7 Pohon Buah Mini untuk Kebun Pot yang Tahan Cuaca dan Mudah Tumbuh

1 week ago 15

Liputan6.com, Jakarta - Menanam buah sendiri di rumah kini menjadi impian banyak orang, terutama di tengah keterbatasan lahan perkotaan. Kabar baiknya, Anda tidak perlu memiliki kebun luas untuk menikmati panen buah segar. Dengan memilih jenis pohon buah mini yang tepat, Anda bisa menciptakan kebun pot yang produktif dan estetis di teras, balkon, atau bahkan sudut halaman yang sempit. Konsep kebun pot ini menawarkan kepraktisan dan fleksibilitas, memungkinkan Anda menikmati buah-buahan organik hasil budidaya sendiri.

Pohon buah mini tidak hanya menghemat ruang, tetapi juga seringkali lebih mudah dirawat dan mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi cuaca. Ini menjadikannya pilihan ideal bagi para pemula maupun pekebun berpengalaman yang mencari solusi efisien. Melansir dari berbagai sumber, Sabtu (24/1), simak ulasan informasinya berikut ini.

1. Pohon Lemon Kerdil (Meyer Lemon)

Pohon lemon kerdil, khususnya varietas Meyer Lemon, adalah pilihan yang sangat populer untuk kebun pot. Ukurannya yang ringkas dan kemampuannya menghasilkan buah yang produktif menjadikannya favorit para pekebun rumahan. Meyer lemon sendiri merupakan hibrida antara lemon dan jeruk mandarin atau jeruk biasa, menghasilkan buah yang lebih manis dan kurang asam dibandingkan lemon standar, dengan kulit yang lebih tipis dan berwarna oranye kekuningan saat matang.

Secara umum, pohon Meyer Lemon kerdil tumbuh hingga 0.6-1.2 meter tingginya saat ditanam dalam pot, sangat ideal untuk ruang terbatas seperti balkon atau teras. Buahnya sering digunakan dalam berbagai masakan dan minuman karena rasa manisnya.

Meskipun menyukai sinar matahari penuh, Meyer Lemon dapat beradaptasi dengan baik di berbagai iklim. Pohon ini dapat tumbuh di luar ruangan sepanjang tahun di zona USDA 8-11, namun di daerah yang lebih dingin, dapat ditanam dalam pot dan dibawa ke dalam ruangan saat suhu turun di bawah 10°C.

Perawatannya relatif mudah, membutuhkan tanah yang dikeringkan dengan baik, penyiraman teratur, dan pemupukan khusus jeruk. Pemangkasan dapat dilakukan untuk menjaga bentuk dan ukuran pohon agar tetap ideal untuk pot.

2. Pohon Ara Kerdil (Little Miss Figgy)

Pohon ara kerdil, seperti varietas 'Little Miss Figgy', merupakan pilihan yang sangat baik untuk kebun pot. Keunggulannya terletak pada toleransinya terhadap kekeringan dan kemampuannya untuk berbuah di usia muda. Varietas kerdil ini dikenal karena ukurannya yang ringkas dan kemampuannya menghasilkan buah ara yang lezat dalam wadah.

Varietas seperti 'Little Miss Figgy' biasanya tumbuh hingga 1.2-1.8 meter tingginya dan lebarnya saat dewasa, menjadikannya cocok untuk pot besar. Pohon ini menghasilkan buah ara berukuran sedang hingga besar dengan kulit ungu kemerahan dan daging merah manis yang sangat disukai.

Pohon ara cukup tahan terhadap kekeringan setelah mapan dan dapat mentolerir berbagai kondisi suhu. Mereka dapat tumbuh di zona USDA 8-10, dan di daerah yang lebih dingin, dapat ditanam dalam pot dan dibawa ke dalam ruangan selama musim dingin untuk perlindungan.

Untuk pertumbuhan optimal, pohon ara membutuhkan sinar matahari penuh dan tanah yang dikeringkan dengan baik. Penyiraman teratur sangat penting, terutama saat buah mulai berkembang. Pemangkasan juga dapat membantu menjaga bentuk pohon dan mendorong produksi buah yang lebih banyak.

3. Pohon Apel Kolumnar

Pohon apel kolumnar adalah varietas apel yang tumbuh tegak dan sempit, sangat cocok untuk pemanfaatan ruang vertikal dan kebun pot. Bentuk pertumbuhannya menyerupai kolom atau tiang, menjadikannya elemen lanskap yang unik dan fungsional untuk kebun kecil atau wadah.

Pohon ini biasanya tumbuh hingga 2.4-3 meter tingginya tetapi hanya selebar sekitar 0.6 meter, menunjukkan efisiensi ruang yang luar biasa. Meskipun ukurannya mini, pohon ini menghasilkan apel berukuran penuh yang lezat, tergantung pada varietasnya seperti 'Northpole' atau 'Urban Apple'.

Sebagian besar varietas apel kolumnar cukup tahan dingin dan dapat tumbuh di zona USDA 4-9, namun mereka membutuhkan periode dingin tertentu untuk berbuah secara optimal. Untuk produksi buah yang maksimal, pohon apel kolumnar membutuhkan setidaknya 6-8 jam sinar matahari langsung setiap hari.

Perawatannya meliputi penyediaan tanah yang subur dan dikeringkan dengan baik, serta penyiraman teratur dan pemupukan seimbang. Pemangkasan minimal diperlukan karena bentuk pertumbuhannya yang alami sudah efisien.

4. Pohon Zaitun Kerdil

Pohon zaitun kerdil adalah pilihan menarik untuk kebun pot, tidak hanya karena dedaunannya yang berwarna perak indah tetapi juga potensi buah zaitun yang dihasilkannya. Pohon ini sangat cocok untuk wadah, terutama di daerah dengan musim dingin yang keras di mana mereka dapat dibawa ke dalam ruangan untuk perlindungan.

Varietas kerdil seperti 'Little Ollie' atau 'Arbequina' yang ditanam dalam pot biasanya mencapai tinggi 1.2-1.8 meter. Meskipun produksi buah mungkin lebih rendah pada pohon yang ditanam dalam pot, buah zaitun yang dihasilkan dapat diawetkan atau digunakan untuk minyak.

Pohon zaitun menyukai iklim Mediterania dengan banyak sinar matahari dan toleran terhadap kekeringan setelah mapan. Mereka dapat tumbuh di zona USDA 8-10, namun membutuhkan perlindungan dari embun beku yang parah untuk bertahan hidup.

Untuk perawatannya, pohon zaitun kerdil membutuhkan sinar matahari penuh dan tanah yang dikeringkan dengan baik. Penyiraman harus dilakukan secara moderat, membiarkan tanah mengering di antara setiap penyiraman. Pemangkasan dapat membantu menjaga bentuk dan mendorong percabangan yang lebih baik.

5. Pohon Persik Kerdil

Pohon persik kerdil memungkinkan para penanam untuk menikmati buah persik segar yang manis dan berair, bahkan di ruang terbatas. Pohon ini merupakan pilihan yang sangat baik untuk kebun pot karena ukurannya yang ringkas dan kemampuannya untuk menghasilkan buah berukuran penuh, sama seperti pohon persik standar.

Pohon persik kerdil biasanya tumbuh hingga 1.8-2.4 meter tingginya dan lebarnya saat ditanam dalam pot. Buah yang dihasilkan memiliki kualitas yang sama dengan buah persik dari pohon ukuran standar, yaitu manis dan berair.

Pohon persik membutuhkan periode dingin tertentu untuk berbuah dan dapat tumbuh di zona USDA 5-9. Penting untuk memberikan perlindungan dari embun beku akhir musim semi yang dapat merusak bunga dan calon buah.

Untuk pertumbuhan optimal, pohon ini membutuhkan sinar matahari penuh setidaknya 6-8 jam setiap hari, serta tanah yang subur dan dikeringkan dengan baik. Penyiraman teratur sangat penting, terutama selama pembentukan buah. Pemangkasan tahunan diperlukan untuk menjaga bentuk, ukuran, dan mendorong produksi buah yang berkelanjutan.

6. Pohon Delima Kerdil

Pohon delima kerdil adalah tanaman hias yang indah yang juga menghasilkan buah delima berukuran kecil. Varietas seperti 'Nana' adalah versi yang lebih kecil dari pohon delima standar, tumbuh hingga sekitar 0.9 meter tingginya dan lebarnya, menjadikannya ideal untuk wadah.

Varietas kerdil ini biasanya tumbuh hingga 0.6-1.2 meter tingginya dan lebarnya. Buah delima yang dihasilkan berukuran kecil, seringkali lebih untuk tujuan hias, namun bijinya dapat dimakan dalam jumlah kecil dan memiliki rasa yang unik.

Pohon delima kerdil sangat toleran terhadap kekeringan dan menyukai iklim hangat dengan banyak sinar matahari. Mereka dapat tumbuh di zona USDA 7-11, namun di daerah yang lebih dingin, harus dibawa ke dalam ruangan selama musim dingin untuk perlindungan.

Perawatannya meliputi penyediaan sinar matahari penuh dan tanah yang dikeringkan dengan baik. Penyiraman teratur diperlukan, terutama saat tanaman masih muda dan selama periode berbuah. Pemangkasan dapat dilakukan untuk menjaga bentuk dan mendorong pembungaan yang lebih lebat.

7. Pohon Jeruk Kumquat

Pohon kumquat adalah pohon jeruk mini yang sangat cocok untuk pot, dikenal karena buahnya yang unik dan dapat dimakan utuh bersama kulitnya. Kumquat (Citrus japonica) adalah pohon jeruk kecil yang menghasilkan buah berukuran gigitan, dengan kulit manis dan daging asam.

Pohon kumquat yang ditanam dalam pot biasanya tumbuh hingga 1.2-1.8 meter tingginya, menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk wadah. Buahnya memiliki bentuk oval atau bulat dengan kombinasi rasa manis dari kulit dan asam dari dagingnya yang khas.

Kumquat lebih tahan dingin dibandingkan banyak jeruk lainnya, namun tetap membutuhkan perlindungan dari embun beku yang parah. Mereka dapat tumbuh di zona USDA 8-10, tetapi di daerah yang lebih dingin, harus dibawa ke dalam ruangan saat suhu turun di bawah -6°C.

Perawatannya membutuhkan sinar matahari penuh dan tanah yang dikeringkan dengan baik. Penyiraman teratur dan pemupukan khusus jeruk sangat penting untuk pertumbuhan dan produksi buah yang optimal. Pemangkasan dapat dilakukan untuk menjaga bentuk dan ukuran pohon agar tetap ideal untuk kebun pot Anda.

Pertanyaan & Jawaban Seputar Pohon Buah Mini untuk Kebun Pot yang Tahan Cuaca dan Mudah Tumbuh

1. Apa saja keunggulan pohon lemon kerdil Meyer untuk kebun pot?

Jawaban: Pohon lemon kerdil Meyer populer karena ukurannya ringkas, buahnya lebih manis dan kurang asam, serta mampu beradaptasi di berbagai iklim, ideal untuk pot.

2. Bagaimana ketahanan cuaca pohon ara kerdil 'Little Miss Figgy'?

Jawaban: Pohon ara kerdil 'Little Miss Figgy' toleran terhadap kekeringan setelah mapan dan dapat mentolerir berbagai kondisi suhu, cocok untuk ditanam dalam pot.

3. Mengapa pohon apel kolumnar cocok untuk ruang terbatas?

Jawaban: Pohon apel kolumnar tumbuh tegak dan sempit, hanya selebar sekitar 0.6 meter, menjadikannya sangat efisien dalam penggunaan ruang vertikal dan ideal untuk pot.

4. Apakah pohon delima kerdil menghasilkan buah yang bisa dimakan?

Jawaban: Pohon delima kerdil menghasilkan buah delima berukuran kecil, seringkali lebih untuk tujuan hias, namun bijinya dapat dimakan dalam jumlah kecil.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|