Liputan6.com, Jakarta - Kehadiran curut di rumah dapat menimbulkan masalah serius karena mengganggu kenyamanan dan berisiko bagi kesehatan penghuni. Meskipun berbeda dari tikus, kotoran dan urine curut mengandung bakteri serta virus berbahaya yang berpotensi menyebabkan penyakit serius pada manusia.
Membersihkan kotoran curut harus dilakukan dengan prosedur khusus karena cara yang salah dapat melepaskan partikel berbahaya ke udara dan meningkatkan risiko infeksi. Selain mengancam kesehatan, curut juga dapat merusak properti serta menimbulkan bau tak sedap di dalam rumah.
Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber pada Kamis (12/2), tips membersihkan kotoran curut secara aman sekaligus langkah pencegahan agar hewan tersebut tidak kembali. Ciptakan lingkungan rumah lebih bersih, sehat, dan bebas dari gangguan curut.
Pentingnya Membersihkan Kotoran Curut dengan Aman
Kotoran curut tidak boleh diremehkan karena berpotensi menjadi sumber penularan penyakit serius yang membahayakan manusia. Beberapa penyakit yang dapat ditularkan melalui kotoran dan urine curut termasuk Leptospirosis, Salmonellosis, dan Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS). Bakteri Leptospira interrogans penyebab Leptospirosis dapat masuk ke tubuh melalui luka terbuka yang bersentuhan dengan air atau tanah terkontaminasi urine hewan pengerat ini.
Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) merupakan penyakit pernapasan berat yang disebabkan oleh virus yang menyebar melalui urine dan feses curut yang terinfeksi. Penularan HPS terjadi ketika seseorang menghirup partikel virus yang terangkat dari kotoran atau urine curut yang telah mengering, dengan tingkat kematian yang cukup tinggi sekitar 38 persen. Selain itu, kontak dengan kotoran curut juga dapat memicu reaksi alergi dan iritasi pada kulit serta saluran pernapasan.
Karena itu, membersihkan kotoran curut memerlukan perhatian ekstra dan prosedur yang aman guna melindungi diri dari penularan virus dan bakteri berbahaya. Mengabaikan praktik pembersihan yang tepat dapat secara signifikan meningkatkan risiko infeksi dan masalah kesehatan serius bagi seluruh penghuni rumah.
Langkah-Langkah Aman Membersihkan Kotoran Curut
-
Persiapan sebelum membersihkan:
- Gunakan alat pelindung diri (APD) seperti sarung tangan karet atau plastik tebal dan masker.
- Buka semua pintu dan jendela untuk memastikan ventilasi yang baik.
- Biarkan ruangan terventilasi minimal 30 menit sebelum mulai membersihkan.
-
Hindari cara pembersihan yang berisiko:
- Jangan menyapu atau menggunakan penyedot debu untuk membersihkan kotoran curut.
- Tindakan tersebut dapat melepaskan partikel patogen ke udara dan meningkatkan risiko infeksi.
-
Gunakan larutan disinfektan yang tepat:
- Semprotkan kotoran dan urine dengan disinfektan komersial atau larutan pemutih klorin.
- Campurkan 1,5 cangkir pemutih klorin dengan 1 galon air panas, atau gunakan rasio 1:10 (1 bagian pemutih dan 10 bagian air).
- Diamkan selama sekitar 5 menit agar efektif membunuh kuman.
-
Proses pembersihan dan pembuangan:
- Gunakan tisu dapur untuk mengambil kotoran yang telah direndam.
- Buang tisu ke dalam kantong plastik, ikat rapat, lalu masukkan ke tempat sampah tertutup yang rutin dikosongkan.
- Bersihkan kembali area tersebut dengan disinfektan, termasuk lantai, meja, dan permukaan lainnya.
- Untuk kain seperti sofa atau pakaian, cuci dengan deterjen atau sampo menggunakan air panas.
-
Langkah akhir:
- Cuci sarung tangan dengan sabun dan air atau disinfektan sebelum dilepas.
- Cuci tangan secara menyeluruh dengan sabun dan air hangat setelah selesai.
- Pastikan tidak ada sisa patogen yang menempel pada kulit setelah proses pembersihan.
Menutup Akses Masuk Curut ke Rumah
Langkah pertama dan terpenting dalam mencegah curut kembali adalah dengan menutup semua celah dan lubang yang mungkin menjadi akses masuk mereka ke dalam rumah. Curut adalah hewan kecil yang sangat lincah dan mampu masuk melalui celah sekecil apapun. Bahkan lubang kecil di dinding, lantai, atau pipa bisa menjadi jalan masuk utama bagi hewan pengerat ini.
Periksa secara teliti seluruh bagian rumah Anda, termasuk dinding, atap, saluran air, area ventilasi, dan fondasi. Gunakan bahan yang kuat dan tahan gigitan seperti semen, kawat baja, atau filler yang sesuai untuk menutup lubang-lubang tersebut secara permanen. Ventilasi yang kurang rapat, pintu yang tidak tertutup sempurna, dan atap yang bocor juga dapat memudahkan akses curut ke dalam rumah.
Perbaikan kebocoran dan memastikan semua celah tertutup rapat adalah kunci untuk membatasi masuknya curut ke dalam hunian. Pemeriksaan rutin terhadap kondisi rumah sangat penting untuk mengidentifikasi dan memperbaiki potensi titik masuk curut sebelum mereka sempat bersarang. Dengan menutup semua akses masuk, Anda secara efektif mengurangi peluang curut untuk mencari perlindungan dan makanan di dalam rumah.
Menjaga Kebersihan Lingkungan dan Penyimpanan Makanan
Kebersihan merupakan kunci utama dalam mencegah curut kembali ke rumah Anda. Curut sangat tertarik pada sisa makanan dan sampah, sehingga menjaga kebersihan rumah, terutama di area dapur dan tempat penyimpanan makanan, sangatlah penting. Pastikan semua makanan disimpan dalam wadah tertutup rapat dan kedap udara, terutama bahan makanan seperti beras, tepung, dan biji-bijian.
Jangan pernah membiarkan remah-remah makanan berserakan, terutama di malam hari, karena ini akan menarik perhatian curut. Selain kebersihan di dalam rumah, kebersihan pekarangan juga memainkan peran penting dalam pencegahan. Bersihkan pekarangan rumah dari genangan air dan pastikan tempat sampah tertutup rapat.
Genangan air atau tetesan air dari kondensasi dapat menjadi sumber air bagi curut, sementara tumpukan sampah organik menarik mereka untuk mencari makan. Menjaga kebersihan pekarangan juga akan meminimalkan populasi serangga yang sering menjadi makanan utama curut. Jika Anda memiliki hewan peliharaan, bersihkan dan simpan kembali mangkuk makanan hewan peliharaan setelah mereka selesai makan.
Pastikan juga untuk menutup rapat tempat penyimpanan makanan hewan peliharaan. Makanan hewan yang dibiarkan terbuka dapat memancing curut dan serangga untuk mendekat ke area rumah Anda. Dengan menjaga kebersihan secara menyeluruh, Anda secara efektif menghilangkan sumber daya yang menarik curut ke lingkungan hunian Anda.
Menggunakan Pengusir Alami dan Perangkap
Beberapa aroma alami dikenal tidak disukai curut dan dapat digunakan sebagai pengusir yang efektif. Minyak esensial seperti peppermint atau cengkeh memiliki bau menyengat yang dapat membuat curut enggan mendekat ke area rumah. Anda bisa meneteskan minyak peppermint murni pada bola kapas dan meletakkannya di sudut-sudut rumah atau jalur yang sering dilewati curut.
Bahan alami lain seperti irisan bawang putih, bubuk lada, bubuk cabai, kopi, cuka, atau kulit jeruk juga dapat dimanfaatkan karena aromanya yang kuat sebagai pengusir. Selain pengusir alami, penggunaan perangkap juga merupakan metode efektif untuk mengendalikan populasi curut yang sudah masuk ke dalam rumah. Berbagai jenis perangkap tersedia, termasuk perangkap lem, perangkap hidup, atau perangkap listrik.
Letakkan perangkap di jalur yang sering dilewati curut, seperti dekat dinding atau di belakang perabotan. Memelihara hewan predator alami seperti kucing atau anjing juga dapat membantu mengusir curut dari rumah. Kehadiran mereka dapat membuat curut merasa terancam dan enggan masuk ke rumah Anda.
Selain itu, perangkat pengusir ultrasonik yang mengeluarkan suara tidak terdengar manusia juga dapat digunakan untuk mengusir curut secara non-invasif. Jika masalah curut tetap berlanjut atau sulit diatasi, jangan ragu untuk menghubungi jasa pengendalian hama profesional. Mereka memiliki pengetahuan dan peralatan lebih canggih untuk menangani infestasi curut secara tuntas.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Mengapa kotoran curut berbahaya bagi kesehatan manusia?
Kotoran curut dapat mengandung bakteri seperti Salmonella dan Leptospira, serta virus Hantavirus, yang bisa menyebabkan penyakit serius seperti Leptospirosis, Salmonellosis, dan Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) pada manusia.
2. Apa saja alat pelindung diri (APD) yang harus digunakan saat membersihkan kotoran curut?
Saat membersihkan kotoran curut, penting untuk menggunakan sarung tangan karet atau plastik tebal dan masker untuk melindungi diri dari kontak langsung dengan kotoran dan menghirup partikel berbahaya.
3. Bagaimana cara membersihkan kotoran curut dengan aman tanpa menyebarkan patogen?
Hindari menyapu atau menyedot kotoran. Semprotkan kotoran dengan disinfektan atau larutan pemutih, biarkan meresap, lalu ambil dengan tisu dapur dan buang ke kantong plastik tertutup.
4. Bagaimana cara mencegah curut masuk kembali ke dalam rumah?
Tutup semua celah dan lubang di dinding, atap, atau fondasi dengan bahan yang kuat. Jaga kebersihan rumah dan pekarangan, simpan makanan dalam wadah tertutup, dan bersihkan sisa makanan hewan peliharaan.
5. Adakah pengusir alami yang efektif untuk mengusir curut?
Ya, beberapa aroma alami seperti minyak peppermint, cengkeh, irisan bawang putih, bubuk lada, bubuk cabai, kopi, cuka, atau kulit jeruk dapat digunakan sebagai pengusir curut.

20 hours ago
4
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501339/original/080668200_1770894502-C1DX6872.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497136/original/011486900_1770617792-unnamed__34_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501338/original/065898200_1770894342-1000767223.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501306/original/065445400_1770893330-ide_teras_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5438342/original/084461400_1765283146-1000729339.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500438/original/065990200_1770865687-02195dda-c889-485f-8084-7308cdf686a9.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501167/original/018318800_1770888705-media_tanam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500177/original/083454500_1770818615-Persib_Bandung_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501108/original/010304200_1770887350-Ilustrasi_Cokelat_Valentine__Photo_by_valeria_aksakova_on_Freepik___21_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500708/original/027883900_1770874159-Menara_Besi_Siku_dengan_Atap_Estetis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5312156/original/028552100_1754906320-1000195600.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501113/original/025238700_1770887500-Gemini_Generated_Image_5lfkx35lfkx35lfk_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501068/original/068566300_1770886596-toren3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501062/original/052192000_1770886539-unnamed__21_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5500141/original/066832800_1770816457-87691.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500540/original/090564600_1770869495-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4869964/original/002787400_1718938306-egg-7345934_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/3565733/original/054429600_1631144940-20210904BL_PSIS_Semarang_vs_Persela_Lamongan_Babak_2_11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500487/original/021155800_1770867683-teras_tanaman_gantung_7a.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)