Liputan6.com, Jakarta - Menanam pepaya sendiri di rumah kini bukan lagi sekadar impian, bahkan bagi mereka yang memiliki lahan terbatas. Buah tropis yang kaya manfaat ini dapat dibudidayakan secara mandiri menggunakan biji segar.
Proses budidaya pepaya dari biji segar di pot menawarkan pengalaman berkebun yang memuaskan dan memungkinkan Anda mengontrol kualitas buah yang dihasilkan.
Meskipun pepaya umumnya tumbuh subur di iklim hangat, adaptasi dengan media pot memungkinkan tanaman ini bersemi di lingkungan perkotaan. Kunci keberhasilannya terletak pada persiapan biji, pemilihan media tanam, serta pemenuhan kebutuhan dasar tanaman.
Artikel Liputan6.com ini akan mengulas tentang langkah-langkah sukses menanam pepaya dari biji segar di pot. Ikuti panduan ini agar Anda dapat segera menikmati segarnya pepaya hasil kebun sendiri, Kamis (1/1/2026).
1. Persiapan Biji Pepaya untuk Perkecambahan Optimal
Langkah awal yang krusial dalam cara sukses menanam pepaya dari biji segar di pot adalah persiapan biji. Proses ini bertujuan untuk memecah dormansi biji dan mempercepat perkecambahan. Dua metode utama yang direkomendasikan adalah skarifikasi dan perendaman.
- Skarifikasi melibatkan penggoresan tipis pada kulit biji menggunakan pisau secara hati-hati. Teknik ini membantu kelembaban menembus lapisan pelindung biji, yang seringkali menjadi penghalang perkecambahan alami. Setelah skarifikasi, biji akan lebih mudah menyerap air dan memulai proses pertumbuhan.
- Selanjutnya, biji perlu direndam dalam air selama sekitar 24 jam. Perendaman ini berfungsi untuk melunakkan kulit biji dan mengaktifkan embrio di dalamnya, sehingga mempercepat proses perkecambahan. Untuk hasil terbaik, sebaiknya biji disemai segera setelah diekstraksi dan dipersiapkan.
Mengutip dari Jogja Benih D.I. Yogyakarta, teknik perkecambahan benih pepaya yang baik dimulai dengan merendam biji semalam menggunakan air hangat kuku. Kemudian, ambil biji yang tenggelam karena ini menandakan biji tersebut bernas dan memiliki potensi perkecambahan yang lebih tinggi untuk proses penyemaian selanjutnya.
2. Panduan Penanaman Biji Pepaya di Pot
Setelah biji siap, langkah berikutnya adalah penanaman. Pemilihan pot yang tepat adalah faktor penting untuk memastikan pertumbuhan akar pepaya yang optimal. Pilih pot yang memiliki kedalaman setidaknya 10-12 inci dan dilengkapi lubang drainase yang memadai.
Pepaya memiliki sistem akar yang dalam, sehingga pot yang lebih dalam akan mengakomodasi pertumbuhan akar tersebut dengan baik. Ukuran pot minimal yang disarankan adalah diameter 40 cm dengan kedalaman yang cukup, karena pot yang lebih besar akan memberikan ruang lebih luas bagi perkembangan sistem perakaran tanaman. Pastikan lubang drainase berfungsi optimal untuk mencegah genangan air yang bisa menyebabkan busuk akar.
3. Media Tanam dan Proses Penanaman Biji
Untuk media tanam, gunakan campuran pot yang memiliki drainase baik, idealnya dengan tambahan perlit atau pasir untuk meningkatkan porositas. Tingkat pH tanah juga krusial; pepaya menyukai pH sedikit asam hingga netral, yaitu antara 5.5-7.0. Media semai yang baik bisa berupa campuran tanah halus, kompos matang, dan sekam padi dengan perbandingan 2:1:1, yang gembur, subur, dan berdrainase baik.
Proses penanaman biji dilakukan dengan menaburkan 2-3 biji sekitar setengah inci di dalam tanah yang sudah disiapkan. Setelah itu, siram dengan lembut untuk memastikan tanah lembab tetapi tidak tergenang air. Jika setelah 12 hari biji belum berkecambah, perendaman ulang dengan air hangat atau penyemprotan larutan KNO3 2% dapat dilakukan untuk merangsang perkecambahan.
4. Kondisi Lingkungan Ideal untuk Pertumbuhan Pepaya
Agar cara sukses menanam pepaya dari biji segar di pot membuahkan hasil, kondisi pertumbuhan ideal harus terpenuhi. Sinar matahari adalah elemen vital; pepaya membutuhkan sinar matahari penuh untuk tumbuh subur. Letakkan pot di lokasi yang dapat menerima setidaknya 6-8 jam sinar matahari setiap hari, seperti di jendela yang menghadap ke selatan atau area luar ruangan yang terbuka.
Penyiraman juga harus dilakukan secara konsisten, menjaga agar tanah tetap lembab namun tidak becek. Siram tanaman ketika satu inci bagian atas tanah terasa kering saat disentuh. Penting untuk mengurangi frekuensi penyiraman selama bulan-bulan musim dingin ketika pertumbuhan tanaman melambat.
Tanaman ini membutuhkan curah hujan sekitar 1000-2000 mm per tahun, namun tetap dapat tumbuh di daerah kering dengan penyiraman teratur. Untuk hasil buah optimal, pepaya sebaiknya ditanam di luar ruangan atau di rumah kaca dengan pencahayaan memadai.
5. Tips Memilih Biji dan Memanen Pepaya
Keberhasilan cara menanam pepaya dari biji segar di pot sangat bergantung pada kualitas biji yang digunakan. Biji pepaya dari buah yang dibeli di pasar atau toko dapat ditanam, asalkan buah sudah matang sempurna. Pilih buah yang sehat, tidak cacat, dan matang pohon untuk mendapatkan biji berkualitas baik.
Ambil biji dari bagian tengah hingga ujung buah, lalu bersihkan dari lendir yang menyelimutinya. Setelah itu, biji siap untuk melalui proses perkecambahan sesuai prosedur yang telah dijelaskan sebelumnya. Pemilihan benih berkualitas adalah kunci awal keberhasilan budidaya pepaya.
Tanaman pepaya umumnya mulai berbunga pada usia sekitar 4 bulan setelah tanam, ditandai dengan munculnya bunga pada ketiak daun. Buah pertama dapat dipanen setelah tanaman berumur sekitar 9 bulan sejak tanam.
Produktivitas tanaman akan terus meningkat seiring bertambahnya usia dan dapat terus berbuah selama beberapa tahun dengan perawatan yang baik.
FAQ
Apakah biji pepaya dari buah yang dibeli di pasar bisa ditanam?
Ya, biji pepaya dari buah yang dibeli di pasar atau toko dapat ditanam asalkan buah sudah matang sempurna. Pilih buah yang sehat, tidak cacat, dan matang pohon untuk mendapatkan biji berkualitas baik. Ambil biji dari bagian tengah hingga ujung buah, bersihkan dari lendir, kemudian lakukan proses perkecambahan sesuai prosedur yang telah dijelaskan.
Berapa ukuran pot minimal untuk menanam pepaya?
Ukuran pot minimal untuk menanam pepaya adalah diameter 40 cm dengan kedalaman yang cukup untuk perkembangan akar. Pot yang lebih besar akan lebih baik karena memberikan ruang lebih luas bagi sistem perakaran. Pastikan pot memiliki lubang drainase di bagian bawah untuk mencegah genangan air yang dapat menyebabkan busuk akar dan kematian tanaman.
Kapan tanaman pepaya mulai berbunga dan berbuah?
Tanaman pepaya mulai berbunga pada usia sekitar 4 bulan setelah tanam, ditandai dengan munculnya bunga pada ketiak daun. Buah pertama dapat dipanen setelah tanaman berumur 9 bulan sejak tanam. Produktivitas tanaman akan meningkat seiring bertambahnya usia dan dapat terus berbuah selama beberapa tahun dengan perawatan yang baik.

8 hours ago
3
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5321659/original/003930200_1755677673-20250816AA_Persita_Tangerang_vs_Persebaya_Surabaya-31.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5457738/original/029233400_1767024543-20251229IQ_Persija_vs_Bhayankara_FC-10.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5460633/original/004515200_1767261079-IMG_0480.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460621/original/058715300_1767260151-model_cincin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429809/original/092733700_1764645012-000_32RQ793.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460608/original/003971100_1767259572-Gemini_Generated_Image_t5w6smt5w6smt5w6_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460578/original/095180900_1767258462-kolam_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354183/original/007818500_1758201833-cesar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460530/original/052201400_1767256059-Gemini_Generated_Image_an4014an4014an40_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460693/original/009350000_1767267600-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_BIG_MATCH__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453421/original/028351900_1766478156-frozen_nugget__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460490/original/052114600_1767253538-Gemini_Generated_Image_4kiykk4kiykk4kiy_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460544/original/012952900_1767257018-063_1498828068.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5442650/original/014883100_1765550561-20251212BL_Timnas_Indonesia_U-22_Vs_Myanmar_SEA_Games_2025-56.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460458/original/047154400_1767252016-Gemini_Generated_Image_fo0qebfo0qebfo0q_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445361/original/063467000_1765852696-kebun_bayam_kangkung_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454226/original/014679600_1766553657-Menanam_Cabai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460591/original/068061200_1767258710-ChatGPT_Image_1_Jan_2026__16.09.23.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5400184/original/044015200_1762068222-InShot_20251102_134540718.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355485/original/050496700_1758339034-unnamed__1_.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5304794/original/092866600_1754286031-gaya_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5346547/original/050266700_1757611715-1000212638.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347915/original/009314600_1757745786-ChatGPT_Image_Sep_13__2025__01_41_07_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5338264/original/048399000_1756968798-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5339933/original/067743600_1757137253-unnamed_-_2025-09-06T122212.122.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363741/original/074425700_1758961497-Gemini_Generated_Image_5iwydt5iwydt5iwy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352448/original/090606500_1758098726-Gemini_Generated_Image_zhur86zhur86zhur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5339299/original/025399500_1757052533-unnamed_-_2025-09-05T125024.466.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345226/original/041083400_1757522822-WhatsApp_Image_2025-09-10_at_21.04.13.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5338093/original/002133400_1756964690-Gemini_Generated_Image_e2yjtbe2yjtbe2yj.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5339676/original/014879200_1757081736-20250904AA_Timnas_Indonesia_vs_China_Taipei-07.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5339336/original/027918600_1757053950-Gemini_Generated_Image_g2jz1pg2jz1pg2jz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363626/original/003041100_1758954707-unnamed__32_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362760/original/090638300_1758873977-Gemini_Generated_Image_cqeijycqeijycqei.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4958566/original/092051000_1727865780-Mees.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5337693/original/019292600_1756953990-Gemini_Generated_Image_50x1oc50x1oc50x1.jpg)