Buket Valentine Paling Dicari 2026: Jenis Bunga, Makna, Harga dan Tips Perawatannya

1 day ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Hari Valentine selalu identik dengan ungkapan cinta dan kasih sayang, di mana buket bunga menjadi salah satu hadiah paling klasik dan digemari. Memberikan buket Valentine bukan sekadar tradisi, melainkan sebuah gestur yang sarat makna.

Pilihan bunga, warna, hingga cara merangkainya, semuanya berkontribusi dalam menciptakan pesan romantis yang tak terlupakan bagi orang terkasih. Memilih buket yang tepat bisa menjadi tantangan tersendiri, mengingat banyaknya jenis bunga dengan makna berbeda serta beragam gaya rangkaian yang tersedia.

Artikel Liputan6.com, Selasa (10/2/2026), ini akan memandu Anda dalam memahami seluk-beluk buket Valentine, mulai dari jenis bunga paling populer dan filosofinya, gaya rangkaian yang memukau, hingga tips praktis agar buket tetap segar lebih lama.

Selain itu, akan dibahas juga kisaran harga buket Valentine agar Anda bisa menyesuaikan dengan anggaran tanpa mengurangi esensi keindahan dan ketulusan hadiah Anda.

Jenis Bunga Paling Populer untuk Isi Buket Valentine dan Maknanya

Bunga telah lama menjadi simbol universal untuk menyampaikan cinta dan keindahan, terutama saat Hari Valentine tiba. Setiap jenis bunga memiliki makna unik, sehingga pemilihan bunga untuk buket Valentine menjadi sangat penting untuk mengungkapkan perasaan yang tepat kepada pasangan. Warna dan bentuk bunga yang memikat menjadikannya pilihan utama bagi banyak orang untuk menunjukkan apresiasi dan kasih sayang.

1. Mawar merah

adalah pilihan klasik dan tak lekang oleh waktu untuk buket Valentine. Warnanya yang mendalam serta kelopaknya yang mewah melambangkan cinta yang kuat dan romantisme sejati. Memberikan mawar merah berarti menunjukkan perasaan cinta yang intens, mendalam, serta gairah dan hasrat yang membara.

Dalam mitologi Yunani, mawar merah dikaitkan dengan dewi cinta, Aphrodite, dan di Romawi kuno, dianggap sebagai simbol Venus, dewi cinta. Satu tangkai mawar merah dapat melambangkan cinta pada pandangan pertama, sementara selusin mawar merah melambangkan cinta yang sempurna.

2. Tulip Merah

Tulip merah juga menjadi pilihan populer untuk buket Valentine, melambangkan kenyamanan dan kepercayaan dalam cinta. Tulip merah secara khusus menjadi simbol dari cinta yang damai, penuh penghargaan, dan komitmen yang mendalam.

Memberikan tulip merah berarti berterima kasih atas kehadiran seseorang dan merasa tenang bersamanya, mencerminkan cinta yang stabil dan tenang, cocok untuk hubungan jangka panjang. Buket tulip merah adalah hadiah sempurna untuk cinta sejati, menunjukkan semangat dan ekspresi tertinggi dari komitmen Anda kepada orang yang dicintai.

3. Lili

Lili, dengan berbagai warnanya, menawarkan makna yang beragam untuk buket Valentine. Lili putih melambangkan kesucian dan kemurnian hati, sementara lili merah menggambarkan gairah dan intensitas emosi, serta cinta yang mendalam. Lili pink melambangkan kemakmuran, sedangkan lili oranye berarti kebanggaan dan kegembiraan.

Lili kuning dapat melambangkan rasa syukur dan keceriaan. Bunga lili, dengan kelopak lembut dan aroma menenangkan, menjadi pilihan istimewa untuk diberikan kepada pasangan.

4. Anyelir

Anyelir atau carnation, adalah bunga populer setelah mawar, dikenal karena tampilannya yang anggun dan harganya yang lebih terjangkau. Anyelir merah muda melambangkan rasa sayang, kekaguman, cinta sejati, dan rasa syukur, terutama kasih sayang seorang ibu.

Anyelir merah melambangkan cinta yang dalam, kekaguman, dan rasa hormat, sementara anyelir putih melambangkan kesucian dan keberuntungan. Anyelir kuning dapat melambangkan persahabatan atau kekecewaan. Bunga ini juga memiliki daya tahan cukup lama, menjadikannya pilihan praktis untuk buket Valentine.

5. Anggrek

Anggrek juga merupakan simbol tanda cinta dan penghargaan terhadap seseorang yang spesial. Memberikan bunga anggrek bisa berarti tanda pengingat cinta yang kuat dan bertahan lama.

Anggrek juga menandakan rasa hormat terhadap pasangan, mencerminkan rasa kagum dan cinta yang tahan lama. Keindahan eksotis anggrek menjadikannya pilihan yang elegan dan bermakna untuk buket Valentine.

Gaya Rangkaian Buket Valentine yang Memukau

Rangkaian buket bunga telah berkembang pesat, menawarkan berbagai bentuk dan gaya yang dapat disesuaikan dengan selera dan pesan yang ingin disampaikan. Setiap gaya rangkaian buket Valentine memiliki karakteristik unik yang dapat menambah nilai estetika dan personalisasi hadiah Anda. Pemilihan gaya ini seringkali tergantung pada keterampilan perangkai bunga dan permintaan khusus dari konsumen.

1. Hand-tied Bouquet

Salah satu gaya yang populer adalah Hand-tied Bouquet, di mana bunga-bunga dirangkai dan diikat langsung dengan tangan. Teknik ini biasanya menggunakan pola spiral, sehingga batang bunga akan membentuk spiral dan buket dapat berdiri sendiri.

Gaya ini sering terlihat alami dan elegan, cocok untuk berbagai momen penting, termasuk buket Valentine. Proses pembuatannya melibatkan penempatan bunga secara spiral, memutar buket seperempat putaran setelah setiap penambahan bunga untuk menciptakan bentuk yang harmonis.

2. Flower Box

Gaya lain yang menarik adalah Flower Box atau Bloom Box. Ini merupakan kumpulan bunga cantik yang dirangkai dan diletakkan di dalam kotak dengan berbagai bentuk, seperti persegi, persegi panjang, hati, atau bulat.

Fokus tampilan pada gaya ini lebih terletak pada mahkota dan kelopak bunga, berbeda dengan buket tradisional yang juga menonjolkan ketinggian tangkai dan daun. Susunan bunga dalam kotak dapat membentuk huruf, angka, hati, atau pola indah lainnya, memberikan sentuhan unik dan spesial pada buket Valentine Anda.

3. Nosegay

Nosegay adalah buket berukuran lebih kecil, manis, dengan beberapa jenis atau warna bunga, dan banyak menggunakan rumput atau tanaman hijau, seringkali memiliki pegangan khusus yang nyaman digenggam.

4. Posy

Posy adalah buket berbentuk bulat yang lebih kecil dan ringan dari tipe round atau composite, tanpa patokan khusus dalam pemilihan bunga.

5. Arm Sheath

Arm Sheath atau Pageant adalah buket yang lebih besar dan memanjang, biasa dibawa dengan menggunakan lengan, sering menggunakan bunga bertangkai panjang seperti lili, anggrek, atau mawar.

6. Composite

Ada juga Composite (Glamedia) yang terbuat dari satu jenis bunga dengan warna sama dan disusun serapi mungkin agar menjadi rangkaian lebih besar, serta Stand Long-tied yang dibuat memanjang ke atas, tegak, dan kokoh.

Tips Menyimpan Buket Valentine agar Tetap Segar dan Tahan Lama

Setelah menerima buket Valentine yang indah, menjaga kesegarannya agar tahan lama adalah hal penting. Dengan perawatan yang tepat, Anda dapat memperpanjang umur bunga dan terus menikmati keindahannya di rumah. Perawatan yang cermat akan memastikan buket Anda tetap menjadi pengingat manis akan momen spesial tersebut.

1. Memotong ujung tangkai bunga

Langkah pertama yang krusial adalah memotong ujung tangkai bunga segera setelah menerima buket. Gunakan gunting atau pisau tajam untuk memotong ujung tangkai sekitar 1-2 cm dengan sudut miring 45 derajat. Pemotongan miring ini membantu bunga menyerap air lebih efektif. Lakukan pemotongan ini setiap 2-3 hari untuk menjaga kelancaran penyerapan air dan hindari menggunakan gunting tumpul yang dapat merusak serat tangkai. Disarankan untuk memotong di bawah air mengalir agar batang tidak tersumbat udara.

2. Gunakan air bersih

Selanjutnya, pastikan untuk selalu menggunakan air bersih dan menggantinya secara rutin di dalam vas. Isi vas dengan air bersih yang cukup untuk merendam ujung tangkai bunga. Ganti air setiap hari untuk mencegah pertumbuhan bakteri yang dapat mempercepat pembusukan bunga. Untuk bunga potong baru, gunakan air hangat karena lebih mudah diserap oleh tangkai.

3. Bersihkan daun yang terendam air di vas

Penting juga untuk membersihkan daun yang terendam air di dalam vas. Daun yang terendam dapat mempercepat pembusukan, mengurangi kualitas air, dan menyebabkan pertumbuhan bakteri yang menyumbat batang, sehingga menghambat penyerapan air oleh bunga.

4. Beri nutrisi tambahan

Untuk nutrisi tambahan, tambahkan pengawet bunga yang biasanya disertakan saat membeli buket Valentine. Jika tidak ada, Anda bisa membuat pengawet alami dengan mencampurkan sedikit gula sebagai nutrisi dan beberapa tetes cuka untuk menghambat bakteri ke dalam air vas.

5. Kontrol suhu dan lokasi penyimpanan

Selain itu, kontrol suhu dan lokasi penyimpanan buket. Simpan buket bunga di ruangan dengan suhu stabil, idealnya sekitar 18–24°C. Jauhkan dari panas berlebih seperti sinar matahari langsung, lampu panas, atau alat elektronik. Hindari meletakkan buket di area yang terkena angin atau draft, karena perubahan suhu yang tiba-tiba dapat menyebabkan bunga cepat layu. Perhatikan juga kelembapan udara, karena bunga juga membutuhkan kelembapan yang cukup.

6. Buang bunga atau daun layu

Terakhir, buang bunga atau daun yang sudah layu untuk mencegah penyebaran pembusukan ke bagian lain dari buket.

Estimasi Harga Buket Valentine Berdasarkan Jenis dan Ukuran

Harga buket Valentine dapat sangat bervariasi, tergantung pada beberapa faktor penting yang memengaruhi nilai dan kompleksitas rangkaiannya. Memahami faktor-faktor ini akan membantu Anda membuat pilihan yang sesuai dengan anggaran dan preferensi Anda.

Faktor utama yang memengaruhi harga buket Valentine adalah jenis bunga yang digunakan. Bunga segar atau asli umumnya memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan bunga palsu atau artificial. Bunga impor atau bunga dengan musim terbatas juga cenderung memiliki harga yang lebih tinggi karena ketersediaannya yang lebih langka.

Selain itu, desain dan ukuran buket juga berperan besar; semakin kompleks desain dan semakin besar ukuran buket, harganya akan semakin mahal. Aksesori tambahan seperti pita, kertas khusus, atau ornamen lainnya juga dapat menambah biaya keseluruhan buket. Harga juga dapat bervariasi antar toko bunga dan lokasi geografis.

Untuk memberikan gambaran, berikut adalah kisaran harga umum untuk buket Valentine di Indonesia.

  • Buket kecil (sekitar 3-5 tangkai bunga) bisa berkisar antara Rp28.000 hingga Rp45.000.
  • Buket ukuran sedang (5-10 tangkai bunga) biasanya dihargai antara Rp55.000 hingga Rp70.000.
  • Buket besar (lebih dari 10 tangkai bunga) dapat mencapai Rp90.000 hingga Rp140.000.

Buket mawar, sebagai pilihan paling populer, memiliki rentang harga yang cukup luas. Buket mawar dan cokelat premium dapat berkisar antara Rp150.000 hingga Rp500.000. Buket mawar romantis, baik lokal maupun premium, umumnya dijual antara Rp100.000 hingga Rp500.000. Buket mawar segar secara umum dapat ditemukan mulai dari Rp400.000. Untuk buket mawar dengan 3 hingga 100 bunga, harganya bervariasi sesuai ukuran dan jenis, mulai dari sekitar Rp150.000 hingga Rp2.500.000 untuk buket yang sangat besar dan eksklusif.

Buket tulip cenderung lebih mahal, berkisar dari Rp985.000 hingga Rp2.450.000 atau bahkan Rp3.000.000, tergantung desain dan jumlah bunga. Jika Anda mencari opsi yang lebih tahan lama, buket bunga artificial dapat ditemukan dengan harga mulai Rp485.000.

Selain bunga, banyak buket Valentine yang dilengkapi dengan tambahan unik. Buket dengan boneka kecil dapat dibeli seharga Rp30.000 hingga Rp65.000. Buket dengan snack atau permen dimulai dari Rp30.000 hingga Rp85.000 ke atas. Ada juga buket dengan tema khusus seperti jilbab atau polaroid yang berkisar Rp55.000 hingga Rp100.000.

Buket lengkap dengan teddy bear, balon love, cokelat Ferrero, atau lampu LED juga tersedia. Secara umum, estimasi harga buket Valentine termurah di Indonesia adalah sekitar Rp34.742, sedangkan yang termahal bisa mencapai Rp1.950.000. Harga buket secara keseluruhan bisa dimulai dari Rp5.000 hingga Rp300.000 untuk paket eksklusif, bahkan buket uang menjadi tren favorit di kalangan muda.

FAQ

Bunga apa yang paling populer untuk buket Valentine dan apa maknanya?

Mawar merah adalah pilihan klasik yang melambangkan cinta kuat, romantisme sejati, dan gairah. Tulip merah melambangkan kenyamanan, kepercayaan, dan komitmen. Lili memiliki makna beragam seperti kesucian (putih) dan gairah (merah), sedangkan anyelir menunjukkan rasa sayang dan kekaguman. Anggrek melambangkan cinta yang kuat dan penghargaan yang tahan lama.

Bagaimana cara merawat buket Valentine agar tetap segar lebih lama?

Untuk menjaga buket tetap segar, potong ujung tangkai bunga sekitar 1-2 cm dengan sudut miring 45 derajat setiap 2-3 hari. Ganti air dalam vas setiap hari dengan air bersih (hangat untuk bunga baru). Bersihkan daun yang terendam air. Tambahkan pengawet bunga atau campuran gula dan cuka. Simpan buket di ruangan bersuhu stabil (18–24°C), jauh dari sinar matahari langsung, panas berlebih, dan angin. Buang bagian bunga atau daun yang layu secara berkala.

Berapa kisaran harga buket Valentine di Indonesia?

Harga buket Valentine sangat bervariasi tergantung jenis bunga, desain, ukuran, dan aksesori tambahan. Buket kecil bisa sekitar Rp28.000-Rp45.000, buket sedang Rp55.000-Rp70.000, dan buket besar Rp90.000-Rp140.000. Buket mawar bisa mulai dari Rp100.000 hingga Rp2.500.000 untuk yang eksklusif, sementara buket tulip bisa mencapai Rp3.000.000. Opsi buket dengan tambahan unik atau bunga artificial juga tersedia dengan harga beragam.

Apa saja gaya rangkaian buket yang populer untuk Valentine?

Gaya rangkaian buket yang populer meliputi Hand-tied Bouquet yang dirangkai spiral dengan tangan untuk tampilan alami dan elegan. Ada juga Flower Box atau Bloom Box, di mana bunga diletakkan dalam kotak berbagai bentuk dengan fokus pada mahkota dan kelopak. Gaya lainnya termasuk Nosegay, Posy, Arm Sheath, Composite, dan Stand Long-tied, masing-masing menawarkan estetika yang berbeda.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|