Membangun rumah memerlukan perencanaan keuangan yang matang, apalagi jika dana yang tersedia adalah Rp100 juta. Dengan perencanaan yang terukur, jumlah tersebut masih dapat digunakan untuk membangun rumah berukuran sedang hingga dua lantai sederhana, terutama jika memilih desain yang efisien dan material yang tepat. Berikut adalah gambaran alokasi dana secara rinci:
1. Pekerjaan Persiapan – Rp5.000.000
Tahap awal meliputi pembersihan lahan, pengukuran, dan pemasangan patok batas. Termasuk juga biaya untuk membuat denah sederhana oleh tukang berpengalaman atau jasa drafter. Pengeluaran ini meski terlihat kecil, sangat penting untuk menghindari kesalahan konstruksi di kemudian hari.
2. Pondasi dan Struktur Dasar – Rp20.000.000
Bagian ini mencakup pembuatan pondasi batu kali atau cor beton bertulang, tiang kolom, dan sloof. Material seperti batu kali, semen, pasir, dan besi beton harus dipilih dengan kualitas baik karena pondasi adalah penopang utama rumah. Dengan dana ini, bisa menggunakan kombinasi pondasi batu kali untuk lantai dasar dan tambahan cor beton pada titik beban berat.
3. Pembangunan Dinding – Rp15.000.000
Dinding biasanya menggunakan bata merah atau batako, tergantung kebutuhan estetika dan kekuatan. Bata merah memberikan isolasi suhu lebih baik, sedangkan batako lebih cepat pemasangannya. Pada tahap ini, juga termasuk pekerjaan plester dan aci untuk permukaan dinding agar rapi.
4. Pemasangan Atap – Rp15.000.000
Material atap dapat menggunakan genteng tanah liat, genteng metal, atau baja ringan. Baja ringan semakin populer karena ringan, tahan karat, dan lebih cepat pemasangannya. Anggaran ini mencakup rangka atap, penutup atap, serta aksesoris seperti nok dan talang.
5. Pemasangan Lantai – Rp8.000.000
Lantai rumah dapat menggunakan keramik ukuran standar 40x40 cm untuk menekan biaya. Jika ingin tampil lebih elegan, keramik motif kayu atau granit bisa digunakan di ruang tamu, meski hanya sebagian area.
6. Pekerjaan Pintu dan Jendela – Rp7.000.000
Pintu utama bisa memakai kayu solid untuk kesan kokoh, sementara pintu kamar atau kamar mandi bisa menggunakan pintu HPL atau PVC untuk menekan biaya. Jendela dapat menggunakan kusen aluminium yang tahan rayap dan lebih awet dibanding kayu biasa.
7. Pekerjaan Plafon – Rp6.000.000
Plafon dapat dibuat dari gypsum atau triplek. Gypsum lebih halus hasilnya dan dapat dicat sesuai warna interior. Plafon juga berfungsi sebagai peredam panas dan penutup instalasi listrik di bagian atas.
8. Instalasi Listrik dan Air – Rp8.000.000
Pemasangan jalur listrik lengkap dengan stop kontak, sakelar, lampu, serta jaringan air bersih dan pembuangan air kotor. Termasuk juga pemasangan pompa air dan toren jika menggunakan sumur.
9. Finishing dan Pengecatan – Rp6.000.000
Tahap ini mencakup pengecatan dinding luar dan dalam, pemasangan ornamen sederhana, dan sentuhan akhir agar rumah terlihat rapi. Pemilihan warna cat terang dapat memberi kesan ruangan lebih luas dan segar.
10. Dana Cadangan – Rp10.000.000
Cadangan digunakan untuk kebutuhan tak terduga seperti kenaikan harga material, tambahan dekorasi, atau perbaikan kecil selama proses pembangunan.