10-15 menit reaksi, baking soda harus dibiarkan minimal 8 jam, dan pengeringan final memerlukan 2-6 jam tergantung kondisi cuaca dan alat yang digunakan. Jika menggunakan pembersih enzimatik, tambahkan 4-8 jam untuk proses enzim bekerja optimal.
Q: Apakah bisa menggunakan cuka masak biasa sebagai pengganti cuka putih?
A: Sebaiknya gunakan cuka putih karena tidak meninggalkan noda dan memiliki tingkat keasaman yang konsisten. Cuka masak biasa yang berwarna dapat meninggalkan noda pada kasur berwarna terang. Jika terpaksa menggunakan cuka masak, encerkan dengan perbandingan 1:2 (cuka:air) untuk mengurangi risiko noda. Pastikan untuk melakukan test pada area kecil yang tidak terlihat terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada perubahan warna pada kasur.

12 hours ago
13
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5399789/original/029438800_1762005007-Dewa_United_vs_Shan_United-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5494423/original/001334300_1770288389-82872.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5492200/original/084906000_1770129996-20260131BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Vietnam_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5496169/original/088388500_1770481437-20260207BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Iran_Final_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-30.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5496157/original/029778800_1770480346-20260207BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Iran_Final_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-41.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5496125/original/099125100_1770475884-20260207BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Iran_Final_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-38.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5496137/original/036524400_1770478521-20260207BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Iran_Final_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-49.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5495646/original/003234800_1770385029-thom.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496128/original/067983500_1770476484-20260205AA_Indonesia_vs_Jepang-50.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496099/original/014951200_1770469090-20260205AA_Indonesia_vs_Jepang-47.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5496017/original/051534800_1770456017-1000106238.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496100/original/098913200_1770469203-Sergio_Castel.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5496012/original/051410700_1770455045-1000359799.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495981/original/034164500_1770452582-WhatsApp_Image_2026-01-30_at_16.58.39.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495692/original/000809400_1770394497-WhatsApp_Image_2026-02-06_at_10.19.49_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495994/original/032561500_1770454041-Gemini_Generated_Image_6nq7or6nq7or6nq7_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494262/original/002677900_1770282457-Bali_United_Vs_Persebaya_Surabaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5496065/original/061653900_1770460451-Timnas_Futsal.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494846/original/080036000_1770346503-1000283802.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494261/original/057021400_1770282455-Persijap_Jepara_Vs_Madura_United.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)