6 Cara Sederhana Merawat Telur Ikan Cupang Agar Menetas Ratusan Ekor

10 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Cara sederhana merawat telur ikan cupang memerlukan ketelitian sejak proses pemindahan indukan hingga telur menetas menjadi burayak. Keberhasilan dalam menetaskan ratusan butir telur sangat bergantung pada perlakuan yang diberikan kepada induk jantan dan betina segera setelah proses pembuahan selesai.

Penghobi ikan cupang asal Ngemplak, Boyolali, Suranto, memberikan catatan penting mengenai risiko membiarkan indukan tetap di dalam wadah. “Kalau sudah muncul gelembung atau busa, ambil indukan jantan dan betinanya. Kalau kedua indukannya diambil semua, hasilnya lebih banyak, bisa puluhan hingga ratusan ekor, jadi ya bisa jadi dimakan itu sama jantan telurnya,” papar Suranto menjelaskan pengalamannya kepada Liputan6.com.

Ketepatan waktu dalam memisahkan indukan mencegah perilaku kanibalisme yang sering kali tidak disadari oleh para pemula. Melansir dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), menjaga kualitas air dan meminimalkan gangguan eksternal di sekitar wadah penetasan adalah kunci agar embrio berkembang sempurna.

Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya, Selasa (10/2/2026).

1. Memisahkan Kedua Indukan Setelah Pemijahan

Langkah awal cara sederhana merawat telur ikan cupang adalah segera mengangkat induk jantan dan betina setelah telur terlihat di sarang busa. Suranto mengingatkan bahwa membiarkan jantan tetap di dalam justru berisiko mengurangi jumlah anakan secara drastis.

“Kalau kedua indukannya diambil semua, hasilnya lebih banyak, karena bisa jadi dimakan itu sama jantan telurnya,” ungkap Suranto.

2. Menjaga Ketenangan Wadah Penetasan

Wadah penetasan harus diletakkan di tempat yang sepi agar sarang busa tidak pecah akibat getaran atau gerakan air. Suranto menyarankan penggunaan wadah yang tidak terlalu besar untuk memudahkan pengamatan selama masa inkubasi.

“Mengawinkan ikan cupangnya kalau saya di akuarium kecil,” ujar Suranto memberikan tips teknis.

3. Memantau Perkembangan Embrio dalam 48 Jam

Tahapan kritis dari cara sederhana merawat telur ikan cupang adalah pemantauan intensif selama dua hari pertama pasca pemijahan. Suranto menyatakan keberhasilan proses ini ditandai dengan munculnya larva yang menyerupai berudu kecil.

“Dalam waktu 2 hari, biasanya berudunya akan mulai terlihat jika telurnya berhasil menetas,” jelas Suranto.

Melansir dari literatur Loka Pemeriksaan Penyakit Ikan, periode 24–48 jam merupakan waktu inkubasi standar di mana embrio cupang bertransformasi dari butiran telur menjadi larva yang sudah memiliki organ dasar.

4. Pemberian Pakan Alami Setelah Telur Menetas

Implementasi cara sederhana merawat telur ikan cupang berlanjut hingga fase burayak dengan memberikan pakan yang sesuai ukuran mulutnya. Suranto merekomendasikan pakan alami yang halus agar anak ikan dapat tumbuh maksimal tanpa sisa pakan yang mengotori air.

“Kasih makan kutu air halus, karena makanan ikan cupang yang asli memang itu,” tutur Suranto.

Mengacu pada Buku Saku Budidaya Ikan KKP, kutu air (Moina atau Daphnia) mengandung nutrisi tinggi yang mempercepat pertumbuhan larva pasca kuning telur habis terserap.

5. Pengaturan Porsi Pakan untuk Menjaga Kualitas Air

Pemberian pakan harus dilakukan dengan porsi yang sangat sedikit agar tidak terjadi pembusukan organik di dalam wadah yang sempit. Suranto kadang menggunakan alternatif lain namun tetap dalam pengawasan ketat terhadap jumlah porsinya.

“Terkadang saya pakai cacing sutra karena lebih mudah dan praktis, cukup sehari sekali saja dan sedikit sekali porsinya,” jelas Suranto.

6. Persiapan Pemindahan ke Wadah Pembesaran

Tahap akhir dari cara sederhana merawat telur ikan cupang adalah memindahkan anak ikan ke lingkungan yang lebih luas setelah kondisinya cukup kuat. Suranto melakukan pemindahan setelah burayak berusia satu minggu agar pertumbuhan tulangnya lebih optimal.

“Kalau sudah sekitar satu minggu, itu sudah berani dipindah ke akuarium yang lebih besar kalau saya,” ungkap Suranto.

Melansir dari Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya, pemindahan ke kolam pembesaran diperlukan untuk mencegah kekerdilan (stunting) dan memastikan persaingan pakan tetap seimbang.

FAQ

Berapa lama waktu yang dibutuhkan sampai telur ikan cupang menetas?

Normalnya telur akan menetas dalam waktu 1,5 hingga 2 hari setelah pembuahan dilakukan.

Kenapa indukan jantan harus diangkat dari wadah telur?

Berdasarkan pengalaman narasumber, jantan sering kali memakan telurnya sendiri sehingga mengangkatnya akan memperbanyak hasil anakan.

Apa pakan terbaik untuk burayak ikan cupang yang baru menetas?

Kutu air halus merupakan pakan alami terbaik karena ukurannya pas dan gizinya sangat tinggi untuk pertumbuhan larva.

Apakah boleh mengganti air saat telur masih ada di sarang busa?

Sangat tidak disarankan karena getaran saat mengganti air bisa merusak sarang busa dan menyebabkan telur tenggelam.

Kapan burayak cupang boleh dipindahkan ke akuarium besar?

Idealnya dipindahkan setelah berumur satu minggu atau ketika mereka sudah bisa berenang dengan stabil secara horizontal.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|