Rute Walking Tour Mandiri di Area Blok M 2026: 10 Tempat Makan Wajib Coba Sepanjang Jalan

3 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta Bayangkan langkah pertama keluar dari Stasiun MRT Blok M BCA di sore hari yang cerah. Angin Jakarta Selatan menyapa wajah, aroma kopi mengambang dari deretan kedai di kejauhan, dan ratusan orang bergerak ke berbagai arah ke taman, ke kafe, ke gang-gang kecil yang menyimpan warung makan legendaris. Rekomendasi rute walking tour mandiri di area Blok M bukan sekadar soal berjalan kaki, melainkan soal menyelam ke dalam lapisan demi lapisan kuliner yang sudah hidup selama puluhan tahun di kawasan ini. Walking tour di Blok M pada dasarnya adalah tentang jajan, bisa banget dilakukan sendiri tanpa operator, karena pilihan kulinernya sangat banyak, dari restoran hingga makanan rumahan.

Kawasan yang dulu identik dengan pusat belanja dan tempat nongkrong klasik ini kini bertransformasi jadi magnet kuliner di Jakarta Selatan. Di sini, kamu bisa menemukan ragam pilihan makanan dari masakan lokal yang legendaris hingga kuliner internasional yang autentik, semuanya tersedia dalam satu kawasan yang mudah dijangkau. Cukup satu kartu e-money, sepasang sepatu nyaman, dan perut kosong, Blok M siap menemanimu dari siang sampai jauh melewati tengah malam. Blok M adalah pusat kuliner sejati, dari tukang kaki lima yang melegenda sampai resto estetik, dan kamu bisa makan dari pagi sampai subuh.

Gambaran Rute Walking Tour Mandiri di Blok M

Perjalanan dimulai dari CSW (Cakra Selaras Wahana), simpul transportasi penting yang menghubungkan MRT dan TransJakarta — bukan hanya titik transit, tapi juga simbol transformasi transportasi publik Jakarta yang makin ramah pejalan kaki. Dari Stasiun MRT Blok M BCA, rute walking tour ini membentang kurang lebih dua hingga tiga kilometer dengan waktu tempuh fleksibel, tergantung seberapa lama kamu betah duduk di tiap tempat makan.

Secara garis besar, rute berjalan mengikuti alur: Stasiun MRT Blok M → Taman Literasi Martha Christina Tiahahu → M Bloc Space → Blok M Square → Jalan Melawai (Little Tokyo) → kawasan Gultik & street food. Wisatawan bisa menikmati aneka kuliner di sekitar Melawai, Little Tokyo, serta berkunjung ke Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Blok M Square, ruang kreatif M Bloc, dan Museum Peruri.

Sebelum mulai berburu rasa, manfaatkan waktu sejenak di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu yang terletak hanya dua menit jalan kaki dari stasiun MRT. Setelah direvitalisasi dan dibuka kembali pada 2022, taman seluas 9.710 m² ini dilengkapi dengan kolam besar, air mancur, amphitheater, healing garden, kedai kopi, ruang baca, hingga musala. Tempat yang sempurna untuk pemanasan sebelum menyusuri jalur kuliner.

Pit Stop Kreatif di M Bloc Space

M Bloc Space merupakan ruang kreatif terbuka yang digemari kawula muda Jaksel. Dulunya, kawasan ini merupakan bangunan tua bekas peninggalan perumahan Peruri yang disulap jadi destinasi wisata urban dan creative space sejak 2019. Dari Taman Literasi, hanya perlu berjalan sekitar 150 meter untuk tiba di sini. Selain galeri seni dan panggung musik terbuka, deretan tenant kuliner di M Bloc Space menawarkan pengalaman makan yang menyatu dengan atmosfer kreatif.

1. Titik Temu Coffee — Ngopi ala Nusantara di Ruang Komunitas

Titik Temu Coffee berkembang menjadi salah satu coffee shop paling ramai di dalam kawasan M Bloc Space karena menawarkan kombinasi antara kualitas kopi yang terjaga, lokasi strategis, serta suasana santai. Berbagai pilihan kopi mulai dari manual brew hingga signature drink menjadi daya tarik utama bagi pecinta kopi yang ingin merasakan cita rasa biji kopi Nusantara dengan teknik penyeduhan profesional. Duduk di area terbukanya, kamu bisa merasakan semilir angin sore sambil menyeruput es kopi yang aromanya langsung menghentak indra penciuman. Lokasi ini juga sering dimanfaatkan sebagai titik temu komunitas hingga tempat bekerja santai karena suasananya yang terbuka dan dinamis. Cocok untuk solo visitor yang butuh rehat sebelum melanjutkan perjalanan.

Info Penting

  • Kisaran harga minuman: Rp 30.000–Rp 40.000
  • Lokasi: Kompleks M Bloc Space, Jl. Panglima Polim, Melawai, Kebayoran Baru
  • Cocok untuk: pekerja remote, komunitas, pecinta kopi single origin

Tips Insider

  • Datang di hari kerja untuk suasana lebih tenang dan pilihan tempat duduk outdoor yang leluasa.

2. Mbok Ndoro — Masakan Jawa Otentik di Tengah Urban

Mbok Ndoro menjadi pilihan bagi pengunjung yang mencari masakan Jawa dengan rasa otentik di tengah kawasan urban modern, memperkuat identitas M Bloc sebagai tempat yang tetap menghargai kuliner tradisional. Begitu masuk, aroma gudeg yang manis legit dan sambal krecek yang pedas gurih langsung menyambut. Restoran ini spesialis menyajikan hidangan otentik dari Jawa Tengah, populer dengan nasi goreng, nasi liwet, sate ayam, gudeg, sop iga, mie lethok, soto, dan ayam bakar dengan cita rasa masakan rumahan. Porsinya mengenyangkan, harganya tetap bersahabat — seperti makan di rumah nenek di Jogja, tapi dengan view anak muda Jaksel yang lalu-lalang.

Menu Andalan

  • Gudeg + nasi — kisaran Rp 20.000–Rp 35.000
  • Sate ayam — Rp 5.000 per tusuk
  • Wedang Tape Ijo / Es Grim Jowo — Rp 12.000–Rp 15.000

Info Penting

  • Lokasi: M Bloc Space, Jl. Sisingamangaraja 37 AH, Melawai
  • Cocok untuk: keluarga, pecinta kuliner tradisional, makan siang hemat

Tips Insider

  • Pesan nasi liwet dan kombinasikan dengan lauk ayam bakar plus sambal — kombo terbaik di sini.

Jajan Seru di Pujasera Blok M Square

Dari M Bloc Space, lanjutkan langkah sekitar 300 meter menuju Blok M Square. Blok M kini terkenal sebagai surga kuliner di Jakarta Selatan, dan Pujasera Blok M Square menjadi salah satu spot yang wajib disambangi. Suasana di sini campur aduk antara old school dan kekinian — pedagang lama yang sudah berjualan puluhan tahun berdampingan dengan tenant viral yang baru hadir.

3. Kedai Rukun Yakarta — Comfort Food Jogja di Basement

Awalnya hadir di Yogyakarta, Kedai Rukun Yakarta kemudian buka cabang di Pujasera Blok M Square. Begitu duduk, kamu langsung dihadapkan pada deretan lauk rumahan yang menggoda: telur kriwil dengan permukaan renyah kecokelatan, mangut lele yang kuahnya kental berempah, hingga garang asem yang aromanya segar menyegarkan tenggorokan. Menu andalannya adalah mangut lele dengan siraman kuah berempah, garang asem, bakmoy, dan telur kriwil yang gurih. Harga makanan mulai dari Rp20.000. Tempat ini terasa seperti pulang ke warung makan favorit di kampung halaman.

Info Penting

  • Lokasi: Pujasera Blok M Square
  • Kisaran harga: Rp 20.000–Rp 40.000 per orang
  • Cocok untuk: makan siang hemat, pecinta masakan rumahan Jawa

Tips Insider

  • Pesan telur kriwil sebagai lauk wajib — renyah di luar, gurih merata, dan sangat cocok dipadukan dengan nasi hangat.

4. Haka Dimsum — Dimsum 24 Jam dengan Nuansa Hong Kong

Restoran Haka Dimsum di kawasan Blok M mengusung konsep kedai dimsum bergaya Hong Kong dengan nuansa retro yang khas. Berada di lantai dua dengan area balkon, restoran ini menawarkan pengalaman makan sambil menyaksikan aktivitas jalanan Blok M yang padat. Uap bambu kukusan yang mengepul membawa aroma udang segar dari hakau dan kelembutan siomay yang baru matang. Menu andalan yang ditawarkan antara lain Shao Mai, Hakau, Pao Telur Asin, serta Mee Goreng Spesial Haka. Haka Dimsum beroperasi selama 24 jam setiap hari. Mau sarapan jam lima pagi setelah begadang atau makan malam jam sebelas — pintu Haka tetap terbuka.

Info Penting

  • Jam buka: 24 jam
  • Lokasi: Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
  • Rating Google Maps: 4,4/5
  • Cocok untuk: makan kapan saja, rombongan, pecinta dimsum

Tips Insider

  • Duduk di area balkon lantai dua untuk menikmati pemandangan jalanan Blok M — terutama saat malam akhir pekan.

Petualangan Rasa di Little Tokyo dan Melawai

Keluar dari Blok M Square, belok ke arah Jalan Melawai — dan kamu akan merasakan perpindahan atmosfer yang nyata. Blok M menyimpan sudut unik yang dikenal sebagai "Little Tokyo" — kawasan yang dipenuhi restoran, izakaya, dan bar Jepang yang dikelola dan dikunjungi banyak ekspatriat Jepang. Di sini kamu bisa menikmati ramen autentik, yakitori, sushi, hingga berbagai hidangan Jepang lainnya. Di sepanjang jalan terlihat izakaya, toko manga, dan restoran ramen atau sushi yang sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu.

Baca juga: Rekomendasi Restoran Jepang di Blok M yang Enak dan Wajib Dicoba

5. Futago Ya — Restoran Jepang Halal Favorit Blok M

Bagi yang ingin menikmati kelezatan masakan Jepang dengan jaminan kehalalan, Futago Ya adalah pilihan tepat. Restoran ini menjadi salah satu destinasi kuliner favorit di kawasan Blok M dan menawarkan berbagai hidangan khas Jepang yang autentik. Begitu masuk, interior minimalis khas Jepang langsung terasa. Menu andalannya meliputi udon dengan tekstur kenyal, ramen berkuah gurih, onigiri yang praktis, serta chicken katsu yang renyah di luar dan lembut di dalam. Kuah ramennya terasa dalam — gurih tanpa berlebihan, dengan mie yang al dente sempurna. Tempat ini membuktikan bahwa kuliner Jepang halal bisa tetap autentik.

Menu Andalan

  • Ramen berkuah gurih
  • Chicken katsu
  • Onigiri

Info Penting

  • Alamat: Jl. Sultan Hasanuddin Dalam No.24, Melawai, Kebayoran Baru
  • Kisaran harga: Rp 10.000–Rp 50.000
  • Halal
  • Cocok untuk: keluarga, makan siang, pecinta kuliner Jepang

Tips Insider

  • Datang saat jam makan siang untuk mendapatkan set teishoku yang lebih hemat dibanding memesan satuan.

6. Claypot Popo Melawai — Kehangatan Chinese Food di Panci Tanah Liat

Claypot Popo menghadirkan cita rasa masakan Chinese yang autentik dengan metode memasak claypot tradisional yang menghasilkan hidangan dengan rasa lebih dalam dan tekstur yang unik. Setiap sajian tiba di meja dalam panci tanah liat yang masih mendesis — uapnya membawa aroma bawang putih dan kecap yang langsung membuat perut bergetar. Di sini ada sajian misoa goreng hingga locupan ayam asam manis yang disajikan di atas claypot. Harganya affordable, mulai dari Rp10.000 sampai Rp45.000. Tempat ini cocok dikunjungi ketika malam mulai dingin dan kamu butuh sesuatu yang hangat serta mengenyangkan.

Info Penting

  • Lokasi: Kawasan Melawai, Kebayoran Baru
  • Kisaran harga: Rp 10.000–Rp 45.000
  • Cocok untuk: makan malam santai, pasangan, teman nongkrong

Tips Insider

  • Pesan nasi claypot sebagai menu utama — kerak nasinya yang sedikit gosong di dasar panci justru jadi bagian paling enak.

7. Little Salt Bread — Roti Asin Jepang yang Sedang Naik Daun

Tren roti asin khas Jepang sedang naik daun, dan Little Salt Bread menawarkan roti bertekstur empuk dengan aroma butter yang harum dan rasa gurih lembut dari garam laut. Toko kecil ini selalu dipenuhi antrean singkat — tanda bahwa rasanya memang sepadan dengan penantian. Desain tokonya minimalis, pencahayaan hangat, dan wangi roti segar jadi kombinasi sempurna untuk bersantai setelah berkeliling kuliner Blok M. Satu gigitan pertama langsung memberi sensasi buttery yang lumer di lidah, diikuti sentuhan garam laut yang halus. Sempurna sebagai camilan selingan di tengah rute walking tour.

Menu Andalan

  • Salt bread varian plain, cheese, garlic, dan truffle egg

Info Penting

  • Alamat: Jl. Melawai 3 No.10, Melawai
  • Cocok untuk: camilan sore, pecinta bakery, oleh-oleh ringan

Tips Insider

  • Varian truffle egg adalah menu yang paling cepat habis — datang sebelum jam 4 sore untuk memastikan stok masih tersedia.

Kuliner Legendaris Malam Blok M

Ketika matahari terbenam, Blok M baru benar-benar hidup. Blok M paling ramai dan paling seru dikunjungi pada malam hari, mulai pukul 18.00 WIB ke atas. Untuk gultik, suasana terbaik adalah malam hari sekitar pukul 20.00–23.00 WIB. Lampu-lampu jalan menyala, aroma sate dan gulai mulai menguar dari setiap tikungan, dan kehidupan malam kuliner Jakarta Selatan dimulai. Inilah tiga tempat yang sudah menjadi bagian dari DNA kuliner Blok M.

Baca juga: Surga Kuliner Malam Jakarta yang Wajib Dijajal

8. Gultik Gereja Barito — Ikon Malam yang Tak Pernah Pudar

Menyebut kuliner malam Blok M tanpa mengangkat Gultik rasanya tidak lengkap. Gultik Gereja Barito adalah ikon kuliner malam di kawasan Blok M — menu gulai dengan kuah santan gurih, daging empuk, dan nasi hangat selalu jadi incaran. Lokasinya berada tepat di depan Gereja Santo Yohanes Penginjil. Tempat ini sudah populer sejak awal 2000-an. Harga seporsi gultik hanya Rp10.000–Rp25.000. Duduk di bangku plastik pinggir jalan, di bawah cahaya lampu temaram, menyendok nasi kecil dengan siraman kuah gulai sapi yang kental berempah — itu pengalaman yang tidak bisa digantikan oleh restoran mana pun. Porsinya memang mungil, tapi justru itulah triknya: kebanyakan pengunjung memesan dua hingga tiga piring sekaligus.

Info Penting

  • Lokasi: Jl. Barito I, depan Gereja Santo Yohanes Penginjil, Blok M
  • Jam buka: sore hingga tengah malam
  • Kisaran harga: Rp 10.000–Rp 25.000 per porsi
  • Cocok untuk: semua kalangan, pengalaman kuliner khas Jakarta

Tips Insider

  • Siapkan uang tunai — sebagian besar pedagang gultik belum menerima pembayaran digital.

9. Sate RSPP — Sate Legendaris di Jantung Kebayoran

Sate RSPP sudah lama menjadi favorit warga Jakarta Selatan yang mencari sate kambing dan ayam berkualitas tinggi. Daging yang empuk, bumbu kacang yang kaya rasa, dan aroma bakaran yang menggoda adalah tiga alasan mengapa tempat ini selalu ramai. Lokasinya yang dekat dengan kawasan Blok M menjadikannya pilihan sempurna sebagai hidangan utama sebelum atau sesudah berkeliling kawasan ini. Setiap tusukan sate tiba dengan daging yang masih panas dari panggangan, warna kecokelatan sempurna, dengan bumbu kacang yang pekat namun tidak berat di lidah. Berpasangan dengan lontong hangat, ini adalah cara terbaik mengakhiri sesi walking tour malam.

Info Penting

  • Lokasi: Jl. Kyai Maja, depan RS Pusat Pertamina, Blok M
  • Kisaran harga: mulai Rp 30.000 per porsi
  • Cocok untuk: makan malam, rombongan keluarga

Tips Insider

  • Pesan sate campur (kambing + ayam) untuk mendapatkan dua pengalaman rasa dalam satu porsi.

10. Roti Bakar Eddy — Teman Begadang Sejak 1971

Sejak 1971, Roti Bakar Eddy telah menjadi teman malam bagi warga Jakarta Selatan. Rotinya dibakar dengan arang dan dibuat sendiri, menghasilkan aroma khas yang tak bisa ditiru. Varian rasa seperti coklat keju pisang jadi favorit pengunjung. Panas arang membakar roti menghasilkan kerak tipis yang renyah di luar, sementara isian cokelat atau keju meleleh sempurna di dalam. Selain roti bakar, tersedia menu nasi goreng, sate Padang, hingga pempek Palembang. Harga makanan berkisar Rp 18.000–Rp 40.000, masih ramah untuk semua kalangan. Tempat ini selalu ramai sampai dini hari. Roti Bakar Eddy bukan sekadar tempat makan — ia adalah penanda bahwa malam di Blok M belum berakhir.

Info Penting

  • Alamat: Jl. Raden Patah No.11, Kebayoran Baru
  • Jam buka: malam hingga dini hari
  • Kisaran harga: Rp 18.000–Rp 40.000
  • Cocok untuk: nongkrong malam, pasangan, solo visitor

Tips Insider

  • Pesan roti bakar coklat keju pisang — kombinasi klasik yang tidak pernah mengecewakan di sini.

Kisaran Harga dan Budget Kuliner di Area Blok M

Blok M menawarkan pilihan untuk semua budget. Untuk kuliner lokal seperti gultik dan angkringan, budget Rp 30.000–Rp 80.000 sudah cukup. Untuk restoran seperti Bornga atau Claypot Popo, siapkan Rp 150.000–Rp 400.000 per orang. Walking tour mandiri di Blok M sesungguhnya sangat ramah dompet — dengan Rp 100.000, kamu sudah bisa mencicipi tiga hingga empat tempat berbeda jika fokus pada kuliner kaki lima dan pujasera. Sementara untuk pengalaman restoran, Rp 200.000 per orang sudah memberikan pilihan yang sangat memuaskan.

Tipe menu yang paling banyak dicari di sepanjang rute ini adalah makanan berat tradisional (gulai, sate, nasi campur) untuk makan malam, serta kopi dan camilan ringan untuk sore hari. Kombo yang populer: ngopi dulu di M Bloc Space, makan siang di Pujasera Blok M Square, jalan-jalan ke Melawai sore hari, lalu tutup dengan gultik dan sate di malam hari.

Akses, Fasilitas, dan Panduan Lokasi

Blok M sangat mudah dijangkau dari berbagai penjuru Jakarta. Kamu bisa menggunakan MRT Jakarta dan turun di Stasiun Blok M, atau TransJakarta yang memiliki halte langsung di kawasan ini. Bagi yang membawa kendaraan pribadi, tersedia pilihan parkir di Blok M Plaza dan Blok M Square. Stasiun MRT Blok M BCA berlokasi di Jalan Panglima Polim Raya, berdiri tepat di atas jalan dan berada di antara Taman Ayodya dan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu.

Gunakan MRT atau jalan kaki — parkiran di Blok M kadang chaotic, dan MRT Blok M secara harfiah berada di tengah-tengah semua lokasi kuliner. Kawasan Melawai dan sekitar Blok M Square menjadi area paling ramai. Untuk kenyamanan, walking tour di Blok M paling ideal dilakukan sore menjelang malam, ketika cuaca sudah teduh dan tenant-tenant mulai buka penuh. Weekend di atas jam 5 sore adalah waktu puncak keramaian — datang sedikit lebih awal jika ingin suasana yang lebih rileks.

Baca juga: MRT Jakarta dan Transformasi Blok M Hub

Tabel Perbandingan 10 Tempat Makan di Rute Walking Tour Blok M

Nama Tempat Menu Andalan Kisaran Harga Lokasi Jam Buka Cocok untuk
Titik Temu Coffee Manual brew, signature drink Rp 30.000–Rp 40.000 M Bloc Space Pagi–malam Solo visitor, WFC
Mbok Ndoro Gudeg, nasi liwet, sate ayam Rp 20.000–Rp 35.000 M Bloc Space Siang–malam Keluarga, pecinta Jawa
Kedai Rukun Yakarta Mangut lele, telur kriwil Rp 20.000–Rp 40.000 Pujasera Blok M Square Siang–malam Makan siang hemat
Haka Dimsum Hakau, siomay, pao telur asin Rp 30.000–Rp 80.000 Melawai 24 jam Rombongan, makan kapan saja
Futago Ya Ramen, chicken katsu, udon Rp 10.000–Rp 50.000 Jl. Sultan Hasanuddin Dalam Siang–malam Keluarga, halal Japanese
Claypot Popo Nasi claypot, misoa goreng Rp 10.000–Rp 45.000 Melawai Siang–malam Pasangan, makan malam
Little Salt Bread Salt bread (plain, cheese, truffle egg) Terjangkau Jl. Melawai 3 Siang–sore Camilan, pecinta bakery
Gultik Gereja Barito Gulai sapi, nasi putih Rp 10.000–Rp 25.000 Jl. Barito I, depan gereja Sore–tengah malam Semua kalangan
Sate RSPP Sate kambing, sate ayam Mulai Rp 30.000 Jl. Kyai Maja Sore–malam Rombongan, keluarga
Roti Bakar Eddy Roti bakar coklat keju, nasi goreng Rp 18.000–Rp 40.000 Jl. Raden Patah No.11 Malam–dini hari Nongkrong malam, pasangan

Tips Praktis Walking Tour Mandiri di Blok M

Waktu terbaik memulai rute. Mulailah sekitar pukul 15.00–16.00. Kamu punya waktu cukup untuk menikmati Taman Literasi dan ngopi di M Bloc Space sebelum matahari turun, lalu melanjutkan ke Blok M Square dan Melawai saat suasana mulai hidup di sore hari. Klimaks kuliner terjadi setelah maghrib ketika pedagang kaki lima mulai buka.

Bawa uang tunai secukupnya. Tidak semua pedagang kaki lima bisa menerima QRIS. Siapkan uang pecahan kecil khususnya untuk gultik, sate, dan jajanan pinggir jalan. Restoran dan kafe di M Bloc Space umumnya sudah menerima pembayaran digital.

Gunakan sepatu yang nyaman untuk jalan kaki. Rute total sekitar 2–3 kilometer dengan banyak berhenti. Sneakers atau sandal bertali adalah pilihan terbaik — hindari heels atau sandal jepit tipis yang membuat kaki cepat lelah.

Itinerary singkat satu sore-malam. Jam 15.00: Taman Literasi. Jam 15.30: Ngopi di Titik Temu Coffee. Jam 16.30: Makan di Mbok Ndoro. Jam 17.30: Jalan ke Blok M Square, jajan di pujasera. Jam 18.30: Eksplor Little Tokyo, mampir Futago Ya atau Claypot Popo. Jam 20.00: Gultik Gereja Barito. Jam 21.00: Roti Bakar Eddy sebagai penutup.

Untuk keluarga dengan anak. Taman Literasi punya Plaza Anak yang cocok untuk si kecil bermain. M Bloc Space dan Blok M Square memiliki fasilitas toilet dan musala. Hindari area gultik yang ramai jika membawa balita — pilih restoran indoor seperti Futago Ya atau Haka Dimsum yang lebih nyaman.

Baca juga: Kuliner Legendaris Jaksel yang Tak Lekang Waktu

Blok M: Lebih dari Sekadar Tempat Makan

Kawasan Blok M direkomendasikan menjadi kawasan percontohan pertama penerapan kawasan rendah emisi di Jakarta, berkat konektivitas transportasi publik yang kuat dan aktivasi ekonomi yang dinamis. Walking tour mandiri di sini bukan hanya soal mengisi perut, tapi juga tentang merasakan bagaimana sebuah kawasan kota bisa bertransformasi — dari pusat perbelanjaan era 80-an menjadi koridor kuliner dan ruang kreatif yang inklusif. Kawasan M Bloc Space terus menunjukkan lonjakan popularitas sebagai pusat gaya hidup urban yang menggabungkan seni, musik, dan kuliner dalam satu lokasi terintegrasi. Pilihan makanan seimbang pun mudah ditemukan di sini — dari jamu tradisional di kedai M Bloc hingga rice bowl dengan lauk protein tinggi di pujasera. Bagi pekerja, komuter, atau keluarga muda, Blok M menawarkan semua yang dibutuhkan dalam radius jalan kaki.

Baca juga: Blok M Hub Gojek, Model Kawasan Transit Modern

Pertanyaan Seputar Rute Walking Tour Mandiri di Area Blok M 2026

Q: Tempat makan di area Blok M yang buka malam dan cocok untuk walking tour mandiri?

A: Haka Dimsum beroperasi 24 jam, sementara Gultik Gereja Barito dan Roti Bakar Eddy buka dari sore hingga dini hari. Kawasan Little Tokyo di Melawai juga ramai dengan izakaya dan restoran yang buka sampai larut malam.

Q: Berapa budget yang dibutuhkan untuk walking tour kuliner di Blok M?

A: Untuk kuliner lokal seperti gultik dan angkringan, budget Rp 30.000–Rp 80.000 sudah cukup. Jika ingin mencoba restoran dan kafe, siapkan Rp 150.000–Rp 250.000 per orang. Total untuk rute lengkap siang-malam, Rp 100.000–Rp 200.000 sudah sangat memadai.

Q: Apakah kuliner di kawasan Blok M halal?

A: Sebagian besar kuliner di Blok M adalah halal, termasuk gultik, sate, dan angkringan. Untuk restoran Korea dan Jepang, sebaiknya konfirmasi status halal terlebih dahulu. Futago Ya dan Izokaya merupakan contoh restoran Jepang halal yang populer di kawasan ini.

Catatan: Semua informasi harga, alamat, dan jam operasional dalam panduan ini berdasarkan data yang tersedia per awal 2026. Disarankan untuk memverifikasi langsung melalui Google Maps atau akun media sosial resmi masing-masing tempat sebelum berkunjung, mengingat data bisa berubah sewaktu-waktu.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|