Liputan6.com, Jakarta - Beternak entok menawarkan potensi keuntungan yang menjanjikan, menjadikannya pilihan menarik bagi banyak individu. Namun, seringkali keterbatasan lahan menjadi tantangan utama bagi peternak, baik pemula maupun yang sudah berpengalaman.
Oleh karena itu, desain kandang entok yang hemat tempat muncul sebagai solusi krusial untuk memaksimalkan produksi di area yang terbatas. Dengan perencanaan yang matang, kandang berukuran kecil pun mampu menampung banyak entok secara efisien.
Pemanfaatan teknologi modern dan kreativitas dalam desain kandang entok yang hemat tempat memungkinkan peternak untuk mengoptimalkan setiap meter persegi lahan yang tersedia. Konsep vertikal, modular, dan multifungsi menjadi elemen kunci dalam menciptakan kandang yang efisien. Hal ini tidak hanya berkontribusi pada penghematan lahan, tetapi juga berpotensi mengurangi biaya operasional dan menyederhanakan proses perawatan entok sehari-hari.
Berikut ini telah Liputan6 ulas, enam inovasi desain kandang entok yang hemat tempat yang dapat disesuaikan dengan berbagai kondisi lahan dan anggaran, pada Jumat (9/1). Setiap desain telah dipertimbangkan untuk memenuhi kebutuhan dasar entok, seperti ventilasi yang memadai, sistem drainase yang efektif, kemudahan akses, dan kebersihan kandang. Dengan menerapkan desain kandang entok yang hemat tempat ini, peternak diharapkan dapat meningkatkan produktivitas ternak sambil menjaga efisiensi penggunaan ruang.
1. Kandang Bambu Bertingkat 2 Level: Solusi Tradisional Efisien
Kandang bertingkat yang terbuat dari bambu petung menawarkan solusi tradisional yang ramah lingkungan dan sangat sesuai untuk lahan terbatas. Struktur dua tingkat berukuran 2x2x2 meter ini dirancang untuk menampung hingga 12 ekor entok dewasa secara efisien. Bambu petung dipilih karena dikenal memiliki kekuatan tinggi dan ketahanan yang baik terhadap cuaca tropis, sementara konstruksi bertingkatnya memungkinkan peningkatan kapasitas tanpa memerlukan area lahan yang lebih luas.
Sistem ventilasi pada kandang ini didesain dengan dinding bagian bawah setinggi 50 cm yang tertutup rapat, sedangkan bagian atas dibuat berongga untuk memastikan sirkulasi udara yang optimal. Lantai kandang menggunakan kawat galvanis, yang memungkinkan kotoran entok langsung jatuh ke bak penampungan di bawahnya, menjaga kebersihan kandang. Tangga akses dari bambu di samping mempermudah perawatan dan pemberian pakan, sementara atap seng yang miring 30 derajat menjamin drainase air hujan yang efektif.
2. Kandang Besi Hollow Vertikal dengan Kolam Mini: Modern dan Fungsional
Konstruksi kandang vertikal tiga tingkat ini menggunakan besi hollow berukuran 4x4 cm, yang memberikan kekuatan dan durabilitas jangka panjang. Rangka besi hollow yang dilapisi cat powder coating hitam tidak hanya tahan karat tetapi juga memberikan tampilan yang rapi dan profesional. Dengan dimensi 1,5x2x2,5 meter, kandang ini dapat menampung hingga 15 ekor entok, dengan pembagian ruang yang proporsional untuk setiap tingkatan.
Keunggulan utama dari desain ini adalah keberadaan kolam fiber berdiameter 80 cm di bagian bawah, yang berfungsi sebagai tempat mandi bagi entok. Kolam mini ini tidak hanya memenuhi kebutuhan alami entok untuk berenang, tetapi juga membantu menjaga kebersihan dan kesehatan bulu mereka. Pintu geser pada setiap tingkat memudahkan akses untuk pemberian pakan dan pembersihan, sementara sistem drainase terintegrasi menjaga kandang tetap bersih dan kering.
3. Kandang Parit Tempel Tembok: Memanfaatkan Struktur Bangunan
Konsep kandang parit yang menempel pada tembok rumah memanfaatkan struktur bangunan yang sudah ada, sehingga menghemat material dan ruang. Parit beton sedalam 50 cm berfungsi sebagai sistem drainase langsung yang sangat efisien dalam mengelola limbah kotoran entok. Dengan dimensi 3x1x1,5 meter, kandang ini menyediakan ruang yang cukup untuk 10 ekor entok anakan, sambil tetap mempertahankan sirkulasi udara yang baik.
Pagar kawat galvanis berwarna hijau dengan jarak antar kawat 2 cm memastikan entok tidak dapat keluar, sekaligus memberikan visibilitas yang baik untuk pemantauan. Atap bambu anyam parsial memberikan perlindungan dari cuaca ekstrem tanpa menghalangi ventilasi alami. Sistem drainase menggunakan pipa PVC yang terhubung langsung dengan saluran pembuangan membuat perawatan kandang menjadi sangat mudah dan higienis.
4. Kandang Rak Kayu Palet Daur Ulang: Ekonomis dan Ramah Lingkungan
Pemanfaatan kayu palet bekas sebagai material utama kandang menawarkan solusi yang ekonomis dan ramah lingkungan. Struktur rak empat lapis dengan dimensi 1,8x1,2x2 meter ini mampu menampung 8 ekor entok jumbo melalui sistem pembagian ruang yang efisien. Kayu palet yang dilapisi cat anti jamur berwarna hijau army tidak hanya melindungi material dari kerusakan tetapi juga memberikan tampilan yang menarik.
Sistem lantai menggunakan triplek berlubang dengan diameter 10 cm, memungkinkan kotoran langsung jatuh ke bak penampungan yang terbuat dari galon aqua bekas. Pintu kayu dengan engsel besi pada setiap tingkat memudahkan akses untuk perawatan dan pembersihan. Konsep daur ulang ini sangat cocok bagi peternak dengan anggaran terbatas yang tetap menginginkan kandang fungsional dan tahan lama.
5. Kandang PVC Pipa Modular Bongkar Pasang: Fleksibel dan Portabel
Inovasi kandang modular yang menggunakan pipa PVC berdiameter 4 inci menawarkan fleksibilitas tinggi dalam hal portabilitas dan adaptasi. Struktur bingkai PVC berwarna putih dengan net nilon hijau tebal memberikan kekuatan yang memadai sambil menjaga bobot yang ringan. Dengan dimensi 2x2x1,8 meter, kandang ini dapat menampung 12 ekor entok remaja, menyediakan ruang gerak yang cukup untuk aktivitas alami mereka.
Keunggulan utama sistem modular ini terletak pada kemudahan bongkar pasang, yang memungkinkan relokasi kandang sesuai kebutuhan. Sambungan pipa yang cepat tanpa memerlukan alat khusus membuat perakitan menjadi sangat mudah, bahkan bagi pemula. Alas kawat streaming dengan sistem kotoran jatuh langsung menjaga kebersihan kandang, sementara genangan mini di dalam kandang memenuhi kebutuhan entok untuk bermain air.
6. Kandang Kontainer Bekas Stack: Solusi Industrial Berkapasitas Besar
Pemanfaatan kembali kontainer kargo mini 20 feet sebagai kandang entok menyajikan solusi yang unik dan industrial. Modifikasi dengan sistem tumpuk dua tingkat menciptakan kandang berdimensi 2,4x1,2x2,4 meter, yang mampu menampung hingga 16 ekor entok dewasa. Pintu kontainer asli yang dimodifikasi menjadi geser setengah memberikan akses yang mudah sambil tetap menjaga keamanan entok di dalamnya.
Ventilasi tambahan melalui jendela roster beton memastikan sirkulasi udara yang optimal meskipun menggunakan struktur tertutup. Cat hijau army yang pudar memberikan karakter industrial yang khas sekaligus menyediakan perlindungan dari korosi. Bak kotoran eksternal yang terpisah dari struktur utama memudahkan pembersihan dan pengelolaan limbah. Konsep ini sangat sesuai untuk peternak yang membutuhkan kandang berkapasitas besar dengan jejak lahan yang relatif kecil.
Q&A Seputar Desain Kandang Entok Hemat Tempat
Q: Berapa ukuran minimal kandang yang diperlukan per ekor entok dewasa?
A: Untuk entok dewasa, diperlukan ruang minimal 0,5-0,7 meter persegi per ekor. Namun untuk kandang hemat tempat dengan sistem bertingkat, ruang per ekor bisa lebih efisien sekitar 0,3-0,4 meter persegi.
Q: Material mana yang paling tahan lama untuk kandang entok?
A: Besi hollow dengan powder coating dan beton adalah yang paling tahan lama, bisa bertahan 10-15 tahun. Bambu dan kayu palet lebih ekonomis dengan durability 3-5 tahun jika dirawat dengan baik.
Q: Apakah kandang bertingkat aman untuk entok?
A: Ya, sangat aman asalkan tangga akses dibuat dengan kemiringan yang tidak terlalu curam (maksimal 45 derajat) dan lebar minimum 30 cm. Pastikan juga ada pembatas pengaman di setiap tingkat.

15 hours ago
5
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468247/original/071741300_1767945238-Gemini_Generated_Image_29gf6329gf6329gf_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320588/original/004821500_1755604933-PSIM-Yogyakarta.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2935250/original/058528500_1570680524-broccoli-carrots-citrus-952478.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445019/original/098499900_1765797677-pexels-jakubzerdzicki-28117882.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467970/original/061089100_1767938887-Trik_membersihkan_saklar_lampu_yang_kotor_dan_hitam_efek_sering_dipencet.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3166310/original/083708100_1593509167-PSIS_Semarang_-_Ilustrasi_Logo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451600/original/031882500_1766313406-WhatsApp_Image_2025-12-21_at_16.57.50.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5468585/original/034598300_1767959556-0S6A9595.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468678/original/076856500_1767969026-marcilio.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5252012/original/033282800_1749821887-BRI_Liga_1_-_Ilustrasi_Logo_BRI_Liga_1_Musim_2025-2026_copy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5425991/original/075095000_1764245229-20251126AA_PMPC_Persija_Vs_PSIM-17.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468401/original/087295300_1767949295-desain_rumah_ramah_lingkungan_dengan_kebun_sayur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468193/original/036313500_1767943439-Menanam_Bayam_Brazil__Freepik_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5135707/original/002195800_1739783758-Tekel_Horor_Rizky_Ridho_Beckham_Putra-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468196/original/011764900_1767943552-Es_Teko.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468317/original/036480100_1767946952-Gemini_Generated_Image_z8zpvuz8zpvuz8zp_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307861/original/026520700_1754487526-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5468495/original/048198200_1767953205-0S6A8909.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5304794/original/092866600_1754286031-gaya_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347915/original/009314600_1757745786-ChatGPT_Image_Sep_13__2025__01_41_07_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363741/original/074425700_1758961497-Gemini_Generated_Image_5iwydt5iwydt5iwy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352448/original/090606500_1758098726-Gemini_Generated_Image_zhur86zhur86zhur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5339676/original/014879200_1757081736-20250904AA_Timnas_Indonesia_vs_China_Taipei-07.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363626/original/003041100_1758954707-unnamed__32_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362760/original/090638300_1758873977-Gemini_Generated_Image_cqeijycqeijycqei.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348384/original/003877900_1757825996-b7f6d9ca-e00f-4e00-9787-25786983c949.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4958566/original/092051000_1727865780-Mees.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363066/original/023100900_1758880541-Gemini_Generated_Image_eomtuqeomtuqeomt.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352977/original/026381200_1758162791-FOTO_ASLI__8_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371410/original/006483300_1759653431-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5342863/original/048679300_1757402585-Andrew_Patrick_Jung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5358973/original/097683800_1758617071-Gemini_Generated_Image_182xmm182xmm182x.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362363/original/078170300_1758861319-unnamed__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5340227/original/012749100_1757156252-20250904AA_Timnas_Indonessia_Vs_China_Taipei-159.jpg)