- Mengapa menanam mint gantung lebih baik daripada di tanah?
- Jenis mint apa saja yang cocok untuk kebun gantung?
- Bagaimana cara menyiapkan bibit mint dari stek batang?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Memiliki kebun mint di rumah kini semakin praktis, terutama dengan cara buat kebun mint gantung yang cocok untuk lahan sempit. Selain mudah dirawat, pot gantung juga membuat area rumah terlihat lebih hijau dan segar.
Menanam mint di pot gantung sangat disarankan karena akar tanaman ini cepat menyebar jika ditanam langsung di tanah. Dengan pot gantung, pertumbuhan mint lebih mudah dikontrol sehingga tanaman tetap rapi dan sehat.
Artikel Liputan6.com, Selasa (19/5/2026) ini akan membahas langkah membuat kebun mint gantung, mulai dari memilih jenis mint, menyiapkan media tanam, hingga cara perawatan. Ada juga inspirasi pot gantung kreatif agar kebun terlihat lebih menarik dan fungsional.
Jenis Mint Populer untuk Kebun Gantung
Berbagai jenis mint sangat cocok untuk dibudidayakan dalam pot gantung, masing-masing menawarkan karakteristik unik. Beberapa yang paling populer adalah sebagi berikut:
- Peppermint (Mentha piperita), yang dikenal luas sebagai bahan obat rumahan dan produk sehari-hari seperti pasta gigi atau permen. Peppermint tumbuh subur dalam wadah dan keranjang gantung, menjadikannya pilihan ideal untuk kebun Anda.
- Pineapple Mint (Mentha suaveolens 'Variegata'), yang merupakan kultivar dari apple mint dengan daun beraneka ragam dan garis luar putih yang menawan. Tampilannya yang unik menambah nilai estetika pada kebun gantung Anda.
- Chocolate Mint, jenis mint dengan aroma dan rasa seperti jeruk, sangat cocok untuk membumbui minuman dan hidangan penutup.
- Spearmint (Mentha spicata) dan Apple Mint (Mentha suaveolens) dengan daun berbulu dan bergelombang juga merupakan pilihan umum yang mudah dirawat.
- Creeping Charlie (Plectranthus verticillatus), meskipun sering disebut "mint KW" karena bukan mint sejati, tanaman gantung ini populer berkat daunnya yang hijau kecil dan rimbun serta aroma segar menyerupai mint, dan sangat mudah diperbanyak dengan stek batang.
Persiapan Awal: Media, Pot, dan Bibit Mint
1. Persiapan Media Tanam
Langkah awal dalam cara buat kebun mint gantung yang sukses adalah persiapan media tanam yang tepat. Gunakan campuran tanah pot berkualitas tinggi yang dicampur dengan pupuk kompos halus. Pastikan pH tanah sedikit asam, idealnya antara 6,5 hingga 7, untuk mendukung pertumbuhan mint yang optimal.
Mint menyukai kondisi tanah yang lembap, namun sangat penting untuk memastikan drainase yang baik agar tidak terjadi genangan air yang bisa menyebabkan akar busuk.
2. Pemilihan Pot Gantung
Pemilihan pot gantung juga krusial. Pilih pot yang memiliki lubang drainase yang memadai di bagian bawah. Ukuran pot minimal harus 20 hingga 25 cm tinggi dan lebar, karena mint tumbuh dengan vigor dan memiliki sistem akar yang cukup besar; semakin besar pot, semakin besar potensi pertumbuhan mint.
Pot terakota mungkin memerlukan penyiraman lebih sering karena cenderung membuat tanah lebih cepat kering dibandingkan pot plastik, namun pot gantung dapat dibuat dari berbagai bahan termasuk paralon bekas atau botol air mineral untuk solusi hemat biaya dan ramah lingkungan.
3. Persiapkan Bibit
Untuk bibit, mint tidak mudah ditanam dari biji, sehingga lebih disarankan menggunakan tunas atau stek. Jika menggunakan stek batang, potong batang mint sepanjang 10-15 cm dari tanaman dewasa yang sehat dengan kulit hijau kecoklatan, hilangkan daun di bagian bawah dan sisakan 3-4 helai di atas.
Rendam batang dalam air hingga akar tumbuh, ganti air secara berkala untuk mencegah pembusukan. Setelah berakar, stek siap ditanam. Alternatifnya, Anda bisa membeli tunas mint siap tanam dari toko perkebunan.
Langkah Mudah Menanam Mint di Pot Gantung
- Setelah semua persiapan selesai, kini saatnya untuk memulai proses menanam mint di pot gantung. Pertama, pastikan pot gantung yang akan digunakan sudah bersih dan memiliki lubang drainase yang berfungsi dengan baik. Lubang drainase ini sangat penting untuk mencegah genangan air yang dapat merusak akar tanaman mint.
- Selanjutnya, isi pot dengan campuran tanah pot dan pupuk kompos halus hingga sepertiga bagian, atau sesuaikan dengan kebutuhan bibit mint Anda.
- Jika Anda menggunakan paralon bekas untuk kebun gantung, disarankan untuk menambahkan lapisan kerikil kecil di dasar sebagai drainase tambahan sebelum mengisi dengan campuran tanah dan kompos. Lapisan kerikil ini akan membantu memastikan air tidak menggenang di bagian bawah.
- Kemudian, buat lubang tanam di tengah media tanam yang sudah disiapkan.
- Tanam stek atau tunas mint yang sudah berakar ke dalam lubang tersebut dengan hati-hati. Pastikan bagian akar tertutup sempurna oleh tanah.
- Terakhir, tutup lubang tanam dengan tanah dan padatkan perlahan di sekitar pangkal bibit agar tanaman tidak rebah dan dapat berdiri kokoh.
- Setelah penanaman, segera siram tanaman secukupnya untuk membantu proses adaptasi.
Perawatan Optimal untuk Mint Gantung yang Subur
Agar kebun mint gantung Anda tumbuh subur dan menghasilkan daun yang segar, berikut ini beberapa perawatan rutinnya yang penting:
1. Penyiraman
Siram tanaman mint secara rutin setiap pagi untuk menjaga kelembapan tanah. Pastikan tanah tetap lembap, tetapi hindari genangan air yang berlebihan karena dapat menyebabkan akar busuk. Pada musim kemarau atau cuaca panas, mint mungkin perlu disiram 2-3 kali seminggu untuk menjaga hidrasinya.
2. Pencahayaan
Tempatkan pot gantung di lokasi yang mendapatkan sinar matahari yang terang. Mint membutuhkan setidaknya 3-6 jam sinar matahari pagi setiap hari untuk fotosintesis dan pertumbuhan optimal, namun pastikan terlindung dari sinar matahari terik di tengah hari yang bisa membakar daunnya. Sinar matahari yang cukup akan membuat daun mint lebih hijau dan aromanya lebih kuat.
3. Pupuk Organik
Untuk nutrisi, berikan pupuk organik seperti pupuk kandang halus setelah penanaman awal. Pemupukan dapat diulang pada pertengahan musim panas untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.
Selain itu, pemangkasan dan panen secara teratur sangat dianjurkan; pangkas daun mint, bahkan jika tidak digunakan, untuk mendorong pertumbuhan tunas dan daun baru yang lebih sehat dan segar. Pemangkasan juga mencegah tanaman menjadi terlalu besar dan berkayu, serta jangan lupa cabut gulma di sekitar tanaman mint agar tidak menyerap nutrisi.
4. Pengendalian Hama
Pengendalian hama juga perlu diperhatikan untuk menjaga kesehatan kebun mint gantung Anda. Jaga kebersihan pot dan area sekitar tanaman untuk mencegah serangan hama dan penyakit. Sebagai tindakan pencegahan, Anda bisa menaburkan sekam secara merata di atas tanah untuk melindungi daun muda dari hewan kecil seperti siput.
Ide Kreatif Memaksimalkan Kebun Mint Gantung
Menciptakan kebun mint gantung tidak hanya terbatas pada pot konvensional, ada banyak ide kreatif yang bisa Anda terapkan, beberapa contohnya sebagai berikut:
- Pemanfaatan paralon bekas adalah salah satu solusi ramah lingkungan dan hemat biaya. Anda bisa membuat lubang tanam dan drainase pada paralon, lalu menyusunnya secara vertikal atau horizontal untuk menciptakan kebun gantung bertingkat yang unik dan efisien ruang.
- Botol air mineral bekas juga dapat disulap menjadi pot gantung yang fungsional. Cukup potong bagian samping botol dan tambahkan lubang drainase di bagian bawah. Botol-botol ini kemudian bisa diikat atau dipaku ke dinding, menciptakan tampilan kebun vertikal yang menarik. Metode ini sangat cocok untuk memaksimalkan ruang di balkon atau teras kecil.
- Untuk tampilan yang lebih estetik, Anda bisa mengombinasikan tanaman mint gantung dengan tanaman hias lain seperti Creeping Charlie atau baby blue. Perpaduan warna dan tekstur daun akan menciptakan kebun gantung yang lebih menarik dan hidup.
- Selain itu, sistem kebun gantung dengan tali tambang juga bisa menjadi pilihan, menggunakan ember cat bekas yang dilubangi dan digantung secara berjajar atau bertingkat, cocok untuk tanaman herbal seperti kemangi atau seledri.
- Konsep kebun sayur gantung secara umum juga dapat diterapkan untuk mint. Ini adalah metode menanam sayuran di wadah yang digantung, memanfaatkan ruang vertikal dan sangat cocok untuk rumah kecil. Pastikan posisi gantungan mendapatkan cahaya matahari yang cukup dan sirkulasi udara lancar agar tanaman tumbuh optimal.
Pertanyaan Seputar Cara Buat Kebun Mint Gantung
Mengapa menanam mint gantung lebih baik daripada di tanah?
Menanam mint gantung lebih baik karena dapat mengendalikan sifat invasif akar mint yang cenderung menyebar cepat jika ditanam langsung di tanah, serta menghemat ruang.
Jenis mint apa saja yang cocok untuk kebun gantung?
Jenis mint yang cocok antara lain Peppermint, Pineapple Mint, Chocolate Mint, Spearmint, Apple Mint, dan juga Creeping Charlie yang sering disebut 'mint KW'.
Bagaimana cara menyiapkan bibit mint dari stek batang?
Potong batang mint 10-15 cm dari tanaman sehat, hilangkan daun bawah, sisakan 3-4 helai daun atas, lalu rendam dalam air hingga akar tumbuh, ganti air secara berkala.
Berapa sering mint gantung harus disiram?
Siram mint gantung secara rutin setiap pagi untuk menjaga kelembapan tanah, dan pada musim panas mungkin perlu disiram 2-3 kali seminggu.
Wadah apa saja yang bisa digunakan untuk kebun mint gantung?
Wadah yang bisa digunakan meliputi pot gantung konvensional, paralon bekas, botol air mineral bekas, ember cat bekas, rak gantung bertingkat, atau keranjang gantung berlapis.

1 week ago
19
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7426998/original/091167900_1780204185-12569351406163426630.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7426037/original/000581100_1780203193-sirkulasi_angin_4.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7426061/original/054327000_1780203198-4905252162272708791.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7425324/original/018117000_1780202603-desain_rumah_kecil_semi_kayu_yang_hemat_biaya_namun_tetap_menawan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7423184/original/073623100_1780200365-5231383419982115563.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7423542/original/009273000_1780200793-galon_kandang_ayam.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7336618/original/055797600_1780120424-20260530_105918.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3467247/original/065831600_1622184466-hand-drawn-pancasila-day-illustration_23-2148926556.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382087/original/055220000_1760528668-Screenshot_2025-10-15_184230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4371315/original/023919400_1679730830-20230324BL_BRI_Liga_1_2022-2023_Persib_Bandung_vs_Bhayangkara_FC_31.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7418800/original/094347000_1780196574-timun_rak_bekas_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7265619/original/008675700_1780051544-ChatGPT_Image_May_29__2026__05_44_26_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7339649/original/083452800_1780123190-20260530_105743.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4433382/original/015390100_1684481529-7421948.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7417398/original/086212500_1780195005-LOGO_HARI_LAHIR_PANCASILA_2026_REVISED-04.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7238602/original/030350800_1780023159-Screenshot_2026-05-29_094215.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7240605/original/055243500_1780025562-Caption_Hari_Pancasila_2026_Penuh_Makna.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522175/original/069914600_1772723013-IMG-20260305-WA0074.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1205209/original/090598600_1460793334-_20151024NH_Jajang_Sukmara_02.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500419/original/020749000_1770864866-Model_Ruang_Tamu_Open_Space.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467303/original/064555300_1767869802-fl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490835/original/086889800_1770026577-1000761221.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495693/original/051356400_1770394579-WhatsApp_Image_2026-02-06_at_10.19.48_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311585/original/019819800_1754888475-SnapInsta.to_529962176_18519690463037072_163690177429814441_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5290596/original/029365500_1753150307-unnamed__88_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401010/original/034236800_1762154457-Bocoran_warna_iPhone_18_Pro_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529373/original/019567300_1773329437-Persis_vs_Bali_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463879/original/035379600_1767673067-Jualan_es_buah_di_bulan_Ramadhan__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491533/original/041240700_1770098853-roti_tawar.jpg)