:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303434/original/068437400_1784631933-Screenshot_2026-07-21_180414.jpg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta - Memanfaatkan botol kaca bekas sebagai tempat tumbuh tanaman hias menjadi pilihan kreatif bagi pecinta dekorasi hijau. Metode cara menanam sirih gading di botol kaca bekas dengan media air, menghadirkan konsep berkebun sederhana melalui tampilan akar transparan serta nuansa alami di dalam rumah.
Teknik penanaman memakai wadah kaca memberikan pengalaman menarik, saat melihat perkembangan akar dari waktu ke waktu. Pemahaman tentang cara menanam sirih gading di botol kaca bekas dengan media air membantu proses perawatan berjalan lebih teratur, mulai dari pemilihan batang hingga menjaga kondisi air tetap bersih.
Konsep tanaman dalam botol kaca juga bisa menjadi elemen dekorasi unik pada berbagai ruangan. Melalui cara menanam sirih gading di botol kaca bekas dengan media air, hunian dapat memiliki sentuhan hijau alami dari metode sederhana, hemat ruang dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Simak ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (21/7/2026).
1. Pilih Batang Sirih Gading yang Sehat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303435/original/001861600_1784631934-17476332908451776146.jpeg)
Perbesar
Tahap pertama dalam proses menanam sirih gading menggunakan metode media air adalah menentukan batang tanaman yang memiliki kualitas terbaik agar mampu beradaptasi secara optimal setelah dipindahkan ke dalam botol kaca. Pemilihan batang tidak boleh dilakukan secara sembarangan, sebab kondisi awal stek sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pertumbuhan akar dan perkembangan tanaman berikutnya.
Pilih bagian batang sirih gading yang tampak segar, memiliki warna hijau alami, daun dalam kondisi sehat, serta tidak menunjukkan tanda kerusakan seperti bercak, layu, atau bagian batang yang membusuk. Batang yang kuat dan bebas penyakit akan memiliki kemampuan lebih baik untuk menghasilkan akar baru ketika ditempatkan dalam media air.
Batang terbaik biasanya berasal dari tanaman dewasa yang sedang mengalami pertumbuhan aktif. Pastikan bagian batang yang dipilih memiliki ruas atau node, yaitu bagian kecil berbentuk tonjolan pada batang yang menjadi titik utama munculnya akar baru. Keberadaan node sangat penting sebab bagian tersebut menyimpan jaringan pertumbuhan yang memungkinkan tanaman berkembang meskipun tidak menggunakan media tanah.
Node menjadi salah satu faktor utama dalam keberhasilan proses perbanyakan sirih gading melalui air. Ketika bagian tersebut terendam secara tepat, akar baru akan mulai muncul secara perlahan dan membantu tanaman memperoleh kemampuan untuk menyerap air serta nutrisi yang tersedia.
2. Potong Batang dengan Teknik yang Tepat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303436/original/035098900_1784631934-13037709705627654617.jpeg)
Perbesar
Setelah mendapatkan batang sirih gading yang sesuai, langkah berikutnya adalah melakukan proses pemotongan menggunakan teknik yang benar agar bagian stek tetap sehat dan mampu tumbuh secara maksimal. Gunakan gunting taman, gunting biasa yang tajam, atau pisau bersih untuk menghasilkan potongan batang yang rapi dan tidak merusak jaringan tanaman.
Potong batang dengan ukuran sekitar 10–15 cm atau pastikan setiap bagian stek memiliki minimal satu hingga dua ruas batang. Ukuran tersebut dianggap cukup ideal karena masih menyediakan ruang bagi tanaman untuk menghasilkan akar baru sekaligus mempertahankan beberapa bagian daun sebagai sumber energi selama masa adaptasi.
Sebelum memasukkan batang ke dalam air, buang beberapa daun yang berada di bagian bawah batang. Langkah ini bertujuan agar area yang masuk ke dalam air tetap bersih dan tidak menyebabkan pembusukan. Hindari membiarkan terlalu banyak daun terendam sebab daun yang terkena air dalam waktu lama dapat mengalami kerusakan dan membuat kualitas air lebih cepat menurun.
Potongan batang yang dibuat secara rapi dan bersih akan membantu sirih gading melewati proses adaptasi secara lebih mudah. Selain itu, teknik pemotongan yang tepat juga dapat mengurangi risiko kerusakan jaringan tanaman sehingga peluang pertumbuhan akar menjadi lebih besar.
3. Bersihkan dan Siapkan Botol Kaca Bekas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303437/original/074183500_1784631934-5805843072631045768.jpeg)
Perbesar
Sebelum digunakan sebagai wadah tanam, botol kaca bekas perlu dibersihkan secara menyeluruh agar terbebas dari sisa minuman, debu, kotoran, maupun zat lain yang berpotensi mengganggu kesehatan tanaman. Kebersihan wadah menjadi faktor penting dalam metode penanaman menggunakan media air sebab kondisi air sangat berpengaruh terhadap perkembangan akar.
Cuci botol kaca menggunakan air bersih hingga seluruh bagian dalam dan luar permukaan benar-benar bersih. Jika terdapat noda atau sisa cairan yang menempel, lakukan pembersihan tambahan agar botol siap digunakan sebagai tempat pertumbuhan sirih gading.
Untuk meningkatkan nilai estetika, botol kaca bekas dapat diberikan sentuhan dekoratif sesuai selera. Tambahkan pita, tali rami, label tanaman, atau letakkan beberapa batu kecil di bagian dasar botol untuk menciptakan tampilan lebih menarik. Dekorasi sederhana tersebut dapat membuat tanaman terlihat seperti elemen interior yang mempercantik ruangan.
Pastikan ukuran bagian mulut botol cukup lebar untuk memasukkan batang sirih gading tanpa membuat tanaman mudah bergeser atau jatuh. Wadah yang stabil akan membantu menjaga posisi batang tetap baik selama proses pertumbuhan akar berlangsung.
4. Masukkan Sirih Gading ke Dalam Air
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303438/original/023285400_1784631935-3306550805589687882.jpeg)
Perbesar
Setelah botol kaca dan batang sirih gading siap digunakan, langkah selanjutnya adalah memasukkan tanaman ke dalam media air. Isi botol menggunakan air bersih secukupnya, kemudian masukkan bagian batang hingga ruas atau node berada di bawah permukaan air.
Pastikan hanya bagian batang tertentu yang terendam, sementara bagian daun tetap berada di atas permukaan. Perendaman daun secara berlebihan dapat menyebabkan pembusukan dan membuat kondisi air menjadi kurang baik bagi pertumbuhan tanaman.
Letakkan botol kaca pada area yang mendapatkan pencahayaan cukup, tetapi hindari lokasi yang terkena paparan sinar matahari langsung dalam waktu lama. Cahaya matahari berlebihan dapat menyebabkan permukaan daun mengalami panas berlebih, perubahan warna, hingga kerusakan yang menghambat perkembangan tanaman.
Dalam kondisi lingkungan yang sesuai, akar baru biasanya mulai terlihat tumbuh dari bagian node yang terendam setelah beberapa minggu. Perkembangan akar tersebut menjadi tanda bahwa sirih gading mulai beradaptasi dan mampu tumbuh menggunakan media air.
5. Ganti Air Secara Rutin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303439/original/067560500_1784631935-12745278498452833861.jpeg)
Perbesar
Perawatan utama pada sirih gading yang ditanam menggunakan media air adalah menjaga kebersihan dan kualitas air secara konsisten. Air yang digunakan sebagai media tumbuh perlu diperhatikan kondisinya agar tidak menjadi tempat berkembangnya lumut, bakteri, atau kotoran yang dapat mengganggu kesehatan akar tanaman.
Lakukan penggantian air secara rutin, biasanya setiap satu hingga dua minggu sekali, tergantung kondisi air dalam botol. Jika air mulai terlihat keruh, berbau, atau terdapat endapan, segera lakukan penggantian meskipun belum memasuki jadwal rutin.
Saat mengganti air, manfaatkan kesempatan tersebut untuk membersihkan bagian dalam botol sekaligus memeriksa kondisi akar sirih gading. Apabila ditemukan akar yang berubah warna, lembek, atau mengalami kerusakan, potong bagian tersebut secara perlahan menggunakan alat yang telah dibersihkan.
Penggunaan air baru yang lebih segar membantu menjaga sistem perakaran tetap sehat. Kondisi akar yang baik akan mendukung proses penyerapan air dan membuat pertumbuhan daun sirih gading menjadi lebih optimal.
6. Tambahkan Nutrisi Jika Dibutuhkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303440/original/014519900_1784631936-6462701260592288558.jpeg)
Perbesar
Meskipun sirih gading dikenal mampu bertahan hidup hanya menggunakan media air, pemberian nutrisi tambahan dapat dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan mineral tanaman dalam jangka panjang. Nutrisi tambahan berfungsi sebagai pendukung agar tanaman tetap mendapatkan unsur penting yang biasanya diperoleh dari media tanah.
Gunakan pupuk cair khusus tanaman air atau nutrisi hidroponik dengan takaran yang sesuai petunjuk penggunaan. Pemberian nutrisi sebaiknya dilakukan secara hati-hati agar kandungan dalam air tetap seimbang dan tidak menyebabkan gangguan pada sistem perakaran.
Hindari memberikan nutrisi dalam jumlah berlebihan karena dapat membuat air menjadi keruh, menimbulkan endapan, hingga berpotensi merusak akar tanaman. Jumlah nutrisi yang terlalu tinggi justru dapat menghambat pertumbuhan sirih gading.
Pemberian nutrisi secara tepat dan berkala akan membantu tanaman menghasilkan daun yang lebih sehat, warna hijau lebih menarik, serta mendukung pertumbuhan sirih gading agar tetap subur meskipun menggunakan media air.
Pertanyaan Seputar Cara Menanam Sirih Gading di Botol Kaca Bekas
Apakah sirih gading bisa tumbuh hanya menggunakan media air?
Ya, sirih gading termasuk tanaman hias yang dapat tumbuh menggunakan media air tanpa tanah. Selama kebutuhan cahaya, kebersihan air, dan nutrisi tetap terpenuhi, tanaman ini mampu menghasilkan akar baru serta tumbuh sehat dalam wadah seperti botol kaca bekas.
Mengapa sirih gading cocok ditanam dalam botol kaca bekas?
Sirih gading memiliki karakter tanaman yang mudah beradaptasi dan tidak membutuhkan media rumit untuk berkembang. Botol kaca bekas juga memberikan tampilan menarik sebab akar tanaman dapat terlihat dari luar sehingga menjadi dekorasi alami bagi ruangan.
Botol kaca seperti apa yang cocok digunakan untuk menanam sirih gading?
Gunakan botol kaca transparan yang memiliki ukuran cukup untuk menampung batang dan akar tanaman. Botol bekas minuman, vas kaca kecil, atau wadah kaca dekoratif dapat digunakan selama sudah dibersihkan secara menyeluruh.
Apakah semua jenis botol kaca bekas bisa digunakan?
Sebagian besar botol kaca dapat digunakan, tetapi pilih wadah yang memiliki bentuk stabil dan tidak mudah terbalik. Hindari botol dengan bagian leher terlalu sempit apabila ingin memudahkan proses pembersihan atau pemindahan tanaman.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

6 hours ago
2
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9303449/original/063088300_1784633030-WhatsApp_Image_2026-07-21_at_18.11.42_Srikandi_Merdeka_Cup.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9303291/original/063481600_1784625292-2151590562.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9303452/original/017003300_1784633212-Untitled5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4345692/original/028979400_1677862533-Iwan_Budianto_didampingi_Manajer_Arema__Wiebie_Dwi_Andriyas_saat_bertemu_dengan_Aremania_di_kantor_manajemen.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7731908/original/047041100_1780537346-igor_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3312006/original/067440700_1606803761-sharon-mccutcheon-rItGZ4vquWk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9303338/original/061521200_1784626993-Ruang_Tamu_yang_Elegan_dan_Mewah.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557973/original/007159900_1776400487-Ide_Budidaya_Ikan_Vertikal_di_Lahan_Sempit_yang_Mudah_Dijalankan_untuk_Pensiunan_Model_Ikan_Hias_di_Botol_Bekas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5559140/original/080316900_1776520339-Tim_Arema_membawa_jersey_Pablo_Oliveira_sebelum_mengahdapi_Persis_Solo.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9303416/original/006966400_1784630783-Ide_Kolam_Mini_dari_Barang_Bekas_Beserta_Pilihan_Ikan_yang_Cocok.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9303231/original/090062300_1784623113-5eb62c59-dc9a-4ebc-82a0-a43eb8faa535.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392023/original/091397100_1761383409-aquarium-4446625_1920.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454418/original/097815700_1766559352-Menanam_jahe_di_polybag__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9303379/original/031256600_1784628431-14711196009118999476.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2329838/original/027334000_1534242620-000_RO8AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9303100/original/006471100_1784618803-415f52f6-efc6-499b-8fed-7bf432cb03dd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9303297/original/082197000_1784625348-Pot_Gantung_dari_Botol_Plastik_1_5_Liter.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9303344/original/094793800_1784627519-1000125365.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9303200/original/011668000_1784622054-HL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7731862/original/010252900_1780537314-igor_1.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496194/original/006665600_1770489949-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525042/original/051351000_1773029160-cropped-2a244f90-7934-47c9-a587-b33c1a79edbd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5538570/original/071315500_1774525867-20260326IQ_Latihan_Timnas_Indonesia-02.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539837/original/077689600_1774627163-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5377685/original/055449000_1760148105-2025098AA_Timnas_Indonesia_Vs_Lebanon-025.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539804/original/000101600_1774621490-20260327AA_Timnas_Indonesia_vs_Sein-10.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541758/original/002826400_1774891756-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5537683/original/031975800_1774433248-IMG_0551.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536890/original/079838700_1774348758-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5340183/original/028197800_1757153175-20250904AA_Timnas_Indonessia_Vs_China_Taipei-077.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5540311/original/082032500_1774698654-timnas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541745/original/025257900_1774887438-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-23.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5537457/original/075179200_1774424448-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-10.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5339674/original/047240900_1757081733-20250904AA_Timnas_Indonesia_vs_China_Taipei-08.JPG)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539846/original/049400500_1774629921-john.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541727/original/083908500_1774880359-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541708/original/058501100_1774879682-20260330AA_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-2.jpg)