4 Pemain dengan Harga Pasaran Tertinggi di PSIM: Asing Merajai

8 hours ago 6

Bola.com, Yogyakarta - Marvin Loria menjadi pemain termahal di skuad PSIM Yogyakarta pada BRI Super League 2026/2027. Menurut Transfermarkt, winger Kosta Rika itu memiliki market value senilai Rp8,69 miliar.

Pemain berusia 29 tahun itu direkrut PSIM pada bursa transfer musim ini. Marvin merupakan debutan di Liga Indonesia. Sebelumnya, ia bermain untuk Deportivo Saprissa, klub kasta tertinggi Liga Kosta Rika.

Marvin Loria dikenal sebagai winger lincah yang tidak hanya beroperasi di sayap kanan dan kiri, tetapi juga bisa diplot gelandang serang. Ia piawai membawa bola dan membuka ruang.

Perlu diketahui, nilai pasar yang tercantum di Transfermarkt bukanlah nominal kontrak pemain. Melainkan estimasi harga di bursa transfer berdasarkan sejumlah faktor, termasuk performa dan rekam jejak.

Selain Marvin Loria, siapa lagi pemain PSIM saat ini dengan taksiran nilai pasar termahal di bursa transfer BRI Super League 2026/2027? Berikut tiga nama teratas.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Ezequiel Vidal (Rp7,82 miliar)

Predikat pemain dengan market value termahal kedua di skuad PSIM dimiliki Ezequiel Vidal. Gelandang serang asal Argentina itu dibanderol senilai Rp7,82 miliar.

Taksiran harga pasar itu cukup layak bagi seorang Vidal. Sejauh ini dia tampil impresif dan menjadi andalan Laskar Mataram. Musim lalu, dia mencatat delapan gol dan enam assist dari 32 laga.

Ya Vidal merupakan senjata utama pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel di posisi sayap kanan. Ia mempunyai ketenangan dalam penyelesaian akhir plus kecerdikan membaca ruang di lini pertahanan lawan.

Franco Ramos (Rp6,52 miliar)

Berikutnya Franco Ramos. Market value bek berkebangsaan Argentina itu mencapai Rp6,52 miliar. Meningkat dari Rp5,21 miliar kala digaet Tim Elang Jawa pada musim lalu.

Berduet dengan Yusaku Yamadera pada putaran pertama dan Jop van der Avert pada paruh kedua musim lalu, Franco menunjukkan performa solid di jantung pertahanan PSIM.

Tahun ini adalah musim kedua Franco di pentas sepak bola Indonesia. Bek tengah berusia 28 tahun itu sebelumnya banyak membela tim asal Spanyol, termasuk Atletico Levante, pada musim 2022/2023.

Ze Valente (Rp6,08 miliar)

Posisi keempat ditempati Ze Valente. Gelandang berpaspor Portugal itu juga didatangkan Laskar Mataram pada musim lalu. Nilai pasarnya sebesar Rp6,08 miliar.

Eks gelandang PSS Sleman itu punya visi bermain yang jelas. Sebagai playmaker, Ze Valente andal dalam menahan dan mendistribusikan bola. Juga jago bola mati serta punya tendangan bebas mematikan.

Kualitas tersebut sudah terlihat pada musim lalu. Ze Valente tampil produktif bersama Laskar Mataram dengan mencetak 10 gol dan empat assist dari 32 pertandingan.

  • 0%suka
  • 0%lucu
  • 0%sedih
  • 0%marah
  • 0%kaget
  • 0%aneh
  • 0%takut
  • 0%takjub
  • Ana Dewi
  • Aning Jati
Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|