Liputan6.com, Jakarta - Kejadian kucing buang air kecil di kasur seringkali menjadi masalah besar bagi pemilik hewan peliharaan, terutama karena bau menyengat yang sulit dihilangkan. Urine kucing mengandung asam urat tinggi yang tidak mudah hilang dengan pembersihan biasa, sehingga memerlukan penanganan khusus. Untungnya, ada berbagai tips membersihkan pipis kucing di kasur pakai bahan dapur yang bisa menjadi solusi efektif tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk produk pembersih komersial.
Sebagian besar bahan yang dibutuhkan untuk mengatasi masalah ini sudah tersedia di dapur rumah Anda, seperti cuka, soda kue, dan sabun cuci piring. Tips membersihkan pipis kucing di kasur pakai bahan dapur ini terbukti ampuh karena memanfaatkan sifat alami bahan-bahan tersebut dalam memecah senyawa kimia penyebab bau pada urine kucing. Metode ini tidak hanya ekonomis tetapi juga aman untuk keluarga dan hewan peliharaan Anda.
Berikut ini telah Liputan6 ulas secara detail berbagai tips membersihkan pipis kucing di kasur pakai bahan dapur yang mudah dipraktikkan, mulai dari penyerapan darurat hingga treatment noda membandel, pada Kamis (12/2). Setiap metode yang disajikan telah terbukti efektif menghilangkan bau dan noda tanpa merusak bahan kasur. Dengan menerapkan tips membersihkan pipis kucing di kasur pakai bahan dapur yang tepat, Anda dapat mengembalikan kondisi kasur seperti semula dalam waktu singkat dan menjaga kebersihan rumah.
Metode Penyerapan Darurat untuk Hasil Optimal
Langkah awal yang paling krusial dalam menangani urine kucing adalah menyerap cairan sebanyak mungkin segera setelah kejadian. Semakin cepat urine diserap, semakin sedikit cairan yang meresap ke dalam kasur, sehingga proses pembersihan selanjutnya akan lebih mudah dan efektif dalam menghilangkan bau.
Urine kucing yang dibiarkan meresap terlalu lama akan semakin sulit dihilangkan karena senyawa asam urat dapat mengikat serat-serat kasur dengan kuat. Penyerapan darurat bertujuan untuk menarik keluar cairan dari permukaan dan lapisan atas kasur sebelum bahan pembersih diaplikasikan. Penting untuk menekan area yang basah daripada menggosoknya, sebab menggosok justru dapat mendorong cairan lebih dalam ke serat kasur dan menyebarkan noda.
Bahan yang Diperlukan:
- Tisu dapur berkualitas tebal
- Kain bekas dengan daya serap tinggi
- Handuk kecil bersih (opsional)
Langkah-Langkah Penyerapan:
- Segera datangi area yang terkena urine tanpa menunda waktu.
- Ambil tumpukan tisu dapur yang cukup tebal atau kain bersih.
- Letakkan tisu di atas area basah dan tekan dengan kuat untuk menyerap urine sebanyak mungkin. Jika perlu, berdirilah di atas spons atau tisu untuk tekanan yang lebih besar.
- Angkat tisu dan ganti dengan yang baru jika masih basah.
- Ulangi proses hingga tisu tidak lagi menyerap cairan.
- Jika seprai atau pelindung kasur ikut terkena, segera lepaskan dan cuci.
Solusi Cuka Putih sebagai Penetral Bau Alami
Cuka putih merupakan bahan alami yang sangat efektif untuk menghilangkan bau urine kucing karena sifat asamnya mampu memecah partikel penyebab bau dan membunuh bakteri. Kandungan asam asetat dalam cuka membantu menetralkan bau amonia yang menyengat dari urine.
Asam asetat dalam cuka putih bekerja dengan mengubah pH lingkungan, sehingga senyawa amonia dan asam urat dalam urine kucing menjadi netral. Proses ini membutuhkan waktu kontak yang cukup agar reaksi kimia dapat berlangsung sempurna. Penggunaan botol semprot memungkinkan distribusi yang merata dan penetrasi yang lebih dalam ke serat kasur.
Bahan yang Diperlukan:
- Cuka putih murni
- Air bersih
- Botol semprot kosong
- Kain microfiber untuk pengeringan (opsional)
Langkah-Langkah Aplikasi:
- Campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1 dalam botol semprot. Beberapa sumber juga menyarankan perbandingan 3 bagian air hangat dengan 1 bagian cuka putih.
- Kocok campuran hingga tercampur rata.
- Semprotkan larutan secara merata pada seluruh area yang terkena urine.
- Pastikan larutan meresap dengan menekan area menggunakan kain bersih.
- Diamkan selama 10-20 menit untuk proses netralisasi optimal.
- Setelah didiamkan, bilas area tersebut dengan air biasa dan keringkan dengan spons atau tisu.
Aplikasi Soda Kue untuk Penyerapan Mendalam
Soda kue atau baking soda memiliki kemampuan luar biasa dalam menyerap bau dan kelembapan berkat struktur kristalnya yang berpori. Bahan ini bekerja seperti spons alami yang menarik sisa-sisa urine dan bau dari dalam serat kasur.
Sodium bikarbonat dalam soda kue tidak hanya menyerap kelembapan tetapi juga bereaksi dengan senyawa asam dalam urine, mengubahnya menjadi senyawa netral yang tidak berbau. Proses ini memerlukan waktu kontak yang panjang karena soda kue bekerja secara perlahan menarik kelembapan dan partikel bau ke permukaannya. Soda kue juga dapat membantu menghilangkan noda kuning pada kasur.
Bahan yang Diperlukan:
- Soda kue bubuk dalam jumlah banyak
- Vacuum cleaner atau penyedot debu
- Sikat berbulu halus (opsional)
Langkah-Langkah Penyerapan:
- Taburkan soda kue dalam lapisan tebal di atas area yang telah ditreatment cuka. Pastikan soda kue menutupi seluruh area.
- Tekan-tekan ringan agar soda kue masuk ke serat kasur.
- Biarkan selama minimum 4-6 jam atau idealnya semalaman penuh agar baking soda menyerap bau dan kelembapan.
- Gunakan vacuum cleaner untuk menyedot seluruh sisa soda kue.
- Sikat halus area tersebut untuk memastikan tidak ada residu tertinggal.
Treatment Khusus untuk Noda Membandel
Untuk noda urine yang sudah mengering atau meninggalkan bekas kuning yang persisten, diperlukan pendekatan yang lebih intensif menggunakan kombinasi sabun cuci piring dan hidrogen peroksida. Metode ini lebih agresif namun tetap aman untuk sebagian besar jenis kain kasur jika digunakan dengan hati-hati.
Sabun cuci piring mengandung surfaktan yang dapat memecah ikatan lemak dan protein dalam noda organik, sementara hidrogen peroksida bertindak sebagai agen pemutih alami yang aman. Kombinasi kedua bahan ini menciptakan aksi pembersihan ganda yang dapat mengangkat noda sekaligus menghilangkan sisa bau. Penting untuk melakukan test spot terlebih dahulu pada area tersembunyi kasur untuk memastikan tidak ada perubahan warna yang tidak diinginkan, terutama pada kain berwarna, karena hidrogen peroksida berpotensi memudarkan warna.
Bahan yang Diperlukan:
- Sabun cuci piring cair berkualitas
- Air hangat
- Hidrogen peroksida 3% (khusus kasur putih atau setelah test spot)
- Sikat gigi bekas dengan bulu halus (opsional)
- Kain microfiber lembap
Langkah-Langkah Treatment:
- Campurkan 1 sendok teh sabun cuci piring dengan 2 sendok makan air hangat. Beberapa sumber menyarankan 1 sendok teh sabun cuci piring dengan 250 ml hidrogen peroksida.
- Aduk hingga terbentuk busa yang kaya.
- Oleskan campuran pada noda menggunakan sikat gigi dengan gerakan memutar lembut.
- Untuk kasur putih, tambahkan beberapa tetes hidrogen peroksida 3%.
- Biarkan selama 10-15 menit agar penetrasi optimal.
- Bilas dengan kain lembap bersih untuk mengangkat residu sabun.
- Keringkan area dengan menekan menggunakan handuk kering.
Tips Pencegahan dan Perawatan Lanjutan
Selain teknik pembersihan yang telah dijelaskan, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan untuk mencegah masalah berulang dan memastikan hasil pembersihan yang optimal. Menghindari beberapa kebiasaan buruk dapat sangat membantu menjaga kasur tetap bersih dan bebas bau.
Hal yang Harus Dihindari:
- Jangan gunakan produk mengandung amonia karena dapat menarik kucing untuk kencing lagi di tempat yang sama. Bau amonia mirip dengan bau urine kucing, sehingga dapat memicu perilaku buang air kecil berulang.
- Hindari penggunaan pemutih klorin yang dapat merusak serat kasur.
- Jangan menggosok terlalu keras yang dapat merusak permukaan kasur dan mendorong urine lebih dalam.
- Hindari penggunaan air panas atau pembersih uap pada noda urine segar, karena panas dapat menyebabkan protein dalam urine terikat secara permanen pada serat, membuatnya lebih sulit dihilangkan. Selalu gunakan air dingin.
Tips Tambahan:
- Gunakan senter UV (ultraviolet) dalam ruangan gelap untuk mendeteksi sisa urine yang tidak terlihat mata. Senter UV dengan panjang gelombang 365-385 nm dapat membuat protein dan fosfor dalam urine kucing berpendar kuning terang.
- Pastikan area benar-benar kering sebelum menggunakan kasur kembali. Menjemur kasur di bawah sinar matahari langsung dapat membantu membunuh bakteri penyebab bau dan mengurangi aroma tidak sedap.
- Pertimbangkan penggunaan pelindung kasur anti-air (mattress protector) untuk pencegahan masa depan. Pelindung ini akan melindungi kasur dari tumpahan cairan dan alergen.
- Bersihkan kotak pasir secara teratur (minimal sekali sehari) agar kucing tidak mencari tempat lain untuk buang air.
Tanya Jawab (QnA)
Q: Apakah metode ini aman untuk semua jenis kasur?
A: Metode ini aman untuk sebagian besar kasur berbahan kain, termasuk spring bed dan kasur busa. Namun, lakukan test spot pada area tersembunyi terlebih dahulu, terutama pada kasur dengan bahan khusus atau warna gelap.
Q: Berapa lama bau akan hilang sepenuhnya?
A: Dengan treatment yang tepat, bau biasanya hilang dalam 24-48 jam. Jika bau masih tertinggal setelah 3 hari, ulangi proses dari awal karena kemungkinan masih ada residu yang terlewat.
Q: Bisakah menggunakan cuka apel sebagai pengganti cuka putih?
A: Cuka putih lebih disarankan karena tidak meninggalkan warna dan aroma yang kuat. Cuka apel dapat digunakan sebagai alternatif, namun hasil mungkin tidak seoptimal cuka putih.

11 hours ago
3
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501339/original/080668200_1770894502-C1DX6872.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497136/original/011486900_1770617792-unnamed__34_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501338/original/065898200_1770894342-1000767223.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501306/original/065445400_1770893330-ide_teras_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5438342/original/084461400_1765283146-1000729339.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500438/original/065990200_1770865687-02195dda-c889-485f-8084-7308cdf686a9.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501167/original/018318800_1770888705-media_tanam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500177/original/083454500_1770818615-Persib_Bandung_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501108/original/010304200_1770887350-Ilustrasi_Cokelat_Valentine__Photo_by_valeria_aksakova_on_Freepik___21_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500708/original/027883900_1770874159-Menara_Besi_Siku_dengan_Atap_Estetis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5312156/original/028552100_1754906320-1000195600.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501113/original/025238700_1770887500-Gemini_Generated_Image_5lfkx35lfkx35lfk_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501068/original/068566300_1770886596-toren3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501062/original/052192000_1770886539-unnamed__21_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5500141/original/066832800_1770816457-87691.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500540/original/090564600_1770869495-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4869964/original/002787400_1718938306-egg-7345934_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/3565733/original/054429600_1631144940-20210904BL_PSIS_Semarang_vs_Persela_Lamongan_Babak_2_11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500487/original/021155800_1770867683-teras_tanaman_gantung_7a.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)