14 Sayur yang Cocok Sistem Sumbu, Metode Hidroponik Mudah untuk Pemula

2 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Sayur yang cocok sistem sumbu menjadi topik menarik bagi banyak orang yang ingin menanam tanaman secara praktis dengan perawatan sederhana. Metode ini banyak dipilih karena mampu menjaga kelembapan media tanam secara stabil tanpa perlu penyiraman setiap hari.

Dalam praktik berkebun modern, pemilihan sayur yang cocok sistem sumbu sangat berpengaruh terhadap keberhasilan panen. Tanaman yang memiliki akar serabut dan kebutuhan air sedang cenderung tumbuh lebih optimal dengan metode ini.

Dengan memahami karakteristik sayur yang cocok sistem sumbu, pemula maupun pehobi berkebun dapat memaksimalkan hasil tanam meskipun memiliki keterbatasan lahan dan waktu. Teknik ini juga cocok diterapkan di lingkungan rumah perkotaan.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang sayur yang cocok sistem sumbu, Senin (2/2/2026).

Sayuran Daun Populer untuk Sistem Sumbu

Beberapa jenis sayuran daun dikenal sangat adaptif dan mampu tumbuh optimal menggunakan sistem sumbu. Jenis tanaman ini umumnya memiliki akar dangkal dan kebutuhan air yang stabil, sehingga cocok untuk metode tanam sederhana tanpa perawatan rumit.

Berikut beberapa sayuran daun yang populer untuk sistem sumbu:

1. Selada

Selada merupakan salah satu sayuran yang paling mudah ditanam dengan sistem sumbu. Tanaman ini memiliki akar dangkal dan pertumbuhan yang cepat, sehingga dapat dipanen dalam waktu sekitar 4–5 minggu. Varietas selada daun hijau maupun merah sering dipilih karena perawatannya mudah dan hasilnya stabil.

2. Bayam

Bayam dikenal memiliki pertumbuhan cepat dan produktivitas tinggi. Sistem perakarannya yang dangkal membuat tanaman ini sangat cocok untuk sistem sumbu. Bayam umumnya dapat dipanen dalam 30–45 hari dan berpotensi tumbuh kembali setelah dipanen sebagian.

3. Kangkung

Kangkung, terutama jenis kangkung darat, sangat sesuai ditanam dengan sistem sumbu. Tanaman ini mudah beradaptasi, cepat tumbuh, dan tidak memerlukan media tanam yang rumit, sehingga sering menjadi pilihan pemula dalam berkebun hidroponik.

4. Sawi

Sawi juga termasuk sayuran daun yang cocok untuk sistem sumbu. Daunnya yang muda memiliki rasa ringan dan segar, dengan masa panen sekitar enam minggu jika nutrisi tercukupi dengan baik.

5. Pakcoy

Pakcoy memiliki ukuran tanaman yang relatif kecil dan struktur daun yang rapi, sehingga mendukung pertumbuhan dengan sistem sumbu. Sayuran ini tumbuh subur secara hidroponik dan cocok dibudidayakan di lahan terbatas.

Herba Aromatik Pilihan untuk Sistem Sumbu

Berikut ini herba aromatik pilihan untuk sistem sumbu:

1. Basil

Basil sangat cocok ditanam dengan sistem sumbu karena tidak membutuhkan banyak nutrisi maupun air. Ukuran tanamannya relatif kecil, sehingga ideal untuk wadah ringkas dan perawatan yang sederhana.

2. Mint

Mint memiliki karakteristik yang mirip dengan basil, yaitu kebutuhan nutrisi dan air yang rendah. Pertumbuhannya stabil dan ukurannya tidak terlalu besar, membuatnya mudah dibudidayakan pada sistem hidroponik pasif.

3. Peterseli

Peterseli termasuk herba yang adaptif pada sistem sumbu. Tanaman ini tidak menuntut nutrisi berlebih dan dapat tumbuh baik di ruang terbatas, sehingga cocok untuk penanaman skala rumah.

4. Ketumbar

Ketumbar juga ideal untuk sistem sumbu karena kebutuhan air dan nutrisinya relatif ringan. Ukurannya yang kecil memudahkan penanaman dalam pot atau wadah sederhana tanpa perawatan rumit.

Sayuran Lainnya yang Optimal dengan Sistem Sumbu

Berikut ini jenis sayuran lainnya dengan sistem sumbu:

1. Seledri

Seledri dapat ditanam sejak fase bibit menggunakan sistem sumbu. Tanaman ini memiliki kandungan air yang sangat tinggi, sekitar 95%, sehingga tumbuh optimal dalam lingkungan hidroponik dengan suplai air yang stabil.

2. Arugula

Arugula memiliki tekstur daun yang halus dan mampu menghasilkan panen secara konsisten pada sistem hidroponik. Daunnya kaya nutrisi dan bercita rasa segar, menjadikannya pilihan menarik untuk kebun hidroponik rumahan.

3. Kale

Kale dapat tumbuh baik dalam sistem sumbu dengan pengaturan larutan nutrisi yang tepat, terutama terkait kebutuhan nitrogen. Sebagai tanaman cuaca dingin, rasa kale justru lebih optimal ketika ditanam pada suhu yang lebih sejuk.

4. Swiss Chard

Swiss chard dikenal memiliki tekstur daun yang lembut dan rasa yang kaya. Benihnya biasanya berkecambah dalam waktu 7–12 hari dan siap dipanen sekitar 30–40 hari setelah tanam.

5. Daun Bawang

Daun bawang cocok untuk sistem sumbu karena tidak membentuk umbi penuh seperti bawang pada umumnya. Daun hijaunya berongga dan tumbuh lurus, sehingga mudah beradaptasi dalam sistem hidroponik pasif.

Q & A Seputar Topik

Apa itu sistem sumbu dalam hidroponik?

Sistem sumbu adalah metode hidroponik pasif yang menyalurkan larutan nutrisi dari wadah penampung ke media tanam melalui sumbu, seperti kain flanel, tanpa memerlukan pompa air atau listrik.

Mengapa sistem sumbu cocok untuk pemula?

Sistem ini cocok untuk pemula karena kesederhanaannya, biaya alat yang murah, mudah dibuat, tidak membutuhkan listrik, dan perawatannya minim.

Sayuran apa saja yang paling cocok ditanam dengan sistem sumbu?

Sayuran yang paling cocok adalah jenis berukuran kecil dengan sistem akar dangkal dan kebutuhan nutrisi tidak terlalu tinggi, seperti selada, bayam, kangkung, sawi, pakcoy, serta herba seperti basil, mint, peterseli, dan ketumbar.

Berapa lama waktu panen untuk selada dan bayam dalam sistem sumbu?

Selada dapat dipanen dalam waktu sekitar 4-5 minggu, sedangkan bayam dapat matang sepenuhnya dalam 30 hingga 45 hari.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|