9 Cara Menyimpan Cabai Kering agar Tahan Lama

1 week ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Cabai kering menjadi pilihan bumbu dapur karena praktis dan bisa disimpan dalam waktu lama. Agar rasa pedas dan aromanya tetap terjaga, penting memahami cara menyimpan cabai kering yang benar sejak awal.

Banyak orang belum menyadari bahwa kesalahan penyimpanan dapat membuat cabai cepat kehilangan kualitas. Paparan udara, cahaya, dan kelembapan sangat berpengaruh, sehingga cara menyimpan cabai kering perlu dilakukan dengan metode yang tepat.

Dengan penyimpanan yang sesuai, cabai kering tetap layak digunakan meski disimpan berbulan-bulan. Menerapkan cara menyimpan cabai kering secara benar membantu menjaga cita rasa masakan tetap konsisten.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang cara menyimpan cabai kering agar awet, Sabtu (24/1/2026).

1. Pastikan Cabai Kering Secara Menyeluruh

Mengutip dari laman magicplantfarms.com, hampir semua bahan makanan memiliki masa simpan. Biasanya ditandai dengan tanggal kedaluwarsa atau "best before". Namun, bumbu dan cabai kering tidak rusak seperti susu atau buah segar. Cabai kering tidak membusuk atau berjamur dengan cepat seperti bahan segar.

Langkah paling krusial dalam cara menyimpan cabai kering adalah memastikan cabai benar-benar kering hingga ke bagian dalam. Cabai yang tampak kering di luar tetapi masih lembap di dalam berisiko tinggi berjamur saat disimpan.

Cabai kering sempurna biasanya terasa ringan, rapuh, dan mudah patah ketika ditekan. Proses pengeringan bisa dilakukan dengan menjemur di bawah sinar matahari langsung selama beberapa hari atau menggunakan oven bersuhu rendah hingga teksturnya benar-benar kering.

2. Angin-Anginkan Cabai Setelah Dikeringkan

Setelah cabai selesai dijemur atau dioven, jangan langsung memindahkannya ke wadah tertutup. Biarkan cabai berada di suhu ruang selama 12–24 jam agar panas sisa dan uap air benar-benar menguap.

Tahapan ini sering diabaikan, padahal sangat penting untuk mencegah terbentuknya embun di dalam wadah penyimpanan yang dapat meningkatkan kelembapan dan memicu pertumbuhan jamur.

3. Gunakan Wadah Kedap Udara

Pemilihan wadah sangat berpengaruh dalam keberhasilan cara menyimpan cabai kering. Gunakan stoples kaca bertutup rapat, plastik food grade, atau kantong zip lock tebal berkualitas baik.

Wadah kedap udara mampu melindungi cabai dari paparan udara lembap, serangga, serta bau asing dari bahan dapur lain. Pastikan wadah benar-benar bersih dan kering sebelum digunakan agar tidak menjadi sumber kelembapan baru.

4. Simpan di Tempat Sejuk dan Gelap

Cabai kering sebaiknya disimpan di lokasi yang sejuk, kering, dan tidak terkena sinar matahari langsung. Paparan panas dan cahaya berlebih dapat mempercepat penurunan kualitas cabai, termasuk perubahan warna, rasa, dan aroma.

Lemari dapur tertutup atau rak penyimpanan khusus yang jauh dari kompor merupakan tempat ideal untuk menjaga kualitas cabai tetap stabil.

5. Tambahkan Penyerap Kelembapan Alami

Pada daerah dengan tingkat kelembapan tinggi, menambahkan penyerap kelembapan menjadi langkah penting dalam cara menyimpan cabai kering.

Silica gel food grade adalah pilihan paling praktis, namun alternatif alami seperti beras sangrai, daun salam kering, atau arang aktif juga bisa digunakan.

Penyerap ini membantu mengikat sisa uap air di dalam wadah sehingga cabai tetap kering lebih lama dan tidak mudah berjamur.

6. Simpan Terpisah dari Bumbu Beraroma Tajam

Cabai kering memiliki sifat mudah menyerap aroma dari sekitarnya. Oleh karena itu, sebaiknya simpan cabai terpisah dari bumbu dapur beraroma kuat seperti bawang putih, terasi, atau rempah basah.

Penyimpanan terpisah membantu menjaga cita rasa asli cabai tetap netral dan tidak tercampur aroma lain yang bisa memengaruhi hasil masakan.

7. Olah Menjadi Bubuk Cabai atau Flakes

Mengolah cabai kering menjadi bubuk atau flakes merupakan cara menyimpan cabai kering yang praktis dan efisien. Pastikan cabai digiling dalam kondisi benar-benar kering agar hasilnya tidak menggumpal dan mudah disimpan.

Bubuk atau flakes cabai sebaiknya disimpan dalam botol kaca atau plastik kedap udara, lalu diletakkan di tempat sejuk untuk mempertahankan tingkat kepedasan dan warna cabai.

8. Gunakan Metode Vakum untuk Stok Besar

Metode vakum sangat efektif untuk penyimpanan cabai kering dalam jumlah banyak atau jangka panjang. Dengan mengeluarkan udara dari kemasan, pertumbuhan jamur dan bakteri dapat ditekan secara signifikan.

Cara ini cocok diterapkan untuk kebutuhan usaha rumahan, stok dapur jangka panjang, atau persiapan musim panen agar cabai tetap awet dan berkualitas.

Mengutip laman magicplantfarms.com, beberapa tips penyimpanan:

  1. Simpan cabai kering dalam wadah tertutup rapat dan tidak berpori. Wadah kaca atau keramik paling disarankan.
  2. Wadah stainless steel atau kaleng juga bisa digunakan, tetapi jauhkan dari kompor karena logam mudah menghantarkan panas.
  3. Penyimpanan di kulkas tidak wajib, tetapi cabai berwarna merah seperti paprika dan cayenne dapat mempertahankan warna lebih lama di suhu dingin.
  4. Kelembapan dapat merusak tekstur dan rasa, bahkan menyebabkan jamur. Jika sudah berjamur, seluruh isi wadah sebaiknya dibuang.
  5. Gunakan sendok saat mengambil cabai, jangan langsung menuangkannya ke masakan panas agar uap tidak masuk ke dalam wadah.

9. Simpan di Freezer untuk Ketahanan Maksimal

Sebagai alternatif penyimpanan paling tahan lama, cabai kering dapat disimpan di dalam freezer. Pastikan cabai dikemas rapat menggunakan plastik vakum atau wadah kedap udara agar tidak menyerap kelembapan.

Suhu rendah membantu mempertahankan warna, aroma, dan rasa cabai hingga bertahun-tahun. Saat akan digunakan, keluarkan secukupnya dan biarkan mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak muncul embun.

Masih mengutip laman laman magicplantfarms.com, cabai kering utuh memiliki masa simpan paling lama karena permukaannya tidak banyak terkena udara, cahaya, dan kelembapan. Minyak alami dan senyawa rasa di dalamnya lebih awet dibandingkan cabai yang sudah dihancurkan atau dihaluskan.

Cabai kering tidak benar-benar kedaluwarsa, tetapi bisa kehilangan kualitas. Tanda utamanya adalah warna yang pudar, aroma yang lemah, dan rasa yang tidak lagi pedas atau kuat.

Untuk mengeceknya, remas sedikit cabai kering di telapak tangan. Jika aromanya hampir tidak tercium, kemungkinan besar rasanya juga sudah berkurang. Cabai seperti ini masih aman dikonsumsi, tetapi tidak akan memberikan cita rasa maksimal.

Q & A Seputar Topik

Bagaimana cara memastikan cabai kering sempurna sebelum disimpan?

Cabai harus diremas dan langsung remuk kering, bukan lentur. Setelah itu, biarkan 'beristirahat' 24 jam di udara terbuka untuk menghilangkan uap terakhir.

Apa wadah terbaik untuk menyimpan cabai kering?

Wadah kedap udara seperti stoples kaca dengan tutup rapat sangat direkomendasikan karena kedap udara dan tidak berbau, menjaga kualitas cabai.

Bisakah cabai kering disimpan di freezer?

Ya, cabai kering dapat disimpan di freezer dengan kemasan rapat hingga 3 tahun atau lebih, terutama cocok untuk stok besar, namun perlu aklimatisasi saat dikeluarkan.

Bagaimana cara menyimpan cabai segar tanpa kulkas agar tidak cepat busuk?

Gunakan metode 'Kertas Ajaib' dengan tisu/koran dan bawang putih dalam wadah kedap udara, atau gantung cabai bertangkai di tempat sejuk untuk sirkulasi udara alami.

Mengapa penting untuk tidak mencuci cabai segar sebelum disimpan?

Mencuci cabai sebelum disimpan akan membuatnya lembap dan cepat busuk; cukup lap dengan kain kering jika permukaannya kotor.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|