Liputan6.com, Jakarta - Menanam nanas di rumah kini bukan lagi sekadar impian, melainkan hobi yang semakin digemari banyak orang, terutama dengan meningkatnya tren berkebun di lahan sempit atau urban farming. Buah nanas (Ananas comosus) adalah salah satu buah tropis yang digemari karena rasanya yang manis, segar dan kaya manfaat kesehatan, seperti kandungan vitamin C yang tinggi dan enzim bromelain. Tidak heran cara tanam nanas dari bonggolnya banyak dicari.
Buah nanas dikenal tangguh serta mampu tumbuh di berbagai kondisi lingkungan. Bagian bonggol sering kali dianggap limbah tanpa nilai guna. Melalui penerapan cara tanam nanas dari bonggolnya, bagian tersebut bisa berkembang menjadi tanaman produktif bernilai ekonomi maupun konsumsi pribadi.
Minat terhadap budidaya tanaman buah rumahan juga meningkat, seiring kesadaran pemanfaatan sumber daya sekitar. Cara tanam nanas dari bonggolnya menjadi alternatif praktis bagi pemula, maupun pegiat kebun rumah tangga tanpa perlu keterampilan khusus.
Proses penanaman nanas dari bonggol tergolong mudah serta tidak memerlukan peralatan rumit. Tahapan sederhana dapat dilakukan di pekarangan maupun pot. Pemahaman mendalam mengenai cara tanam nanas dari bonggolnya membantu memperoleh hasil pertumbuhan sehat hingga berbuah optimal. Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Minggu (8/2/2026).
Persiapan Bonggol Nanas sebagai Bibit
Tahapan persiapan mahkota nanas sebagai bibit merupakan fondasi awal dalam keberhasilan penanaman nanas. Pemilihan bahan tanam harus dilakukan secara cermat agar proses pertumbuhan berjalan optimal. Gunakan buah nanas dalam kondisi segar, tingkat kematangan merata, serta memiliki mahkota berdaun hijau cerah tanpa tanda layu, bercak cokelat, maupun warna kekuningan. Kondisi mahkota seperti ini mencerminkan bibit masih sehat, memiliki cadangan energi cukup, dan berpeluang besar berkembang tanpa gangguan penyakit.
1. Memisahkan Mahkota dari Buah
Proses pemisahan mahkota dapat dilakukan melalui pemotongan bagian atas buah sekitar 1,5–2 cm dari pangkal daun menggunakan pisau tajam dan bersih. Pastikan hasil potongan rapi serta tidak melukai batang utama mahkota. Alternatif lain dapat dilakukan melalui teknik memutar mahkota searah jarum jam hingga terlepas dari buah, meskipun metode pemotongan lebih dianjurkan untuk memperoleh hasil lebih presisi dan minim kerusakan jaringan.
2. Membersihkan Bagian Bawah Bonggol
Langkah berikutnya adalah membersihkan bagian bawah mahkota dari daun-daun terbawah. Lepaskan sekitar 5–7 helai daun secara perlahan ke arah bawah hingga terbuka bagian batang. Area batang inilah yang nantinya berfungsi sebagai titik tumbuh akar. Saat melepas daun, lakukan secara hati-hati agar struktur batang utama tetap utuh dan tidak terluka.
3. Mengeringkan Mahkota
Mahkota yang telah dibersihkan perlu melalui proses pengeringan sebelum ditanam. Letakkan mahkota di tempat teduh, kering, dan memiliki sirkulasi udara baik selama kurang lebih 3–7 hari. Posisi pengeringan sebaiknya terbalik agar bagian potongan cepat mengering. Tahap ini bertujuan membentuk lapisan pelindung alami pada bekas potongan sehingga mampu mengurangi risiko pembusukan serta mencegah serangan bakteri maupun jamur.
4. Perendaman dalam Air (Opsional)
Setelah proses pengeringan selesai, mahkota dapat direndam pada bagian bawah batang ke dalam air bersih selama 1–2 minggu sebagai opsi tambahan. Metode ini berguna untuk merangsang pertumbuhan akar lebih awal. Air rendaman perlu diganti setiap 2–3 hari agar tetap bersih. Seiring waktu, akar-akar kecil berwarna putih akan mulai muncul dari bagian batang yang terendam.
5. Pemeriksaan Kesehatan Bibit
Sebelum mahkota dipindahkan ke media tanam, lakukan pemeriksaan akhir terhadap kondisi bibit. Pastikan tidak tercium bau tidak sedap, tidak terdapat jaringan lunak, serta tidak muncul perubahan warna mencurigakan pada batang maupun daun. Mahkota siap tanam biasanya tetap terlihat segar, daunnya kaku dan batang terasa keras saat disentuh.
Persiapan Media Tanam dan Pot
Tahap persiapan media tanam memegang peranan penting dalam menunjang keberhasilan pertumbuhan tanaman nanas dari mahkota. Tanaman nanas membutuhkan media tanam bertekstur gembur, mampu mengalirkan kelebihan air secara baik, serta mengandung unsur hara organik dalam jumlah cukup. Media tanam terlalu padat atau kondisi tanah mudah tergenang berisiko menyebabkan sistem perakaran mengalami pembusukan, sehingga pertumbuhan tanaman menjadi terhambat bahkan gagal berkembang secara maksimal.
1. Komposisi Media Tanam Ideal
Media tanam sebaiknya disusun dari campuran tanah subur atau tanah humus sebanyak kurang lebih 50 persen, pasir kasar atau sekam bakar sekitar 30 persen, serta kompos matang atau pupuk kandang yang telah terfermentasi sempurna sebanyak 20 persen. Perpaduan ini menghasilkan media tanam berstruktur ringan dan poros, memiliki kemampuan mengalirkan air berlebih, tetapi tetap sanggup mempertahankan kelembapan yang dibutuhkan akar untuk tumbuh secara sehat.
2. Pemilihan Pot atau Wadah
Pot atau wadah tanam perlu dipilih dalam ukuran cukup besar agar perakaran nanas memiliki ruang tumbuh memadai. Gunakan pot berdiameter sekitar 30–40 cm dan kedalaman minimal 30 cm. Pastikan bagian dasar pot dilengkapi lubang drainase agar air tidak mengendap terlalu lama. Pot berbahan tanah liat maupun plastik tebal sama-sama dapat digunakan selama strukturnya kuat dan tidak mudah retak.
3. Lapisan Drainase
Sebelum media tanam dimasukkan, bagian dasar pot perlu diberi lapisan drainase tambahan. Gunakan kerikil kecil, pecahan genteng, atau arang kayu setebal kurang lebih 3–5 cm. Lapisan ini berfungsi membantu aliran air keluar dari pot sehingga bagian akar tidak terendam dalam kondisi lembap berlebihan.
4. Pengisian Media Tanam
Masukkan campuran media tanam ke dalam pot hingga mencapai sekitar dua pertiga tinggi wadah. Tekan media secara perlahan agar stabil, tetapi hindari pemadatan berlebihan. Setelah itu, buat lubang tanam di bagian tengah pot sedalam kurang lebih 5–7 cm sebagai tempat meletakkan mahkota nanas.
5. Sterilisasi Media (Opsional)
Untuk meminimalkan risiko gangguan penyakit, media tanam dapat melalui proses sterilisasi sederhana. Media dapat dijemur di bawah sinar matahari langsung selama 2–3 hari atau disiram air panas secukupnya. Tujuan tahap ini adalah mengurangi keberadaan patogen serta biji gulma. Setelah proses selesai, biarkan media tanam kembali pada suhu normal sebelum digunakan.
Cara Tanam Nanas dari Bonggolnya
Tahapan penanaman menjadi fase penting dalam keseluruhan proses budidaya nanas dari mahkota. Pada tahap ini, ketepatan langkah sangat berpengaruh terhadap kemampuan mahkota untuk menyesuaikan diri pada media tanam baru. Penanaman yang dilakukan secara benar akan membantu mahkota membentuk sistem perakaran yang kuat, sehingga pertumbuhan tanaman dapat berlangsung lebih cepat dan stabil.
1. Waktu Penanaman yang Tepat
Penanaman sebaiknya dilakukan pada waktu suhu lingkungan relatif sejuk, seperti pagi hari sebelum matahari terlalu tinggi atau sore hari menjelang petang. Hindari melakukan penanaman saat cuaca sangat panas atau ketika hujan lebat turun, sebab kondisi tersebut dapat memicu stres pada bibit dan menghambat proses adaptasi awal.
2. Menanam Mahkota atau Bonggolnya
Masukkan bagian bawah mahkota nanas yang telah melalui tahap pembersihan ke dalam lubang tanam sedalam sekitar 5–7 cm. Pastikan posisi mahkota berdiri lurus dan tidak miring. Setelah itu, tutup lubang menggunakan media tanam sambil ditekan perlahan agar mahkota tertopang dengan baik dan tidak mudah bergerak atau roboh.
3. Penyiraman Awal
Lakukan penyiraman pertama menggunakan air secukupnya hingga seluruh media tanam terasa lembap secara merata. Hindari penyiraman berlebihan hingga air menggenang. Tahap ini berfungsi membantu media tanam melekat pada batang mahkota serta merangsang proses awal pembentukan akar.
4. Penempatan Tanaman
Letakkan pot atau wadah tanam di area yang memperoleh cahaya matahari tidak langsung atau kondisi teduh sebagian selama 1–2 minggu pertama. Setelah tanaman mulai menunjukkan tanda adaptasi, pemindahan ke area terbuka dapat dilakukan secara bertahap hingga tanaman menerima paparan sinar matahari penuh sekitar 6–8 jam setiap hari.
5. Penyangga Sementara
Apabila mahkota belum mampu berdiri kokoh, gunakan penyangga tambahan berupa bambu kecil atau kayu tipis. Ikat mahkota ke penyangga menggunakan tali lembut agar tidak melukai batang. Penyangga ini bersifat sementara dan dapat dilepas setelah kurang lebih 2–3 minggu saat tanaman mulai kuat menopang dirinya sendiri.
6. Monitoring Awal
Amati kondisi tanaman secara rutin selama dua minggu pertama setelah penanaman. Keberhasilan tahap ini biasanya ditandai oleh daun-daun yang tetap tampak hijau dan segar. Pengeringan pada daun bagian luar masih tergolong wajar, sebab tanaman sedang memusatkan energi pada pembentukan dan penguatan akar.
Tips Mempercepat Pembuahan
Proses pembuahan nanas membutuhkan kesabaran, sebab tanaman umumnya mulai berbuah setelah berusia cukup matang. Meski demikian, terdapat beberapa langkah penting yang dapat diterapkan agar fase pembungaan hingga pembuahan dapat berlangsung lebih cepat dan optimal.
- Tanaman nanas memerlukan paparan sinar matahari penuh agar proses fotosintesis berjalan maksimal. Cahaya matahari berperan besar dalam pembentukan energi tanaman, sehingga pertumbuhan daun lebih sehat dan kesiapan untuk berbuah dapat tercapai lebih cepat.
- Pemberian pupuk secara berkala sangat membantu mempercepat pembuahan. Gunakan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang matang, kemudian kombinasikan pupuk tambahan berkadar fosfor dan kalium tinggi. Unsur tersebut berperan penting dalam merangsang pembentukan bunga dan buah.
- Kelembapan tanah perlu dijaga agar tidak terlalu kering maupun terlalu basah. Penyiraman berlebihan dapat menghambat pertumbuhan akar, sedangkan kekurangan air membuat tanaman stres. Kondisi tanah lembap stabil membantu tanaman fokus menuju fase generatif.
- Tanaman nanas dapat dirangsang berbunga menggunakan bahan alami, misalnya air rendaman buah matang seperti apel atau pisang. Gas etilen alami dari bahan tersebut dapat membantu memicu pembentukan bunga jika tanaman sudah cukup umur dan sehat.
- Daun tua, kering, atau rusak sebaiknya dipangkas secara berkala. Langkah ini membantu mengalihkan energi tanaman ke pertumbuhan bunga dan buah, sekaligus menjaga sirkulasi udara agar tanaman tetap sehat.
- Gulma di sekitar tanaman perlu dibersihkan secara rutin. Kehadiran gulma dapat menghambat penyerapan nutrisi dan air, sehingga pertumbuhan tanaman menjadi lebih lambat dan pembuahan tertunda.
FAQ Seputar Topik
Apakah nanas bisa ditanam dari buah yang dibeli di toko?
Ya, nanas bisa ditanam dari mahkota buah yang dibeli, asalkan buahnya segar dan sehat.
Berapa lama nanas bisa berbuah jika ditanam dari bonggol?
Umumnya, nanas yang ditanam dari bonggol dapat dipanen setelah 1,5 hingga 3 tahun, tergantung varietas dan kondisi lingkungan tumbuhnya.
Bagaimana cara mengetahui nanas sudah siap dipanen?
Nanas matang akan mengeluarkan aroma harum, warna kulit buah berubah kuning atau oranye, dan daun mahkota mudah terlepas jika ditarik.
Mengapa bonggol nanas perlu dikeringkan sebelum ditanam?
Pengeringan atau curing membantu menutup "luka" pada pangkal mahkota, mencegah pembusukan saat terkena air atau ditanam.
Apa saja syarat media tanam yang baik untuk nanas?
Nanas membutuhkan tanah yang subur, gembur, dan memiliki drainase yang baik, dengan pH tanah di kisaran 5,7 hingga 7.

13 hours ago
4
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5496659/original/024369600_1770565191-85511.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5496620/original/015983900_1770556832-85385.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5496656/original/091444500_1770565189-85516.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496544/original/094665400_1770546331-_salonpasletsmove_Goal_Moment_____The_Gleds_Mask_celebration__________g.paixao_40_EwakoPSM__Salonpas_.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496635/original/075876900_1770560615-WhatsApp_Image_2026-02-08_at_21.05.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496637/original/033447900_1770560651-WhatsApp_Image_2026-02-08_at_21.05.56.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496558/original/037208700_1770549388-Ernesto_Gomez.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311207/original/091792300_1754833787-1000088075.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494258/original/041654700_1770282450-Persija_Jakarta_Vs_Arema_FC.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496443/original/026940100_1770536626-desain_kebun_sayur_vertikal__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5496523/original/066199900_1770545104-image0.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496383/original/056569400_1770529666-paket_nasi_box3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4887736/original/089033000_1720582537-sliced-white-cheese-bowl-with-green-olives.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496407/original/088232700_1770533577-jok_motor.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453898/original/032871800_1766538714-divaldo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496403/original/017446100_1770532975-_____________________________-_____________________2_______-_3_______________________________________________________________________________________________________________.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496378/original/097970000_1770529617-eco_enzym.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447000/original/005426100_1765946655-milo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5496143/original/091508600_1770478960-20260207BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Iran_Final_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-45.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)