8 Model Rumah di Pinggir Kebun yang Sederhana dan Hemat Biaya, Asri dan Nyaman untuk Slow Living

1 hour ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Membangun rumah di pinggir kebun sering terkendala biaya, luas lahan, dan kebutuhan ruang keluarga. Desain yang terlalu besar dapat meningkatkan anggaran sekaligus mengurangi area kebun, sedangkan rumah terlalu kecil berisiko membuat aktivitas penghuni kurang nyaman.

Karena itu, bentuk dan pembagian ruang perlu direncanakan sejak awal. Posisi rumah, teras, serta akses menuju kebun dapat disesuaikan dengan kondisi lahan agar fungsinya tetap optimal.

Lantas, model rumah seperti apa yang sederhana dan hemat biaya? Berikut 8 inspirasi rumah di pinggir kebun dihadirkan Liputan6 untuk membantu Anda menentukan pilihan sesuai kebutuhan dan luas lahan, Jumat (28/8).

1. Rumah Satu Lantai dengan Teras Depan

Rumah satu lantai dapat menjadi pilihan bagi keluarga yang ingin menekan biaya pembangunan. Ruang utama dapat terdiri atas ruang keluarga, kamar, dapur, dan kamar mandi sehingga kebutuhan tempat tinggal tetap terpenuhi tanpa membuat bangunan terlalu besar.

Teras depan dapat digunakan sebagai tempat duduk, menerima tamu, atau menikmati waktu setelah bekerja di kebun. Posisi teras yang menghadap kebun juga membuat penghuni memiliki ruang untuk melihat dan mengawasi area sekitar rumah.

Model ini sesuai untuk lahan yang cukup luas karena bangunan dapat dibuat memanjang mengikuti bentuk tanah. Area kosong di samping rumah juga dapat digunakan untuk menyimpan peralatan kebun atau menanam tanaman yang dibutuhkan keluarga.

2. Rumah Memanjang Mengikuti Bentuk Lahan

Rumah memanjang dapat diterapkan pada lahan yang bagian depannya tidak terlalu lebar. Susunan ruang dibuat berurutan sehingga setiap bagian rumah tetap memiliki fungsi tanpa membutuhkan bentuk bangunan yang rumit.

Bagian depan dapat digunakan sebagai ruang tamu dan ruang keluarga, sedangkan kamar serta dapur ditempatkan di bagian belakang. Susunan tersebut membantu pemilik memanfaatkan lahan secara menyeluruh tanpa menambah luas bangunan.

Model rumah di pinggir kebun yang sederhana dan hemat biaya ini juga dapat memberikan ruang untuk halaman depan. Halaman tersebut dapat digunakan sebagai tempat parkir, area menjemur hasil kebun, atau ruang berkegiatan bersama keluarga.

3. Rumah dengan Teras Samping

Teras tidak selalu harus berada di bagian depan rumah. Pada lahan yang berbatasan langsung dengan kebun, teras samping dapat menjadi pilihan untuk menciptakan ruang berkumpul yang mengarah ke area tanaman.

Bangunan dapat dibuat dengan jumlah ruang sesuai kebutuhan keluarga. Teras ditempatkan di sisi rumah yang memiliki akses menuju kebun sehingga penghuni dapat berpindah dari rumah ke area kerja tanpa melewati ruang utama.

Pilihan ini juga membantu pemilik memanfaatkan bagian samping rumah yang sering dibiarkan kosong. Beberapa kursi dan meja dapat ditempatkan di teras tanpa perlu membuat ruangan tambahan untuk kegiatan santai.

4. Rumah dengan Ruang Terbuka di Tengah

Rumah dengan ruang terbuka di tengah dapat menjadi pilihan bagi keluarga yang ingin memiliki area berkumpul tanpa membangun ruangan tambahan. Ruang tersebut dapat digunakan untuk makan, berbincang, atau kegiatan keluarga.

Bangunan dapat dibuat mengelilingi area terbuka dengan ukuran yang disesuaikan kemampuan pemilik. Tidak diperlukan banyak perabot karena area tersebut sudah dapat digunakan untuk berbagai kegiatan sehari-hari.

Jika rumah berada di dekat kebun, ruang terbuka dapat menjadi penghubung antara bagian rumah dan halaman. Penghuni juga dapat menggunakan area tersebut untuk meletakkan hasil kebun sebelum dibawa masuk ke rumah.

5. Rumah Kecil dengan Dua Kamar

Rumah kecil dengan dua kamar dapat menjadi pilihan bagi keluarga yang tidak membutuhkan banyak ruang. Ukuran kamar dapat disesuaikan dengan kebutuhan, sedangkan ruang keluarga dan dapur dibuat menyatu untuk menghemat tempat.

Model rumah di pinggir kebun yang sederhana dan hemat biaya seperti ini cocok untuk pasangan muda atau keluarga kecil. Jumlah ruang yang terbatas membuat pemilik dapat lebih mudah mengatur kebutuhan pembangunan sesuai kemampuan.

Sisa lahan dapat digunakan sebagai halaman atau kebun rumah. Pemilik juga dapat menanam sayuran, rempah, atau tanaman pangan untuk memenuhi sebagian kebutuhan dapur tanpa harus menyediakan lahan khusus yang luas.

6. Rumah Panggung Sederhana

Rumah panggung dapat dipertimbangkan pada lahan yang memiliki kondisi tertentu, terutama apabila pemilik ingin menjaga bagian bawah rumah tetap terbuka. Ruang bawah dapat digunakan untuk menyimpan alat kebun atau kegiatan lain.

Bagian utama rumah dapat dibuat dengan ruang yang tidak terlalu banyak. Teras dapat ditempatkan di bagian depan sebagai akses masuk sekaligus tempat beristirahat setelah melakukan kegiatan di kebun.

Sebelum memilih model ini, kondisi tanah dan kebutuhan keluarga perlu diperhatikan. Pembangunan tetap harus mengikuti aturan setempat agar rumah dapat digunakan dengan aman dan tidak mengganggu lingkungan sekitar.

7. Rumah dengan Halaman Luas

Rumah dengan bangunan yang tidak terlalu besar dan halaman luas dapat menjadi pilihan bagi pemilik lahan kebun. Area bangunan cukup digunakan untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal, sementara kegiatan luar rumah dilakukan di halaman.

Halaman dapat digunakan untuk menanam tanaman pangan, menyimpan hasil panen sementara, atau menjadi tempat berkegiatan bersama keluarga. Pembagian tersebut membuat pemilik tidak perlu menambah ruang khusus untuk setiap kegiatan.

Model rumah di pinggir kebun yang sederhana dan hemat biaya ini juga memberikan keleluasaan apabila pemilik ingin menambah bangunan pada masa mendatang. Penambahan dapat dilakukan setelah kebutuhan dan kemampuan biaya benar-benar dipertimbangkan.

8. Rumah Sederhana dengan Serambi Belakang

Serambi belakang dapat menjadi pilihan bagi rumah yang langsung berbatasan dengan kebun. Ruang tersebut dapat digunakan untuk beristirahat, membersihkan hasil kebun, atau berkumpul bersama keluarga setelah menyelesaikan pekerjaan.

Bangunan utama tetap dibuat sesuai kebutuhan tanpa menambah banyak ruang. Serambi menjadi area peralihan antara rumah dan kebun sehingga aktivitas dari luar tidak langsung masuk ke ruang keluarga.

Model ini dapat diterapkan pada rumah di desa maupun pinggir kota yang masih memiliki lahan terbuka. Penataan rumah dan kebun sejak awal dapat membantu pemilik menggunakan lahan sesuai fungsi tanpa mengeluarkan biaya untuk bangunan yang tidak diperlukan.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Model Rumah di Pinggir Kebun yang Sederhana dan Hemat Biaya

Apa model rumah yang cocok di pinggir kebun?

Rumah satu lantai, rumah memanjang, rumah dengan teras, dan rumah dengan halaman luas dapat dipertimbangkan. Pilihannya perlu disesuaikan dengan ukuran lahan dan kebutuhan keluarga.

Bagaimana cara menghemat biaya membangun rumah?

Biaya dapat ditekan dengan membuat luas bangunan sesuai kebutuhan, mengurangi ruang yang tidak diperlukan, serta menentukan bahan bangunan dan bentuk rumah sejak awal.

Apakah rumah dekat kebun cocok untuk keluarga?

Rumah dekat kebun dapat digunakan sebagai hunian keluarga selama akses, keamanan, sumber air, sanitasi, dan kondisi lingkungan sudah diperhatikan sebelum pembangunan.

Berapa kamar yang cukup untuk rumah sederhana?

Dua kamar dapat menjadi pilihan untuk keluarga kecil. Jumlah kamar sebaiknya disesuaikan dengan jumlah penghuni dan kemungkinan kebutuhan keluarga pada masa mendatang.

Apakah rumah di pinggir kebun bisa dibangun dengan halaman luas?

Bisa. Salah satu caranya adalah membatasi luas bangunan sesuai kebutuhan sehingga sebagian lahan tetap dapat digunakan sebagai halaman, kebun, atau ruang kegiatan keluarga.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|