John Herdman: Timnas Indonesia Underdog Melawan Jepang di Piala Asia, Berikan Versi Terbaik Vs Qatar, Tunjukkan Determinasi Hadapi Thailand

7 hours ago 5

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memposisikan timnya sebagai kuda hitam ketika menantang Timnas Jepang dalam babak penyisihan Piala Asia 2027 Arab Saudi.

Dalam pengundian penyisihan grup yang digelar di Jeddah, Arab Saudi, pada Minggu (10/5/2026) dini hari WIB, Timnas Indonesia tergabung di Grup F.

Selain Jepang, tim berjulukan Skuad Garuda itu bakal menghadapi Timnas Qatar dan Timnas Thailand dalam turnamen yang berlangsung pada 7 Januari-5 Februari 2026 tersebut.

"Ya, saya pikir banyak orang akan melihat ini sebagai grup yang sulit. Namun ketika Anda bermain di level AFC seperti ini, setiap grup pasti sulit," ujar John Herdman.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Ungkapan John Herdman

Untuk melawan Qatar, John Herdman menantang Jay Idzes dkk. untuk bermain sempurna demi mendapatkan hasil positif. Sementara kontra Thailand, Timnas Indonesia diminta bekerja lebih keras.

"Bagi kami, kami harus melihat peluang yang ada dari kesempatan menghadapi tim besar seperti Jepang dan menjalani laga itu sebagai underdog," ucap John Herdman.

"Lalu kami juga harus mampu mengeluarkan versi terbaik dari diri kami untuk bersaing melawan Qatar."

"Dan menunjukkan semangat juang, hasrat, serta determinasi yang dibutuhkan untuk mengalahkan tim seperti Thailand," imbuhnya.

Pendekatan Berbeda Tiap Laga

Timnas Indonesia akan lebih dulu berduel dengan Jepang pada 11 Januari 2026, versus Qatar pada lima hari berselang, dan bertemu Thailand pada 20 Januari 2027.

"Saya pikir setiap pertandingan memiliki tantangan uniknya masing-masing, dan setiap laga membutuhkan pola pikir yang berbeda," terang John Herdman.

"Kami harus menjalaninya satu pertandingan demi satu pertandingan. Jadi, daripada melihat semua ini sebagai tantangan besar, saya justru melihatnya sebagai peluang besar," ucapnya.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|