Liputan6.com, Jakarta - Pohon buah untuk rumah type 36 yang tidak bikin lantai halaman retak menjadi pilihan banyak pemilik rumah yang ingin menghadirkan tanaman produktif tanpa khawatir merusak area halaman. Di lahan yang terbatas, pemilihan jenis pohon perlu diperhatikan agar akar tidak mendorong permukaan semen, paving, maupun area dekat pondasi rumah.
Rumah type 36 umumnya memiliki halaman dengan ukuran terbatas sehingga tidak semua pohon buah cocok ditanam di area tersebut. Beberapa jenis tanaman memiliki akar yang tumbuh menyebar dan dapat memicu retakan pada lantai halaman jika dibiarkan dalam waktu lama. Kondisi ini membuat banyak orang mulai mencari pohon buah yang lebih aman untuk lingkungan rumah.
Kini ada sejumlah pohon buah yang dapat ditanam di halaman rumah tanpa membuat permukaan lantai mudah rusak. Selain mudah dirawat, tanaman ini juga tidak membutuhkan banyak ruang sehingga tetap cocok ditempatkan di rumah type 36. Pemilik rumah pun tetap bisa menikmati suasana hijau sekaligus memanen buah langsung dari halaman sendiri. Berikut 7 pohon buah untuk rumah type 36 yang aman ditanam tanpa membuat lantai halaman mudah retak, dirangkum Liputan6.com pada Rabu (20/5).
1. Pohon Jeruk
Pohon jeruk menjadi salah satu pilihan yang sering ditanam di rumah type 36 karena ukuran batang dan akarnya tidak terlalu besar. Pertumbuhan akar jeruk cenderung mengikuti area tanah di sekitar batang sehingga tidak mudah menyebar ke bawah lantai halaman. Kondisi ini membuat pohon jeruk lebih aman ditanam dekat teras atau jalur paving rumah.
Selain tidak membutuhkan lahan luas, pohon jeruk juga dapat tumbuh di pot besar maupun langsung di tanah. Pemilik rumah dapat menempatkan tanaman ini di sudut halaman agar tetap memiliki ruang gerak. Perawatan jeruk juga tidak rumit selama kebutuhan air dan cahaya matahari tetap terpenuhi setiap hari.
Agar akar tidak berkembang terlalu jauh, pemangkasan cabang perlu dilakukan secara berkala. Cara ini membantu pertumbuhan pohon tetap seimbang dan tidak terlalu tinggi. Gunakan media tanam yang gembur supaya akar tumbuh lebih terarah dan tidak menekan permukaan lantai di sekitar rumah.
2. Pohon Jambu Air
Jambu air cocok ditanam di rumah dengan halaman terbatas karena akar tanaman ini tidak terlalu agresif. Pertumbuhan batangnya juga dapat dikendalikan melalui pemangkasan rutin sehingga tidak memakan banyak ruang. Karena itu, jambu air sering dipilih sebagai tanaman buah rumahan di area perkotaan.
Tanaman ini dapat tumbuh di tanah maupun pot besar dengan hasil buah yang tetap bisa dinikmati. Banyak orang menanam jambu air di sisi pagar rumah karena tajuknya dapat diatur sesuai kebutuhan halaman. Selain itu, pohon ini tidak membutuhkan area tanam yang terlalu dalam.
Untuk menjaga kondisi lantai tetap aman, hindari menanam jambu air terlalu dekat dengan pondasi rumah. Sisakan jarak agar akar memiliki ruang tumbuh yang cukup. Pemilik rumah juga dapat memasang pembatas akar sederhana di dalam tanah untuk membantu arah pertumbuhan tetap terkendali.
3. Pohon Belimbing
Belimbing termasuk pohon buah yang sering ditemukan di halaman rumah karena ukuran akarnya tidak terlalu besar. Pertumbuhan pohon ini cenderung lebih teratur dibanding beberapa pohon buah lain yang memiliki akar menyebar luas. Karena itu, risiko lantai halaman retak dapat dikurangi sejak awal penanaman.
Pohon belimbing juga mudah dirawat dan tidak membutuhkan lahan luas untuk tumbuh. Cabangnya dapat dipangkas agar tidak menutupi area rumah maupun jalur masuk kendaraan. Dengan penataan yang tepat, pohon belimbing tetap dapat menghasilkan buah tanpa membuat halaman terasa sempit.
Pemilik rumah sebaiknya rutin membersihkan daun yang gugur agar area halaman tetap nyaman digunakan. Selain itu, perhatikan ukuran pot jika belimbing ditanam dalam wadah. Gunakan pot dengan ukuran cukup agar akar tidak cepat penuh dan pertumbuhan tanaman tetap stabil.
4. Pohon Delima
Pohon delima dikenal memiliki ukuran batang yang tidak terlalu besar sehingga cocok untuk halaman rumah type 36. Akarnya juga tidak mudah merusak permukaan lantai karena pertumbuhannya lebih terpusat di area dekat batang. Kondisi ini membuat delima aman ditanam di dekat pagar rumah.
Selain aman untuk halaman, delima dapat tumbuh di daerah dengan paparan matahari yang cukup. Tanaman ini tidak membutuhkan banyak air sehingga lebih mudah dirawat oleh pemilik rumah yang memiliki waktu terbatas. Buahnya juga dapat dipanen langsung dari halaman rumah sendiri.
Agar pertumbuhan akar tetap terkendali, lakukan penggantian media tanam jika delima ditanam di pot. Cara ini membantu akar tetap sehat tanpa memenuhi seluruh wadah. Pemangkasan ranting juga perlu dilakukan supaya tanaman tidak tumbuh terlalu rapat.
5. Pohon Sawo
Sawo dapat menjadi pilihan pohon buah untuk rumah type 36 karena pertumbuhan akarnya lebih terarah dibanding pohon besar lain. Jika dirawat dengan baik, akar sawo tidak mudah mengangkat permukaan paving atau semen halaman rumah. Karena itu, tanaman ini cukup aman ditanam di lahan terbatas.
Pohon sawo juga tidak membutuhkan perawatan yang rumit. Tanaman ini dapat tumbuh di halaman depan maupun belakang rumah selama mendapat cahaya matahari. Ukuran batangnya masih bisa dikendalikan dengan pemangkasan rutin sehingga tidak mengganggu area sekitar rumah.
Saat menanam sawo, gunakan jarak tanam yang tidak terlalu dekat dengan lantai semen. Langkah ini membantu akar memiliki ruang tumbuh yang cukup di dalam tanah. Pemilik rumah juga sebaiknya tidak membiarkan tanaman tumbuh terlalu tinggi agar perawatannya lebih mudah dilakukan.
6. Pohon Tin
Pohon tin mulai banyak ditanam di rumah karena dapat tumbuh di lahan terbatas dan mudah dirawat. Tanaman ini memiliki sistem akar yang tidak terlalu menyebar sehingga relatif aman untuk halaman rumah type 36. Banyak orang memilih menanam tin di pot besar untuk menjaga pertumbuhan akar tetap terkendali.
Selain hemat tempat, pohon tin dapat ditempatkan di area halaman yang mendapat sinar matahari langsung. Buahnya dapat dipanen dalam waktu tertentu tanpa memerlukan lahan luas. Karena itu, tanaman ini sering menjadi pilihan untuk rumah dengan ukuran halaman terbatas.
Pemilik rumah perlu memperhatikan kondisi media tanam agar tidak terlalu padat. Media yang longgar membantu akar berkembang dengan baik tanpa menekan bagian bawah lantai. Pemangkasan daun juga dapat dilakukan agar tanaman tetap rapi dan mudah dirawat setiap hari.
7. Pohon Kelengkeng
Kelengkeng termasuk pohon buah yang dapat ditanam di rumah type 36 jika pertumbuhannya dijaga sejak awal. Banyak jenis kelengkeng yang memiliki ukuran batang lebih kecil sehingga cocok untuk halaman rumah. Akarnya juga tidak cepat menyebar jika tanaman rutin dipangkas.
Tanaman ini dapat ditanam di pot maupun langsung di tanah dengan ruang yang tidak terlalu luas. Kelengkeng sering ditempatkan di sudut halaman agar tidak mengganggu area aktivitas penghuni rumah. Selain itu, tanaman ini cukup mudah dirawat selama kebutuhan air dan cahaya matahari terpenuhi.
Untuk menjaga lantai halaman tetap aman, lakukan pemangkasan akar bila diperlukan saat mengganti media tanam. Cara ini membantu pertumbuhan tanaman tetap terkendali. Pemilik rumah juga sebaiknya memeriksa kondisi tanah secara berkala agar akar tidak berkembang terlalu dekat ke permukaan lantai.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Pohon Buah untuk Rumah Type 36
Apakah semua pohon buah bisa merusak lantai halaman?
Tidak semua pohon buah dapat merusak lantai halaman. Risiko retak biasanya muncul pada pohon dengan akar besar dan menyebar luas.
Pohon buah apa yang cocok untuk rumah type 36?
Jeruk, jambu air, belimbing, delima, sawo, tin, dan kelengkeng cocok untuk rumah type 36 karena pertumbuhannya lebih mudah dikendalikan.
Apakah pohon buah lebih aman ditanam di pot?
Menanam di pot membantu mengontrol pertumbuhan akar sehingga risiko lantai halaman retak dapat dikurangi.
Berapa jarak aman menanam pohon dari lantai rumah?
Sebaiknya pohon ditanam dengan jarak sekitar satu hingga dua meter dari area lantai dan pondasi rumah.
Bagaimana cara mencegah akar merusak paving?
Lakukan pemangkasan rutin, gunakan pembatas akar, dan pilih jenis pohon dengan pertumbuhan akar yang tidak menyebar luas.

1 hour ago
3
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6372567/original/078979500_1779247655-desain_rumah_sederhana_yang_mudah_dipel_dan_tidak_cepat_kotor.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6371088/original/067979300_1779246249-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6368364/original/091509500_1779243518-unnamed__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6370514/original/051173600_1779245693-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547821/original/023788800_1775473215-Teras_dengan_Keramik_Motif_Kayu__Wood_Look_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4147880/original/044633900_1662436165-WhatsApp_Image_2022-09-06_at_10.36.26_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474253/original/035887400_1768470163-Cara_Menjernihkan_dengan_Potongan_Kentang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569423/original/090136500_1777442007-Berikan_ke_Ayam_Secara_Rutin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4216813/original/026024800_1667788556-amit-talwar-xQKaIyUhsSE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5398839/original/041173000_1761898412-unnamed_-_2025-10-31T150757.537.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6297891/original/012580800_1779172376-unnamed__49_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5259276/original/014362300_1750420330-BRI_Liga_1_-_Ilustrasi_Logo_Persis_Solo_untuk_Liga_1_2025_2026_copy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6292568/original/054511500_1779167185-ide_jualan_HL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5544092/original/043700500_1775051921-Dony.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418556/original/081909100_1763622046-bojan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/6318591/original/014725300_1779193606-Pemain_Muda_Terbaik_BRI_Super_League_20252026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5195611/original/062761000_1745379432-ut7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5469500/original/006523200_1768124465-20260111AA_BRI_Super_League_Persib_Bandung_vs_Persija_Jakarta-04.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496640/original/008733500_1770561630-1.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5482943/original/058250300_1769302357-54cb0e1a-9b5f-43ac-b9d3-4f7a7bd14f4c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500419/original/020749000_1770864866-Model_Ruang_Tamu_Open_Space.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486588/original/012358000_1769591525-Tips_Mengatasi_Kucing_Garuk_Sofa_Terus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482519/original/004242000_1769226806-pelaku_usaha_UMKM_Bantul_Rifqi_Rozanah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485935/original/098401900_1769570166-kambing.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467303/original/064555300_1767869802-fl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490835/original/086889800_1770026577-1000761221.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482632/original/065966700_1769234277-buah_bisbul.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311585/original/019819800_1754888475-SnapInsta.to_529962176_18519690463037072_163690177429814441_n.jpg)