- Apakah kandang panggung saja sudah cukup anti ular?
- Berapa ukuran lubang kawat yang aman untuk kandang ayam?
- Apakah triplek bisa digunakan sebagai dinding kandang anti tikus?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat kandang ayam anti tikus dan ular penting bagi peternak yang mebudidayakan mulai dari anakan. Tikus dan ular merupakan ancaman serius yang kerap menghantui para peternak ayam, khususnya bagi anak ayam (DOC) dan ayam muda. Selain menjadi sumber penyebaran penyakit, tikus juga dikenal sebagai predator yang agresif bagi ayam peliharaan. Ayam yang diserang tikus seringkali menunjukkan luka gigitan pada bagian leher atau area dubur. Ayam berukuran kecil, seperti DOC hingga usia sekitar satu bulan atau dengan bobot di bawah 700 gram, sangat rentan menjadi mangsa empuk bagi tikus.
Dampak dari serangan tikus dan ular tidak hanya terbatas pada kerugian finansial akibat kematian ayam, tetapi juga dapat mengganggu pertumbuhan serta produktivitas ayam yang berhasil selamat karena mengalami stres berkepanjangan. Oleh karena itu, pembangunan kandang yang kokoh dan aman dari serangan predator menjadi suatu keharusan bagi setiap peternak.
Artikel ini akan menguraikan secara rinci langkah demi langkah cara membuat kandang ayam anti tikus dan ular, memastikan keamanan optimal dan kenyamanan bagi ternak Anda di lingkungan peternakan. Simak panduan selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (19/5/2026).
1. Desain Kandang Panggung yang Efektif
Desain kandang panggung merupakan prinsip fundamental dalam menciptakan kandang ayam yang tahan terhadap serangan tikus dan ular. Kunci utamanya adalah membuat lantai kandang berjarak cukup tinggi dari permukaan tanah. Semakin tinggi posisi lantai kandang, semakin sulit bagi tikus dan ular untuk menjangkaunya dan masuk ke dalam area ternak.
Disarankan untuk membangun lantai kandang dengan ketinggian minimal 50 hingga 90 cm dari permukaan tanah. Untuk kaki-kaki penyangga kandang, pilihlah bahan yang memiliki permukaan licin, seperti pipa paralon atau semen cor yang dihaluskan. Kaki kandang yang licin akan secara signifikan menyulitkan ular untuk memanjat dan menyusup masuk ke dalam kandang, memberikan lapisan perlindungan tambahan.
Sebagai contoh, Anda dapat membuat tiang kandang setinggi 90 cm dengan tinggi badan kandang 55 cm dan lebar 90 cm. Ukuran ini bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik serta luas lahan yang tersedia di lokasi peternakan Anda, memastikan kandang berfungsi optimal sesuai kondisi.
2. Penggunaan Kawat Kasa Berlubang Kecil yang Tepat
Tikus dikenal memiliki kemampuan luar biasa untuk menyusup melalui celah yang sangat kecil, bahkan lubang sekecil ibu jari. Oleh karena itu, penggunaan kawat ram atau kawat kasa dengan lubang maksimal 6 mm menjadi sangat krusial untuk menutup seluruh ventilasi dan dinding kandang. Ukuran lubang yang kecil ini akan secara efektif menghalangi tikus masuk.
Pastikan setiap sisi dinding dan area ventilasi kandang tertutup rapat tanpa celah sedikit pun menggunakan kawat ram berlubang kecil ini. Penggunaan kawat ram juga sangat direkomendasikan untuk lantai kandang panggung. Lantai kawat akan mencegah tikus masuk dari bagian bawah kandang, menambah tingkat keamanan secara menyeluruh.
Lakukan pemeriksaan secara berkala untuk memastikan tidak ada bagian kawat ram yang terlepas, robek, atau mengalami karat. Celah sekecil apa pun dapat menjadi jalur masuk yang potensial bagi tikus atau ular, sehingga pemeliharaan rutin sangat penting untuk menjaga integritas kandang.
3. Pembangunan Fondasi Anti-Gali yang Kuat
Tikus dan ular seringkali mencoba masuk ke dalam kandang dengan cara menggali tanah dari bagian bawah. Untuk mencegah taktik ini, pembangunan fondasi anti-gali di sekeliling area kandang menjadi langkah yang tidak boleh diabaikan. Fondasi ini akan menjadi penghalang fisik yang kuat.
Anda dapat melapisi lantai dasar kandang dengan semen yang kokoh atau memasang kawat ram yang ditanam sedalam 20 hingga 30 cm ke dalam tanah di sekeliling area kandang. Fondasi semen yang kuat atau kawat ram yang tertanam dalam akan berfungsi sebagai penghalang yang sangat efektif bagi predator yang berusaha menggali untuk masuk.
Khusus untuk kandang panggung, pastikan alas lantai kandang juga terbuat dari kawat ram, bukan triplek berlubang. Penggunaan kawat ram pada alas lantai akan memberikan perlindungan ganda dari serangan predator yang mencoba masuk dari bawah tanah, memastikan keamanan menyeluruh.
4. Memastikan Semua Celah Tertutup Rapat
Setelah konstruksi utama kandang selesai, sangat penting untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh pada semua sambungan, celah pada dinding, pintu, dan area ventilasi. Pastikan tidak ada celah yang berukuran lebih dari 6 mm yang dapat menjadi akses masuk bagi tikus atau ular, karena predator ini sangat pandai mencari celah.
Saat membangun rangka kandang, gunakan teknik memaku yang benar agar sambungan menjadi sangat kuat dan tidak mudah lepas. Teknik memaku dua kayu secara menyilang atau miring akan membuat rangka kandang ayam ini kokoh dan tidak mudah goyah, bahkan jika dibengkokkan. Kekuatan rangka sangat penting untuk mencegah munculnya celah seiring waktu.
Untuk memaku rangka kandang ayam pada persilangan atau di bagian tengah rangka kayu, disarankan untuk memaku miring dengan sudut 45 derajat pada sisi kanan dan kiri kayu bagian bawah, serta memaku lurus pada rangka atas. Teknik ini akan memastikan kekokohan maksimal pada struktur kandang.
5. Perlindungan Kandang dari Serangan Atas
Predator seperti tikus dan ular tidak hanya datang dari bawah atau samping, tetapi juga bisa menyusup ke dalam kandang dari arah atas. Oleh karena itu, pastikan tidak ada dahan pohon atau bagian atap rumah yang menggantung langsung di atas kandang. Hal ini mencegah tikus atau ular melompat masuk dari ketinggian.
Periksa area sekitar kandang secara seksama dan pangkas dahan pohon yang terlalu dekat atau menjorok ke arah kandang. Jika kondisi memungkinkan, pertimbangkan untuk memasang kawat ram juga di bagian atas kandang atau di bawah atap sebagai lapisan perlindungan ekstra. Ini akan menambah keamanan dari ancaman udara.
Dengan memastikan tidak ada jalur akses dari arah atas, Anda telah melengkapi sistem pertahanan kandang dari berbagai potensi ancaman. Perlindungan menyeluruh ini akan memberikan ketenangan pikiran bagi peternak dan keamanan optimal bagi ternak ayam.
6. Pengelolaan Lingkungan Sekitar Kandang yang Bersih
Kebersihan dan penataan lingkungan di sekitar kandang memegang peranan krusial dalam mencegah kehadiran tikus dan ular. Pangkas rumput dan semak-semak yang tumbuh di sekitar kandang secara rutin, karena ular sangat menyukai area yang lembap dan gelap sebagai tempat persembunyian.
Selain itu, singkirkan tumpukan kayu, batu, atau barang bekas yang dapat menjadi sarang potensial bagi tikus dan ular. Lingkungan yang bersih dan rapi akan secara signifikan mengurangi tempat persembunyian yang menarik bagi predator, sehingga mereka cenderung menjauhi area kandang.
Anda juga dapat menanam tanaman pengusir alami di sekitar area luar kandang, seperti serai dan lidah buaya. Alternatif lain adalah menyemprotkan larutan bawang putih, sebab ular memiliki penciuman yang sangat sensitif dan tidak menyukai aroma menyengat tersebut.
7. Tambahan Perlindungan dan Perawatan Rutin
Untuk memberikan perlindungan tambahan, oli bekas dapat dimanfaatkan untuk membasmi rayap dan tikus. Anda bisa mengoleskan oli bekas pada bagian kaki kandang, namun pastikan tidak ada kontak langsung dengan ayam untuk menghindari keracunan. Oli bekas ini akan menjadi penghalang yang efektif.
Gunakan tempat pakan gantung atau wadah pakan yang tertutup rapat agar sisa pakan tidak tercecer di lantai. Sisa pakan yang berserakan merupakan daya tarik utama bagi tikus, sehingga pengelolaan pakan yang baik akan mengurangi potensi serangan tikus di sekitar kandang.
Secara berkala, semprotkan larutan bawang putih di sekitar area kandang. Ular memiliki penciuman yang sangat sensitif, sehingga aroma menyengat dari bawang putih dapat berfungsi sebagai pengusir alami yang ampuh, menjaga ular menjauh dari kandang Anda.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kandang Ayam Anti Tikus dan Ular
Q: Apakah kandang panggung saja sudah cukup anti ular?
A: Belum cukup. Ular bisa memanjat kaki kandang jika permukaannya tidak licin. Oleh karena itu, gunakan pipa paralon atau pastikan kaki kandang terbuat dari semen cor yang dihaluskan agar sangat licin.
Q: Berapa ukuran lubang kawat yang aman untuk kandang ayam?
A: Ukuran lubang kawat yang aman adalah maksimal 6 mm. Lubang yang lebih besar dari itu berisiko dimasuki tikus kecil atau ular kecil.
Q: Apakah triplek bisa digunakan sebagai dinding kandang anti tikus?
A: Bisa, namun tikus memiliki kemampuan untuk menggigit kayu. Disarankan untuk mengombinasikannya dengan kawat ram di sisi dalam atau melapisi dengan seng, karena kawat ram lebih tahan gigitan tikus.
Q: Bagaimana cara mengusir ular tanpa membunuhnya?
A: Anda dapat mengusir ular dengan menjaga kebersihan kandang, memotong rumput dan semak di sekitar area kandang, serta menggunakan aromatik alami seperti larutan bawang putih atau menanam tanaman serai dan lidah buaya.
Q: Apakah oli bekas aman untuk kandang ayam?
A: Oli bekas bisa dioleskan di bagian luar kaki kandang, bukan di area yang dapat dijangkau ayam, untuk mengusir rayap dan tikus. Pastikan ayam tidak bisa menjilatnya untuk menghindari risiko keracunan.

1 week ago
18
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7426998/original/091167900_1780204185-12569351406163426630.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7426037/original/000581100_1780203193-sirkulasi_angin_4.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7426061/original/054327000_1780203198-4905252162272708791.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7425324/original/018117000_1780202603-desain_rumah_kecil_semi_kayu_yang_hemat_biaya_namun_tetap_menawan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7423184/original/073623100_1780200365-5231383419982115563.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7423542/original/009273000_1780200793-galon_kandang_ayam.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7336618/original/055797600_1780120424-20260530_105918.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3467247/original/065831600_1622184466-hand-drawn-pancasila-day-illustration_23-2148926556.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382087/original/055220000_1760528668-Screenshot_2025-10-15_184230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4371315/original/023919400_1679730830-20230324BL_BRI_Liga_1_2022-2023_Persib_Bandung_vs_Bhayangkara_FC_31.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7418800/original/094347000_1780196574-timun_rak_bekas_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7265619/original/008675700_1780051544-ChatGPT_Image_May_29__2026__05_44_26_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7339649/original/083452800_1780123190-20260530_105743.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4433382/original/015390100_1684481529-7421948.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7417398/original/086212500_1780195005-LOGO_HARI_LAHIR_PANCASILA_2026_REVISED-04.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7238602/original/030350800_1780023159-Screenshot_2026-05-29_094215.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7240605/original/055243500_1780025562-Caption_Hari_Pancasila_2026_Penuh_Makna.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522175/original/069914600_1772723013-IMG-20260305-WA0074.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1205209/original/090598600_1460793334-_20151024NH_Jajang_Sukmara_02.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500419/original/020749000_1770864866-Model_Ruang_Tamu_Open_Space.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467303/original/064555300_1767869802-fl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490835/original/086889800_1770026577-1000761221.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495693/original/051356400_1770394579-WhatsApp_Image_2026-02-06_at_10.19.48_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311585/original/019819800_1754888475-SnapInsta.to_529962176_18519690463037072_163690177429814441_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5290596/original/029365500_1753150307-unnamed__88_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401010/original/034236800_1762154457-Bocoran_warna_iPhone_18_Pro_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529373/original/019567300_1773329437-Persis_vs_Bali_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463879/original/035379600_1767673067-Jualan_es_buah_di_bulan_Ramadhan__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491533/original/041240700_1770098853-roti_tawar.jpg)