- Apa manfaat menanam bawang merah di lahan sempit?
- Bagaimana cara memilih bibit bawang merah yang baik untuk ditanam?
- Media tanam seperti apa yang ideal untuk budidaya bawang merah di lahan sempit?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Menanam bawang merah di lahan sempit kini semakin diminati, terutama bagi mereka yang tinggal di perkotaan. Aktivitas berkebun ini tidak hanya praktis, tetapi juga menawarkan berbagai manfaat signifikan bagi rumah tangga. Anda dapat menghemat pengeluaran dapur sekaligus menjadikan kegiatan ini sebagai sarana rekreasi yang menyenangkan untuk mengisi waktu.
Bawang merah memiliki kandungan gizi yang baik, seperti vitamin C, folat, kalsium, zat besi, dan kalium, menjadikannya bumbu dapur esensial yang menyehatkan. Budidaya bawang merah di pot atau polybag tergolong mudah dan tidak memerlukan perawatan rumit, sehingga sangat cocok untuk pemula yang ingin mencoba berkebun di rumah.
Berikut Liputan6.com rangkum cara menanam bawang merah di lahan sempit, mulai dari persiapan bibit hingga proses panen. Dengan mengikuti langkah-langkah yang tepat, Anda bisa menikmati hasil panen bawang merah segar dari kebun mini Anda sendiri.
1. Persiapan Bibit Bawang Merah Unggul
Langkah awal yang krusial dalam cara menanam bawang merah di lahan sempit adalah memilih bibit yang berkualitas. Pilihlah umbi bawang merah yang berukuran besar, sehat, segar, dan memiliki kulit yang masih kencang, tidak lembek atau busuk. Bibit yang baik umumnya berbentuk bulat, berkulit halus, dan bebas dari bintik-bintik hitam yang menandakan penyakit.
Anda dapat menggunakan umbi bawang merah yang sudah mulai tumbuh tunas di bagian bawahnya, atau memanfaatkan sisa bawang merah tua dari dapur. Alternatif lain adalah membeli umbi bawang kecil siap tanam yang dipanen pada tahun sebelumnya. Untuk mempercepat pertumbuhan, potong bagian ujung bawang merah sekitar sepertiga bagian, tepat di tempat tunas akan muncul.
Beberapa sumber juga menyarankan pemotongan umbi menjadi dua bagian untuk stimulasi pertumbuhan yang lebih cepat. Sebelum penanaman, umbi dapat direndam dalam pupuk organik cair. Jika menggunakan umbi yang dipotong, campurkan dengan fungisida dan biarkan beberapa jam sebelum ditanam guna mencegah infeksi.
2. Persiapan Media Tanam Optimal
Media tanam memegang peranan penting dalam keberhasilan cara menanam bawang merah di lahan sempit. Campuran ideal terdiri dari tanah gembur, kompos, dan sekam bakar dengan perbandingan 2:1:1 atau 1:1:1. Tanah yang cocok untuk bawang merah memiliki struktur remah, tekstur sedang hingga sedikit liat, aerasi baik, dan kandungan bahan organik tinggi.
Jenis tanah seperti aluvial, glei humus, dan latosol sangat direkomendasikan, dengan tingkat keasaman tanah (pH) optimal antara 5,6 hingga 6,5. Untuk setiap pot, tambahkan pupuk SP-36 sebanyak 3 gram atau sekitar satu sendok teh guna mendukung nutrisi awal tanaman.
Setelah semua bahan media tanam tercampur rata, masukkan ke dalam wadah tanam. Siram media dengan air hingga lembap dan diamkan selama dua hari sebelum digunakan untuk menanam. Proses ini membantu media tanam beradaptasi dan siap menerima bibit bawang merah.
3. Pilihan Wadah Tanam Efisien di Lahan Sempit
Untuk cara menanam bawang merah di lahan sempit, penggunaan pot atau polybag adalah solusi cerdas. Pilihlah pot atau polybag berukuran sedang, misalnya 30 cm x 30 cm atau 35 cm x 35 cm, dan pastikan memiliki lubang drainase yang memadai di bagian bawah untuk mencegah pembusukan akibat kelebihan air.
Isi pot atau polybag secara perlahan hingga sekitar 3 cm dari bibir wadah, memberikan ruang yang cukup untuk penyiraman dan pertumbuhan optimal. Satu polybag dapat menampung 3-4 bibit umbi, sementara pot berdiameter 30 cm bisa diisi sekitar 4-5 umbi dengan jarak tanam yang sesuai.
Selain pot, metode hidroponik juga sangat cocok untuk lahan sempit dan minim perawatan. Instalasi hidroponik dapat dibuat dari pipa PVC dengan lubang tanam berjarak 20 cm. Anda juga bisa memanfaatkan kotak telur bekas atau botol plastik bekas sebagai wadah tanam yang inovatif.
4. Proses Penanaman Bawang Merah
Setelah persiapan bibit dan media tanam, langkah selanjutnya adalah proses penanaman. Tanam umbi bawang merah dengan posisi tunas menghadap ke atas. Benamkan umbi ke dalam media tanam hingga kedalaman leher umbi, sekitar 2,5 hingga 5 cm, memastikan bagian bawah tertutup tanah namun bagian atas tidak terlalu jauh dari permukaan.
Jika Anda memotong umbi, kubur separuh bagian bawang merah dan pastikan bagian yang telah dipotong berada di atas permukaan tanah. Berikan jarak tanam sekitar 5-10 cm antar umbi agar tanaman memiliki ruang yang cukup untuk tumbuh besar dan membentuk umbi yang optimal.
Untuk penanaman di polybag, disarankan menanam 5-6 bibit dengan jarak antar umbi sekitar 8-10 cm. Suhu lingkungan ideal untuk pertumbuhan bawang merah adalah 27 hingga 32 derajat Celsius, dengan paparan sinar matahari yang cukup minimal 70%.
5. Perawatan Tanaman Bawang Merah Optimal
Perawatan yang tepat sangat penting untuk keberhasilan cara menanam bawang merah di lahan sempit. Siram tanaman secara rutin, namun hindari penyiraman berlebihan yang dapat menyebabkan bawang busuk. Bawang merah tidak tahan kekeringan, tetapi juga tidak menyukai genangan air.
Pada musim kemarau, penyiraman bisa dilakukan satu atau dua kali sehari, pagi dan/atau sore, tergantung kondisi kelembaban media. Untuk tanaman berumur 0-10 hari, siram dua kali sehari; umur 11-35 hari, siram sekali sehari di pagi hari; dan umur 36-50 hari, siram sekali sehari di sore hari.
Lakukan penyiangan gulma saat tanaman berumur dua minggu untuk mencegah persaingan nutrisi. Berikan pupuk kompos jika diperlukan, atau pupuk ABM cair untuk sistem hidroponik. Pengendalian hama sebaiknya menggunakan pestisida nabati, dan segera buang tanaman yang busuk agar tidak menyebar.
6. Panduan Panen dan Pasca Panen Bawang Merah
Waktu panen bawang merah umumnya adalah 60-70 hari untuk dataran rendah dan 80-100 hari untuk dataran tinggi. Beberapa varietas seperti Pikatan dapat dipanen lebih cepat, sekitar 55 hari, atau Super Philips dalam 50-60 hari. Bawang merah yang ditanam di polybag biasanya siap panen setelah berusia tiga bulan.
Ciri-ciri bawang merah siap panen meliputi daun tanaman yang menguning atau lebih dari 70% daun sudah agak kuning, pangkal daun lemas/kempes, dan umbi bawang sudah muncul jelas di permukaan dengan warna merah. Sebagian besar tanaman juga akan terlihat rebah.
Setelah dicabut, keringkan atau curing bawang merah selama 5-14 hari sebelum disimpan. Simpan bawang merah yang sudah kering di tempat sejuk dan gelap menggunakan wadah berlubang atau kantong jaring. Ini penting untuk menjaga sirkulasi udara agar bawang tidak cepat tumbuh tunas baru dan bisa bertahan hingga beberapa bulan.
7. Varietas Bawang Merah Unggulan untuk Lahan Sempit
Memilih varietas yang tepat juga mendukung keberhasilan cara menanam bawang merah di lahan sempit. Varietas Bima Brebes, misalnya, memiliki umbi merah muda lonjong dan resisten terhadap busuk umbi, cocok untuk dataran rendah. Pikatan menawarkan panen cepat sekitar 55 hari dengan potensi hasil baik.
Untuk kondisi yang lebih menantang, varietas Sembrani tahan terhadap hujan dan beradaptasi di lahan gambut, bahkan lahan kering, dengan potensi hasil tinggi. Maja Cipanas adalah varietas lokal yang tahan penyakit busuk umbi dan cocok untuk dataran tinggi serta curah hujan tinggi.
Varietas Trisula dan Super Philips juga mampu beradaptasi pada musim hujan dan menawarkan umur panen yang relatif singkat. Bauji cocok untuk dataran rendah di musim kemarau, sedangkan Maserati dikenal dengan produksi tinggi per hektar dan umur panen genjah.
Pertanyaan Umum Seputar Topik
1. Apa manfaat menanam bawang merah di lahan sempit?
Menanam bawang merah di lahan sempit bermanfaat untuk menghemat pengeluaran dapur, menjadi sarana rekreasi keluarga, dan menyediakan bumbu dapur bergizi tinggi.
2. Bagaimana cara memilih bibit bawang merah yang baik untuk ditanam?
Pilih umbi bawang merah yang berukuran besar, sehat, segar, berkulit kencang, berbentuk bulat, dan bebas bintik hitam. Bisa juga menggunakan umbi yang sudah bertunas atau sisa dari dapur.
3. Media tanam seperti apa yang ideal untuk budidaya bawang merah di lahan sempit?
Media tanam ideal adalah campuran tanah gembur, kompos, dan sekam bakar (2:1:1 atau 1:1:1) dengan pH 5,6-6,5, serta memiliki aerasi baik dan bahan organik tinggi.

15 hours ago
5
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417976/original/049724300_1763555921-InShot_20251119_193350409.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516433/original/083711900_1772291866-Momen_tangkapan_kamera_di_babak_1___OPPOxBaliUnited__Reignite__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4908650/original/070505300_1722696593-20240803BL_Perebutan_Peringkat_Ketiga_Piala_Presiden_2024_3.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514034/original/031884900_1772079220-Blus_A-Line_Bahan_Kaos_Premium__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5385175/original/090228500_1760881526-Bali_United.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516127/original/063564400_1772257488-Teras_Tanpa_Pagar_di_Gang_Sempit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5471181/original/002594400_1768279992-20260113BL_Pengenalan_Pelatih_Baru_Timnas_Indonesia__John_Herdman_19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515795/original/006353300_1772190323-unnamed__23_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514010/original/064808400_1772078822-Teras_dengan_Pot_Kecil_Seragam_Warna_Putih__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496699/original/041911600_1770589990-000_96LN2RG.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5377685/original/055449000_1760148105-2025098AA_Timnas_Indonesia_Vs_Lebanon-025.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515036/original/065819100_1772149754-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516112/original/007907100_1772256320-Kebun_Buah_Vertikal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513140/original/069722500_1772003976-hampers_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488125/original/010716500_1769732401-lille_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499735/original/071717800_1770793407-b102d1a1-50be-414a-a631-82831acb91f1.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480623/original/043854900_1769061829-Mengambil_dan_menyortir_telur_ternak_bebek_di_halaman_rumah_tanpa_kolam__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516086/original/055124300_1772254260-HLL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516075/original/050048400_1772252405-Alpukat_Miki_dan_Mentega.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516051/original/011142500_1772251242-Mukena_Terbaru.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)