Liputan6.com, Jakarta - Naik motor setiap hari sering membuat jaket terserap aroma asap kendaraan dan polusi jalan. Bau ini tidak hanya mengganggu kenyamanan saat dipakai, tetapi juga membuat jaket terasa kurang segar. Mengetahui cara menghilangkan bau asap di jaket setelah naik motor sangat penting, agar pakaian tetap nyaman, bersih dan siap digunakan setiap hari.
Beberapa metode sederhana mampu menetralkan bau asap yang menempel pada kain, baik alami maupun menggunakan bahan rumah tangga. Perawatan rutin dan teknik yang tepat membantu memperpanjang umur jaket, serta menjaga aroma tetap segar. Penerapan cara menghilangkan bau asap di jaket setelah naik motor bisa dilakukan tanpa merusak bahan jaket, atau mengubah bentuk aslinya.
Selain menghilangkan bau, langkah pembersihan yang benar mencegah pertumbuhan bakteri penyebab aroma tidak sedap. Strategi ini efektif pada berbagai jenis kain, termasuk parasut, denim, atau bahan sintetis. Mengetahui cara menghilangkan bau asap di jaket setelah naik motor memberikan kenyamanan dan rasa percaya diri saat memakai jaket setelah perjalanan panjang.
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (11/2/2026).
Mengapa Jaket Motor Mudah Menyerap Bau Asap?
Jaket motor, sebagai perlengkapan esensial, seringkali menjadi "korban" bau asap yang menempel kuat setelah perjalanan. Bau asap, baik dari kendaraan lain, rokok, atau lingkungan, bisa dengan mudah terserap oleh serat kain jaket. Partikel-partikel kecil dalam asap, seperti tar dan nikotin, memiliki kemampuan untuk menempel dan meresap jauh ke dalam serat kain, terutama pada bahan alami seperti katun.
Fenomena ini terjadi karena serat kain pada jaket bertindak seperti spons, menyerap partikel-partikel mikroskopis dari asap. Partikel ini kemudian tersimpan dalam waktu lama di dalam struktur kain. Selain itu, minyak dan keringat yang dihasilkan oleh tubuh juga dapat memperkuat daya lekat partikel asap ini, menjadikannya lebih sulit dihilangkan.
Akibatnya, bau asap tidak hanya menempel di permukaan, tetapi juga meresap ke dalam struktur kain, sehingga tidak mudah hilang hanya dengan diangin-anginkan. Bau asap yang membandel pada jaket tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dapat memengaruhi pernapasan dan kesehatan. Residu asap rokok yang tertinggal dan tidak dibersihkan bahkan dapat menghasilkan zat karsinogenik yang berisiko memicu kanker.
1. Cuci Jaket Sesuai Petunjuk Label
Langkah paling aman dan efektif untuk menghilangkan bau asap pada jaket adalah selalu mencuci sesuai petunjuk label perawatan yang tertera pada jaket. Setiap jenis kain, baik itu parasut tipis, denim tebal, atau kulit sintetis, memiliki karakteristik yang berbeda sehingga membutuhkan perlakuan khusus agar kain tidak rusak dan bentuk jaket tetap terjaga. Gunakan deterjen lembut yang sesuai dengan bahan jaket, serta air hangat sesuai anjuran. Proses pencucian ini tidak hanya membersihkan kotoran dan debu yang menempel, tetapi juga membantu mengurangi partikel asap yang telah terserap ke serat kain, sehingga aroma tidak sedap berkurang secara signifikan dan jaket kembali segar.
2. Gunakan Baking Soda untuk Menetralkan Bau
Baking soda merupakan bahan alami yang sangat efektif dalam menyerap aroma dan menetralkan bau asap. Cara penggunaannya cukup sederhana: taburkan baking soda secara merata di bagian dalam jaket, fokuskan pada area yang sering terkena bau, seperti kerah, lengan, dan bagian punggung. Biarkan baking soda bekerja selama beberapa jam, idealnya semalaman, agar menyerap partikel penyebab bau secara maksimal. Setelah itu, guncang jaket atau cuci kembali bila diperlukan. Dengan metode ini, aroma asap yang menempel pada serat kain dapat diminimalkan tanpa merusak bahan jaket, sehingga jaket terasa lebih bersih dan segar.
3. Semprot dengan Larutan Cuka Putih
Cuka putih adalah solusi alami lain yang efektif untuk menghilangkan bau asap di jaket. Campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan sekitar 1:3, lalu semprotkan larutan ini ke seluruh bagian dalam jaket. Biarkan jaket beberapa menit agar larutan meresap dan aroma asap tereduksi. Setelah itu, jemur jaket di tempat terbuka agar udara dan sinar matahari membantu proses penghilangan bau. Cuka putih bekerja menetralkan molekul penyebab bau, aman digunakan pada sebagian besar kain, dan tidak menimbulkan efek samping seperti merusak warna atau tekstur jaket.
4. Jemur di Udara Terbuka
Salah satu cara paling sederhana namun efektif untuk mengurangi bau asap adalah menjemur jaket di udara terbuka. Paparan sinar matahari tidak hanya mengeringkan jaket secara alami, tetapi juga membantu membunuh bakteri penyebab bau. Udara segar mempercepat penguapan kelembapan yang dapat membuat bau asap lebih menempel. Untuk hasil optimal, gantung jaket dengan rapi menggunakan hanger agar bentuknya tetap terjaga, dan pastikan bagian dalam juga terkena sirkulasi udara agar aroma asap hilang secara merata.
5. Gunakan Spray Pengharum Kain
Setelah jaket kering, semprotkan spray pengharum kain untuk menambahkan aroma segar yang tahan lama. Pilih produk yang aman untuk berbagai jenis kain agar tidak meninggalkan noda atau merusak tekstur jaket. Spray ini membantu menutupi sisa aroma asap ringan, sekaligus memberikan kesan segar pada jaket sehingga nyaman dipakai sehari-hari. Penggunaan secara rutin juga dapat menjaga jaket tetap wangi dan lebih menyenangkan saat digunakan.
6. Rendam Sebentar dalam Larutan Air dan Sabun
Untuk bau asap yang lebih kuat, lakukan perendaman jaket sebentar dalam larutan air sabun hangat sebelum dicuci. Pastikan menggunakan sabun lembut agar serat kain tidak rusak atau kehilangan elastisitasnya. Perendaman ini membantu melonggarkan partikel asap dan kotoran yang menempel di dalam serat kain, sehingga proses pencucian berikutnya menjadi lebih efektif dalam menghilangkan bau.
7. Gunakan Arang atau Silica Gel di Lemari
Untuk mencegah bau asap menumpuk setelah jaket digunakan, simpan jaket di lemari yang berventilasi dan tambahkan bahan penyerap bau seperti silica gel atau arang aktif. Kedua bahan ini bekerja menyerap kelembapan dan aroma yang tersisa pada kain, menjaga jaket tetap segar saat disimpan. Metode ini juga mengurangi risiko bau asap kembali menempel, terutama jika jaket jarang dipakai atau tersimpan di ruang yang lembap.
8. Periksa dan Bersihkan Lapisan Dalam Jaket
Beberapa jaket memiliki lapisan dalam yang lebih menyerap bau, seperti fleece atau polyester. Lapisan ini sering menjadi penyebab aroma asap bertahan lama. Membersihkan lapisan dalam secara terpisah menggunakan kain lembut dan deterjen ringan dapat membantu menghilangkan bau yang menempel. Pastikan lapisan dikeringkan sepenuhnya setelah dibersihkan, supaya bau asap benar-benar hilang dan kain tetap nyaman dipakai.
Tips untuk Semua Jenis Bahan Jaket
Jaket Parasut / Nylon / Sintetis
- Cuci dengan air hangat dan deterjen lembut. Bahan sintetis mudah menyerap bau asap, jadi pastikan bagian dalam dan lengan dicuci merata.
- Gunakan baking soda atau cuka putih untuk menetralkan aroma sebelum dicuci.
- Jemur di udara terbuka agar sirkulasi udara membantu menghilangkan bau. Hindari sinar matahari terlalu terik agar bahan tidak meluntur.
- Hindari penggunaan pemutih karena bisa merusak serat sintetis.
Jaket Denim
- Cuci terpisah dari pakaian lain agar warna tetap stabil.
- Rendam sebentar di larutan air dan baking soda untuk menyerap bau asap.
- Gunakan deterjen lembut dan jangan terlalu lama direndam agar kain tidak kaku.
- Jemur terbalik agar warna tidak pudar dan aroma asap hilang merata.
Jaket Kulit / Kulit Sintetis
- Jangan direndam dalam air. Gunakan lap lembut yang dibasahi larutan air dan sabun ringan untuk membersihkan permukaan.
- Gunakan pengharum kain berbentuk spray khusus kulit untuk menutupi bau asap.
- Jangan menjemur langsung di bawah matahari karena kulit bisa mengering dan retak. Jemur di tempat berventilasi baik.
- Lapisan dalam bisa dibersihkan menggunakan kain lembab atau baking soda, lalu diguncang sebelum disimpan.
Jaket Fleece / Polyester Tebal
- Rendam sebentar dalam air hangat dengan sabun lembut untuk melonggarkan partikel asap.
- Gunakan baking soda atau semprotkan campuran cuka putih dan air sebelum mencuci.
- Jangan memeras terlalu keras karena serat fleece mudah rusak.
- Jemur di tempat terbuka agar bau asap hilang secara maksimal.
Jaket Wol
- Jangan dicuci dengan mesin atau air panas. Gunakan dry clean atau rendam sebentar di air dingin dengan deterjen khusus wol.
- Gunakan baking soda untuk menyerap bau, cukup taburkan di lapisan dalam dan biarkan beberapa jam.
- Jemur di tempat berventilasi, jangan digantung terlalu lama agar kain tidak melar.
FAQ Seputar Topik
Bagaimana cara menghilangkan bau asap yang sudah terlanjur membandel pada jaket?
Taburkan soda kue secara merata, diamkan beberapa jam, lalu bersihkan. Jika masih membandel, cuci ulang dengan campuran air dan sedikit alkohol atau cuka.
Mengapa jaket motor mudah menyerap bau asap?
Serat kain jaket bertindak seperti spons, menyerap partikel mikroskopis dari asap seperti tar dan nikotin, yang diperkuat oleh minyak dan keringat tubuh.
Apakah menjemur jaket di bawah sinar matahari langsung efektif menghilangkan bau asap?
Menjemur di bawah sinar matahari dapat membantu, namun hindari paparan langsung terlalu lama, terutama untuk jaket kulit, karena dapat merusak serat dan tekstur.
Bisakah cuka putih digunakan untuk menghilangkan bau asap pada jaket kulit?
Ya, larutan cuka putih atau cuka apel (1:1 dengan air) bisa diusapkan pada bagian dalam jaket kulit, lalu diangin-anginkan. Lakukan uji coba pada area tersembunyi terlebih dahulu.

1 day ago
4
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501339/original/080668200_1770894502-C1DX6872.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497136/original/011486900_1770617792-unnamed__34_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501338/original/065898200_1770894342-1000767223.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501306/original/065445400_1770893330-ide_teras_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5438342/original/084461400_1765283146-1000729339.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500438/original/065990200_1770865687-02195dda-c889-485f-8084-7308cdf686a9.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501167/original/018318800_1770888705-media_tanam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500177/original/083454500_1770818615-Persib_Bandung_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501108/original/010304200_1770887350-Ilustrasi_Cokelat_Valentine__Photo_by_valeria_aksakova_on_Freepik___21_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500708/original/027883900_1770874159-Menara_Besi_Siku_dengan_Atap_Estetis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5312156/original/028552100_1754906320-1000195600.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501113/original/025238700_1770887500-Gemini_Generated_Image_5lfkx35lfkx35lfk_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501068/original/068566300_1770886596-toren3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501062/original/052192000_1770886539-unnamed__21_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5500141/original/066832800_1770816457-87691.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500540/original/090564600_1770869495-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4869964/original/002787400_1718938306-egg-7345934_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/3565733/original/054429600_1631144940-20210904BL_PSIS_Semarang_vs_Persela_Lamongan_Babak_2_11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500487/original/021155800_1770867683-teras_tanaman_gantung_7a.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)