Solusi Alami agar Kucing Tidak Pipis di Teras Rumah dan Meninggalkan Bau

2 days ago 16

Liputan6.com, Jakarta - Solusi alami agar kucing tidak pipis di teras rumah banyak dicari karena dinilai lebih aman, ramah lingkungan, serta tidak membahayakan hewan maupun penghuni rumah. Masalah kucing yang sering buang air sembarangan, terutama di area teras, memang kerap mengganggu kenyamanan jika terjadi berulang.

Perlu diketahui, kucing sangat dipengaruhi oleh feromon yang dikeluarkan melalui urine sebagai penanda wilayah dan rasa aman. Jika bau urine tidak benar-benar hilang, kucing akan menganggap area tersebut sebagai teritorinya dan cenderung kembali pipis di tempat yang sama, sehingga diperlukan penanganan yang tepat dan menyeluruh. Berikut solusi alami agar kucing tidak pipis di teras rumah, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Selasa (10/2/2026). 

1. Tanam tanaman yang tidak disukai kucing

Beberapa jenis tanaman memiliki aroma yang tidak disukai kucing. Rosemary, lavender, mint, dan serai dikenal efektif membuat kucing enggan mendekat. Menanam tanaman ini di sekitar teras bisa menjadi penghalang alami tanpa menyakiti hewan.

Selain berfungsi sebagai pengusir kucing, tanaman tersebut juga mempercantik tampilan teras. Anda bisa menanamnya langsung di tanah atau menggunakan pot agar lebih fleksibel. Aroma yang konsisten akan membantu mengurangi minat kucing menjadikan teras sebagai tempat pipis.

2. Tutup tempat sampah di teras

Tanpa disadari, tempat sampah di teras sering menjadi pemicu datangnya kucing. Sisa makanan dengan aroma menyengat bisa menarik perhatian kucing, terutama kucing liar yang sedang mencari sumber bau kuat.

Pastikan tempat sampah selalu tertutup rapat dan rutin dibersihkan. Jika memungkinkan, pindahkan tempat sampah ke area yang lebih tertutup. Langkah sederhana ini efektif mendukung solusi alami agar kucing tidak pipis di teras rumah.

3. Taburkan lada bubuk

Lada bubuk memiliki aroma dan sensasi pedas yang tidak disukai kucing. Menaburkannya di area yang sering dikencingi dapat membuat kucing enggan kembali ke tempat tersebut.

Gunakan lada bubuk secukupnya dan taburkan secara merata di sudut teras atau dekat tembok. Namun, Anda perlu mengulanginya secara berkala, terutama setelah hujan, agar efeknya tetap terasa.

4. Bersihkan area dengan cairan enzimatik

Membersihkan teras hanya dengan air atau pembersih biasa sering kali tidak cukup. Cairan enzimatik bekerja dengan memecah protein dalam urine yang mengandung feromon, sehingga bau penanda wilayah benar-benar hilang.

Semprotkan cairan enzimatik ke area yang sering dikencingi dan biarkan meresap sesuai petunjuk. Cara ini penting untuk memutus kebiasaan kucing kembali ke lokasi yang sama. Tanpa bau feromon, kucing tidak lagi menganggap area tersebut sebagai teritorinya.

5. Gunakan alat pengusir hewan ultrasonik

Alat pengusir hewan ultrasonik bekerja dengan memancarkan gelombang suara frekuensi tinggi yang tidak disukai kucing, tetapi tidak terdengar oleh manusia. Alat ini cukup efektif untuk area terbuka seperti teras.

Anda bisa menempatkannya menghadap area yang sering menjadi sasaran kucing. Meski bukan bahan alami, metode ini tetap aman dan tidak melukai hewan. Kombinasikan dengan cara lain agar hasilnya lebih optimal.

6. Manfaatkan aroma yang tidak disukai kucing

Kucing cenderung menghindari aroma tertentu seperti kulit jeruk, cuka apel, dan kopi hitam. Anda bisa memanfaatkan bahan-bahan ini sebagai pengusir alami.

Letakkan kulit jeruk segar atau ampas kopi di wadah kecil di sudut teras. Untuk cuka apel, campurkan dengan air lalu semprotkan tipis di area tertentu. Aroma kuat ini membantu mengalihkan kucing tanpa efek berbahaya.

7. Beri kucing peliharaan toilet training

Jika kucing yang sering pipis di teras adalah peliharaan sendiri, toilet training menjadi langkah penting. Kucing sebenarnya mudah dilatih jika tersedia litter box yang bersih dan nyaman.

Pastikan kotak pasir selalu berada di tempat tenang dan rutin dibersihkan. Dengan kebiasaan buang air di tempat yang benar, risiko kucing pipis sembarangan di teras bisa ditekan secara signifikan. Cara ini juga melengkapi solusi alami agar kucing tidak pipis di teras rumah dari sisi perilaku.

Pertanyaan dan Jawaban seputar Topik

Kenapa kucing selalu pipis di tempat yang sama?

Karena adanya feromon dalam urine yang menandai wilayah. Jika bau tidak benar-benar hilang, kucing akan kembali ke lokasi tersebut.

Apakah aroma jeruk aman untuk kucing?

Aman jika hanya digunakan sebagai pengusir aroma. Jangan memaksa kucing menghirup langsung atau mengoleskannya ke tubuh kucing.

Berapa lama efek pengusir alami bekerja?

Efeknya bisa bertahan beberapa hari hingga minggu tergantung bahan dan kondisi lingkungan. Pengulangan diperlukan agar hasilnya konsisten.

Apakah solusi alami efektif untuk kucing liar?

Cukup efektif jika dilakukan rutin dan dikombinasikan beberapa metode. Untuk hasil maksimal, pastikan bau urine benar-benar hilang dan area tidak lagi menarik bagi kucing.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|