9 Ide Kebun Buah Vertikal di Teras, Konsep Kebun Modern dan Produktif

13 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Memiliki lahan terbatas bukan lagi penghalang bagi Anda yang ingin menikmati sensasi memetik buah segar langsung dari rumah. Dengan menerapkan ide kebun buah vertikal di teras, Anda bisa mengubah area tembok atau sudut teras yang kosong menjadi area hijau yang produktif sekaligus estetik bagi hunian minimalis.

Konsep ini sangat cocok bagi masyarakat urban di Indonesia yang tinggal di perumahan atau apartemen dengan ruang terbuka terbatas. Dengan teknik yang tepat, tanaman buah tidak lagi harus ditanam di tanah luas, melainkan bisa disusun menjulang ke atas menggunakan berbagai media kreatif yang mudah dirawat oleh pemula sekalipun.

1. Menara Strawberry Pipa PVC

Ide ini memanfaatkan pipa PVC berdiameter besar yang dilubangi di sisi-sisinya secara selang-seling. Pipa diposisikan berdiri tegak (vertikal), lalu lubang-lubang tersebut diisi dengan bibit stroberi. Sistem ini sangat populer di Indonesia karena tidak membutuhkan lahan luas, cukup pojok teras berukuran 30x30 cm saja.

Keunggulan utama menara ini adalah buah stroberi akan menggantung keluar dari pipa, sehingga buah tidak menyentuh tanah dan terhindar dari pembusukan. Selain itu, menyiramnya sangat praktis karena Anda cukup menuangkan air dari bagian atas pipa agar mengalir ke seluruh akar tanaman di bawahnya.

2. Teralis Anggur Minimalis

Anggur adalah tanaman merambat yang sangat cocok dijadikan penghias teras sekaligus sumber pangan. Anda bisa memasang teralis kayu atau kawat di dinding teras, lalu mengarahkan batang anggur untuk tumbuh merambat mengikuti pola teralis tersebut. Teknik ini membuat teras terasa sejuk karena berfungsi sebagai peneduh alami.

Untuk orang awam, pilihlah varietas anggur yang tahan iklim tropis seperti jenis Jupiter atau Ninell. Dengan pemangkasan yang rutin, tanaman anggur tidak akan tumbuh berantakan dan justru memberikan kesan mewah pada tampilan fasad rumah Anda.

3. Sistem Wall Pocket (Kantong Dinding)

Wall pocket adalah kantong berbahan kain felt atau bahan tahan air lainnya yang dipasang berderet di dinding. Setiap kantong bisa diisi dengan tanaman buah berukuran kecil seperti tomat ceri atau cabai. Ide ini sangat hemat tempat karena memanfaatkan area dinding yang biasanya dibiarkan kosong begitu saja.

Pilihlah kantong yang memiliki sistem drainase baik agar air tidak mengendap dan merusak akar. Karena posisinya menempel di dinding, pastikan Anda melapisi dinding dengan plastik atau cat waterproofing agar kelembapan media tanam tidak membuat tembok rumah Anda berlumut atau berjamur.

4. Rak Berjenjang Tabulampot

Tabulampot (Tanaman Buah Dalam Pot) kerdil bisa disusun pada rak besi atau kayu yang dibuat bertingkat seperti tangga. Anda bisa menanam jeruk nipis, jambu air, atau delima kerdil dalam pot sedang. Dengan menyusunnya secara vertikal ke atas, Anda bisa menampung 5-10 pohon dalam satu sudut teras saja.

Pastikan rak yang digunakan cukup kuat menahan beban pot yang berat setelah disiram air. Penggunaan rak berjenjang ini memudahkan tanaman mendapatkan sinar matahari secara merata dari tingkat paling bawah hingga paling atas tanpa saling menghalangi.

5. Vertical Hydroponic Tower

Sistem ini lebih modern karena tidak menggunakan tanah, melainkan air bernutrisi. Tanaman buah seperti melon kerdil atau strawberry ditempatkan di lubang-lubang menara plastik yang sudah dilengkapi mesin pompa kecil. Air akan terus bersirkulasi memberikan nutrisi langsung ke akar tanaman secara otomatis.

Meskipun terlihat canggih, saat ini sudah banyak paket "siap rakit" yang dijual di pasar daring Indonesia. Cara ini sangat bersih karena tidak ada tanah yang berceceran di lantai teras, sehingga sangat cocok bagi Anda yang mengutamakan kebersihan area rumah.

6. Pot Gantung Buah Berjuntai

Memanfaatkan langit-langit teras dengan menggantung pot adalah cara klasik yang efektif. Beberapa tanaman buah memiliki karakter tumbuh menjuntai ke bawah, seperti jenis stroberi tertentu atau tomat tumbling tom. Dengan cara ini, lantai teras tetap kosong dan bisa digunakan untuk aktivitas lain seperti tempat duduk santai.

Pastikan kaitan gantung tertanam kuat pada plafon atau rangka atap teras karena berat pot akan bertambah saat tanaman sudah berbuah lebat. Anda juga bisa menggunakan pot gantung yang memiliki wadah penampung air di bawahnya agar tetesan air siraman tidak membasahi lantai teras.

7. Espalier (Pohon Buah Rata Dinding)

Espalier adalah teknik seni menanam pohon buah dengan mengarahkan cabangnya tumbuh mendatar searah dengan dinding. Pohon seperti sawo kerdil atau jeruk bisa dilatih menggunakan kawat pemandu agar bentuknya tetap pipih menyamping. Hasilnya, pohon buah akan terlihat seperti lukisan hidup yang menempel di tembok teras.

Teknik ini membutuhkan sedikit kesabaran dalam mengikat dan memangkas dahan, namun hasil estetikanya sangat tinggi. Selain menghasilkan buah, teknik espalier sangat efektif menghemat ruang karena pohon tidak tumbuh rimbun ke arah luar yang memakan jalan.

8. Rak Kayu Palet Vertikal

Memanfaatkan kayu palet bekas adalah cara ekonomis untuk membuat kebun vertikal. Palet diposisikan berdiri, lalu sela-sela kayunya dijadikan wadah untuk menaruh pot-pot kecil berisi tanaman cabai pelangi atau tomat ceri. Tampilan kayu palet memberikan kesan rustic yang hangat pada teras Anda.

Agar lebih awet di cuaca Indonesia yang sering hujan, lapisi kayu palet dengan cat pelindung kayu (vernish). Anda juga bisa mengecat palet dengan warna-warna cerah agar kebun buah vertikal Anda terlihat lebih ceria dan menjadi pusat perhatian di teras rumah.

9. Keranjang Gantung Bertingkat (Stacking Planters)

Saat ini banyak dijual pot plastik yang didesain bisa ditumpuk (dikunci) satu sama lain hingga 5-7 tingkat ke atas. Setiap tingkat memiliki beberapa kelopak yang bisa ditanami bibit buah berbeda dalam satu menara. Ini adalah cara termudah bagi pemula yang tidak ingin repot dengan instalasi pipa atau tukang bangunan.

Keunggulan pot susun ini adalah mobilitasnya; Anda bisa dengan mudah memindahkan seluruh menara tanaman jika ingin merenovasi teras atau mencari posisi sinar matahari yang lebih baik. Tanaman seperti strawberry dan blueberry sangat cocok menggunakan wadah jenis ini.

FAQ

Apa itu ide kebun buah vertikal di teras?

Metode menanam buah dengan memanfaatkan ruang tegak lurus ke atas untuk menyiasati keterbatasan lahan di teras.

Tanaman buah apa yang paling mudah untuk pemula?

Stroberi, tomat ceri, dan cabai adalah pilihan terbaik karena perawatannya sederhana dan cepat berbuah.

Apakah kebun vertikal perlu sinar matahari?

Ya, tanaman buah membutuhkan sinar matahari minimal 4-6 jam sehari agar proses pembuahan optimal.

Media tanam apa yang cocok untuk kebun vertikal?

Gunakan media yang ringan seperti campuran cocopeat, sekam bakar, dan kompos agar beban tidak terlalu berat.

Bagaimana cara menyiram kebun vertikal agar praktis?

Anda bisa menggunakan sistem irigasi tetes sederhana atau botol air yang dilubangi kecil untuk pengairan otomatis.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|