Liputan6.com, Jakarta - Menanam cabai di rumah kini semakin diminati karena kebutuhan dapur yang terus meningkat setiap hari. Salah satu cara paling praktis adalah memanfaatkan kaleng cat bekas sebagai wadah tanam yang ekonomis. Metode ini cocok diterapkan di lahan sempit seperti teras, balkon, atau pekarangan rumah.
Penggunaan kaleng cat bekas tidak hanya membantu menghemat biaya, tetapi juga mendukung gaya hidup ramah lingkungan. Wadah ini cukup kuat untuk menopang pertumbuhan tanaman cabai hingga masa panen. Dengan perawatan yang tepat, hasil cabai bisa tumbuh subur dan produktif.
Cabai termasuk tanaman yang relatif mudah dirawat dan cepat beradaptasi di berbagai media tanam. Selama kebutuhan nutrisi, air, dan sinar matahari tercukupi, cabai dapat tumbuh optimal. Oleh karena itu, metode tanam sederhana ini cocok untuk pemula sekalipun.
Berikut cara menanam cabai menggunakan kaleng cat bekas yang dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Jumat (9/1/2026).
1. Memilih Kaleng Cat Bekas yang Layak Digunakan
Langkah awal menanam cabai adalah memilih kaleng cat bekas yang masih dalam kondisi baik. Pastikan kaleng tidak berkarat parah agar tidak mencemari media tanam. Ukuran kaleng ideal minimal berdiameter 20–25 cm agar akar cabai dapat berkembang leluasa.
Kaleng yang terlalu kecil dapat menghambat pertumbuhan akar dan memengaruhi produktivitas tanaman. Sebaliknya, kaleng yang cukup besar membantu menjaga kelembapan tanah lebih stabil. Kondisi ini penting untuk mendukung pertumbuhan cabai yang sehat.
Sebelum digunakan, bersihkan sisa cat yang menempel di bagian dalam kaleng. Pencucian menyeluruh mencegah zat kimia berbahaya terserap oleh tanaman. Setelah bersih, kaleng siap diproses ke tahap berikutnya.
2. Membuat Lubang Drainase pada Kaleng
Drainase menjadi faktor penting dalam menanam cabai di wadah tertutup seperti kaleng cat. Lubang drainase berfungsi mengalirkan kelebihan air agar akar tidak membusuk. Tanpa lubang, air akan menggenang dan merusak struktur akar.
Gunakan paku besar atau bor untuk melubangi bagian dasar kaleng. Buat sekitar 4–6 lubang agar sirkulasi air berjalan optimal. Jarak antar lubang sebaiknya merata agar aliran air seimbang.
Setelah lubang dibuat, periksa kembali bagian bawah kaleng. Pastikan tidak ada serpihan tajam yang dapat menghambat aliran air. Kaleng dengan drainase baik akan meningkatkan peluang tanaman tumbuh subur.
3. Menyiapkan Media Tanam yang Subur dan Gembur
Media tanam yang baik menentukan keberhasilan menanam cabai di kaleng cat bekas. Campurkan tanah, kompos, dan sekam padi dengan perbandingan seimbang. Komposisi ini membantu menjaga kesuburan dan aerasi tanah.
Tanah yang gembur memudahkan akar menyerap nutrisi secara maksimal. Selain itu, media tanam yang kaya bahan organik mempercepat pertumbuhan vegetatif cabai. Kondisi ini sangat penting pada fase awal penanaman.
Sebelum dimasukkan ke kaleng, aduk media tanam hingga tercampur rata. Pastikan tidak ada gumpalan besar yang menghambat perakaran. Media yang siap pakai akan mempercepat adaptasi bibit cabai.
4. Memilih Bibit Cabai Berkualitas
Bibit cabai yang berkualitas akan menghasilkan tanaman yang kuat dan produktif. Pilih bibit dari benih unggul atau hasil semaian yang sehat. Ciri bibit baik adalah batang kokoh dan daun berwarna hijau segar.
Hindari bibit yang layu atau terserang hama sejak awal. Bibit yang lemah cenderung sulit beradaptasi di media tanam baru. Hal ini dapat menghambat pertumbuhan hingga masa panen.
Sebaiknya lakukan penyemaian terlebih dahulu sebelum dipindahkan ke kaleng. Proses ini membantu bibit beradaptasi secara bertahap. Setelah berusia sekitar 2–3 minggu, bibit siap ditanam.
5. Proses Penanaman Cabai ke Dalam Kaleng
Masukkan media tanam ke dalam kaleng hingga menyisakan ruang sekitar 5 cm dari bibir kaleng. Lubang tanam dibuat di tengah media agar posisi tanaman seimbang. Penempatan ini membantu akar berkembang secara merata.
Tanam bibit cabai secara hati-hati agar akar tidak rusak. Tutup kembali dengan media tanam dan tekan perlahan agar bibit berdiri kokoh. Pastikan posisi batang tegak untuk mencegah tanaman mudah roboh.
Setelah penanaman, siram dengan air secukupnya hingga media lembap. Penyiraman awal membantu akar menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Hindari penyiraman berlebihan pada tahap ini.
6. Perawatan Rutin Tanaman Cabai
Perawatan rutin sangat penting agar cabai tumbuh sehat di kaleng cat bekas. Lakukan penyiraman secara teratur, terutama pada pagi atau sore hari. Kelembapan tanah harus dijaga tanpa membuatnya becek.
Selain penyiraman, berikan pupuk tambahan secara berkala. Pupuk organik cair dapat digunakan setiap dua minggu sekali. Nutrisi tambahan ini membantu pembentukan bunga dan buah cabai.
Periksa tanaman secara rutin untuk mendeteksi hama atau penyakit. Jika ditemukan gejala serangan, segera lakukan penanganan. Perawatan konsisten akan meningkatkan hasil panen secara signifikan.
7. Penempatan Kaleng agar Cabai Cepat Berbuah
Penempatan kaleng cat bekas memengaruhi produktivitas tanaman cabai. Letakkan kaleng di area yang mendapat sinar matahari minimal 6 jam sehari. Cahaya matahari penting untuk proses fotosintesis optimal.
Hindari menempatkan kaleng di lokasi yang terlalu lembap atau tertutup. Sirkulasi udara yang baik membantu mencegah penyakit jamur. Lingkungan yang sehat mendukung pertumbuhan tanaman secara menyeluruh.
Jika perlu, putar posisi kaleng secara berkala agar tanaman tumbuh merata. Cara ini membantu seluruh bagian tanaman mendapatkan cahaya yang cukup. Dengan penempatan tepat, cabai akan cepat berbunga dan berbuah.
Pertanyaan Umum yang Sering Diajukan
1. Apakah kaleng cat bekas aman untuk menanam cabai?
Aman digunakan selama kaleng dibersihkan dari sisa cat dan tidak berkarat parah.
2. Berapa lama cabai mulai berbuah setelah ditanam?
Cabai umumnya mulai berbuah setelah 2–3 bulan tergantung perawatan dan varietas.
3. Apakah cabai di kaleng perlu dipupuk rutin?
Ya, pemupukan rutin penting karena nutrisi media tanam terbatas.
4. Bisakah satu kaleng ditanami lebih dari satu bibit cabai?
Sebaiknya satu kaleng hanya untuk satu bibit agar pertumbuhan optimal.

17 hours ago
2
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451600/original/031882500_1766313406-WhatsApp_Image_2025-12-21_at_16.57.50.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5468585/original/034598300_1767959556-0S6A9595.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468678/original/076856500_1767969026-marcilio.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5252012/original/033282800_1749821887-BRI_Liga_1_-_Ilustrasi_Logo_BRI_Liga_1_Musim_2025-2026_copy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5425991/original/075095000_1764245229-20251126AA_PMPC_Persija_Vs_PSIM-17.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468498/original/092919300_1767953415-Gemini_Generated_Image_u1lw2lu1lw2lu1lw_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468401/original/087295300_1767949295-desain_rumah_ramah_lingkungan_dengan_kebun_sayur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468193/original/036313500_1767943439-Menanam_Bayam_Brazil__Freepik_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468247/original/071741300_1767945238-Gemini_Generated_Image_29gf6329gf6329gf_2.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5135707/original/002195800_1739783758-Tekel_Horor_Rizky_Ridho_Beckham_Putra-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468196/original/011764900_1767943552-Es_Teko.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468317/original/036480100_1767946952-Gemini_Generated_Image_z8zpvuz8zpvuz8zp_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307861/original/026520700_1754487526-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5468495/original/048198200_1767953205-0S6A8909.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425298/original/063734000_1764220674-Camilan_pedas_kemasan_bertema_natal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468168/original/002527300_1767942851-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5467981/original/006725400_1767939062-James_vs_Hubner.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468096/original/009926300_1767941918-Taman_Gantung_di_Railing_Mezzanine__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468141/original/090262900_1767942510-Gemini_Generated_Image_vlyqnavlyqnavlyq_2.png)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5304794/original/092866600_1754286031-gaya_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5346547/original/050266700_1757611715-1000212638.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347915/original/009314600_1757745786-ChatGPT_Image_Sep_13__2025__01_41_07_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363741/original/074425700_1758961497-Gemini_Generated_Image_5iwydt5iwydt5iwy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352448/original/090606500_1758098726-Gemini_Generated_Image_zhur86zhur86zhur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5339676/original/014879200_1757081736-20250904AA_Timnas_Indonesia_vs_China_Taipei-07.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363626/original/003041100_1758954707-unnamed__32_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362760/original/090638300_1758873977-Gemini_Generated_Image_cqeijycqeijycqei.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4958566/original/092051000_1727865780-Mees.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348384/original/003877900_1757825996-b7f6d9ca-e00f-4e00-9787-25786983c949.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363066/original/023100900_1758880541-Gemini_Generated_Image_eomtuqeomtuqeomt.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352977/original/026381200_1758162791-FOTO_ASLI__8_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371410/original/006483300_1759653431-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5342863/original/048679300_1757402585-Andrew_Patrick_Jung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5358973/original/097683800_1758617071-Gemini_Generated_Image_182xmm182xmm182x.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362363/original/078170300_1758861319-unnamed__7_.jpg)