7 Model Kebun Buah Gantung di Tembok Sempit Minimalis, Bikin Hunian Hijau dan Segar

2 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Lahan sempit bukan lagi hambatan untuk menanam buah, termasuk di area sekitar rumah. Tembok yang sering dibiarkan kosong kini bisa dimanfaatkan sebagai area tanam jika ditata dengan baik. Ini menjadi langkah yang ampuh untuk membuat lingkungan sekitar hunian menjadi lebih sejuk dan asri.

Salah satu cara yang banyak digunakan adalah dengan membuat kebun buah gantung. Metode ini memanfaatkan dinding sebagai media tanam sehingga lebih hemat tempat dan tetap rapi. Selain itu, perawatannya juga relatif mudah untuk dilakukan di rumah. Pemilik pun bisa memanfaatkan hasil produktivitas buah untuk dikonsumsi sendiri maupun dijual ke konsumen.

Bagi yang saat ini sedang memiliki rencana untuk membuat kebun buah gantung di sekitar tembok rumah, mungkin rekomendasi Liputan6 berikut bisa diterapkan di tempat tinggal Anda. Simak informasi selengkapnya, dirangkum, Jumat (27/3).

1. Model Rak Bertingkat di Tembok

Model ini menggunakan rak yang dipasang menempel di tembok dengan beberapa tingkat untuk menaruh pot buah. Susunan bertingkat membantu mengatur ruang sehingga setiap tanaman mendapatkan cahaya yang cukup tanpa saling menutup.

Penataan dilakukan dengan menempatkan tanaman berukuran kecil di bagian atas dan tanaman yang lebih besar di bagian bawah agar tidak mengganggu pertumbuhan. Jarak antar rak perlu diperhatikan agar sirkulasi udara tetap berjalan dan tanaman tidak mudah lembap.

Perawatan dilakukan dengan penyiraman rutin sesuai kebutuhan tanaman serta memastikan air tidak menggenang di pot. Buah seperti stroberi dapat dipanen dalam waktu beberapa bulan setelah tanam. Setelah panen, tanaman dapat diperbanyak dari anakan atau bibit baru untuk menjaga produksi tetap berjalan.

2. Model Pot Gantung Horizontal

Model ini memanfaatkan pot yang digantung sejajar secara horizontal di tembok menggunakan tali atau besi penyangga. Susunan ini membuat tampilan rapi dan mudah dijangkau saat perawatan.

Penataan dilakukan dengan menyusun pot dalam satu garis atau beberapa baris sejajar. Pastikan jarak antar pot cukup agar daun tidak saling menutup. Pilih tanaman buah yang tidak tumbuh terlalu besar agar tetap sesuai dengan ruang.

Perawatan mencakup penyiraman teratur dan pengecekan kondisi media tanam agar tidak kering. Tanaman seperti tomat kecil dapat mulai berbuah dalam beberapa bulan. Setelah panen, tanah dapat diganti sebagian dan ditanam kembali menggunakan bibit baru agar hasil tetap stabil.

3. Model Pipa Vertikal

Model ini menggunakan pipa yang dilubangi sebagai tempat menanam buah. Pipa dipasang secara vertikal di tembok sehingga memanfaatkan ruang secara maksimal.

Penataan dilakukan dengan membuat lubang pada pipa dengan jarak yang teratur. Setiap lubang diisi media tanam dan bibit. Posisi pipa perlu dipastikan kokoh agar tidak mudah bergeser saat terkena angin atau air.

Perawatan dilakukan dengan menyiram dari bagian atas agar air mengalir ke seluruh bagian pipa. Tanaman seperti stroberi dapat dipanen dalam beberapa bulan. Setelah panen, tanaman bisa diganti dengan bibit baru atau dirawat kembali jika masih produktif.

4. Model Kantong Tanam di Dinding

Model ini menggunakan kantong tanam yang ditempel di tembok. Setiap kantong diisi satu tanaman sehingga lebih mudah diatur dan dirawat.

Penataan dilakukan dengan menyusun kantong secara vertikal atau membentuk pola tertentu agar terlihat rapi. Pastikan setiap kantong mendapatkan cahaya yang cukup dan tidak tertutup oleh tanaman lain.

Perawatan dilakukan dengan menyiram secara merata dan memastikan air tidak berlebih. Buah seperti cabai atau tomat dapat dipanen secara bertahap. Setelah panen, tanaman dapat dipangkas dan dirawat kembali atau diganti dengan bibit baru jika pertumbuhan menurun.

5. Model Botol Bekas Susun Vertikal

Model ini memanfaatkan botol bekas yang disusun secara vertikal di tembok. Botol dilubangi dan diisi media tanam untuk menanam buah.

Penataan dilakukan dengan mengikat botol pada rangka atau kawat yang dipasang di tembok. Susunan dibuat rapi agar tidak mudah jatuh dan tetap enak dilihat.

Perawatan dilakukan dengan menyiram secara rutin dan memastikan lubang drainase berfungsi dengan baik. Tanaman seperti stroberi dapat dipanen setelah beberapa waktu. Setelah panen, media tanam bisa diganti dan ditanami kembali untuk siklus berikutnya.

6. Model Rak Kayu Tempel Minimalis

Model ini menggunakan rak kayu yang ditempel langsung di tembok sebagai tempat pot buah. Desain ini mudah dibuat dan dapat disesuaikan dengan ukuran dinding.

Penataan dilakukan dengan menempatkan pot secara berurutan di atas rak. Pastikan rak kuat menahan beban dan tidak mudah lepas dari tembok.

Perawatan mencakup penyiraman dan pembersihan rak dari kotoran agar tetap bersih. Tanaman seperti tomat atau cabai dapat dipanen dalam beberapa bulan. Setelah panen, tanaman dapat dirawat kembali atau diganti sesuai kebutuhan.

7. Model Trellis Dinding untuk Tanaman Merambat

Model ini menggunakan rangka atau trellis yang dipasang di tembok untuk tanaman buah yang tumbuh merambat seperti melon kecil atau markisa.

Penataan dilakukan dengan memasang rangka yang kuat dan mengarahkan tanaman agar tumbuh mengikuti jalur yang telah disiapkan. Hal ini membantu tanaman tumbuh teratur dan tidak menyebar ke area lain.

Perawatan dilakukan dengan mengikat batang tanaman secara berkala dan menyiram sesuai kebutuhan. Buah dapat dipanen setelah mencapai ukuran tertentu. Setelah panen, tanaman dapat dipangkas dan dirawat kembali untuk menghasilkan buah berikutnya.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Apa saja buah yang cocok untuk kebun gantung di tembok sempit?

Buah seperti stroberi, tomat, cabai, dan melon kecil cocok karena tidak membutuhkan ruang luas dan mudah dirawat.

2. Berapa lama waktu panen kebun buah gantung?

Waktu panen berbeda tergantung jenis tanaman, umumnya berkisar antara 2 hingga 4 bulan sejak tanam.

3. Bagaimana cara merawat kebun buah di tembok agar tidak cepat rusak?

Lakukan penyiraman teratur, pastikan drainase baik, dan cek kondisi media tanam secara berkala.

4. Apakah kebun gantung membutuhkan sinar matahari langsung?

Sebagian besar tanaman buah membutuhkan cahaya, minimal beberapa jam setiap hari agar bisa tumbuh dan berbuah.

5. Bagaimana cara menanam ulang setelah panen?

Gunakan bibit baru atau anakan dari tanaman lama, ganti sebagian media tanam, lalu tanam kembali dengan perawatan yang sama.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|