Liputan6.com, Jakarta - Kegiatan Dharma Wanita tidak hanya berfokus pada pengembangan diri, sosial, dan keluarga, tetapi juga sering dilengkapi dengan aktivitas usaha kecil yang dapat menambah pemasukan. Banyak ibu-ibu yang ternyata memiliki keterampilan praktis seperti memasak, kerajinan tangan, hingga kemampuan promosi yang sangat membantu jika diarahkan pada kegiatan jualan bersama.
Selain itu, kegiatan berjualan ini juga dapat mempererat kerja sama antaranggota. Melalui kegiatan usaha kecil, ibu-ibu bisa belajar tentang manajemen stok, pemasaran, dan komunikasi, sekaligus mendukung ekonomi keluarga secara sederhana namun nyata.
Di berbagai daerah, Dharma Wanita sering tampil pada bazar, acara desa, acara kantor, dan kegiatan sosial lainnya. Momentum ini tentu bisa dimanfaatkan untuk menjual produk dengan peluang laris yang tinggi. Berikut ini Liputan6 memberikan ulasan lengkapnya untuk Anda, Jumat (9/1/2026).
1. Jualan Snack dan Kue Kering Rumahan
Snack dan kue kering selalu menjadi pilihan favorit karena mudah dibuat, tahan lama, dan disukai segala usia. Ibu-ibu Dharma Wanita dapat membuat aneka snack seperti cheese stick, keripik, kacang telur, kue bawang, atau kue kering manis seperti nastar dan kastengel yang sudah dikenal luas. Dengan modal terjangkau, hasil penjualannya bisa cukup tinggi karena marginnya lumayan.
Selain untuk bazar, produk snack kering cocok dijual secara sistem PO (pre-order). Ini meminimalisir sisa stok dan memastikan seluruh produksi sesuai pesanan. Banyak ibu-ibu yang sudah terbiasa membuat camilan untuk keluarga sehingga transisinya ke penjualan relatif mudah dan menyenangkan.
Keunggulan lainnya adalah proses branding yang sederhana, cukup dengan kemasan lucu dan label nama Dharma Wanita atau kelompok masing-masing. Dengan begitu, produk terlihat profesional, cocok digunakan sebagai oleh-oleh, dan bisa dipasarkan ke lingkungan kantor suami maupun tetangga.
2. Jualan Minuman Segar di Acara Kegiatan
Saat ada kegiatan Dharma Wanita, lomba sekolah, atau agenda outdoor, minuman segar hampir selalu laris manis. Ibu-ibu bisa menjual es lemon tea, es teh tarik, es susu jelly, jus buah, hingga es kopi kekinian. Modalnya relatif kecil dan harganya bisa dijual dari Rp5.000–Rp10.000 per cup tergantung jenis minuman.
Jenis minuman seperti es teh atau jeruk hangat bisa dijual dalam botolan untuk memudahkan penyimpanan. Untuk acara bazar, ibu-ibu bisa memanfaatkan cup sealer agar terlihat lebih rapi dan higienis. Semakin rapi tampilannya, semakin mudah menarik pelanggan, terutama anak-anak sekolah.
Tidak hanya untuk acara, minuman kekinian bisa dipasarkan melalui grup WhatsApp RT, kantor, atau media sosial lokal. Strategi PO juga bisa digunakan agar bahan tidak terbuang dan penjualan lebih pasti. Ini adalah jenis jualan yang fleksibel dan cocok untuk ibu-ibu yang tidak ingin ribet.
3. Jualan Lauk Siap Makan atau Frozen Food
Ide ini sangat cocok karena banyak ibu bekerja yang membutuhkan lauk cepat saji untuk keluarga. Produk yang bisa dijual antara lain ayam ungkep, bandeng presto, ayam suwir pedas, sambal cumi, hingga frozen food seperti siomay, nugget, atau tempura homemade. Produk siap masak memiliki nilai tambah karena memudahkan konsumen.
Saat kegiatan Dharma Wanita, makanan siap makan seperti nasi box, lauk tumisan, atau sambal kemasan sering menjadi pilihan untuk konsumsi. Ini sekaligus menjadi kesempatan promosi produk agar pelanggan mengenal rasa dan kualitas makanan ibu-ibu Dharma Wanita.
Penjualan frozen food juga sangat ideal untuk pemasaran berulang. Pelanggan bisa pesan setiap minggu tanpa perlu stok sendiri. Margin produk cukup menarik dan bisa menjadi bisnis berkelanjutan jika dijalankan konsisten.
4. Jualan Aksesoris dan Perlengkapan Muslimah
Banyak ibu Dharma Wanita yang membutuhkan jilbab, bros, scrunchie, inner hijab, dan perlengkapan muslimah lainnya. Barang-barang ini sangat mudah dijual karena bersifat fungsional dan tidak mudah basi seperti makanan. Harganya pun variatif, bisa mengikuti segmen yang dituju.
Jika ingin memproduksi sendiri, ibu-ibu bisa membuat bros handmade, scrunchie dari kain perca, atau ciput jahit sederhana. Ini sering dilakukan dalam kegiatan pelatihan keterampilan Dharma Wanita, sehingga hasilnya dapat langsung dipasarkan. Kelebihannya adalah modal kecil tetapi nilai jualnya cukup baik.
Untuk produk jilbab dan perlengkapan lainnya, sistem reseller juga bisa dijalankan. Caranya tinggal bekerja sama dengan supplier, lalu menjual produk saat ada pertemuan atau jual melalui katalog WhatsApp. Ini sangat cocok bagi ibu-ibu yang ingin berjualan tanpa perlu stok banyak.
5. Jualan Peralatan Dapur dan Rumah Tangga
Kategori ini termasuk produk yang stabil dan laris karena sangat dibutuhkan. Contohnya seperti pisau dapur, sendok takar, toples, spatula silikon, alas wajan anti lengket, rak bumbu, sampai alat kebersihan kecil. Barang-barang ini mudah dipasarkan karena menyentuh kebutuhan harian ibu-ibu.
Peralatan seperti toples dan wadah sering laku keras menjelang hari besar atau acara kumpul-kumpul. Selain itu, barang yang unik atau lucu dapat menambah minat beli. Terkadang ibu-ibu tidak benar-benar butuh, tapi tertarik karena lucu atau terlihat praktis.
Penjualan bisa dilakukan melalui sistem katalog atau live barang saat pertemuan Dharma Wanita. Ini tidak hanya seru tetapi juga menguntungkan. Jika bekerja sama dengan supplier, ibu-ibu bisa mendapat harga grosir dan menjual dengan margin cukup baik.
6. Jualan Tanaman Hias dan Bibit Cabai/Tomat
Tren bercocok tanam tidak pernah benar-benar hilang, terutama pada ibu-ibu. Menjual tanaman hias seperti sirih gading, lidah mertua, atau bunga krokot menjadi salah satu ide menarik karena perawatannya mudah dan modalnya relatif kecil. Selain tanaman, bibit cabai, tomat, kangkung, dan bayam juga dapat dijual dalam polibag kecil.
Harga tanaman bervariasi dan dapat memberi keuntungan baik meski dijual sederhana. Banyak ibu-ibu Dharma Wanita yang memiliki halaman rumah cukup luas dan suka berkebun, sehingga tinggal mengembangbiakkan tanaman menjadi variasi jualan yang menarik.
Untuk acara bazar, tanaman dapat dijual dalam pot kecil dengan label nama dan cara perawatan singkat. Ini membuat pembeli merasa lebih percaya diri dalam merawat tanamannya. Selain itu, jenis usaha ini juga memberi kesan produktif dan ramah lingkungan.
7. Jualan Souvenir dan Kerajinan Tangan
Kerajinan tangan seperti pouch, tas rajut, tas belanja kain (totebag), tatakan gelas, atau hiasan rumah kecil adalah kategori yang menarik untuk dijual. Banyak ibu-ibu Dharma Wanita memiliki keterampilan menjahit, merajut, atau membuat kerajinan sederhana yang bisa dikembangkan menjadi souvenir.
Produk souvenir sangat laku pada acara tertentu seperti ulang tahun kantor, arisan, atau ketika ada tamu dari instansi lain. Ini bisa menjadi peluang kolektif untuk membuat produksi bersama secara rutin. Selain mempererat hubungan antaranggota, kegiatan ini juga meningkatkan kreativitas.
Souvenir memiliki nilai jual yang lebih fleksibel karena bisa disesuaikan dengan pesanan. Dengan branding Dharma Wanita, produk bisa memiliki daya tarik lebih dan terlihat eksklusif. Ini sangat cocok untuk kelompok yang ingin usaha berkelanjutan jangka panjang.
People Also Ask
1. Apakah ide jualan ini cocok untuk pemula?
Jawaban: Ya, semua ide di atas cocok untuk ibu-ibu tanpa perlu pengalaman besar.
2. Apakah harus punya modal besar untuk mulai?
Jawaban: Tidak. Banyak ide yang bisa dijalankan dengan modal kecil atau sistem PO.
3. Bisakah dijalankan sambil mengurus keluarga?
Jawaban: Bisa, karena sifatnya fleksibel dan tidak memakan banyak waktu.
4. Bagaimana cara promosi yang paling mudah?
Jawaban: Gunakan WhatsApp grup, media sosial, dan kegiatan Dharma Wanita.
5. Apakah cocok untuk bazar dan acara instansi?
Jawaban: Sangat cocok, justru sebagian ide di atas sangat laris di acara seperti itu.

17 hours ago
4
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451600/original/031882500_1766313406-WhatsApp_Image_2025-12-21_at_16.57.50.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5468585/original/034598300_1767959556-0S6A9595.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468678/original/076856500_1767969026-marcilio.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5252012/original/033282800_1749821887-BRI_Liga_1_-_Ilustrasi_Logo_BRI_Liga_1_Musim_2025-2026_copy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5425991/original/075095000_1764245229-20251126AA_PMPC_Persija_Vs_PSIM-17.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468498/original/092919300_1767953415-Gemini_Generated_Image_u1lw2lu1lw2lu1lw_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468401/original/087295300_1767949295-desain_rumah_ramah_lingkungan_dengan_kebun_sayur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468193/original/036313500_1767943439-Menanam_Bayam_Brazil__Freepik_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468247/original/071741300_1767945238-Gemini_Generated_Image_29gf6329gf6329gf_2.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5135707/original/002195800_1739783758-Tekel_Horor_Rizky_Ridho_Beckham_Putra-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468196/original/011764900_1767943552-Es_Teko.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468317/original/036480100_1767946952-Gemini_Generated_Image_z8zpvuz8zpvuz8zp_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307861/original/026520700_1754487526-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5468495/original/048198200_1767953205-0S6A8909.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425298/original/063734000_1764220674-Camilan_pedas_kemasan_bertema_natal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468168/original/002527300_1767942851-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5467981/original/006725400_1767939062-James_vs_Hubner.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468096/original/009926300_1767941918-Taman_Gantung_di_Railing_Mezzanine__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468141/original/090262900_1767942510-Gemini_Generated_Image_vlyqnavlyqnavlyq_2.png)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5304794/original/092866600_1754286031-gaya_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5346547/original/050266700_1757611715-1000212638.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347915/original/009314600_1757745786-ChatGPT_Image_Sep_13__2025__01_41_07_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363741/original/074425700_1758961497-Gemini_Generated_Image_5iwydt5iwydt5iwy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352448/original/090606500_1758098726-Gemini_Generated_Image_zhur86zhur86zhur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5339676/original/014879200_1757081736-20250904AA_Timnas_Indonesia_vs_China_Taipei-07.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363626/original/003041100_1758954707-unnamed__32_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362760/original/090638300_1758873977-Gemini_Generated_Image_cqeijycqeijycqei.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348384/original/003877900_1757825996-b7f6d9ca-e00f-4e00-9787-25786983c949.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4958566/original/092051000_1727865780-Mees.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363066/original/023100900_1758880541-Gemini_Generated_Image_eomtuqeomtuqeomt.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352977/original/026381200_1758162791-FOTO_ASLI__8_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371410/original/006483300_1759653431-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5342863/original/048679300_1757402585-Andrew_Patrick_Jung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5358973/original/097683800_1758617071-Gemini_Generated_Image_182xmm182xmm182x.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362363/original/078170300_1758861319-unnamed__7_.jpg)