8 Ide Usaha Ternak untuk Pelajar sebagai Bisnis Sampingan yang Mudah dan Menjanjikan

3 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Usaha ternak untuk pelajar sebagai bisnis sampingan yang mudah kini semakin diminati untuk latihan pengembangan diri tanpa mengganggu aktivitas akademik. Selain itu,  usaha ini banyak diminati sebagai cara pelajar belajar mandiri secara ekonomi.

Di lingkungan kampung maupun perkotaan, peluang usaha ternak bisa menjadi salah satu pilihan favorit pelajar yang menjanjikan. Selain tidak harus membutuhkan lahan luas, beternak bisa dimulai dari modal kecil.

Berbagai jenis hewan ternak dapat dibudidayakan di pekarangan rumah, kos-kosan, atau bahkan di dalam kamar, dengan perawatan yang relatif sederhana. Artikel ini akan memaparkan delapan ide usaha ternak untuk pelajar sebagai bisnis sampingan yang mudah yang dapat Anda coba. Berikut informasinya untuk Anda dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (2/4/2026),

1. Budidaya Ikan Lele

Budidaya ikan lele menjadi salah satu ide usaha ternak untuk pelajar sebagai bisnis sampingan yang mudah dan sangat populer karena kemudahan perawatannya. Ikan lele memiliki daya tahan tubuh yang kuat sehingga mampu hidup di berbagai kondisi air. Masa panen yang relatif singkat juga menjadi daya tarik utama bagi pelajar yang ingin perputaran modal cepat.

Usaha ternak lele dapat dimulai dengan modal sekitar Rp300.000 hingga Rp1.000.000, cukup untuk membuat kolam terpal sederhana, membeli bibit, dan menyediakan pakan awal. Bahkan, pelajar bisa memanfaatkan ember atau drum plastik jika anggaran terbatas. Perawatan ikan lele tidak rumit, cukup menjaga kualitas air serta memberikan pakan yang tepat dan berkualitas.

Untuk memulai, siapkan kolam terpal, drum plastik, atau box sterofoam sesuai lahan yang tersedia. Pilih benih lele berkualitas dari hatchery tersertifikasi untuk hasil optimal. Jaga kebersihan dan suhu air, bahkan bisa ditambahkan eceng gondok untuk membantu menjaga kualitas air.

Siklus budidaya ikan lele cukup singkat, sekitar 2-3 bulan, bahkan lele mutiara bisa dipanen dalam 50 hari untuk ukuran konsumsi. Harga jual ikan lele siap panen berkisar antara Rp15.000 hingga Rp28.000 per kilogram, tergantung jenisnya. Permintaan pasar terhadap ikan lele sangat tinggi dan stabil, menjadikannya peluang usaha yang menjanjikan.

2. Ternak Burung Puyuh

Ternak burung puyuh adalah ide usaha ternak untuk pelajar sebagai bisnis sampingan yang mudah lainnya yang menjanjikan, terutama untuk produksi telur. Burung puyuh memiliki keunggulan mampu berproduksi dalam usia muda dengan produktivitas telur yang tinggi. Ini menjadikan bisnis puyuh sangat menarik bagi pelajar.

Modal awal untuk ternak puyuh cukup terjangkau, bahkan bisa dimulai dengan modal di bawah Rp1 juta. Ukuran burung puyuh yang kecil memungkinkan penataan kandang bertingkat, sehingga tidak membutuhkan lahan yang luas. Burung puyuh sudah bisa bertelur pada usia sekitar 35 hari, dengan usia paling produktif 40-50 hari, menawarkan perputaran modal yang cepat.

Siapkan kandang yang dapat dibuat dari bambu, kayu, atau kawat ram, disesuaikan dengan jumlah puyuh yang akan dipelihara. Beli bibit puyuh (Day Old Quail - DOQ) yang berkualitas, lincah, dan tidak cacat. Berikan pakan yang cukup dan berkualitas, serta rutin membersihkan kandang dan menyemprot desinfektan untuk mencegah penyakit.

Potensi keuntungan dari ternak puyuh sangat baik karena permintaan telur puyuh terus meningkat. Selain telur, bulu dan kotoran puyuh juga memiliki nilai jual sebagai pupuk organik. Dengan pengelolaan yang baik, omzet usaha ini bisa mencapai jutaan rupiah per bulan.

3. Ternak Ayam Petelur Skala Kecil

Ternak ayam petelur skala kecil di rumah bisa menjadi ide usaha ternak untuk pelajar sebagai bisnis sampingan yang mudah dengan modal terjangkau. Telur ayam merupakan salah satu sumber protein favorit masyarakat dengan permintaan pasar yang stabil. Pelajar dapat memperoleh penghasilan konsisten setiap hari.

Usaha ini dapat dimulai dengan modal kecil dan telur dapat dipanen setiap hari, memberikan pemasukan rutin. Skala rumahan memungkinkan bisnis ini dilakukan di halaman rumah dengan kandang sederhana. Ini sangat cocok bagi pelajar yang memiliki keterbatasan lahan dan waktu.

Siapkan kandang yang bersih, berventilasi baik, dan cukup luas, bisa menggunakan model kandang baterai. Pilih indukan ayam petelur yang unggul dan sehat, umumnya mulai bertelur pada usia 5 bulan. Berikan pakan yang berkualitas dan air bersih yang cukup, serta rutin memberikan vaksin dan vitamin untuk menjaga kesehatan dan produktivitas ayam.

Permintaan telur ayam sangat tinggi dan stabil di pasaran. Dengan pengelolaan yang baik dan perhatian terhadap kesehatan ayam, usaha ini dapat memberikan keuntungan besar bagi pelajar. Ini merupakan peluang emas untuk kemandirian finansial.

4. Budidaya Maggot BSF

Budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) adalah ide usaha ternak untuk pelajar sebagai bisnis sampingan yang mudah yang inovatif dan ramah lingkungan. Maggot BSF merupakan larva lalat tentara hitam yang mampu mengurai limbah organik. Selain itu, maggot juga menjadi sumber pakan ternak berprotein tinggi.

Usaha ini cocok untuk pelajar karena modalnya kecil, dapat dimulai dengan membeli pupa atau telur BSF dengan harga terjangkau. Pakan maggot sangat murah atau bahkan gratis, karena maggot memakan limbah organik seperti sisa makanan, buah-buahan, sayuran, dan limbah peternakan, sekaligus membantu mengurangi sampah. Lalat BSF tidak menimbulkan bau busuk dan bukan pembawa penyakit, berbeda dengan lalat rumah pada umumnya.

Untuk memulai, beli pupa atau telur BSF sebagai bibit awal. Siapkan kandang maggot dan media penetasan larva, bisa menggunakan rak atau wadah sederhana. Sediakan limbah organik sebagai pakan maggot secara teratur. Penting untuk menjaga kelembaban media dan memantau pertumbuhan larva agar optimal.

Maggot dapat dipanen dalam waktu 2-3 minggu setelah telur menetas, menawarkan perputaran modal yang cepat. Maggot BSF memiliki nilai ekonomis tinggi sebagai pakan ternak unggas dan ikan, dapat dijual dalam bentuk segar atau kering. Media bekas budidaya maggot juga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik (kascing) yang memiliki nilai jual.

5. Ternak Kelinci

Ternak kelinci menawarkan ide usaha ternak untuk pelajar sebagai bisnis sampingan yang mudah dengan berbagai potensi, baik sebagai kelinci hias maupun pedaging. Kelinci adalah hewan yang jinak dan perawatannya bisa menjadi hiburan tersendiri, menjadikannya pilihan menarik bagi pelajar.

Usaha ini dapat dimulai dengan modal minim, bahkan di pekarangan rumah yang terbatas. Kelinci memiliki tingkat reproduksi yang cepat, bisa melahirkan 8-12 anak sekali beranak, mempercepat pertumbuhan populasi. Beragam produk dapat dihasilkan, mulai dari daging, bulu, pupuk dari kotoran, atau dijual sebagai hewan peliharaan.

Siapkan kandang yang ideal dengan sirkulasi udara baik, suhu stabil sekitar 21 derajat Celcius, dan melindungi dari predator. Pilih bibit kelinci yang aktif, sehat, tidak cacat, dan sesuai tujuan, baik itu pedaging atau hias. Berikan pakan bergizi seimbang, seperti pelet, rumput, atau limbah sayur.

Jaga kebersihan kandang secara rutin untuk menghindari penyakit dan memastikan kelinci tumbuh sehat. Harga bibit kelinci hias berkisar Rp45.000-Rp65.000, sedangkan indukan pedaging Rp200.000-Rp600.000. Keuntungan per ekor anak kelinci bisa mencapai Rp50.000-Rp200.000, dengan permintaan yang cukup stabil.

6. Budidaya Cacing Tanah

Budidaya cacing tanah adalah ide usaha ternak untuk pelajar sebagai bisnis sampingan yang mudah yang sangat minim modal dan perawatannya. Meskipun sering dianggap menjijikkan, cacing tanah memiliki banyak manfaat dan nilai jual tinggi di pasaran.

Usaha ini tidak memerlukan modal besar, hanya biaya bibit dan media tanam. Cacing tanah mudah dirawat, hanya perlu menjaga kelembaban dan memberi pakan organik. Tidak memerlukan lahan luas, bisa dilakukan di pekarangan rumah atau wadah sederhana, sangat ideal untuk pelajar.

Pilih jenis cacing tanah yang cocok untuk budidaya, seperti Lumbricus rubellus. Gunakan media tanam seperti kotoran ternak, sampah organik, atau tanah humus yang lembap. Siapkan wadah seperti kotak besar atau wadah sederhana lainnya.

Rutin ganti media secara berkala (1-2 bulan sekali) dan berikan pakan organik untuk menjaga kelangsungan hidup cacing. Cacing tanah menghasilkan pupuk kascing, pakan ternak, umpan memancing, hingga bahan baku industri farmasi dan kosmetik. Harga jual cacing tanah siap panen sekitar Rp25.000-Rp30.000 per kilogram, dengan permintaan pasar yang tinggi.

7. Budidaya Ikan Cupang/Guppy

Budidaya ikan cupang atau guppy adalah ide usaha ternak untuk pelajar sebagai bisnis sampingan yang mudah yang sangat cocok bagi pecinta ikan hias. Ikan ini tidak membutuhkan lahan luas dan perawatannya relatif sederhana, menjadikannya hobi yang menghasilkan.

Estimasi modal awal sekitar Rp100.000-Rp300.000 untuk indukan dan wadah, sangat terjangkau bagi pelajar. Tidak butuh lahan luas, cukup menggunakan toples, soliter kaca, atau akuarium kecil. Ikan cupang memiliki daya tahan tubuh yang kuat dan mampu hidup di air dengan oksigen minim, memudahkan perawatan.

Pilih indukan cupang atau guppy yang berkualitas dengan warna dan bentuk sirip menarik untuk meningkatkan nilai jual. Siapkan wadah atau akuarium yang bersih dan cukup besar untuk berkembang biak. Beri makan pelet, jentik nyamuk, kutu air, atau cacing sutera.

Rutin ganti air dan memantau perkembangan ikan untuk menjaga kesehatannya. Pemasaran mudah bisa melalui media sosial, toko ikan hias, atau komunitas pecinta ikan. Keuntungan per ekor bisa mencapai Rp5.000-Rp50.000, bahkan hingga jutaan rupiah untuk ikan berkualitas kontes, karena permintaan pasar tinggi.

8. Ternak Jangkrik

Ternak jangkrik merupakan ide usaha ternak untuk pelajar sebagai bisnis sampingan yang mudah dengan modal kecil dan masa panen yang cepat. Jangkrik banyak dicari sebagai pakan burung, reptil, atau bahkan umpan pancing, menjadikannya komoditas yang stabil.

Usaha ini dapat dimulai dengan modal yang minim, sangat cocok untuk pelajar. Jangkrik umumnya bisa dipanen pada usia 35 hari, bahkan lebih cepat dengan pakan yang baik, sehingga perputaran modalnya cepat. Perawatan jangkrik tidak memerlukan proses yang rumit, menjadikannya bisnis sampingan yang praktis.

Siapkan kandang sederhana dari triplek atau kardus dengan penutup jaring. Beli telur jangkrik dari peternak terpercaya untuk memastikan kualitas bibit. Sediakan media bertelur seperti pasir atau serbuk gergaji, serta tempat persembunyian seperti daun kering atau rak telur.

Berikan pakan berupa sayuran hijau, buah-buahan, atau pakan khusus jangkrik secara teratur. Permintaan jangkrik sebagai pakan ternak dan umpan pancing cukup tinggi dan stabil di pasaran. Perputaran modal yang cepat karena masa panen yang singkat menjadikan usaha ini sangat menguntungkan.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Mengapa usaha ternak cocok sebagai bisnis sampingan bagi pelajar?

Usaha ternak cocok karena banyak jenis yang membutuhkan modal kecil, tidak memerlukan lahan luas, perawatannya relatif mudah, dan memiliki masa panen yang cepat, sehingga fleksibel untuk dijalankan di sela waktu belajar.

2. Apa saja contoh ide usaha ternak dengan modal minim untuk pelajar?

Contohnya termasuk budidaya ikan lele, ternak burung puyuh, ternak ayam petelur skala kecil, budidaya maggot BSF, ternak kelinci, budidaya cacing tanah, budidaya ikan cupang/guppy, dan ternak jangkrik.

3. Berapa perkiraan modal awal untuk memulai usaha ternak seperti ikan lele atau ikan cupang?

Modal awal untuk budidaya ikan lele bisa sekitar Rp300.000 hingga Rp1.000.000, sedangkan untuk ikan cupang sekitar Rp100.000-Rp300.000.

4. Selain keuntungan finansial, manfaat apa lagi yang didapatkan pelajar dari bisnis ternak sampingan?

Selain keuntungan finansial, pelajar dapat melatih kemandirian, tanggung jawab, kemampuan manajerial, dan belajar berwirausaha sejak dini.

5. Bagaimana cara memastikan usaha ternak tidak mengganggu waktu belajar pelajar?

Pilih jenis ternak yang perawatannya praktis dan tidak menyita banyak waktu, serta terapkan manajemen waktu yang baik agar kegiatan belajar dan bisnis dapat berjalan beriringan.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|