8 Jenis Tanaman yang Membuat Tanah Lebih Subur, Kebun Rumah Jadi Lebih Produktif

1 day ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Berkebun di rumah dengan lahan terbatas semakin diminati oleh banyak orang yang ingin terhubung dengan alam dan menghasilkan pangan sendiri. Tantangan utama yang sering dihadapi adalah menjaga kesuburan tanah agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Penggunaan pupuk kimia yang berlebihan dapat berdampak negatif pada lingkungan dan kesehatan tanah dalam jangka panjang.

Pemilihan tanaman penyubur tanah menjadi solusi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Tanaman ini tidak hanya memperkaya nutrisi tanah secara alami, tetapi juga memperbaiki struktur tanah dan mendukung ekosistem mikroba yang sehat. Dengan demikian, kebun rumah mini dapat tetap produktif dan menarik tanpa intervensi kimia yang berlebihan.

Tahun 2026 menawarkan kesempatan untuk mengadopsi praktik berkebun yang lebih bijaksana dengan mengintegrasikan tanaman penyubur tanah. Jika Anda berencana melakukan praktik berkebun yang berkelanjutan di 2026, artikel ini akan membahas 8 jenis tanaman yang terbukti memiliki kemampuan tersebut. Apa sajakah itu? Simak informasi selengkapnya berikut, dihadirkan Liputan6, Kamis (31/12).

1. Alfalfa (Medicago sativa)

Alfalfa merupakan tanaman tahunan yang dikenal luas di berbagai belahan dunia. Tanaman ini berfungsi sebagai pakan ternak dan penutup tanah yang efektif. Keberadaan alfalfa dalam sistem berkebun dapat membantu memperbaiki kualitas tanah dan mengurangi risiko erosi.

Kemampuan alfalfa dalam menyuburkan tanah berasal dari kemampuannya mengikat nitrogen dari atmosfer melalui simbiosis dengan bakteri tertentu pada akarnya. Akar alfalfa yang dalam dan kuat juga berperan penting dalam mengoptimalkan penyerapan nutrisi yang ada di dalam tanah.

Untuk penanaman di kebun rumah mini, alfalfa membutuhkan lokasi dengan paparan sinar matahari penuh. Tanah yang digunakan harus memiliki drainase yang baik dengan tingkat pH netral. Penyiraman sebaiknya dilakukan pada pagi hari untuk menjaga kelembaban tanah tanpa menyebabkan genangan air.

2. Vetch (Vicia spp.)

Vetch adalah kelompok tanaman legum yang berfungsi sebagai penutup tanah dan pupuk hijau. Tanaman ini dikenal karena kemampuannya dalam meningkatkan kesuburan tanah dan mencegah erosi. Vetch, khususnya jenis hairy vetch, efektif dalam memperbaiki struktur tanah.

Manfaat vetch dalam menyuburkan tanah berasal dari proses fiksasi nitrogen atmosfer. Tanaman ini bersimbiosis dengan bakteri Rhizobia pada nodul akarnya, yang mengubah nitrogen dari udara menjadi bentuk yang dapat diserap oleh tanaman lain di dalam tanah.

Penanaman vetch di kebun rumah mini dapat dilakukan pada akhir musim panas atau musim gugur. Setelah penanaman, biji perlu ditutup dengan lapisan tanah tipis dan disiram untuk menjaga kelembaban. Vetch sebaiknya dipangkas sebelum tanaman mulai berbunga untuk memaksimalkan manfaat nitrogen.

3. Semanggi Merah (Trifolium pratense)

Semanggi merah adalah tanaman legum yang memiliki kemampuan mengikat nitrogen dari udara. Tanaman ini berfungsi sebagai penutup tanah yang efektif dan membantu mencegah pertumbuhan gulma. Kehadiran semanggi merah di kebun dapat meningkatkan kesehatan tanah secara alami.

Mekanisme penyuburan tanah oleh semanggi merah serupa dengan legum lainnya, yaitu melalui fiksasi nitrogen. Bakteri khusus pada akarnya mengubah nitrogen atmosfer menjadi senyawa yang dapat digunakan oleh tanaman, sehingga memperkaya kandungan nutrisi tanah.

Untuk penanaman di kebun rumah mini, semanggi merah dapat tumbuh dengan baik di tanah yang memiliki drainase yang memadai. Penyiraman perlu dilakukan jika kondisi tanah terasa kering untuk menjaga kelembaban yang dibutuhkan tanaman.

4. Phacelia (Phacelia tanacetifolia)

Phacelia tanacetifolia adalah tanaman serbaguna yang dikenal sebagai pupuk hijau. Tanaman ini memiliki daya tarik visual dengan bunga-bunga ungu hingga biru yang indah. Phacelia juga sering digunakan sebagai tanaman penutup tanah yang baik.

Phacelia menyuburkan tanah melalui pertumbuhannya yang cepat. Biomassa hijau yang dihasilkan dapat diolah ke dalam tanah untuk melonggarkan struktur tanah dan menambah bahan organik. Sistem akar phacelia yang berkembang baik menciptakan tubulus di dalam tanah.

Dalam konteks kebun rumah mini, phacelia tumbuh subur di lingkungan kering. Penyiraman cukup dilakukan setiap satu hingga dua minggu sekali, tergantung pada kondisi kelembaban tanah. Penataan phacelia dapat dilakukan sebagai tanaman hias di pot atau sebagai penutup tanah.

5. Borage (Borago officinalis)

Borage adalah tanaman herbal yang dikenal dengan bunga-bunga biru berbentuk bintang. Tanaman ini berperan penting dalam menarik serangga penyerbuk ke kebun. Borage juga memiliki kemampuan untuk memodifikasi tanah, termasuk tanah dengan kadar garam tinggi.

Kontribusi borage terhadap kesuburan tanah melibatkan beberapa aspek. Daun borage kaya akan kalsium dan kalium, yang merupakan nutrisi penting bagi tanah. Selain itu, borage membantu meningkatkan atribut fisio-biologis tanah.

Untuk penanaman di kebun rumah mini, borage sebaiknya ditanam langsung dari biji ke dalam pot. Tanaman ini membutuhkan lokasi yang cerah untuk pertumbuhan optimal. Penyiraman perlu dilakukan secara teratur untuk menjaga media tanam tetap lembap.

6. Kacang Polong (Pisum sativum)

Kacang polong adalah tanaman legum yang dikenal luas sebagai sumber pangan dan juga sebagai penyubur tanah. Tanaman ini memiliki kemampuan untuk menambah kesuburan tanah secara alami. Kacang polong juga dapat menjadi tanaman tahunan yang membantu menjaga produktivitas kebun.

Kemampuan kacang polong dalam menyuburkan tanah berasal dari kemampuannya mengikat nitrogen. Setelah panen, batang dan akar tanaman kacang polong yang dibiarkan membusuk di dalam tanah akan mengembalikan nitrogen yang telah terfiksasi.

Dalam penanaman di kebun rumah mini, pemanenan kacang polong perlu dilakukan dengan cara yang benar untuk memaksimalkan manfaatnya bagi tanah. Penataan kacang polong dapat dilakukan di pot dengan dukungan rambatan vertikal.

7. Gandum Hitam (Fagopyrum esculentum)

Gandum hitam adalah tanaman penutup tanah yang memiliki pertumbuhan cepat. Tanaman ini dikenal karena kemampuannya untuk mengalahkan pertumbuhan gulma. Selain itu, gandum hitam juga dapat menarik serangga bermanfaat ke kebun.

Gandum hitam menyuburkan tanah dengan menghasilkan biomassa dalam jumlah besar. Biomassa ini, ketika diolah ke dalam tanah, akan terurai dan menambah bahan organik. Sistem akarnya juga membantu melonggarkan tanah.

Untuk penanaman di kebun rumah mini, gandum hitam dapat ditanam di pot lebar atau sebagai penutup tanah sementara. Penting untuk mengelola gandum hitam sebelum terlalu banyak berbunga untuk memaksimalkan manfaat perbaikan tanah.

8. Mustard (Brassica juncea)

Mustard merupakan tanaman yang efektif sebagai penutup tanah. Tanaman ini membantu mengendalikan pertumbuhan gulma dan menekan populasi hama tertentu di dalam tanah. Mustard sering digunakan dalam rotasi tanaman untuk memperbaiki kondisi lahan.

Mustard menyuburkan tanah dengan menghasilkan biomassa yang kaya nutrisi. Ketika tanaman mustard dipotong dan dicampur ke dalam tanah, materi organiknya akan terurai, melepaskan nutrisi penting.

Dalam konteks kebun rumah mini, mustard dapat ditanam di pot atau sebagai penutup tanah. Pertumbuhannya yang cepat memungkinkan manfaat perbaikan tanah dapat diperoleh dalam waktu singkat.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

Q: Mengapa tanaman legum efektif untuk menyuburkan tanah?

A: Tanaman legum efektif karena dapat melakukan fiksasi nitrogen melalui simbiosis dengan bakteri Rhizobia.

Q: Bagaimana cara tanaman penutup tanah mencegah erosi?

A: Tanaman penutup tanah mencegah erosi dengan sistem perakaran yang kuat yang menahan butiran tanah.

Q: Apakah semua tanaman penyubur tanah cocok untuk kebun mini?

A: Banyak jenis tanaman penyubur tanah dapat disesuaikan untuk kebun mini, tergantung ukuran dan cara penataan.

Q: Seberapa sering saya harus mengganti tanaman penyubur tanah di kebun mini?

A: Frekuensi penggantian tergantung jenis tanaman dan tujuan penanaman, rotasi setiap tiga bulan disarankan.

Q: Selain menyuburkan tanah, manfaat lain apa yang diberikan tanaman ini?

A: Tanaman ini juga menekan gulma, menarik serangga penyerbuk, dan memperbaiki struktur tanah.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|