Liputan6.com, Jakarta - Ide daur ulang handuk bekas adalah cara sederhana namun bermanfaat setelah sudah tidak layak dipakai. Alih-alih langsung dibuang, handuk lama yang teksturnya sudah kasar atau warnanya memudar sebenarnya masih memiliki banyak kegunaan. Hal itu sebagaimana dilansir dari laman Martha Stewart, di mana seorang ahli bernama Darla DeMorrow, mengatakan bahwa daur ulang ini bukan untuk barang-barang seperti tas jinjing atau bahan dekoratif lainnya.
Dengan sedikit kreativitas, kain bekas ini bisa disulap menjadi berbagai barang baru yang praktis, mulai dari perlengkapan rumah tangga hingga kerajinan tangan yang lebih artistik. Berikut ide yang bisa langsung dicoba, sebagaimana dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, termasuk Martha Stewart, Kamis (13/8/2026).
1. Celemek Serbaguna dari Handuk Lama
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322941/original/066855700_1786594451-celemek_bayi.jpg)
Perbesar
Melansir laman Martha Stewat, celemek tambahan selalu berguna untuk melindungi pakaian dari noda makanan, cat, atau aktivitas prakarya. Cara membuatnya cukup mudah: lipat handuk menjadi dua bagian, lalu buat lubang berbentuk setengah lingkaran di bagian tengah lipatan agar kepala anak dapat masuk dengan nyaman.
Setelah dikenakan, bagian samping bisa diikat atau dijepit dengan binder clip agar celemek tetap berada di posisinya selama digunakan. Cara ini sangat praktis saat anak bermain atau melakukan kegiatan yang berisiko mengotori baju.
2. Bantalan Pembersih Wajah dari Handuk Microfiber
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322942/original/071582200_1786594451-bantalan_pembersih_wajah.jpg)
Perbesar
Handuk microfiber berukuran besar juga bisa diubah menjadi pad pembersih wajah yang dapat dipakai berulang kali. Darla DeMorrow, seorang ahli desain interior dilansir dari laman Martha Stewart, menyarankan untuk memotong handuk microfiber menjadi bentuk persegi atau persegi panjang, kira-kira sedikit lebih kecil dari ukuran ponsel.
Potongan kain ini kemudian dapat digunakan bersama micellar water atau pembersih wajah untuk mengangkat riasan. Setelah dipakai, cukup masukkan ke kantong laundry berjaring, cuci, dan gunakan kembali sebagai alternatif yang lebih hemat dibanding kapas atau tisu sekali pakai.
3. Handuk untuk Hewan Peliharaan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323211/original/013306400_1786605174-b5e28dfe-77b0-49af-856e-3517d0cb6d0c.jpg)
Perbesar
Handuk lama juga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hewan peliharaan di rumah. Setelah memandikan atau grooming, gunakan handuk tersebut untuk mengeringkan bulu mereka.
Handuk juga bisa dilipat dan diletakkan di dalam kandang atau tempat tidur hewan sebagai lapisan tambahan yang empuk. Saat musim hujan, letakkan satu handuk di dekat pintu untuk membersihkan kaki hewan yang basah atau berlumpur sebelum mereka masuk ke dalam rumah.
4. Isi untuk Sarung Bantal Dekoratif
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323202/original/006937000_1786604803-11c44ee1-50e1-40a1-b596-0cd4b4b5a704.jpg)
Perbesar
Handuk lama yang masih bersih dapat dimanfaatkan sebagai isian tambahan untuk sarung bantal dekoratif. Caranya sangat mudah, cukup lipat handuk sesuai ukuran sarung bantal kemudian masukkan hingga bentuknya terlihat penuh dan rapi.
Cara ini dapat membantu memberikan volume pada bantal yang terasa terlalu tipis atau kempis. Selain untuk bantal dekorasi, handuk juga bisa menjadi solusi sementara ketika Anda membutuhkan tambahan isian untuk bantal sofa.
5. Alas Pel yang Bisa Dicuci Ulang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322946/original/091511000_1786594451-bantalan_pel.jpg)
Perbesar
Handuk tebal yang sudah tidak nyaman dipakai mandi masih sangat cocok dijadikan alas pel lantai. Potong handuk sesuai ukuran kepala pel atau jahit bagian tepinya agar tidak mudah bertiras saat dipakai berulang kali.
Daya serapnya yang tinggi membuat handuk bekas efektif mengangkat debu dan cairan tumpahan di lantai. Setelah kotor, alas pel ini tinggal dicuci dan bisa dipakai lagi, sehingga lebih ramah lingkungan dibandingkan kain pel sekali pakai.
6. Pelindung Bibit Tanaman
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322947/original/099903100_1786594451-pelindung_tanaman.jpg)
Perbesar
Bagi yang gemar berkebun, sebagaimana dilansir dari laman Martha Stewart, potongan kecil handuk bekas bisa dimanfaatkan untuk melindungi bibit tanaman dari cuaca ekstrem atau hewan kecil yang mengganggu. Gunting handuk menjadi potongan-potongan kecil, lalu bentuk menyerupai kerucut atau tabung untuk menutupi bibit yang baru ditanam.
Kain handuk yang cukup tebal membantu menjaga kelembapan tanah di sekitar bibit sekaligus memberi perlindungan tambahan pada tahap awal pertumbuhan. Ide ini cocok diterapkan pada bibit sayuran atau tanaman hias di halaman rumah.
7. Keset Kamar Mandi Antiselip
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322948/original/006509900_1786594452-keset.jpg)
Perbesar
Handuk tebal yang sudah usang dapat dijahit menjadi keset kamar mandi sederhana. Caranya, tumpuk dua hingga tiga lembar handuk bekas, lalu jahit bagian tepinya agar lebih kokoh dan tidak mudah bergeser saat diinjak.
Untuk menambah daya cengkeram, bagian bawah keset bisa ditempeli lapisan karet antiselip yang banyak dijual di toko perlengkapan rumah tangga. Keset hasil daur ulang ini tetap empuk dan menyerap air dengan baik, sehingga tetap nyaman digunakan sehari-hari.
Tips Sebelum Mendaur Ulang Handuk Bekas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4690227/original/096938500_1702891391-towels-2822910_640.jpg)
Perbesar
- Sebelum mengubah handuk menjadi barang baru, cuci dan keringkan terlebih dahulu.
- Periksa pula apakah terdapat jamur, bau yang sulit hilang, atau kerusakan akibat bahan kimia.
- Jika handuk sudah sangat rusak, sebaiknya manfaatkan untuk keperluan yang tidak bersentuhan langsung dengan tubuh atau makanan.
- Selain itu, sesuaikan proyek dengan kondisi handuk. Handuk yang masih tebal dapat digunakan sebagai keset atau bantalan, sedangkan handuk yang sudah tipis lebih cocok dijadikan lap.
- Hindari memakai handuk yang pernah terkena bahan kimia berbahaya untuk keperluan yang bersentuhan dengan tubuh atau makanan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Daur Ulang Handuk Bekas
1. Apa manfaat utama daur ulang handuk bekas?
Manfaat utamanya adalah mengurangi sampah tekstil rumah tangga sekaligus menghasilkan barang fungsional maupun kerajinan tangan baru tanpa perlu membeli bahan baru.
2. Jenis handuk apa yang paling cocok untuk didaur ulang?
Handuk microfiber cocok untuk pad pembersih wajah, sedangkan handuk tebal biasa lebih cocok untuk alas pel, keset, hingga pot gantung
3. Apakah semua ide daur ulang handuk bekas memerlukan keterampilan menjahit?
Tidak semua. Ide seperti celemek atau pelindung bibit tanaman bisa dibuat tanpa menjahit, sementara ide yang lebih artistik seperti boneka, keranjang anyaman, atau karpet tenun membutuhkan sedikit keterampilan menjahit dan menganyam.
4. Bagaimana cara merawat barang hasil daur ulang handuk bekas agar awet?
Cuci secara rutin sesuai fungsinya, keringkan dengan baik, dan hindari penggunaan berlebihan pada kain yang sudah mulai tipis agar tidak cepat rusak.
5. Apakah daur ulang handuk bekas bisa menghemat pengeluaran rumah tangga?
Ya, karena mengurangi kebutuhan membeli barang baru seperti kain pel, keset, celemek, hiasan dinding, hingga perlengkapan hewan peliharaan.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

3 hours ago
1
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323455/original/093923700_1786613341-Gemini_Generated_Image_mv726xmv726xmv72.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323361/original/082130400_1786610295-Ide_Makanan_Bertema_17_Agustus.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9322904/original/057724100_1786593536-hl3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323504/original/053432800_1786616486-unnamed__2_.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323336/original/065850300_1786609587-ChatGPT_Image_Aug_13__2026__03_25_04_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5543785/original/046987400_1775034956-Jualan_Snack_Kemasan_Ulang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323362/original/091182500_1786610411-pexels-leon-aschemann-734730704-18631322.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323311/original/019207700_1786608553-4112576435212104052.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323427/original/015662600_1786612098-Pengomposan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323110/original/075825300_1786601256-camille-bismonte-vUc03gxjEY4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323039/original/001822800_1786597969-shawn-nmpW_WwwVSc-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2992830/original/020508800_1576041384-IMG_2172.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5542151/original/077605100_1774935256-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-66.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4537600/original/041670700_1692018376-Hari-Pramuka-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3992213/original/087054000_1649681581-philip-veater-X4DAtPvhgwo-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9315690/original/063213000_1785852548-IMG_6027.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9322997/original/060328400_1786596217-f12e1990-c2e0-496f-b8fb-0637974e9fe0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9322888/original/013061800_1786592542-pexels-ameliacui-8507297.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9322994/original/037904400_1786595993-Gemini_Generated_Image_p4x51p4x51p4x51p.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/2827786/original/043886600_1560420251-20190613-Kondisi-Gedung-MK-Jelang-Sidang-Perselisihan-Hasil-Pilpres-2019-TEBE-1.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557096/original/065659700_1776318001-Gambar_Rumah_Sederhana_6x9_di_Kampung_Dekat_Sawah_yang_Jadi_Tren_Desain_2026.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5390115/original/042078200_1761229243-20251023AA_Official_Training_Persija_Jakarta-04.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4863025/original/074446600_1718303638-3_083A3037.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557654/original/051408300_1776350845-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559133/original/096420800_1776519532-WhatsApp_Image_2026-04-18_at_13.03.23.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556615/original/026624600_1776261517-Indonesia_v_Malaysia_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559467/original/050185700_1776576647-WhatsApp_Image_2026-04-19_at_12.29.37__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361596/original/000746300_1758788384-eliano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3904777/original/070543400_1642301129-pexels-tim-douglas-6205626.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557496/original/099902200_1776332068-1000397949.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5496109/original/090089100_1770471696-20260207BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Iran_Final_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-02.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557733/original/014515900_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-16.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6202765/original/030351500_1779081726-Screenshot_2026-05-18_122019.jpg)