Gula Darah Naik usai Lebaran? Begini Cara Mengatasinya

1 day ago 8

Liputan6.com, Jakarta Lebaran identik dengan berbagai makanan lezat seperti ketupat, opor ayam, rendang, dan aneka kue manis. Namun, konsumsi makanan berkarbohidrat tinggi dan manis ini bisa menyebabkan lonjakan gula darah, terutama bagi penderita diabetes atau mereka yang memiliki risiko diabetes.

Kadar gula darah yang tinggi setelah Lebaran bisa terjadi karena asupan makanan yang tidak terkontrol, kurangnya aktivitas fisik, serta lupa mengonsumsi obat diabetes bagi yang membutuhkannya. Jika tidak segera diatasi, kondisi ini dapat meningkatkan risiko komplikasi kesehatan seperti diabetes tipe 2 dan gangguan jantung.

Lalu, bagaimana cara menurunkan gula darah setelah Lebaran? Dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Selasa (1/4/2025), berikut langkah-langkah efektif yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi gula darah naik usai lebaran.

Promosi 1

1. Atur Pola Makan

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengatur pola makan. Batasi konsumsi karbohidrat, terutama makanan dan minuman manis serta karbohidrat olahan seperti nasi putih dan roti putih. Sebagai alternatif, pilihlah karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum, dan ubi. Dengan cara ini, Anda dapat mengontrol jumlah karbohidrat yang dikonsumsi.

Selanjutnya, perbanyak konsumsi serat dengan mengonsumsi sayur dan buah-buahan. Serat memiliki peran penting dalam memperlambat penyerapan gula ke dalam darah, sehingga membantu menjaga kadar gula tetap stabil. Jangan lupa juga untuk memilih sumber protein sehat seperti ikan, ayam tanpa kulit, dan kacang-kacangan.

Hindari lemak jenuh dan trans dengan mengurangi makanan yang digoreng, makanan cepat saji, dan berlemak tinggi lainnya. Terapkan prinsip makan 3J (Tepat Jenis, Tepat Jumlah, Tepat Jadwal) untuk mengatur pola makan Anda. Pilih makanan yang tepat, makan dalam porsi yang sesuai, dan makan pada waktu yang teratur.

Tingkatkan Aktivitas Fisik hingga Pantau Kadar Gula Darah

2. Tingkatkan Aktivitas Fisik

Selanjutnya, tingkatkan aktivitas fisik Anda. Lakukan olahraga secara teratur, minimal 30 menit setiap hari. Pilihlah jenis olahraga yang Anda sukai, seperti jalan kaki, jogging, bersepeda, atau berenang. Olahraga tidak hanya membantu membakar kalori tetapi juga meningkatkan sensitivitas insulin, yang penting untuk mengontrol kadar gula darah.

3. Kelola Stres dan Istirahat Cukup

Stres dapat mempengaruhi kadar gula darah, jadi penting untuk mengelola stres dengan baik. Cobalah yoga, meditasi, atau menghabiskan waktu di alam untuk membantu meredakan stres. Selain itu, pastikan Anda mendapatkan tidur yang cukup, sekitar 7-8 jam per malam, untuk membantu tubuh mengatur kadar gula darah dengan lebih baik.

4. Pantau Gula Darah

Jangan lupa untuk memantau kadar gula darah Anda secara rutin, terutama jika Anda memiliki riwayat diabetes atau mengalami gejala gula darah tinggi. Konsultasikan dengan dokter Anda mengenai frekuensi pemeriksaan yang tepat untuk kondisi Anda.

5. Konsultasi Dokter

Jika Anda memiliki diabetes atau mengalami peningkatan gula darah yang signifikan, segera konsultasikan dengan dokter. Mereka dapat memberikan saran dan pengobatan yang tepat untuk membantu mengontrol kadar gula darah Anda.

Selain itu, minumlah cukup air putih untuk membantu tubuh membuang kelebihan gula. Hindari juga minuman manis seperti soda dan jus buah kemasan. Sebagai camilan, pilihlah buah-buahan segar, kacang-kacangan, atau yogurt rendah lemak.

Ingatlah bahwa informasi ini bersifat umum dan tidak dapat menggantikan saran medis dari dokter. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang kadar gula darah Anda, segera konsultasikan dengan profesional kesehatan.

Pertanyaan Umum

1. Apa yang harus dilakukan jika gula darah saya tetap tinggi meskipun sudah mengubah pola makan?

Segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

2. Apakah olahraga bisa membantu menurunkan gula darah?

Ya, olahraga dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan membantu menurunkan kadar gula darah.

3. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melihat perubahan setelah mengubah pola makan?

Perubahan dapat bervariasi, biasanya dalam beberapa minggu Anda sudah bisa merasakan perbedaannya.

4. Apakah semua orang perlu memantau kadar gula darah?

Tidak semua orang perlu, tetapi bagi yang memiliki riwayat diabetes atau risiko tinggi, sangat disarankan.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|