Jenis Pohon Buah yang Bisa Dirangsang Berbuah di Luar Musim, Panen Melimpah Sepanjang Tahun

8 hours ago 6
  • Apa tujuan utama merangsang pohon buah berbuah di luar musim?
  • Pohon buah apa saja yang dapat dirangsang untuk berbuah di luar musim?
  • Teknik apa saja yang umum digunakan untuk merangsang pembuahan di luar musim?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Memiliki kebun buah yang produktif sepanjang tahun menjadi impian banyak petani karena dapat meningkatkan keuntungan. Buah yang dipanen di luar musim biasanya memiliki harga jual lebih tinggi karena ketersediaannya di pasaran lebih rendah.

Berbagai pohon buah musiman dapat dirangsang agar berbuah di luar siklus normal melalui teknik budidaya yang tepat. Metode seperti manipulasi lingkungan dan penggunaan zat pengatur tumbuh membantu tanaman memasuki fase generatif lebih cepat atau lebih sering.

Proses ini memerlukan pemahaman fisiologi tanaman serta ketelatenan dalam penerapannya. Selain meningkatkan nilai ekonomi, panen buah yang konsisten juga memberikan kepuasan bagi para pembudidaya. Selengkapnya jenis pohon buah yang bisa dirangsang berbuah di luar musim, dihimpun Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (21/4).

Mangga: Teknik Perangsangan untuk Panen Non-Musim

Mangga (Mangifera indica) adalah salah satu buah tropis yang sangat digemari dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Untuk merangsang pohon mangga berbuah di luar musim, ada beberapa syarat dan teknik yang perlu diperhatikan. Pohon mangga harus berumur minimal 5 tahun, atau telah memasuki fase generatif pada umur 6-7 tahun, agar dapat dirangsang pembuahannya di luar musim.

Petani secara tradisional telah menggunakan perlakuan mekanis seperti mengerok kulit pohon (pembuluh floem), mencacah kulit kayu, memaku, mengiris kulit kayu, atau mengikat pohon dengan kawat. Selain itu, teknologi modern memanfaatkan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) seperti NAA, KNO3, paclobutrazol, dan auksin untuk memicu pembungaan dan pembuahan di luar musim. Idealnya, pembuahan mangga di luar musim dilakukan dengan gabungan teknik pemangkasan, pemupukan, dan penggunaan ZPT.

Pemangkasan cabang dan ranting yang tidak berguna, seperti mati, lemah, terserang hama/penyakit, tunas air, atau cabang yang terlalu rapat, perlu dilakukan segera setelah panen. Pemangkasan tajuk atas juga penting untuk mempertahankan ketinggian tanaman maksimal 3 meter dari permukaan tanah.

Setelah pemangkasan, berikan pupuk yang mengandung unsur hara yang diperlukan pada fase generatif, seperti pupuk kandang, NPK, ZA, KCl, atau NCl, dengan dosis yang disesuaikan kebutuhan tanaman. Dari terbentuknya bakal buah hingga siap panen, mangga memerlukan waktu sekitar 5,5 hingga 6 bulan.

Kelengkeng: Buah Sepanjang Tahun dengan Perlakuan Khusus

Pohon kelengkeng (Dimocarpus longan) dikenal memiliki potensi untuk berbuah sepanjang tahun tanpa mengenal musim, asalkan diberikan perlakuan khusus. Varietas unggul seperti Kelengkeng New Kristal sangat produktif dan mampu menghasilkan 75-150 kilogram per pohon di luar musim panen normal.

Teknik untuk mengatur waktu berbuah pohon kelengkeng melibatkan perlakuan khusus dan pemberian pupuk dengan kandungan nutrisi tertentu untuk memacu pertumbuhan bunga dan buah. Inovasi seperti penggunaan Biotetes, yang disemprotkan ke daun dan disiramkan ke media tanam, dapat membuat kelengkeng berbuah terus-menerus. Di Thailand, aplikasi Kalium Klorat (KClO3) pada tanah terbukti dapat memunculkan bunga kelengkeng dalam waktu 21-24 hari.

Durian: Memaksa Raja Buah Berbuah di Luar Musim

Durian (Durio zibethinus), yang umumnya merupakan tanaman musiman, kini dapat dirangsang untuk berbuah di luar musimnya. Namun, tidak semua tanaman durian bisa dipaksa berbuah di luar musim. Tanaman harus sehat, memiliki percabangan yang rata, daun hijau tua mengkilap, dan tidak terserang hama atau penyakit. Selain itu, tanaman durian harus sudah pernah berbunga, tidak sedang dalam fase pertumbuhan tunas atau daun baru, berumur minimal 10 tahun, tumbuh subur, postur tegap, serta tersedia sumber air yang memadai.

Penggunaan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) seperti Paklobutrazol berperan aktif dalam mengubah alur pertumbuhan sel tanaman dengan menghambat fase vegetatif agar cepat muncul fase generatif (pembungaan dan pembuahan). Teknik lain yang efektif adalah pruning atau pemangkasan daun, cabang, dan ranting hingga pohon gundul atau tersisa sedikit daun. Stressing air juga menjadi metode penting, yaitu tidak menyiram tanaman hingga mencapai titik layu permanen, kemudian tiba-tiba melakukan penggenangan perakaran hingga jenuh air untuk memicu stres yang merangsang pembungaan.

Perlakuan fisik seperti pengikatan erat pohon dengan kawat untuk menghambat transpor hasil fotosintesa pada pembuluh floem, serta pelukaan pembuluh floem dengan benda tajam, juga dapat dilakukan. Pengaturan pengairan yang cermat, seringkali dengan rekayasa musim kering minimal 2 minggu, sangat krusial. Setelah panen, lakukan pemangkasan tunas, cabang, dan ranting yang sakit/rusak, lalu berikan pupuk kandang dan pupuk NPK 16:16:16. Saat buah sebesar bola pimpong, lakukan penjarangan buah dan berikan pupuk NPK 8-24-24.

Jambu Air dan Alpukat: Panen Lebih Sering dengan Stimulasi Tepat

Jambu air (Syzygium aqueum) dikenal sebagai buah yang dapat berbuah sepanjang tahun, bahkan lebih intens saat musim kemarau, dan dapat dirangsang untuk berbuah di luar musim. Varietas unggul seperti Madu Deli atau Citra memiliki siklus regenerasi yang sangat cepat. Kunci utama agar jambu air berbuah lebat dan di luar musim adalah pemupukan dan pemangkasan yang tepat. 

Gunakan pupuk organik seperti kotoran sapi atau kambing, dan menjelang pembuahan, berikan kotoran ayam serta kompos buah-buahan. Jika menggunakan pupuk anorganik, pilih yang tinggi kandungan fosfor dan kalium. Konsistensi penyiraman dan pemberian pupuk tinggi kalium sangat penting, serta teknik "stres air" yang diikuti pemberian air dalam jumlah besar dapat memicu pohon mengeluarkan bunga secara serentak. Pemberian pupuk NPK dengan kandungan PK lebih dominan, melalui semprot di bawah daun dan batang atau kocor di media, juga efektif memicu pembuahan.

Alpukat (Persea americana) juga termasuk jenis buah yang dapat diupayakan untuk berbuah di luar musim atau tanpa musim. Varietas Alpukat Kahyangan dapat panen 3-4 kali dalam setahun dan tetap berbuah meskipun tidak sedang musim alpukat. Sementara itu, Alpukat Miki dapat berbuah lebih sering, mencapai 2-3 kali musim panen dalam setahun. Penggunaan pupuk seperti Ponska atau NPK Mutiara dapat merangsang alpukat untuk berbuah lebat di luar musim. Tujuan utama pembuahan di luar musim adalah untuk mengatur masa panen agar mendapatkan harga jual yang lebih tinggi.

Strategi Umum Merangsang Buah di Luar Musim

Teknologi menghasilkan buah di luar musim dilakukan melalui manipulasi fisik, kimiawi, dan pengaturan lingkungan. Contohnya adalah stres kekeringan dengan mengurangi penyiraman hingga daun layu, lalu disiram kembali dengan larutan pupuk untuk merangsang pembungaan, serta pengaturan suhu dan cahaya menggunakan rumah kaca dan lampu tambahan.

Perlakuan fisik seperti pemangkasan membantu mengarahkan energi tanaman ke pembentukan buah, sementara perontokan daun juga dapat merangsang produksi. Secara kimiawi, penggunaan ZPT dan pemupukan tepat seperti fosfor dan kalium tinggi, serta pupuk NPK 16-16-16, SP36, atau MKP setelah pengeringan tanah sangat dianjurkan.

Pemilihan tanaman yang adaptif dan dalam kondisi sehat sangat penting untuk keberhasilan metode ini. Dengan ketelatenan dan kombinasi teknik yang tepat, panen buah di luar musim dapat dicapai dan memberikan nilai tambah ekonomi.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Apa tujuan utama merangsang pohon buah berbuah di luar musim?

Tujuan utama merangsang pohon buah berbuah di luar musim adalah untuk mendapatkan hasil panen saat ketersediaan buah di pasaran rendah, sehingga harga jual dapat lebih tinggi.

2. Pohon buah apa saja yang dapat dirangsang untuk berbuah di luar musim?

Beberapa jenis pohon buah yang dapat dirangsang berbuah di luar musim antara lain mangga, kelengkeng, durian, jambu air, dan alpukat.

3. Teknik apa saja yang umum digunakan untuk merangsang pembuahan di luar musim?

Teknik umum meliputi manipulasi fisik (pemangkasan, perontokan daun), perlakuan kimiawi (penggunaan Zat Pengatur Tumbuh/ZPT, pemupukan), dan manipulasi lingkungan (stres kekeringan air, pengaturan cahaya dan suhu).

4. Mengapa kondisi tanaman harus sehat untuk perangsangan buah di luar musim?

Kondisi tanaman yang sehat dan memiliki vigoritas baik sangat penting agar tanaman dapat beradaptasi dan merespons perlakuan perangsangan secara optimal, seperti pada durian yang memerlukan tanaman sehat dan tidak terserang hama.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|