8 Jualan yang Tetap Dicari Orang Meski Ekonomi Sulit, Tidak Akan Sepi Pembeli

2 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Ide jualan yang tetap dicari orang meski ekonomi sulit menjadi peluang usaha yang menarik karena kebutuhan masyarakat tidak pernah berhenti. Ya, tidak bisa dipungkiri, gejolak ekonomi seringkali menimbulkan kekhawatiran bagi para pelaku usaha, terutama terkait penurunan daya beli masyarakat. Namun, di balik setiap tantangan, selalu ada celah peluang yang bisa dimanfaatkan. 

Beberapa jenis bisnis tetap memiliki pasar meski daya beli menurun. Namun, diperlukan pemahaman mengenai sektor-sektor yang kebal resesi untuk langkah strategis dalam memastikan bisnis tetap relevan dan menguntungkan. 

Dari kebutuhan primer hingga layanan yang tak tergantikan, beberapa jenis jualan terbukti memiliki permintaan yang konsisten, bahkan ketika kondisi ekonomi sedang tidak bersahabat. Mari simak ide jualan yang tetap dicari orang meski ekonomi sulit, dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (25/5/2026).

1. Kebutuhan Pokok (Sembako)

Usaha kebutuhan pokok atau sembilan bahan pokok (sembako) merupakan kategori jualan yang paling stabil karena berhubungan langsung dengan kebutuhan dasar manusia yang tidak bisa ditunda. Produk seperti beras, minyak goreng, telur, dan gula selalu dicari masyarakat dari berbagai kalangan. Permintaan yang konsisten ini menjadikan perputaran keuangan bisnis sembako cenderung cepat dan stabil.

Bahkan saat ekonomi sulit, masyarakat akan selalu memprioritaskan pemenuhan pangan dan kebutuhan rumah tangga esensial. Toko kelontong atau minimarket kecil yang menyediakan kebutuhan harian seperti mie instan, sabun, hingga gas LPG terbukti tahan resesi. 

2. Makanan dan Minuman Siap Saji/Sederhana

Bisnis makanan dan minuman, khususnya yang menawarkan harga terjangkau dan kepraktisan, selalu memiliki pasar yang kuat di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Warung makan, katering rumahan, atau jualan sarapan pagi menjadi pilihan favorit banyak orang. Ini karena memenuhi kebutuhan dasar makan dengan solusi yang hemat waktu dan biaya.

Ketika daya beli masyarakat menurun, banyak yang mencari opsi makan praktis dan terjangkau sebagai alternatif memasak sendiri atau makan di restoran mahal. Makanan beku (frozen food) juga menjadi solusi praktis yang diminati. Oleh karena itu, usaha kuliner sederhana tetap laris manis, menegaskan posisinya sebagai salah satu 8 Jualan yang Tetap Dicari Orang Meski Ekonomi Sulit.

3. Produk Kesehatan dan Obat-obatan 

Kesehatan adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar, terlepas dari kondisi ekonomi yang sedang sulit. Sektor kesehatan secara umum dikenal sebagai salah satu yang paling tahan terhadap resesi, karena kebutuhan akan perawatan kesehatan tidak akan berkurang. Masyarakat tetap membutuhkan obat-obatan, perawatan rumah sakit, dan layanan medis lainnya.

Permintaan akan obat-obatan esensial, vitamin, suplemen, dan layanan kesehatan dasar tetap stabil. Apotek, toko alat kesehatan, suplemen herbal, hingga layanan konsultasi medis daring terus dibutuhkan. Masyarakat akan selalu mencari cara untuk menjaga kesehatan mereka, bahkan jika itu berarti mengalokasikan sebagian besar anggaran untuk produk-produk ini.

4. Jasa Perbaikan dan Pemeliharaan

Saat kondisi keuangan ketat, banyak orang cenderung lebih hemat dan memilih untuk memperbaiki barang yang rusak daripada membeli yang baru. Perilaku konsumen ini menciptakan permintaan yang stabil untuk jasa perbaikan dan pemeliharaan. Layanan ini mencakup perbaikan elektronik, kendaraan, hingga peralatan rumah tangga.

Bisnis jasa perbaikan seringkali membutuhkan modal awal yang relatif kecil namun menawarkan keuntungan yang konsisten. Ini menjadi usaha krisis aman yang tetap dibutuhkan. Layanan perawatan kendaraan dan rumah juga termasuk dalam kategori ini.

5. Produk Perawatan Diri dan Kecantikan (Affordable)

Fenomena "lipstick effect" menggambarkan kebiasaan konsumen membeli barang kecil yang memberi rasa nyaman atau dihargai saat kondisi keuangan sulit. Produk perawatan diri dan kecantikan, khususnya yang terjangkau, tetap diminati. Ini seperti kosmetik, skincare, atau parfum dengan harga yang tidak terlalu mahal.

Meskipun daya beli menurun, masyarakat, terutama wanita, masih mencari "kemewahan kecil" untuk meningkatkan suasana hati atau menjaga penampilan. Bisnis produk kecantikan atau skincare terus berkembang pesat di Indonesia. 

6. Layanan Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan

Di masa sulit, banyak orang berinvestasi pada diri sendiri untuk meningkatkan peluang kerja atau memulai usaha baru. Layanan pendidikan dan pelatihan keterampilan, terutama yang bersifat online atau terjangkau, menjadi sangat relevan. Belajar tidak pernah berhenti meski krisis terjadi.

Kursus online, pelatihan keterampilan, dan bimbingan belajar daring semakin diminati, terutama untuk pengembangan karier atau membuka peluang usaha baru. Ini termasuk kursus bahasa, keterampilan digital, atau pelatihan vokasi yang dapat meningkatkan daya saing di pasar kerja. 

7. Jualan Pulsa dan Paket Internet

Di era digital, akses internet sudah menjadi kebutuhan penting. Orang tetap membeli paket data untuk bekerja, belajar, hingga hiburan.

Karena itu, bisnis pulsa dan paket internet memiliki peluang yang terus berjalan. Bahkan saat ekonomi melemah, kebutuhan komunikasi digital tetap tidak bisa ditinggalkan masyarakat.

8. Perlengkapan Bayi dan Anak-anak

Kebutuhan untuk bayi dan anak-anak adalah non-negosiable bagi orang tua, terlepas dari kondisi ekonomi. Produk seperti popok, susu formula, makanan bayi, dan pakaian anak-anak akan selalu dibeli karena merupakan kebutuhan esensial. Perlengkapan bayi menjadi salah satu barang yang paling banyak dicari dengan minat yang sangat tinggi.

Bahkan, layanan sewa perlengkapan bayi seperti stroller atau mainan edukasi juga menjadi peluang menjanjikan. Ini membantu orang tua menghemat pengeluaran di tengah pertumbuhan anak yang cepat. Permintaan yang konstan ini menjadikan perlengkapan bayi dan anak-anak sebagai salah satu jualan yang tetap dicari meski ekonomi sulit.

Strategi Agar Jualan Tetap Laku di Masa Sulit

Selain memilih jenis usaha yang tepat, pelaku bisnis juga perlu menerapkan strategi yang sesuai. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  • Menawarkan harga terjangkau
  • Memberikan promo menarik
  • Fokus pada kebutuhan utama konsumen
  • Memanfaatkan pemasaran digital
  • Menjaga kualitas dan pelayanan

Dengan strategi yang tepat, usaha tetap memiliki peluang berkembang meski ekonomi sedang tidak menentu.

Pertanyaan Seputar Jualan yang Tetap Dicari Orang

1. Mengapa beberapa jenis jualan tetap dicari orang meski ekonomi sulit?

Beberapa jenis jualan tetap dicari karena memenuhi kebutuhan dasar manusia yang tidak bisa ditunda, menawarkan solusi hemat biaya, atau memberikan kepuasan emosional yang terjangkau di tengah tekanan ekonomi.

2. Apa saja kategori utama jualan yang tahan resesi?

Kategori utama meliputi kebutuhan pokok (sembako), makanan dan minuman siap saji/sederhana, produk kesehatan dan obat-obatan esensial, jasa perbaikan, produk perawatan diri terjangkau, layanan pendidikan/pelatihan, produk/layanan digital, serta perlengkapan bayi dan anak-anak.

3. Bagaimana fenomena "lipstick effect" memengaruhi penjualan di masa sulit?

"Lipstick effect" adalah perilaku konsumen yang membeli barang kecil dan terjangkau, seperti kosmetik atau parfum, untuk mendapatkan kepuasan psikologis atau meningkatkan suasana hati saat kondisi keuangan sedang sulit.

4. Mengapa jasa perbaikan menjadi peluang bisnis yang baik saat ekonomi sulit?

Saat ekonomi sulit, banyak orang memilih untuk memperbaiki barang yang rusak daripada membeli yang baru untuk menghemat pengeluaran, sehingga meningkatkan permintaan akan jasa perbaikan elektronik, kendaraan, atau rumah tangga.

5. Apa kunci usaha bertahan saat ekonomi sulit?

Menjual produk yang dibutuhkan masyarakat dengan harga terjangkau dan pelayanan baik.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|