:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331006/original/093404400_1787469331-4d54e190-9535-4f58-8412-95264491dd00.jpg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta - Kebocoran pada kolam merupakan ancaman serius bagi keberhasilan budidaya ikan lele. Masalah ini tidak hanya menyebabkan pemborosan sumber daya air, tetapi juga berpotensi menurunkan kualitas lingkungan hidup ikan, hingga berujung pada kerugian signifikan.
Memahami cara membuat kolam lele yang tidak mudah bocor menjadi fondasi utama untuk memastikan keberlanjutan dan profitabilitas usaha budidaya. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Minggu (23/8/2026).
1. Menentukan Jenis Kolam yang Sesuai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7514069/original/030800700_1780286149-Model_Kebun_dan_Peternakan_Mini_yang_Bisa_Jadi_Penghasilan_Tambahan_di_Rumah_Model_Budidaya_Lele_Kolam_Terpal.jpeg)
Perbesar
Langkah awal dalam menciptakan kolam lele yang tidak mudah bocor adalah menentukan jenis kolam yang sesuai dan memastikan fondasi yang kokoh. Terdapat dua pilihan utama yang populer di kalangan pembudidaya, yaitu kolam beton permanen dan kolam terpal berkualitas tinggi.
-
Kolam Beton Permanen
Kolam beton permanen menawarkan ketahanan luar biasa dan umur pakai yang sangat panjang, menjadikannya investasi jangka panjang yang menguntungkan. Struktur kolam ini sangat kuat dan dapat digunakan secara berkelanjutan.
-
Kolam Terpal
Sementara itu, kolam terpal menjadi solusi yang lebih praktis dan ekonomis, dengan proses pembangunan yang relatif cepat dan kemudahan dalam pembersihan. Untuk kolam terpal, pemilihan material sangat penting; disarankan menggunakan terpal anti bocor, tebal, dan berkualitas tinggi seperti tipe A12, A20, terpal semi karet, atau HDPE Geomembran yang dirancang khusus untuk anti rembes dan durabilitas tinggi.
2. Persiapan Lahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331020/original/094682200_1787470195-6752ae67-ef0f-4f80-b5c1-e6d5d0579b54.jpg)
Perbesar
Setelah jenis kolam dipilih, persiapan lahan dan pondasi menjadi krusial. Khusus untuk kolam permanen, penguatan konstruksi dapat dilakukan dengan menanam kolam sedalam 40 cm di bawah tanah. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kekuatan struktur kolam dalam menahan tekanan air. Selain itu, pondasi kolam harus dipastikan sangat kokoh untuk menopang seluruh beban dan menjaga stabilitas.
3. Kualitas Material Kontruksi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331021/original/000087700_1787470196-b050a8f0-8456-4786-9158-5a10770ff575.jpg)
Perbesar
Kualitas material konstruksi juga secara langsung memengaruhi ketahanan kolam terhadap kebocoran. Untuk kolam beton, penggunaan batu bata lebih disarankan dibandingkan batako, sebab batako cenderung lebih mudah retak dan rembes jika terjadi guncangan di sekitar kolam. Kolam beton yang kokoh juga memerlukan campuran beton berkualitas dengan komposisi yang tepat, seringkali diperkuat dengan kerangka besi.
Apabila memilih kolam terpal, pastikan terpal yang digunakan benar-benar awet dan kuat. Beberapa rekomendasi terpal yang tahan lama meliputi tipe A12, A20 (yang paling tebal), terpal semi karet (lentur dan tahan UV), serta HDPE Geomembran yang merupakan standar industri dan tahan terhadap bahan kimia.
4. Teknik Konstruksi dan Pelapisan Anti Rembes yang Presisi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331023/original/035589900_1787470386-mengisi_air.jpg)
Perbesar
-
Proses Kontruksi
Proses konstruksi, terutama pada tahap finishing kolam beton, memiliki peran vital dalam mencegah kebocoran. Proses pengacian yang tidak tepat seringkali menjadi penyebab utama rembesan pada kolam. Jika menggunakan batu bata, lapisan acian bisa sedikit lebih tipis karena pori-pori batu bata lebih padat dibandingkan batako. Selain itu, perhatikan waktu pengeringan acian hingga sempurna, yang idealnya memakan waktu 3 hingga 4 minggu. Setelah pengecoran, penting untuk memastikan pelapisan semen yang tahan air diterapkan dengan benar.
-
Aplikasi Pelapis Anti Bocor
Aplikasi pelapis anti bocor atau waterproofing merupakan lapisan tambahan yang sangat efektif untuk mencegah rembesan air pada kolam beton. Setelah proses pengecoran, lapisan waterproofing harus diaplikasikan untuk melindungi kolam dari rembesan air dan kerusakan akibat kelembapan.
Sebelum mengaplikasikan pelapis, permukaan kolam harus dibersihkan dan diratakan dari kotoran, alga, atau zat lain yang dapat mengurangi daya lekat. Pengaplikasian primer (campuran Super Cement dan semen) sebanyak satu lapis juga direkomendasikan untuk mengikat sisa debu dan meningkatkan daya rekat waterproofing.
-
Desain Saluran Pembuangan
Desain saluran pembuangan yang baik tidak hanya mempermudah proses pembersihan, tetapi juga mengurangi risiko kerusakan struktural yang berpotensi menyebabkan kebocoran. Disarankan untuk membuat dasar kolam sedikit miring ke arah tengah, dengan saluran pembuangan ditempatkan di bagian tengah kolam. Kemiringan ini akan memudahkan proses pembuangan kotoran dan pembersihan kolam. Sistem saluran pembuangan yang terintegrasi memungkinkan pergantian air yang efisien tanpa mengganggu aktivitas ikan lele.
5. Pemasangan Terpal Optimal dan Perawatan Preventif
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331022/original/004765200_1787470196-0d07b6d4-cb0c-4d83-90a1-d2ef61d9b67f.jpg)
Perbesar
Untuk kolam terpal, metode pemasangan menjadi faktor penentu utama ketahanan terhadap kebocoran. Pastikan terpal terpasang dengan sangat rapat agar tidak ada celah yang memungkinkan kebocoran dan untuk memudahkan kontrol volume air. Penting juga untuk memastikan tidak ada kerikil atau benda tajam lainnya di bawah terpal yang berpotensi merusak dan menyebabkan kebocoran. Pemilihan terpal yang lentur dan tahan UV akan memberikan daya tahan lebih baik terhadap cuaca ekstrem dan paparan sinar matahari langsung.
Inspeksi dan perbaikan dini merupakan langkah proaktif yang esensial untuk menjaga kolam lele tetap anti bocor. Jika kolam beton menunjukkan retakan atau kerusakan pada dinding atau dasar, perbaikan harus segera dilakukan sebelum aplikasi pelapis anti bocor. Retakan kecil dapat ditutup menggunakan campuran semen dan air. Untuk kolam terpal yang bocor, penambalan bisa dilakukan dengan selotip khusus setelah area yang bocor dikeringkan sepenuhnya, memastikan perekat menempel kuat.
6. Perawatan Berkala untuk Kolam Lele Bebas Bocor
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331009/original/008921100_1787469332-perawaan.jpg)
Perbesar
Meskipun konstruksi kolam telah dilakukan dengan standar terbaik, perawatan rutin tetap menjadi faktor penentu keberlanjutan kolam lele yang tidak mudah bocor.
Pemeriksaan berkala adalah langkah preventif yang vital. Lakukan inspeksi rutin untuk mendeteksi tanda-tanda kebocoran, seperti penurunan debit air yang tidak wajar atau munculnya retakan pada dinding kolam. Deteksi dini memungkinkan penanganan yang cepat dan efektif. Jika ditemukan retakan atau lubang kecil, penambalan harus segera dilakukan menggunakan bahan yang sesuai.
Menjaga kebersihan kolam secara teratur dari sisa pakan dan kotoran yang mengendap juga sangat penting, karena penumpukan kotoran dapat mempercepat kerusakan material kolam dan memicu kebocoran. Dengan menerapkan panduan cara membuat kolam lele yang tidak mudah bocor ini, pembudidaya dapat membangun kolam yang kuat, tahan lama, dan mendukung budidaya lele yang sukses secara berkelanjutan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Membuat Kolam Lele yang Tidak Mudah Bocor
1. Mengapa penting membuat kolam lele yang tidak mudah bocor?
Kolam yang tidak bocor mencegah pemborosan air, menjaga kualitas air, dan melindungi ikan dari kontaminasi serta risiko kematian.
2. Apa jenis terpal yang direkomendasikan untuk kolam lele agar tidak bocor?
Terpal PVC berkualitas tinggi atau terpal tipe A12, A15, atau A17 dengan struktur pori-pori rapat direkomendasikan untuk ketahanan terhadap kebocoran.
3. Bagaimana cara mencegah kebocoran pada kolam beton?
Gunakan campuran beton yang tepat, sesuaikan ketebalan beton, aplikasikan lapisan waterproofing, perhatikan proses pengacian, dan gunakan cat kolam anti bocor khusus.
4. Apa yang bisa dilakukan untuk membuat kolam tanah tidak mudah bocor?
Pilih lokasi dengan tanah liat, campurkan tanah liat dengan pasir untuk lapisan dasar dan dinding, padatkan tanah, dan gunakan terpal sebagai lapisan tambahan jika tanah terlalu berpasir.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

12 hours ago
5
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/9331213/original/098579800_1787506421-WhatsApp_Image_2026-08-23_at_23.39.40-Thailand_juara.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329603/original/026065100_1787285477-chAhLv07MkNqD1BMxvuqIj96Hkvl5s2no4ve84zk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294015/original/011064100_1783773960-1000468926.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9327273/original/057541200_1787090211-Foto_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9331063/original/071889300_1787475786-9f21426e-4916-4a0c-b008-f12b368ecfceHL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9331031/original/012365900_1787471182-46397103-51ad-41c9-b637-353cf48ad399.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329606/original/068708600_1787285481-Q3GSVm7WCY6aoSkSp1EcQRIHCZlvWRGRQQxFDW9R.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329605/original/012060500_1787285480-3EZZ8b0Xw0yKSYES3whYYVHLtxoU4Zeck68vW51Z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260438/original/055587800_1781593616-HL_ikan_nila.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/9331132/original/084809100_1787485316-WhatsApp_Image_2026-08-23_at_18.27.53-Malaysia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9331005/original/041619800_1787469226-c3867df9-0ecc-4a65-a166-bb883bea94fb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9331043/original/010570800_1787472685-912b9f13-5f44-44cf-a526-3562b4a503a3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9330921/original/036002700_1787461250-thomas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329608/original/093375700_1787285520-1000964543.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4800603/original/002466100_1712984425-pexels-krizjohn-rosales-761297.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/9331049/original/087222300_1787473134-jordan-2-.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/9331081/original/061168000_1787479638-WhatsApp_Image_2026-08-23_at_16.45.25.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9331055/original/091324900_1787474834-Riswan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329607/original/091022700_1787285482-tJHwAoQm8LQlJ1kwCMCqwiHtRk2BiOHjIF3al8nd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9330962/original/013333000_1787466400-Pohon_Jambu_Bol_Kerdil_di_Halaman_Rumah.jpeg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6202765/original/030351500_1779081726-Screenshot_2026-05-18_122019.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5495753/original/010090000_1770427969-persib_vs_malut-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559170/original/057781900_1776523941-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565946/original/060695200_1777098813-lemos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5270828/original/086549500_1751442535-library_upload_21_2025_01_996x664_toca-1_3b9cc58.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307862/original/009171400_1754487646-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15-2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5313554/original/014193100_1755011665-GyJ5c66aEAIeZPd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5567666/original/075634000_1777303637-20260427AA_Persija_Jakarta_vs_Persis_Solo-13_2.JPG)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5553217/original/014314300_1775916634-20260411BL_Persija_Vs_Persebaya___BRI_Super_League_-28.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4439357/original/023748200_1684915919-IMG_3716.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531415/original/071066900_1773586899-villa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5582864/original/078653400_1778130434-7ad81446-6c8d-439a-b9fd-a7f4c5bd1008.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566651/original/058612900_1777206179-AP26116396136621.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406767/original/073611600_1762596719-runtukahu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569530/original/005470400_1777445507-Ternak_Ayam_Petelur_Skala_Rumahan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566459/original/099990000_1777186387-Cara_Cepat_Bersihkan_Kulkas_Tanpa_Bongkar_Semua_Isi_dan_Tetap_Bersih_Maksimal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482712/original/018563100_1769240916-klok_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4482605/original/038108800_1687839159-356628882_649873363846025_1238592168932116034_n.jpg)