Cara Menghilangkan Bau Pesing pada Keset Kamar Mandi yang Basah

1 day ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Mengetahui cara menghilangkan bau pesing pada keset kamar mandi penting untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan rumah. Keset yang sering terkena air, cipratan sabun, hingga urine tidak sengaja dapat menjadi sumber bau tidak sedap jika tidak dirawat dengan benar.

Bau pesing pada keset biasanya muncul karena kelembapan yang terperangkap dan pertumbuhan bakteri. Jika dibiarkan, aroma ini tidak hanya mengganggu, tetapi juga berpotensi memicu masalah kebersihan.

Dengan perawatan seperti Liputan6.com, Rabu (11/2/2026) berikut, keset kamar mandi bisa kembali bersih, segar, dan nyaman digunakan.

1. Cuci secara teratur

Mencuci keset secara rutin merupakan langkah dasar yang tidak boleh diabaikan. Kotoran, sisa cairan, dan bakteri akan menumpuk jika keset terlalu lama tidak dicuci, sehingga bau pesing semakin kuat.

Proses pencucian bekerja dengan meluruhkan partikel penyebab bau dari serat keset. Gunakan air hangat dan deterjen secukupnya agar kotoran terangkat maksimal. Idealnya, keset kamar mandi dicuci minimal seminggu sekali, terutama jika digunakan setiap hari oleh banyak anggota keluarga.

2. Tambahkan soda kue saat mencucinya

Soda kue dikenal sebagai bahan alami yang efektif menyerap bau. Saat dicampurkan ke dalam air cucian, soda kue membantu menetralkan senyawa asam penyebab bau pesing.

Taburkan soda kue langsung ke permukaan keset sebelum dicuci atau campurkan ke dalam air rendaman. Diamkan beberapa saat agar soda kue bekerja menyerap bau, lalu cuci seperti biasa. Metode ini sering digunakan sebagai cara menghilangkan bau pesing pada keset kamar mandi tanpa bahan kimia keras.

3. Tetesi cuka dapur

Cuka dapur memiliki sifat antibakteri alami yang mampu membunuh mikroorganisme penyebab bau. Kandungan asam asetat di dalamnya bekerja dengan memecah senyawa bau dan menghambat pertumbuhan bakteri.

Anda bisa meneteskan cuka langsung ke bagian keset yang paling bau, lalu diamkan selama 10 hingga 15 menit. Setelah itu, bilas atau cuci hingga bersih. Meski aromanya tajam saat digunakan, bau cuka akan hilang setelah keset kering.

4. Jemur di bawah terik matahari

Sinar matahari berperan penting dalam menghilangkan bau dan kelembapan. Panas matahari membantu menguapkan sisa cairan yang terperangkap di dalam serat keset.

Selain itu, sinar ultraviolet memiliki efek antibakteri alami. Menjemur keset hingga benar-benar kering membantu mencegah bau pesing kembali muncul. Kebiasaan ini sangat efektif sebagai bagian dari cara menghilangkan bau pesing pada keset kamar mandi secara alami.

5. Gunakan keset khusus kamar mandi

Pemilihan jenis keset juga berpengaruh besar terhadap munculnya bau. Keset khusus kamar mandi biasanya dirancang dengan bahan yang cepat kering dan tidak mudah menyerap air berlebihan.

Serat sintetis tertentu memiliki sirkulasi udara yang lebih baik sehingga kelembapan tidak terperangkap lama. Dengan menggunakan keset yang tepat, risiko bau pesing dapat diminimalkan sejak awal. Langkah pencegahan ini sering kali lebih efektif dibandingkan harus menghilangkan bau yang sudah terlanjur kuat.

Menggabungkan beberapa metode di atas akan memberikan hasil yang lebih optimal. Keset yang dicuci rutin, dikeringkan sempurna, dan terbuat dari bahan yang tepat akan lebih tahan terhadap bau tidak sedap. Perawatan sederhana namun konsisten adalah kunci utama menjaga keset kamar mandi tetap segar dan higienis.

People Also Asked (PAA)

Kenapa keset kamar mandi mudah bau pesing?

Karena sering terkena air dan jarang kering sempurna. Kondisi lembap memicu pertumbuhan bakteri penyebab bau.

Apakah soda kue aman untuk semua jenis keset?

Umumnya aman untuk sebagian besar bahan keset. Namun, untuk keset berbahan khusus, sebaiknya uji di bagian kecil terlebih dahulu.

Seberapa sering keset kamar mandi sebaiknya dicuci?

Idealnya satu kali dalam seminggu. Jika kamar mandi sering digunakan, frekuensi bisa ditingkatkan.

Apakah menjemur keset cukup tanpa dicuci?

Menjemur membantu mengurangi bau, tetapi tidak menggantikan pencucian. Kotoran dan bakteri tetap perlu dibersihkan dengan air dan deterjen. 

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|