10 Barang di Rumah yang Sebaiknya Dibuang Setelah Tahun Baru, Bikin Hunian Lebih Lega

1 day ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Memasuki tahun yang baru seringkali menjadi momentum tepat untuk memulai segala sesuatu dengan lebih baik, termasuk menata ulang hunian. Setelah hiruk pikuk perayaan Tahun Baru, banyak dari kita mungkin menyadari adanya tumpukan barang yang tidak lagi relevan atau bahkan mengganggu estetika rumah. Inilah saatnya untuk melakukan pembersihan besar-besaran atau yang sering disebut decluttering, demi menciptakan lingkungan yang lebih nyaman.

Proses menyingkirkan barang-barang yang tidak terpakai bukan hanya sekadar membersihkan secara fisik, melainkan juga membuka ruang untuk energi positif dan pikiran yang lebih jernih. Rumah yang rapi dan terorganisir dapat meningkatkan produktivitas serta mengurangi tingkat stres penghuninya. Oleh karena itu, penting untuk mengidentifikasi apa saja yang perlu disingkirkan agar rumah terasa lebih lapang dan menyegarkan.

Dari dekorasi liburan yang usang hingga dokumen lama yang menumpuk, ada setidaknya beberapa barang di rumah yang harusnya disingkirkan setelah Tahun Baru. Dengan langkah sederhana ini, Anda dapat memulai tahun dengan suasana hunian yang benar-benar baru, lebih teratur, dan penuh semangat.

Berikut ulasan selengkapnya. 

Dekorasi Liburan yang Usang atau Tak Terpakai

Setelah musim liburan usai, seringkali kita menemukan berbagai dekorasi Natal atau Tahun Baru yang sudah rusak, tua, atau bahkan tidak lagi diinginkan. Ini adalah waktu yang tepat untuk memilah dan membuang ornamen, lampu, serta hiasan lain yang sudah tidak layak pakai. Meluangkan waktu untuk mengurangi simpanan dekorasi sekarang akan menghindarkan Anda dari kerepotan di tahun berikutnya saat ingin menyimpannya kembali.

Mengenai hal tersebut, maka disarankan untuk menjadikan dekorasi Natal yang bahkan tidak dikeluarkan dari penyimpanan sebagai target utama decluttering. Jika suatu barang tidak digunakan pada tahun ini, kemungkinan besar tidak akan digunakan lagi di masa depan.

Simpanlah hanya barang-barang yang benar-benar membawa keceriaan pada musim liburan Anda dan singkirkan sisanya. Tindakan ini akan membuat proses penataan di tahun-tahun mendatang terasa jauh lebih sederhana dan efisien, serta membantu menciptakan rumah yang lebih rapi.

Tumpukan Kertas dan Dokumen Tidak Penting

Meskipun kita hidup di era digital, tumpukan dokumen dan kertas tampaknya masih menjadi masalah umum di banyak rumah. Mulai dari hasil ujian anak, karya seni, tagihan lama, laporan mutasi bank, hingga daftar tugas yang dicoret-coret, semua ini bisa menumpuk dan membuat rumah terlihat berantakan.

Sekarang adalah momen yang ideal untuk membuang kertas-kertas yang tidak lagi relevan. Jika Anda merasa suatu dokumen mungkin dibutuhkan di kemudian hari, pertimbangkan untuk memindainya ke komputer atau mengambil fotonya untuk penyimpanan digital.

Iklan, brosur promosi, dan kupon kedaluwarsa juga sebaiknya langsung dipilah dan dibuang saat diterima. Menunda pemilahan surat hanya akan menyebabkan penumpukan kertas yang semakin banyak, sehingga menyulitkan Anda saat mencari dokumen penting di kemudian hari dan membuat rumah kurang rapi.

Pakaian dan Pakaian Dalam yang Tidak Layak Pakai

Setelah menerima beberapa tambahan baru pada lemari pakaian di musim dingin atau saat Tahun Baru, penting untuk meninjau kembali koleksi yang sudah ada. Pakaian yang sudah tidak muat, usang, atau tidak pernah dipakai lagi sebaiknya disingkirkan untuk memberikan ruang bagi yang baru.

Hal ini juga berlaku untuk pakaian dalam yang sudah melar, kain yang usang, atau celana yang tidak lagi pas. Pakaian dalam adalah kebutuhan sehari-hari, sehingga kenyamanan dan kondisinya sangat penting.

Untuk pakaian yang masih dalam kondisi baik, Anda bisa mendonasikannya atau menjualnya. Sementara itu, untuk pakaian yang sudah tidak layak pakai, pertimbangkan untuk mencari fasilitas daur ulang tekstil di daerah Anda. Langkah ini tidak hanya membuat lemari lebih rapi, tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan.

Makanan Kedaluwarsa di Dapur

Dapur seringkali menjadi tempat penyimpanan makanan yang sudah kedaluwarsa atau tidak lagi segar. Penting untuk secara rutin memeriksa lemari dapur dan kulkas Anda untuk mengidentifikasi barang-barang yang sudah tidak layak konsumsi.

Selain itu, disarankan juga untuk memperhatikan barang-barang yang belum disentuh selama berbulan-bulan. Jika ada makanan kedaluwarsa, kosongkan isinya, bilas wadahnya hingga bersih, dan daur ulang jika memungkinkan.

Seperti yang diketahui, dapur merupakan simbol kekayaan dan kesehatan di rumah. Oleh karena itu, menjaga kebersihan dan kesegaran setiap barang di dapur sangat krusial. Pertimbangkan untuk menyumbangkan barang-barang yang masih berlaku namun tidak akan Anda gunakan.

Produk Kecantikan yang Tidak Terpakai atau Kedaluwarsa

Banyak dari kita memiliki koleksi produk kecantikan seperti pelembap, makeup, atau skincare yang menumpuk. Namun, produk-produk ini memiliki masa pakai dan dapat kedaluwarsa. Penting untuk menyingkirkan produk yang sudah tidak segar agar Anda hanya menggunakan yang terbaik untuk kulit di tahun baru.

Jika Anda belum menggunakan suatu produk dalam enam bulan terakhir, ini adalah tanda yang jelas bahwa sudah saatnya untuk membuangnya. Pelembap mahal yang tidak cocok atau eyeshadow dengan warna yang salah seringkali hanya memenuhi boks atau meja rias tanpa pernah digunakan.

Tak hanya itu, ditekankan juga bahwa hampir setiap orang memiliki perlengkapan kecantikan yang tidak terpakai. Dengan membuang produk-produk ini, Anda tidak hanya mengurangi kekacauan, tetapi juga memastikan kebersihan dan efektivitas produk yang Anda gunakan sehari-hari, membuat rumah lebih rapi.

Wadah Plastik Tanpa Pasangan atau Rusak

Lemari dapur seringkali dipenuhi dengan wadah makanan plastik yang tidak memiliki pasangan tutupnya atau yang sudah rusak dan kotor. Kondisi ini tidak hanya membuat lemari terlihat berantakan, tetapi juga menyulitkan Anda saat mencari wadah yang lengkap.

Saat Anda kesulitan menemukan tutup untuk wadah makanan, kemungkinan besar Anda memiliki terlalu banyak wadah yang tidak lengkap. Luangkan waktu untuk mengosongkan lemari dapur, kemudian cocokkan setiap tutup dengan wadahnya.

Singkirkan wadah yang tidak memiliki tutup atau tutup yang tidak memiliki wadah pasangannya. Selain itu, buang juga wadah lain yang sudah rusak atau kotor. Untuk wadah yang jarang digunakan namun masih layak, pertimbangkan untuk menyumbangkannya, sehingga menciptakan dapur yang lebih rapi.

Barang Rusak, Tidak Berfungsi atau Gadget Usang

Barang-barang yang sudah rusak, tidak berfungsi, atau pecah belah seperti kursi patah, bantal sobek, perabotan berkarat, vas, kendi, cangkir, gadget lama, atau jam mati, sebaiknya segera dibuang. Benda-benda ini tidak hanya merusak estetika rumah, tetapi juga dapat membahayakan penghuni.

Menyimpan gadget lama yang tidak terpakai dapat menimbulkan kekacauan fisik dan energi di rumah. Barang elektronik yang sudah ketinggalan zaman seringkali melambangkan energi yang stagnan, yang dapat menghambat pertumbuhan dan kemajuan dalam kehidupan pribadi maupun profesional.

Selain itu, jam yang berhenti atau tidak berfungsi dipercaya membawa simbol stagnasi, seolah-olah waktu tidak bergerak. Mengganti atau membuang barang-barang ini dapat membantu menyegarkan energi di rumah dan menciptakan lingkungan yang lebih positif dan rapi.

Barang Tanpa Pasangan atau Bagian yang Hilang

Seringkali kita menemukan barang-barang di rumah yang kehilangan pasangannya atau bagian pentingnya, seperti kaus kaki sendirian, botol minum tanpa tutup, atau wadah makanan tanpa pasangan. Benda-benda semacam ini hanya akan menjadi "gangguan kecil" yang memenuhi ruang tanpa memberikan fungsi maksimal.

Selain itu, juga disarakan bahwa barang-barang seperti ini sebaiknya dilepas saja. Ia menegaskan bahwa tidak perlu membawa gangguan kecil semacam ini ke tahun yang baru, karena hanya akan menambah kekacauan.

Dengan menyingkirkan barang-barang tanpa pasangan, Anda tidak hanya mengurangi kekacauan visual, tetapi juga menciptakan ruang yang lebih terorganisir dan fungsional. Ini adalah langkah sederhana namun efektif untuk membuat rumah lebih rapi dan efisien.

Alat Mandi yang Tidak Terpakai atau Kadaluwarsa

Kamar mandi seringkali menjadi tempat penumpukan berbagai alat mandi yang jarang atau bahkan belum pernah dipakai sama sekali. Sampo, kondisioner, losion, atau krim cukur yang sudah kadaluwarsa atau tidak sesuai dengan kebutuhan Anda hanya akan memenuhi rak dan membuat kamar mandi terlihat berantakan.

Luangkan waktu untuk memeriksa setiap produk di kamar mandi Anda. Jika ada alat mandi yang hanya dipakai beberapa kali atau sudah sangat lama tidak disentuh, ini adalah indikasi bahwa barang tersebut tidak lagi dibutuhkan.

Alih-alih langsung membuangnya, Doland merekomendasikan untuk menawarkan alat-alat yang masih layak pakai di media sosial. Siapa tahu ada teman atau kerabat yang tertarik memakainya, sehingga barang tersebut tidak terbuang sia-sia dan membantu menjaga rumah tetap rapi.

Buku Panduan Peralatan Rumah Tangga Fisik

Di era digital saat ini, sebagian besar buku panduan peralatan rumah tangga sudah tersedia dalam versi digital. Tumpukan buku panduan fisik yang jarang dibuka hanya akan memenuhi laci atau lemari penyimpanan, menciptakan kekacauan yang tidak perlu.

Disarankan juga untuk mendaur ulang buku panduan fisik yang menumpuk dan beralih ke versi online. Jika sewaktu-waktu Anda membutuhkan informasi mengenai suatu peralatan, Anda dapat dengan mudah mencarinya di internet.

Langkah ini tidak hanya menghemat ruang penyimpanan di rumah Anda, tetapi juga lebih ramah lingkungan. Dengan beralih ke buku panduan digital, Anda berkontribusi pada pengurangan penggunaan kertas dan menjaga rumah tetap rapi dan modern.

Pertanyaan Umum yang Sering Diajukan

Mengapa penting menyingkirkan barang setelah Tahun Baru?

Menyingkirkan barang setelah Tahun Baru membantu menciptakan rumah yang lebih rapi, terorganisir, dan membuka ruang untuk energi positif serta pikiran yang lebih jernih.

Barang apa saja yang termasuk dekorasi liburan yang harus dibuang?

Dekorasi liburan yang sudah rusak, tua, tidak diinginkan, atau yang bahkan tidak pernah dikeluarkan dari penyimpanan sebaiknya dibuang.

Bagaimana cara mengatasi tumpukan kertas tidak penting?

Buang kertas yang tidak relevan seperti tagihan lama atau brosur. Untuk dokumen penting, pindai ke komputer atau ambil fotonya untuk penyimpanan digital.

Apa yang harus dilakukan dengan pakaian yang tidak lagi terpakai?

Pakaian yang masih layak pakai dapat didonasikan atau dijual, sementara yang sudah usang atau rusak sebaiknya dibuang atau didaur ulang.

Mengapa makanan kedaluwarsa harus segera disingkirkan dari dapur?

Makanan kedaluwarsa harus disingkirkan untuk menjaga kebersihan dapur, mencegah penumpukan, dan karena dapur melambangkan kekayaan serta kesehatan di rumah.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|