Apa yang Harus Dilakukan Jika Ular Masuk Rumah saat Hujan Deras? Ikuti 8 Tips Berikut Ini

12 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta Musim hujan menjadi periode ketika banyak hewan liar berubah perilakunya karena kondisi lingkungan yang tidak stabil sehingga membuat sebagian ular secara tidak sengaja bergerak mendekati kawasan permukiman yang dianggap lebih aman dan kering oleh insting mereka.

Ketika air hujan menggenangi permukaan tanah, lubang, atau area semak tempat ular biasanya bersembunyi, mereka mulai mencari lokasi baru yang lebih stabil sehingga rumah warga bisa menjadi tujuan tanpa disengaja selama proses perpindahan tersebut berlangsung.

Situasi ini menuntut setiap penghuni rumah untuk memahami langkah pencegahan yang tepat agar kejadian ular masuk rumah saat hujan deras dapat diminimalkan sehingga keamanan keluarga tetap terjaga sepanjang musim penghujan.

1. Mengetahui Penyebab Ular Lebih Sering Masuk Rumah saat Hujan

Ular akan lebih aktif berpindah tempat ketika habitat alaminya dipenuhi air sehingga mereka mencari titik kering seperti pekarangan atau teras rumah yang terasa lebih stabil dibanding lingkungan luar yang basah dan dingin.

Perpindahan hewan kecil seperti tikus atau katak menuju area rumah selama hujan turut memicu ular mengikuti mangsanya sehingga membuat potensi ular memasuki rumah semakin besar ketika curah hujan tinggi.

Selain itu, perubahan suhu lingkungan yang semakin lembap dan dingin membuat permukaan lantai rumah yang kering menjadi tempat yang lebih nyaman bagi ular untuk mencari perlindungan sementara.

Rumah dengan celah kecil di bawah pintu, sudut dinding, atau ventilasi memberi peluang bagi ular untuk masuk karena tubuh mereka sangat fleksibel sehingga mampu melewati ruang sempit yang tak terlihat jelas.

Dengan menutup setiap lubang menggunakan sealant, karet pelapis, atau kawat yang dipasang rapat, Anda dapat mengurangi kemungkinan ular menemukan jalur masuk yang tersembunyi di sekitar rumah.

Pemeriksaan berkala pada bagian rumah yang rentan, terutama bangunan lama yang sering bergeser strukturnya, sangat penting dilakukan agar setiap celah kecil dapat segera ditutup sebelum ular memanfaatkannya.

3. Membersihkan Pekarangan agar Tidak Menjadi Tempat Persembunyian

Pekarangan yang dipenuhi rumput tinggi, tanaman liar, atau semak yang tumbuh rapat dapat menjadi area persembunyian favorit bagi ular untuk berteduh dari hujan karena kondisi tersebut gelap dan lembap.

Memangkas rumput secara rutin serta menjaga jarak tanaman dari dinding rumah dapat membantu mengurangi area perlindungan yang disukai ular di sekitar pekarangan.

Tumpukan daun kering atau sampah organik perlu segera dibersihkan karena keberadaan material tersebut menarik hewan kecil yang dapat memicu ular bergerak menuju area rumah.

4. Merapikan Barang dan Menghindari Tumpukan Material yang Tidak Teratur

Tumpukan barang seperti kayu, batu bata, atau genteng sering menciptakan celah hangat dan gelap yang sangat disukai ular sehingga area tersebut perlu ditata rapi agar tidak menjadi tempat persembunyian.

Dengan menyusun material secara teratur dan meninggikannya dari tanah, Anda dapat meminimalkan ruang sempit yang biasanya dipakai ular untuk berlindung dari hujan atau menghindari gangguan.

Pemeriksaan berkala di area penyimpanan seperti gudang atau belakang rumah penting dilakukan karena area tersebut sering menjadi titik yang sulit diawasi dan berpotensi menjadi tempat ular berdiam diri.

5. Mengendalikan Keberadaan Tikus dan Hewan Kecil Pemicu Kedatangan Ular

Tikus dan hewan kecil lainnya merupakan mangsa utama bagi sebagian besar ular sehingga keberadaan mereka di dalam rumah dapat menarik predatornya untuk mendekati hunian.

Dengan menjaga kebersihan dapur, menutup rapat wadah makanan, dan tidak membiarkan sisa makanan terbuka, jumlah hewan pengerat dapat ditekan sehingga risiko ular ikut masuk menjadi lebih rendah.

Memeriksa area langit-langit, gudang, atau sudut gelap lain memastikan tidak ada sarang tikus yang bisa memicu ular datang mengikuti bau mangsanya.

6. Menggunakan Aroma atau Tanaman yang Tidak Disukai Ular

Beberapa aroma kuat seperti kapur barus atau bahan aromatik tertentu mampu membuat ular tidak nyaman sehingga dapat menjadi pilihan untuk ditempatkan di titik-titik rawan masuknya ular.

Menempatkan aroma tersebut pada area pintu, ventilasi, atau sudut ruangan dapat membantu menciptakan lingkungan yang tidak disukai ular sehingga mereka enggan mendekat.

Selain itu, tanaman seperti serai wangi atau tanaman aromatik lainnya diyakini mampu menciptakan suasana yang tidak ramah bagi ular sehingga cocok ditempatkan di pekarangan rumah.

7. Memperbaiki Pencahayaan dan Mengurangi Area Gelap di Rumah

Ular sering memilih area yang gelap dan jarang disentuh manusia sehingga rumah dengan banyak ruang lembap dan minim cahaya menjadi lebih berisiko dimasuki ular.

Menambahkan lampu di area pekarangan, belakang rumah, atau sudut ruangan akan mengurangi titik gelap yang berpotensi menjadi area persembunyian ular.

Ventilasi yang baik turut membantu mengurangi kelembapan sehingga area rumah menjadi kurang ideal bagi ular untuk bertahan lama atau berdiam di dalamnya.

8. Menghubungi Petugas Profesional Jika Ular Sudah Masuk Rumah

Jika ular terlanjur terlihat di dalam rumah, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menjauh dan memastikan seluruh anggota keluarga tidak berada dekat dengan hewan tersebut.

Menutup ruangan tempat ular terlihat dan menghalangi aksesnya keluar akan membantu mencegah ular bergerak ke area lain dalam rumah sambil menunggu bantuan profesional.

Memanggil tim penyelamatan hewan atau pemadam kebakaran adalah langkah paling aman agar ular dapat dipindahkan dengan prosedur yang tepat tanpa menimbulkan risiko bagi penghuni rumah.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Ular Muncul di Teras Setelah Hujan

1. Mengapa ular masuk rumah saat hujan deras?

Karena habitatnya tergenang sehingga mereka mencari tempat yang lebih kering, aman, dan stabil seperti rumah manusia.

2. Tanda rumah berpotensi dimasuki ular?

Celah kecil, sudut gelap, dan keberadaan tikus meningkatkan risiko ular masuk ke area rumah.

3. Apakah kapur barus efektif mengusir ular?

Aroma kapur barus dapat membuat ular tidak nyaman sehingga membantu mengurangi kemungkinan mereka mendekat.

4. apakah tumpukan kayu menarik ular?

Ya, karena celah di antara tumpukan kayu menciptakan ruang hangat dan gelap yang disukai ular.

5. Apa langkah paling aman jika melihat ular di rumah?

Menjauh, tutup ruangan, dan segera hubungi petugas profesional untuk evakuasi aman.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|