Liputan6.com, Jakarta - Membersihkan toren air secara rutin merupakan langkah krusial untuk menjaga kualitas air bersih yang digunakan sehari-hari di rumah. Seringkali, proses pengurasan toren secara menyeluruh dianggap merepotkan, memakan waktu, dan bahkan membuang banyak air bersih yang berharga. Padahal, tandon air yang kotor dapat menjadi sarang bakteri dan jamur, sehingga air yang terlihat jernih pun berisiko terkontaminasi.
Untungnya, ada metode praktis dan efisien untuk membersihkan toren tanpa harus menguras seluruh isinya. Dengan menerapkan cara menguras toren tanpa menguras seluruh air, Anda dapat memastikan air di rumah selalu bersih, sehat, dan bebas dari endapan kotoran, lumut, atau kerak yang menumpuk seiring waktu. Ini juga membantu menjaga umur pakai toren dan pompa air. Seperti apa caranya? Yuk simak selengkapnya!
1. Kuras Sebagian Air
Langkah pertama untuk membersihkan toren tanpa harus mengosongkan seluruh air adalah melakukan partial draining. Cukup kuras sekitar sepertiga atau seperempat dari total volume air dalam toren. Volume air yang tersisa ini akan memberikan ruang cukup untuk Anda membersihkan bagian dalam toren, tanpa harus kehilangan seluruh air bersih yang tersimpan.
Selain itu, sisa air ini juga berfungsi melonggarkan endapan lumpur, pasir, dan kotoran yang menempel di dasar toren. Air yang tetap ada di dalam toren membuat proses pembersihan menjadi lebih mudah karena sedimen yang menempel bisa terangkat lebih cepat saat digosok atau disedot menggunakan alat penyedot.
2. Bersihkan Sedimen dan Kotoran di Dasar Toren
Setelah sebagian air dikuras, fokuskan perhatian pada dasar toren yang biasanya menumpuk sedimen dan kotoran. Biarkan endapan mengendap, lalu sedot kotoran tersebut menggunakan vakum air mini atau alat penyedot khusus. Untuk toren berkapasitas besar (1.000–3.000 liter), metode vakum lumpur sederhana dengan selang juga bisa diterapkan agar sedimen terangkat tanpa perlu menguras seluruh air.
Teknik ini memungkinkan Anda membersihkan dasar toren secara efektif sambil tetap menjaga sebagian air di dalamnya. Dengan begitu, kebutuhan air rumah tangga tetap terpenuhi selama proses pembersihan berlangsung, sehingga tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.
3. Gosok Dinding Toren
Setelah dasar toren bersih dari sedimen, langkah selanjutnya adalah membersihkan dinding toren. Gunakan sikat bergagang panjang, spons, atau kain lap untuk menggosok seluruh permukaan bagian dalam toren secara perlahan dan menyeluruh. Pastikan bagian atas, sudut, dan dinding toren yang sulit dijangkau tetap terjangkau.
Membersihkan dinding secara menyeluruh sangat penting untuk menghilangkan lumut, kerak, dan kotoran yang menempel. Dengan permukaan dinding toren yang bersih, risiko pertumbuhan alga atau bakteri berkurang, sehingga kualitas air tetap terjaga.
4. Gunakan Cairan Pembersih yang Aman
Setelah dinding dan dasar toren bersih, aplikasikan cairan pembersih yang aman untuk toren dan air. Pilih cairan pembersih food-grade atau aman untuk air minum, serta ikuti dosis yang direkomendasikan. Alternatif alami seperti cuka putih juga efektif untuk menghilangkan kotoran dan bau tanpa meninggalkan residu kimia.
Anda juga bisa menambahkan sedikit klorin sesuai panduan penggunaan untuk mencegah pertumbuhan bakteri atau alga. Gunakan spons atau kain lap untuk menggosok seluruh permukaan toren agar cairan pembersih merata, sehingga semua bagian toren benar-benar bersih.
5. Bilas dan Pemeliharaan Rutin
Setelah seluruh kotoran terangkat, bilas toren dengan air bersih beberapa kali hingga tidak ada residu pembersih tersisa. Setelah itu, nyalakan kembali pompa air dan buka keran utama agar air bersih kembali mengalir ke seluruh rumah.
Untuk menjaga kebersihan toren lebih lama, pasang penyaring atau filter pada jalur masuk air untuk menyaring debu, pasir, dan kotoran halus. Lakukan pembersihan toren secara rutin, idealnya setiap 3–6 bulan sekali, atau lebih sering jika lumut atau kotoran menumpuk lebih cepat. Perawatan berkala ini memastikan air di rumah tetap higienis dan sehat.
Pertanyaan Umum Seputar Topik
1. Apakah perlu menguras seluruh air saat membersihkan toren?
Tidak. Anda bisa melakukan partial draining dengan menguras sekitar sepertiga hingga seperempat air agar pembersihan lebih efisien tanpa mengganggu pasokan air.
2. Alat apa yang efektif untuk membersihkan dasar toren dari sedimen?
Gunakan alat penyedot khusus atau vakum air mini. Untuk toren besar, teknik vakum lumpur dengan selang juga bisa menjadi solusi efektif.
3. Bolehkah menggunakan klorin atau bahan kimia lain?
Ya, tapi gunakan sesuai panduan dan pilih cairan pembersih yang food-grade atau aman untuk air minum. Alternatif alami seperti cuka putih juga bisa digunakan.
4. Seberapa sering toren sebaiknya dibersihkan?
Idealnya setiap 3–6 bulan sekali, tergantung kualitas air. Jika lumut atau kotoran menumpuk cepat, lakukan lebih sering, misalnya 3–4 bulan sekali.
5. Apakah perlu memasang filter pada toren?
Iya, filter membantu menyaring debu, pasir, dan kotoran halus sebelum masuk ke toren, sehingga kebersihan air lebih terjaga dan frekuensi pembersihan bisa berkurang.

12 hours ago
4
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501339/original/080668200_1770894502-C1DX6872.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497136/original/011486900_1770617792-unnamed__34_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501338/original/065898200_1770894342-1000767223.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501306/original/065445400_1770893330-ide_teras_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5438342/original/084461400_1765283146-1000729339.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500438/original/065990200_1770865687-02195dda-c889-485f-8084-7308cdf686a9.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501167/original/018318800_1770888705-media_tanam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500177/original/083454500_1770818615-Persib_Bandung_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501108/original/010304200_1770887350-Ilustrasi_Cokelat_Valentine__Photo_by_valeria_aksakova_on_Freepik___21_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500708/original/027883900_1770874159-Menara_Besi_Siku_dengan_Atap_Estetis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5312156/original/028552100_1754906320-1000195600.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501113/original/025238700_1770887500-Gemini_Generated_Image_5lfkx35lfkx35lfk_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501068/original/068566300_1770886596-toren3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501062/original/052192000_1770886539-unnamed__21_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5500141/original/066832800_1770816457-87691.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500540/original/090564600_1770869495-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4869964/original/002787400_1718938306-egg-7345934_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/3565733/original/054429600_1631144940-20210904BL_PSIS_Semarang_vs_Persela_Lamongan_Babak_2_11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500487/original/021155800_1770867683-teras_tanaman_gantung_7a.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)