BRI Super League: Bhayangkara FC Bidik Kebangkitan saat Menjamu PSIM, Paul Munster Tuntut Respons Besar Pemain

9 hours ago 6

Bola.com, Lampung - Bhayangkara FC bertekad bangkit saat menjamu PSIM Yogyakarta dalam pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Jumat (17/4/2026) pukul 15.30 WIB.

The Guardians mengincar kemenangan, setelah pada laga sebelumnya tumbang 1-2 dari Persijap Jepara. Di sisi lain, PSIM juga datang dengan kondisi terluka usai kalah dengan skor identik dari PSM Makassar.

Saat ini, Bhayangkara FC menempati urutan kelima klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 44 poin, sedangkan PSIM berada di peringkat kesembilan dengan raihan 38 angka.

Duel ini diprediksi berjalan ketat karena kedua tim sama-sama ingin kembali ke jalur positif. Tambahan poin tidak hanya dibutuhkan demi memperbaiki posisi klasemen, tetapi juga untuk menaikkan mental pemain.

Pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026 menghadirkan sembilan laga seru dengan hasil mengejutkan, termasuk kekalahan Persija Jakarta 2-3 dari Bhayangkara FC serta kemenangan penting Persib Bandung 2-0 atas Semen Padang, yang semakin mengokohkan posisi...

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tuntut Respons Besar Pemain

Dalam sesi konferensi pers jelang laga, pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, menegaskan timnya siap memberikan respons maksimal meski jadwal pertandingan berlangsung padat.

"Kami menantikan pertandingan ini. Jadwal memang sangat padat dan cepat, tapi sekarang ini tentang bagaimana kami memberikan respons besar untuk besok sore. Saya mengharapkan performa yang hebat," ujar Munster pada Kamis (16/4/2026).

Arsitek asal Irlandia Utara itu juga menyoroti masalah kebobolan gol cepat yang sempat dialami tim dalam dua laga terakhir. Menurutnya, hal tersebut sudah menjadi bahan evaluasi bersama skuad.

"Ya, kami sudah membahas hal ini dengan para pemain. Saya mengharapkan reaksi yang sangat besar," tegas Munster.

Tak Bergantung pada Satu Nama

Munster turut menyinggung performa lini serang Bhayangkara FC yang kerap bertumpu pada satu pemain. Ia memastikan timnya kini memiliki lebih banyak opsi dalam membangun serangan.

Sebelumnya, pergerakan pemain seperti Moussa Sidibe kerap menjadi fokus lawan, seperti yang terjadi saat menghadapi Persijap. Situasi tersebut, menurut Munster, sudah diantisipasi.

"Kami punya banyak pilihan sekarang. Kami tidak bisa hanya bergantung pada satu pemain. Bagi saya, yang paling penting adalah tim," kata mantan pelatih Persebaya Surabaya tersebut.

"Kami sudah melakukan evaluasi, semua orang tahu pemain kami tapi sekarang tergantung pada pemain kami untuk menunjukkan kualitasnya. Dan ya, kita harus lebih pintar dalam situasi pertandingan," sambungnya.

Waspadai PSIM

Meski PSIM tampil tanpa beberapa pemain kunci, Munster tetap meminta anak asuhnya tidak lengah. Ia menilai Laskar Mataram tetap memiliki kualitas yang patut diwaspadai.

"Saya sadar ada pemain yang absen, tapi PSIM adalah tim yang bagus dengan pemain-pemain yang bagus. Kami tidak boleh meremehkan mereka. Kami harus fokus 100 persen," ucap Munster.

Hal senada disampaikan gelandang sekaligus kapten tim Bhayangkara FC, Wahyu Subo Seto. Ia menekankan pentingnya konsentrasi penuh sepanjang pertandingan.

"Setelah lawan Persijap, kami semua sudah mempersiapkan untuk pertandingan besok melawan PSIM. Mungkin yang harus kita lakukan adalah fokus 100 persen dari menit awal hingga akhir pertandingan," paparnya.

Yuk Lihat Peta Persaingan

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|