Liputan6.com, Jakarta - Menanam pohon buah di pematang sawah bukan hanya sekadar memanfaatkan lahan kosong, tetapi juga strategi cerdas untuk menciptakan sumber penghasilan tambahan tanpa mengganggu tanaman utama. Pematang yang biasanya dibiarkan kosong sebenarnya memiliki potensi besar jika ditanami tanaman yang tepat, terutama jenis buah yang tidak membutuhkan ruang akar terlalu luas dan tahan terhadap kondisi tanah yang kadang lembap. Dengan pemilihan jenis yang sesuai, petani bisa mendapatkan hasil panen tambahan secara berkala sepanjang tahun.
Selain itu, keberadaan pohon buah di pematang juga bisa memberikan manfaat ekologis, seperti membantu menjaga struktur tanah, mengurangi erosi, dan menciptakan lingkungan yang lebih seimbang. Namun, tidak semua jenis pohon buah cocok ditanam di pematang sawah, sehingga penting untuk memilih tanaman yang memiliki pertumbuhan tidak terlalu besar, mudah dipangkas, dan mampu beradaptasi dengan kondisi lahan. Berikut ini adalah beberapa pilihan pohon buah yang bisa menjadi solusi produktif sekaligus menguntungkan.
1. Belimbing Manis
Belimbing manis menjadi salah satu pilihan terbaik untuk ditanam di pematang sawah karena karakter tanamannya yang tidak terlalu besar dan mudah dikontrol pertumbuhannya melalui pemangkasan rutin. Tanaman ini mampu beradaptasi dengan berbagai jenis tanah selama tidak terlalu tergenang, sehingga sangat cocok untuk ditanam di area pematang yang memiliki drainase cukup baik. Selain itu, belimbing juga dikenal cepat berbuah jika dirawat dengan benar, sehingga potensi hasilnya bisa dirasakan dalam waktu relatif singkat.
Dari sisi ekonomi, belimbing memiliki nilai jual yang cukup stabil di pasaran karena banyak digunakan sebagai buah konsumsi segar maupun bahan olahan seperti jus dan rujak. Buahnya yang segar dan memiliki rasa manis asam membuatnya disukai oleh berbagai kalangan, sehingga permintaan pasar cenderung konsisten sepanjang tahun. Hal ini menjadikan belimbing sebagai salah satu tanaman yang layak dipertimbangkan untuk menambah penghasilan petani.
Perawatan belimbing tergolong mudah, cukup dengan penyiraman teratur, pemupukan berkala, dan pengendalian hama yang sederhana. Dengan pemangkasan yang tepat, pohon ini bisa tetap produktif tanpa mengganggu tanaman utama di sawah. Oleh karena itu, belimbing manis merupakan kombinasi ideal antara kemudahan budidaya dan potensi keuntungan.
2. Jambu Air
Jambu air merupakan tanaman buah yang sangat populer untuk lahan terbatas karena pertumbuhannya yang relatif cepat dan tidak membutuhkan ruang yang terlalu luas. Tanaman ini juga cukup toleran terhadap kondisi tanah yang lembap, sehingga cocok untuk ditanam di pematang sawah yang memiliki tingkat kelembapan tinggi. Dengan perawatan yang tepat, jambu air bisa mulai berbuah dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Buah jambu air memiliki daya tarik tersendiri karena tampilannya yang segar dan rasanya yang manis serta menyegarkan. Permintaan pasar terhadap jambu air cukup tinggi, terutama saat musim kemarau ketika buah ini menjadi pilihan favorit untuk dikonsumsi. Hal ini membuka peluang bagi petani untuk mendapatkan tambahan penghasilan secara rutin dari hasil panen jambu air.
Selain itu, perawatan jambu air tidak terlalu rumit, hanya membutuhkan pemupukan, pemangkasan, dan perlindungan dari hama seperti lalat buah. Dengan teknik budidaya yang sederhana, tanaman ini dapat menjadi sumber pendapatan tambahan yang stabil tanpa membutuhkan investasi besar.
3. Jambu Bol
Jambu bol dikenal dengan ukuran buahnya yang besar dan rasanya yang khas, sehingga memiliki nilai jual yang cukup tinggi dibandingkan jenis jambu lainnya. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di pematang sawah selama kondisi tanah tidak terlalu tergenang dan memiliki sistem drainase yang baik. Pertumbuhannya yang tidak terlalu tinggi membuatnya cocok untuk ditanam di lahan terbatas.
Dari segi pasar, jambu bol memiliki keunggulan karena tidak terlalu banyak dibudidayakan secara massal, sehingga peluang untuk mendapatkan harga jual yang lebih tinggi cukup terbuka. Buah ini sering menjadi incaran konsumen yang mencari variasi buah lokal dengan cita rasa unik. Dengan strategi pemasaran yang tepat, jambu bol bisa menjadi komoditas yang menguntungkan.
Perawatan jambu bol cukup sederhana, namun perlu perhatian khusus pada pemangkasan agar tanaman tetap produktif dan tidak tumbuh terlalu rimbun. Dengan pengelolaan yang baik, tanaman ini bisa memberikan hasil panen yang cukup menjanjikan sebagai sumber penghasilan tambahan.
4. Sawo
Sawo merupakan tanaman buah yang dikenal tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan, termasuk tanah yang kurang subur sekalipun. Hal ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk ditanam di pematang sawah, terutama bagi petani yang menginginkan tanaman yang minim perawatan. Sawo juga memiliki sistem perakaran yang cukup kuat sehingga mampu bertahan dalam kondisi tertentu.
Buah sawo memiliki rasa manis yang khas dan banyak digemari oleh masyarakat, sehingga memiliki potensi pasar yang cukup luas. Selain itu, buah ini tidak terlalu cepat rusak setelah dipanen, sehingga memudahkan dalam proses distribusi dan penjualan. Hal ini menjadi nilai tambah bagi petani yang ingin menjadikannya sebagai sumber penghasilan tambahan.
Perawatan sawo tergolong mudah, hanya membutuhkan pemupukan secara berkala dan pengendalian hama yang tidak terlalu intensif. Dengan perawatan yang sederhana, tanaman ini dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah secara konsisten dalam jangka panjang.
5. Mangga Kerdil
Mangga kerdil atau mangga varietas genjah merupakan solusi bagi petani yang ingin menanam mangga di lahan terbatas seperti pematang sawah. Tanaman ini dirancang agar tidak tumbuh terlalu besar, sehingga mudah dikendalikan dan tidak mengganggu tanaman utama di sekitarnya. Selain itu, mangga kerdil juga dikenal cepat berbuah dibandingkan varietas biasa.
Dari segi ekonomi, mangga memiliki pasar yang sangat luas dan permintaan yang tinggi, baik untuk konsumsi lokal maupun ekspor. Buahnya yang manis dan beragam varietasnya memberikan banyak pilihan bagi petani untuk menyesuaikan dengan selera pasar. Dengan perawatan yang baik, mangga kerdil bisa menjadi sumber penghasilan yang cukup besar.
Perawatan mangga kerdil meliputi pemangkasan rutin, pemupukan, serta pengendalian hama dan penyakit. Dengan teknik budidaya yang tepat, tanaman ini dapat menghasilkan buah yang berkualitas tinggi dan memiliki nilai jual yang kompetitif.
6. Jeruk
Jeruk merupakan salah satu tanaman buah yang banyak dibudidayakan karena memiliki nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar yang stabil. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di pematang sawah asalkan tidak tergenang air dalam waktu lama. Dengan sistem drainase yang baik, jeruk bisa menjadi pilihan yang sangat menguntungkan.
Buah jeruk memiliki banyak manfaat kesehatan dan dikonsumsi secara luas oleh masyarakat, sehingga peluang pasarnya sangat besar. Selain itu, jeruk juga memiliki siklus panen yang relatif teratur, sehingga dapat memberikan pemasukan yang lebih stabil bagi petani.
Perawatan jeruk memerlukan perhatian pada pemupukan, penyiraman, dan pengendalian hama seperti kutu dan ulat. Dengan manajemen yang baik, tanaman ini mampu menghasilkan buah dalam jumlah banyak dengan kualitas yang baik.
7. Nangka Mini
Nangka mini merupakan varietas nangka yang cocok untuk lahan terbatas karena ukurannya yang tidak terlalu besar. Tanaman ini dapat ditanam di pematang sawah dengan catatan tanah tidak terlalu becek dan memiliki drainase yang baik. Keunggulan utama nangka mini adalah kemampuannya berbuah dalam ukuran pohon yang relatif kecil.
Buah nangka memiliki nilai jual yang cukup tinggi, terutama karena bisa dijual dalam berbagai bentuk, baik segar maupun olahan. Selain itu, nangka juga memiliki permintaan yang stabil di pasar lokal, sehingga menjadi peluang usaha yang menarik.
Perawatan nangka mini cukup mudah, hanya membutuhkan pemupukan dan pemangkasan ringan. Dengan perawatan yang tepat, tanaman ini dapat menghasilkan buah yang besar dan berkualitas.
8. Delima
Delima merupakan tanaman buah yang cukup unik dan memiliki nilai jual tinggi karena manfaat kesehatannya yang banyak dikenal. Tanaman ini cocok ditanam di pematang sawah karena ukurannya yang tidak terlalu besar dan tahan terhadap kondisi lingkungan tertentu.
Buah delima sering digunakan sebagai bahan konsumsi sehat dan memiliki pasar khusus yang cukup potensial. Hal ini membuatnya menjadi pilihan menarik bagi petani yang ingin menanam tanaman dengan nilai ekonomi tinggi.
Perawatan delima relatif mudah, hanya membutuhkan penyiraman, pemupukan, dan pemangkasan ringan. Dengan kondisi yang tepat, tanaman ini dapat tumbuh subur dan menghasilkan buah yang berkualitas.
9. Srikaya
Srikaya merupakan tanaman buah yang memiliki ukuran pohon relatif kecil, sehingga sangat cocok untuk ditanam di pematang sawah. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di berbagai jenis tanah dan tidak memerlukan perawatan yang rumit.
Buah srikaya memiliki rasa manis yang khas dan cukup digemari oleh masyarakat, sehingga memiliki peluang pasar yang baik. Selain itu, tanaman ini juga bisa berbuah dalam waktu yang relatif cepat dibandingkan beberapa jenis buah lainnya.
Perawatan srikaya cukup sederhana, hanya membutuhkan pemupukan dan pengendalian hama secara rutin. Dengan perawatan yang tepat, tanaman ini dapat menjadi sumber penghasilan tambahan yang cukup menjanjikan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Pohon Buah yang Cocok Ditanam di Pematang Sawah
Q: Apakah semua pohon buah bisa ditanam di pematang sawah?
A: Tidak, sebaiknya pilih yang tahan lembap dan tidak berakar besar.
Q: Berapa jarak ideal antar pohon di pematang?
A: Umumnya 2–4 meter tergantung jenis tanaman.
Q: Apakah perlu pupuk khusus?
A: Tidak wajib, cukup pupuk organik atau NPK sesuai kebutuhan.
Q: Kapan waktu terbaik menanam?
A: Awal musim hujan agar tanaman cepat beradaptasi.
Q: Apakah tanaman ini mengganggu padi?
A: Tidak jika ditanam di pematang dan rutin dipangkas.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

9 hours ago
4
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257765/original/001942600_1781255459-3164903219143735572.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257890/original/049338800_1781261386-Scale_Up.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4295114/original/060254000_1674043893-Persebaya_Surabaya_Bantai_Persita_Tangerang_5-0_di_Liga_1-Ichsan-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257736/original/007864900_1781254058-HL_panel_surya.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/6718602/original/081755600_1779534644-BL1_1011.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257709/original/014419800_1781252880-ternak_makan_labu.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257728/original/080214000_1781253158-6559767714204059747.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8256217/original/005318700_1781150311-Gemini_Generated_Image_g1r3vag1r3vag1r3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482045/original/041589900_1769156674-Gemini_Generated_Image_nfgdwhnfgdwhnfgd.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257651/original/099981500_1781250429-Kandang_Ayam_Postal_Baja_Ringan_Memanjang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257642/original/060080900_1781250208-Gemini_Generated_Image_m8pw9om8pw9om8pw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512875/original/070428300_1771996878-Ide_Usaha_Jasa_Isi_Pulsa_dan_Token_Listrik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5323663/original/044194100_1755789623-1000089235.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7814202/original/064502900_1780631718-kombinasi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257557/original/030589300_1781247520-Gemini_Generated_Image_8dp8c98dp8c98dp8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257633/original/074509200_1781250095-hewan_di_dapur5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257594/original/076623300_1781249168-15402940858310970870.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257490/original/095798200_1781245057-Gemini_Generated_Image_acvxopacvxopacvx.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257574/original/084785600_1781248152-11569607384765376307.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/8232855/original/095362900_1781093208-20260609BL_Timnas_Indonesia_Vs_Mozambik_FIFA_Matchday_2026-13.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311585/original/019819800_1754888475-SnapInsta.to_529962176_18519690463037072_163690177429814441_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401010/original/034236800_1762154457-Bocoran_warna_iPhone_18_Pro_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4415431/original/078901700_1683198942-20230504AA_SEA_Games_2023_Timnas_Indonesia_Vs_Myanmar-21.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529373/original/019567300_1773329437-Persis_vs_Bali_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514118/original/045495100_1772081240-kandang_Ayam_Rooftop.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465586/original/014027200_1767771314-Bebek_Petelur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4261962/original/044473000_1671083484-harga_telur_ayam_di_tingkat_peternak_mencapai_29_ribu-ARBAS_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502338/original/063581900_1770977596-model_kebun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502616/original/001046200_1770990653-Pohang_Steelers.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4174719/original/068939000_1664411162-42.jpg)