9 Kerajinan dari Barang Bekas Modal Rp 20 Ribu yang Bisa Dijual, Untung Berkali-kali Lipat

4 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Mengubah limbah rumah tangga menjadi produk bernilai jual tinggi kini semakin diminati, terutama dengan modal yang sangat terjangkau. Tren gaya hidup ramah lingkungan juga mendorong masyarakat untuk melirik produk daur ulang sebagai pilihan dekorasi maupun kebutuhan sehari-hari. Dengan sedikit kreativitas dan sentuhan tangan, barang-barang yang tidak terpakai dapat disulap menjadi karya yang estetik dan fungsional.

Sampah seperti botol plastik, kaleng bekas, hingga kain jeans lama yang sering berakhir di tempat pembuangan, sebenarnya memiliki potensi besar untuk diolah kembali. Proses daur ulang ini tidak hanya membantu mengurangi jumlah limbah, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi individu yang ingin berkreasi.

Peluang usaha kerajinan dari barang bekas modal Rp 20 ribu yang bisa dijual ini sangat menjanjikan. Dengan investasi awal yang minim, siapa pun dapat memulai bisnis kecil-kecilan yang berdampak positif bagi lingkungan sekaligus menghasilkan keuntungan. Artikel ini akan mengulas sembilan ide kerajinan yang mudah dibuat dan memiliki daya tarik pasar.

1. Vas Bunga dari Botol Plastik Bekas

Botol plastik bekas air mineral atau minuman bersoda memiliki bentuk yang kokoh dan dapat diubah menjadi vas bunga yang cantik. Bagian tengah botol cukup dipotong, lalu sisi tajam dihaluskan agar aman digunakan.

Bahan dan Alat yang Diperlukan:

  • Botol plastik bekas
  • Gunting atau cutter
  • Cat akrilik atau cat semprot (opsional)
  • Tali rami atau pita (opsional)
  • Lm (opsional).

Cara Membuat:

  1. Potong botol plastik menjadi dua bagian, di mana bagian bawah akan digunakan sebagai vas. 
  2. Selanjutnya, buat garis vertikal dengan jarak dan panjang yang sama di sekeliling botol, lalu gunting rapi garis tersebut.
  3. Setelah itu, tekan kuat botol terbalik agar potongan melebar, kemudian tekuk potongan ke arah samping secara perlahan dan selipkan ujung potongan ke sisi dalam bagian di sebelahnya.
  4. Vas yang sudah jadi dapat dihias dengan cat, motif lukisan tangan, atau lilitan tali rami untuk meningkatkan nilai jualnya.

Membuat vas bunga dari botol bekas tidak hanya tentang kreativitas, tetapi juga memiliki dampak positif bagi lingkungan. Kerajinan ini membantu mengurangi jumlah sampah plastik di tempat pembuangan akhir dan menghemat energi serta sumber daya yang diperlukan untuk membuat vas baru.

2. Kotak Pensil dari Kardus Bekas

Kardus bekas yang sering menumpuk di rumah dapat dimanfaatkan untuk membuat kotak pensil yang estetik dan fungsional. Ini menjadi solusi cerdas untuk mengurangi limbah kardus dan menciptakan produk bermanfaat.

Bahan dan alat yang dibutuhkan:

  • kardus bekas (kardus sepatu atau kardus tebal lainnya)
  • Gunting atau cutter, penggaris
  • Lem kayu atau lem tembak
  • Kertas kado atau kain flanel untuk hiasan (opsional)
  • Selotip bening (opsional).

Langkah-langkah pembuatannya:

1. Potong kardus sesuai pola yang diinginkan untuk bagian dasar dan dinding kotak pensil

2. Kemudian, lapisi kardus dengan kertas kado atau kain flanel agar tampilannya lebih menarik

3.Rekatkan setiap bagian menggunakan lem tembak atau lem kayu hingga membentuk kotak pensil yang kokoh

4. Sekat tambahan dapat dibuat di dalamnya jika ingin menciptakan beberapa kompartemen.

5. Melapisi kardus dua kali dapat membuat kotak pensil lebih kuat dan kokoh.

3. Keranjang dari Koran Bekas

Memanfaatkan tumpukan koran bekas menjadi keranjang adalah salah satu kerajinan dari barang bekas modal Rp20 ribu yang bisa dijual yang ramah lingkungan dan ramah kantong. Koran bekas yang menumpuk bisa disulap menjadi kerajinan tangan yang sangat bagus, seperti keranjang untuk tempat pakaian atau barang lainnya.

Bahan dan Alat yang Dibutuhkan:

  1. Koran bekas dalam jumlah banyak
  2. Lem kertas atau lem kayu
  3. Gunting atau cutter
  4. Lidi atau kawat sebagai alat bantu menggulung
  5. Pernis atau cat (opsional).

Cara membuatnya:

  1. Potong koran bekas memanjang dengan ukuran yang sama, lalu gulung setiap potongan menjadi lintingan kecil.
  2. Lintingan koran tersebut kemudian dianyam hingga membentuk keranjang, bisa menggunakan teknik menyilang.
  3. Untuk dasar keranjang, buat susunan lintingan koran saling menyilang.
  4. Setelah keranjang terbentuk, berikan lapisan pernis atau cat agar lebih kuat dan menarik.

4. Bros dari Kain Perca

Bros dari kain perca adalah salah satu kerajinan dari barang bekas modal Rp20 ribu yang bisa dijual yang mudah dibuat dan dapat menjadi aksesori tambahan yang unik. Kain sisa guntingan dari pembuatan atau produk tekstil lainnya, meskipun terlihat sepele, dapat dimanfaatkan menjadi kerajinan tangan yang keren.

Bahan dan alat yang dibutuhkan:

  • Kain perca berbahan katun
  • Gunting
  • Jarum jahit dan benang
  • Kancing atau mutiara sintetis (opsional)
  • Peniti bros
  • Lem tembak (opsional).

Cara membuat:

  1. Gunting kain perca menjadi bentuk kotak atau lingkaran, misalnya ukuran 5 cm sebanyak 10 lembar.
  2. Lipat potongan kain perca menjadi setengah lingkaran, lalu lipat lagi hingga membentuk pola tertentu.
  3. Jahit setiap ujung lipatan atau rekatkan dengan lem tembak.
  4. Gabungkan beberapa kelopak kain perca hingga membentuk bunga, lalu pasang kancing atau mutiara di tengahnya.
  5. Terakhir, pasang peniti bros di bagian belakang.

5. Hiasan Dinding dari Stik Es Krim

Hiasan dinding dari stik es krim adalah kerajinan dari barang bekas modal Rp20 ribu yang bisa dijual yang estetik dan mudah dibuat, cocok untuk dekorasi rumah atau kamar. Sebatang stik es krim mungkin terlihat sepele, namun di tangan yang telaten, puluhan stik bisa disusun menjadi hiasan dinding yang menyulap tembok polos jadi galeri personal berkarakter.

Bahan dan alat yang diperlukan:

  1. Stik es krim (bisa dikumpulkan atau dibeli dengan harga terjangkau)
  2. Lem tembak atau lem kayu
  3. Gunting atau tang potong
  4. Cat poster atau cat akrilik (opsional)
  5. Manik-manik
  6. Tali rami
  7. Kertas karton untuk dekorasi (opsional).

Cara membuatnya:

  1. Susun stik es krim menjadi berbagai bentuk geometris atau pola yang diinginkan.
  2. Rekatkan setiap stik menggunakan lem tembak atau lem kayu hingga membentuk kerangka hiasan.
  3. Warnai dengan cat atau tambahkan dekorasi seperti manik-manik, tali rami, atau bunga kertas origami.
  4. Pasang tali rami sebagai gantungan atau tempel langsung ke dinding menggunakan double tape spons.

6. Tempat Lilin dari Kaleng Bekas

Mendaur ulang kaleng bekas menjadi tempat lilin berwarna adalah cara kreatif untuk mengurangi limbah dan menambah dekorasi rumah. Dengan sedikit usaha, kaleng yang tidak terpakai bisa diubah menjadi karya seni yang menarik dan memiliki nilai estetika tinggi.

Bahan dan alat yang dibutuhkan:

  • Kaleng bekas (misalnya kaleng susu atau kaleng minuman)
  • Semprot atau cat akrilik
  • Paku
  • Palu (untuk membuat pola lubang, opsional)
  • Pita
  • Tali rami
  • Manik-manik untuk dekorasi (opsional)
  • Lem tembak (opsional).

Cara membuat:

  1. Pilih kaleng bekas yang bersih dan dalam kondisi baik, lalu bersihkan dari label dan residu lem.
  2. Berikan warna dasar pada kaleng menggunakan cat semprot atau cat akrilik.
  3. Jika ingin menambahkan pola, lubangi permukaan kaleng dengan paku dan palu sebelum diberi finishing warna.
  4. Setelah cat kering, tambahkan detail dekoratif seperti pita, tali rami, atau manik-manik.
  5. Tempat lilin dari kaleng bekas dengan pola lubang dapat menciptakan efek bayangan yang menenangkan. 

7. Bunga dari Sedotan Bekas

Bunga dari sedotan bekas adalah kerajinan dari barang bekas modal Rp 20 ribu yang bisa dijual yang unik dan kreatif, cocok sebagai hiasan rumah. Sedotan yang sering menjadi limbah atau sampah dapat diubah menjadi kerajinan tangan yang unik dan cantik.

Bahan dan alat yang diperlukan:

  • Sedotan berwarna-warni bekas
  • Gunting
  • Lem
  • Lidi atau kawat (untuk tangkai bunga, opsional)
  • Kertas hijau (untuk daun, opsional).

Cara membuatnya:

  1. Potong sedotan secara vertikal dan diagonal pada ujungnya, sekitar 4-5 cm.
  2. Gulung bagian bawah sedotan sedikit demi sedikit hingga membentuk kelopak bunga
  3. Rekatkan gulungan dengan lem agar tidak terlepas.
  4. Ulangi proses ini untuk membuat beberapa kelopak, lalu gabungkan menjadi satu bunga.
  5. Tambahkan lidi atau kawat sebagai tangkai dan hiasan daun dari kertas hijau.

8. Asbak dari Tempurung Kelapa

Tempurung kelapa yang sering dianggap limbah dapat diubah menjadi asbak yang unik dan bernilai seni. Kelapa merupakan salah satu tumbuhan yang setiap bagiannya bisa dimanfaatkan, termasuk buahnya yang dapat diolah menjadi berbagai kerajinan.

Bahan dan alat yang dibutuhkan:

  • Tempurung kelapa
  • Gergaji besi
  • Amplas (untuk menghaluskan)
  • Lem kayu (opsional, untuk menggabungkan bagian)
  • Cat atau pernis (opsional, untuk finishing).

Cara Membuat:

  1. Bersihkan tempurung kelapa dari serabut dan kotoran.
  2. Belah tempurung kelapa menjadi dua bagian yang tidak sama besar menggunakan gergaji, di mana bagian yang lebih besar bisa dijadikan kaki asbak dan yang kecil sebagai penampung abu.
  3. Haluskan permukaan tempurung kelapa menggunakan amplas.
  4. Jika diperlukan, gabungkan bagian-bagian tempurung dengan lem kayu dan baut.
  5. Berikan sentuhan akhir dengan cat atau pernis untuk tampilan yang lebih menarik dan tahan lama.

9. Dompet dari Kemasan Plastik Bekas

Dompet dari kemasan plastik bekas, seperti bungkus kopi atau deterjen, adalah kerajinan dari barang bekas modal Rp20 ribu yang bisa dijual yang memiliki nilai ekonomis dan membantu mengurangi sampah plastik. Proses daur ulang semacam ini menjadi ide yang baik untuk menjaga lingkungan dan dapat bernilai ekonomis.

Bahan dan alat yang diperlukan:

  • Bungkus kemasan plastik bekas (kopi, deterjen, dll.) dalam jumlah banyak
  • Gunting
  • Jarum jahit besar
  • Benang
  • Resleting
  • Sponbun atau busa angin (opsional, untuk kekuatan).

Cara membuatnya:

  1. Bungkus kemasan plastik, lalu potong dengan lebar sekitar 5 cm
  2. Gunting bagian samping agar bisa dibuka dan diperluas.
  3. Lipat bagian kanan dan kiri bungkus ke tengah, lalu lipat lagi menjadi dua bagian.
  4. Lanjutkan melipat bungkus satu per satu dan sambungkan hingga terkumpul jumlah yang cukup untuk dompet.
  5. Anyam atau jahit potongan-potongan plastik yang sudah dilipat hingga membentuk dompet.
  6. Pasang resleting pada bagian atas dompet.
  7. Tambahkan lapisan sponbun atau busa angin di bagian dalam untuk membuat dompet lebih kuat.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kerajinan dari Barang Bekas Modal Rp20 Ribu yang Bisa Dijual

1. Berapa modal yang dibutuhkan untuk memulai kerajinan dari barang bekas ini?

Modal yang dibutuhkan sangat terjangkau, yaitu sekitar Rp20 ribu, karena memanfaatkan barang-barang bekas yang ada di sekitar kita.

2. Apa manfaat membuat kerajinan dari barang bekas?

Manfaatnya meliputi pengurangan limbah, penciptaan peluang usaha baru, penghematan sumber daya, dan mendukung gaya hidup ramah lingkungan.

3. Apakah kerajinan dari barang bekas memiliki nilai jual yang tinggi?

Ya, dengan kreativitas dan sentuhan tangan yang tepat, barang bekas dapat disulap menjadi produk bernilai jual tinggi, terutama karena tren gaya hidup ramah lingkungan yang mendorong permintaan produk daur ulang.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|