Cara Mengobati Ayam Cacingan, Efektif dengan Metode Kimia hingga Herbal

1 week ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Cacingan pada ayam sering menyebabkan tubuh lemah dan pertumbuhan terhambat jika tidak segera ditangani. Kondisi ini bisa terjadi akibat lingkungan kandang yang kurang bersih. Karena itu, penting memahami cara mengobati ayam cacingan sejak gejala awal muncul.

Infeksi parasit dapat menyerang ayam dari berbagai usia dan jenis. Penanganan yang tepat melalui perawatan dan kebersihan kandang akan membantu mempercepat pemulihan. Dengan menerapkan cara mengobati ayam cacingan, risiko penularan antar ayam dapat diminimalkan.

Perawatan rutin dan pengobatan yang sesuai akan menjaga kesehatan ternak dalam jangka panjang. Penerapan cara mengobati ayam cacingan juga berperan penting dalam menjaga produktivitas ayam tetap optimal.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang cara mengobati ayam cacingan, Sabtu (24/1/2026).

1. Pengobatan dengan Obat Cacing Kimia (Anthelmintik)

Menurut Slimane (2016) sebagaimana dikutip dalam kajian di Jurnal Ilmu Peternakan Terapan March 2021, 4 (2):71-77, salah satu gangguan kesehatan atau penyakit yang menyerang ayam adalah infestasi endoparasit, khususnya helminthiasis atau kecacingan.

Endoparasit adalah parasit yang hidup dan makan di dalam hewan inang. Infestasi berat dapat menyebabkan buruknya efisiensi pakan, pertumbuhan, penurunan produksi telur, bahkan kematian. Unggas yang terinfeksi helminthiasis juga lebih rentan terhadap berbagai penyakit dan stres.

Pemberian obat cacing kimia merupakan cara paling cepat dan efektif untuk membasmi cacing pada ayam. Obat ini bisa diberikan sebagai pengobatan maupun pencegahan rutin, meski gejala cacingan belum terlihat jelas. Di pasaran tersedia berbagai jenis obat cacing dengan kandungan dan cara kerja berbeda.

Salah satu contohnya adalah LEVAMID yang mengandung niclosamide dan levamisole HCl. Niclosamide bekerja mengganggu metabolisme cacing sehingga mati, sedangkan levamisole melumpuhkan sistem saraf cacing agar mudah dikeluarkan dari tubuh ayam. Selain itu, piperazin juga sering digunakan dengan dosis 0,1–0,2 persen yang dicampurkan ke air minum. Untuk mencegah resistansi, sebaiknya lakukan rotasi obat cacing secara berkala.

2. Pengobatan Alami dengan Bahan Herbal

Selain obat kimia, cara mengobati ayam cacingan juga bisa dilakukan dengan bahan alami yang mudah didapat. Jambe muda yang diparut halus, daun pepaya, tembakau, hingga pisang dikenal memiliki kandungan yang membantu mengurangi parasit di saluran pencernaan ayam.

Bahan lain seperti bawang putih giling dapat dicampurkan ke pakan atau air minum untuk meningkatkan daya tahan tubuh ayam. Tanah diatom food grade juga bisa digunakan sebagai campuran pakan karena mampu menyebabkan dehidrasi pada cacing. Cuka apel menjadi alternatif tambahan yang ekonomis untuk membantu menjaga keseimbangan pencernaan ayam.

3. Menjaga Sanitasi dan Kebersihan Kandang

Menurut Thienpont et al., (2003) masih dari sumber yang sama,kejadian infeksi akibat infestasi parasit cacing dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah lingkungan yang tercemar oleh telur atau larva cacing stadium infektif.

Kejadian cacingan pada ayam sangat dipengaruhi oleh lokasi geografis dan iklim serta musim di sepanjang tahun. Cacing yang berparasit pada ayam menurut morfologinya dibagi menjadi tiga kelas yaitu Nematoda, Cestoda, dan Trematoda yang mempunyai siklus hidup berbeda

Sanitasi kandang adalah faktor penting dalam cara mengobati ayam cacingan sekaligus mencegah infeksi berulang. Kandang yang kotor dan lembap menjadi tempat ideal bagi telur dan larva cacing berkembang. Oleh karena itu, kandang perlu dibersihkan dan didesinfeksi secara rutin.

Litter atau alas kandang harus dijaga tetap kering dan diganti secara berkala. Pakan dan air minum sebaiknya tidak diletakkan langsung di lantai kandang agar tidak tercemar kotoran. Dengan kebersihan yang terjaga, risiko penularan cacing antar ayam dapat ditekan secara signifikan.

4. Dukungan Nutrisi dan Suplemen Pemulihan

Ayam yang cacingan umumnya mengalami penurunan berat badan karena nutrisi pakan terserap oleh cacing. Untuk mempercepat pemulihan, berikan pakan berkualitas tinggi dan tambahan suplemen seperti probiotik guna memperbaiki kesehatan saluran pencernaan.

Penambahan protein hewani seperti tepung ikan, bekicot, atau keong rebus cincang hingga 10% dari pakan dapat membantu meningkatkan stamina ayam. Hijauan bernutrisi seperti daun pepaya, singkong, kangkung, bayam, azolla, dan daun turi juga sangat baik sebagai pakan tambahan. Perawatan rutin dan pengawasan kesehatan yang konsisten akan membantu ayam pulih lebih cepat dan kembali produktif.

Q & A Seputar Topik

Apa saja ciri-ciri ayam yang terkena cacingan?

Ayam yang cacingan umumnya menunjukkan penurunan berat badan, lesu, bulu kusam, dan dapat mengalami diare karena cacing menyerap nutrisi penting di saluran pencernaan.

Bagaimana cara mengobati ayam cacingan dengan obat kimia?

Ayam cacingan dapat diobati dengan obat kimia seperti LEVAMID atau Piperazin yang diberikan sesuai dosis. Penting untuk merotasi jenis obat secara berkala untuk mencegah resistansi.

Adakah cara alami untuk mengatasi cacingan pada ayam?

Ya, beberapa bahan alami seperti jambe muda, pisang, tembakau, daun pepaya, tanah diatom food grade, cuka apel, dan bawang putih dapat digunakan sebagai alternatif atau pelengkap pengobatan.

Seberapa penting sanitasi kandang dalam penanganan cacingan ayam?

Sanitasi kandang sangat krusial. Membersihkan kandang secara teratur, mengganti litter, dan menjaga kebersihan tempat pakan serta minum dapat mencegah perkembangan cacing dan penyebarannya.

Apa peran nutrisi dan suplemen dalam pemulihan ayam cacingan?

Pemberian pakan berkualitas tinggi dan suplemen seperti probiotik sangat membantu pemulihan ayam cacingan, karena cacing menyerap nutrisi, sehingga dukungan gizi optimal mempercepat penyembuhan dan meningkatkan kekebalan.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|