Cara Menghilangkan Noda Minyak di Jilbab Agar Kembali Bersih Maksimal, Ampuh Dicoba

4 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Noda minyak di jilbab sering menjadi masalah yang cukup menyebalkan, terutama jika terkena pada bahan berwarna terang atau kain yang mudah menyerap minyak. Tidak sedikit orang merasa kesulitan menghilangkan bekas noda karena jika salah penanganan, minyak justru bisa semakin menyebar dan meninggalkan bercak yang sulit hilang. Padahal, ada beberapa cara sederhana yang sebenarnya cukup efektif untuk membersihkan noda minyak tanpa merusak bahan jilbab.

Mulai dari memanfaatkan sabun cuci piring, bedak tabur, hingga teknik mencuci yang tepat, semua bisa membantu membuat jilbab kembali bersih seperti semula. Dalam wawancara yang dilakukan Selasa, 2 Juni 2026, Dian Rianti (38), seorang ibu rumah tangga 2 anak asal Kota Yogyakarta, membagikan pengalaman dan tips praktisnya dalam mengatasi noda minyak di jilbab agar tetap bersih dan nyaman dipakai sehari-hari. Yuk, simak!

1. Serap Minyak dengan Tisu Sebelum Dicuci

Saat jilbab terkena noda minyak, langkah pertama yang sebaiknya dilakukan adalah menyerap minyak terlebih dahulu menggunakan tisu atau kain kering. Cara ini membantu mengurangi minyak yang masih menempel di permukaan kain sehingga noda tidak semakin melebar dan sulit dibersihkan. Sebaiknya hindari langsung menyiram noda dengan air karena minyak justru bisa semakin masuk ke serat jilbab.

Tisu cukup ditekan perlahan pada area yang terkena noda tanpa perlu digosok terlalu keras. Dengan penanganan yang cepat, noda minyak biasanya akan lebih mudah dibersihkan saat proses pencucian berikutnya dan tidak meninggalkan bekas membandel pada kain jilbab.

2. Gunakan Sabun Cuci Piring untuk Mengangkat Lemak

Sabun cuci piring menjadi salah satu bahan yang cukup efektif untuk membantu menghilangkan noda minyak di jilbab. Kandungan pembersih lemak di dalamnya mampu mengangkat minyak yang menempel pada serat kain, terutama jika noda masih baru. Caranya cukup dengan meneteskan sedikit sabun pada bagian yang terkena noda, lalu menggosoknya perlahan menggunakan jari atau sikat berbulu halus sebelum dicuci seperti biasa.

Cara ini juga sering digunakan oleh Dian Rianti (38) untuk membersihkan jilbab miliknya maupun jilbab sekolah anak perempuannya yang masih SMP. Menurut Dian, noda minyak dari makanan atau cipratan masakan biasanya lebih mudah hilang jika segera dibersihkan menggunakan sabun cuci piring.

Sabun cuci piring itu paling ampuh sih menurut saya. Tinggal ditetesin sedikit terus digosok pelan,” katanya.

3. Taburkan Bedak atau Baking Soda pada Noda Baru

Bedak tabur atau baking soda juga bisa dimanfaatkan untuk membantu menyerap noda minyak yang masih baru di jilbab. Bubuk tersebut bekerja dengan menyerap minyak di permukaan kain sehingga noda tidak cepat menyebar dan lebih mudah dibersihkan saat dicuci. Cara ini cukup praktis dilakukan, terutama jika jilbab belum sempat langsung dicuci.

Trik ini juga kerap dipakai Dian saat mendapati noda minyak pada jilbab anaknya atau pada jilbabnya sendiri ketika sedang sibuk di dapur. Menurutnya, cara ini cukup membantu terutama untuk jilbab berbahan voal atau satin yang biasanya lebih mudah meninggalkan bekas minyak.

Kalau nodanya masih baru biasanya saya taburin bedak dulu. Lumayan bantu nyerep minyak sebelum dicuci pake air dan sabun cuci piring,” jelas Dian.

4. Rendam dengan Air Hangat agar Noda Membandel Lebih Mudah Hilang

Noda minyak yang sudah lama menempel biasanya membutuhkan penanganan lebih ekstra agar bisa terangkat sempurna. Salah satu cara yang cukup efektif adalah merendam jilbab menggunakan air hangat yang dicampur deterjen cair. 

Air hangat membantu meluruhkan minyak lebih cepat sehingga noda lebih mudah dibersihkan tanpa harus menggosok kain terlalu keras. Metode ini juga sering diterapkan Dian untuk membersihkan jilbab yang nodanya sudah terlanjur mengering.

Kalau sudah lama nodanya biasanya saya rendam dulu pakai air hangat. Habis itu baru dicuci pelan-pelan biar nggak merusak kain jilbab,” ujarnya.

5. Hindari Menggosok Terlalu Keras dan Jangan Pakai Pemutih

Saat membersihkan noda minyak di jilbab, menggosok kain terlalu keras sebaiknya dihindari karena dapat membuat bahan jilbab menjadi berbulu, melar, atau warnanya memudar. Selain itu, penggunaan cairan pemutih juga kurang disarankan, terutama untuk jilbab berwarna, karena berisiko meninggalkan bercak belang yang sulit dihilangkan.

Agar jilbab tetap awet, proses membersihkan noda sebaiknya dilakukan secara perlahan menggunakan sabun yang lembut dan teknik mencuci yang tepat. Penanganan yang sabar dan tidak terburu-buru biasanya justru lebih efektif untuk menjaga warna serta tekstur jilbab tetap rapi dan nyaman digunakan sehari-hari.

Pertanyaan Umum Seputar Topik

1. Apakah noda minyak di jilbab bisa hilang total?

Bisa, terutama jika noda segera dibersihkan dengan cara yang tepat.

2. Bolehkah memakai sabun cuci piring untuk jilbab?

Boleh, asalkan digunakan secukupnya dan tidak terlalu keras menggosok kain.

3. Kenapa noda minyak tidak boleh langsung disiram air?

Karena minyak bisa semakin menyebar dan lebih sulit dibersihkan.

4. Apakah air hangat aman untuk mencuci jilbab?

Aman jika menggunakan air hangat biasa, bukan air yang terlalu panas.

5. Bahan jilbab apa yang paling mudah meninggalkan noda minyak?

Bahan satin dan voal biasanya lebih mudah terlihat noda minyaknya dibanding bahan lain.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|